The Future Queen

The Future Queen
Kerajaan Loque part 1


__ADS_3

Setelah dua hari perjalanan, Roselyn tiba di Loque.


Kerajaan besar yang menguasai 10 kota dan 25 desa. Kalau Assiria terkenal dengan hasil bumi, berbeda dengan Loque. Di Loque berlimpah hasil pertanian, perkebunan dan juga Loque terdapat tiga pelabuhan besar di beberapa kota.


Senyum Roselyn mengembang, dia merindukan suasana asri Loque. Akhirnya dirinya kembali ke tanah kelahirannya.


Terettt tetetttttt....


Bunyi terompet di bunyikan oleh pengawal gerbang Loque.


"PUTRI ROSELYN SUDAH DATANG"


Teriak pengawal yang membunyikan terompet tadi.


Seluruh rakyat di sekitar istana Loque berbondong-bondong memberi sambutan kepada Roselyn.


Dengan mengendarai kuda, Roselyn menyapa rakyatnya. Roselyn sangat dicintai rakyatnya. Mereka sangat menantikan kehadiran Putri kerajaan mereka. Sudah hampir beberapa bulan tidak melihat Roselyn.


Pintu gerbang Istana terbuka, Ratu Mary bergegas mendatangi Roselyn.


"Anakku" Dengan segera Ratu Mary memeluk Roselyn.


"Ibu... Aku merindukanmu" Roselyn tersenyum... Dia sangat merindukan keluarganya.


"Putriku Roselyn" Raja George memeluk Roselyn.


"Bagaimana kabar kalian? Aku harap baik saja" Ujar Roselyn.


"Baik anakku, nanti saja kita berbincang, kau mandilah anakku.. kita bersiap makan malam" Ratu Mary menggandeng Roselyn kekamar Roselyn.


"Dimana putri petualang itu?"


Brakk...


Tiba-tiba pintu ruangan Roselyn terbuka.


"Roselyyyynnnnn" Rosary berlari memeluk Roselyn kakaknya itu.


Ratu Mary tersenyum melihat kedua putrinya.


"Ya sudah, kita bertemu saat makan malam nanti.. bersenang-senanglah anakku" Ratu Mary memeluk Roselyn dan pergi.


"Bagaimana bagaimana?" Rosary siap mendengarkan cerita Roselyn.

__ADS_1


"Bagaimana apanya?"


"Issshhh....Apa kau menemukan pangeran dalam petualanganmu?"


Roselyn menuju jendela kamarnya dan melihat sekeliling Istana Loque.


"Bertemu sih bertemu..."


Rosary mendekati Roselyn.


"Maksudnya bertemu? Berarti kau akan menikah? Kapan dia akan melamarmu?"


"Siapa yang akan menikah?"


"Kau!!' Jawab Rosary lantang.


----------------- ----------------- --------------


Makan malam keluarga kerajaan Loque.


"Bagaimana keadaanmu putriku? Apa kau baik-baik saja saat berada diluar sana?" Ujar raja sambil menyuap makanannya.


"Kabar baik ayah..."


"Ayah harap kau tidak pergi lagi"


Seketika ruang makan hening. Raut wajah Raja George berubah.


"Untuk apa kembali lagi kesana?" Raja George meletakan sendok dan garpunya.


Ratu dan Rosary terdiam sambil pelan-pelan melanjutkan makannya.


"Tulisanku belum selesai ayah" Jelas Roselyn.


"Roselyn... Kau sudah meninggalkan Loque selama hampir satu tahun.. Apa yang kau pikirkan dengan pergi lagi?" Suara Raja George meninggi.


Roselyn terdiam, menelan liurnya dan menarik nafas dalam-dalam.


"Kau calon ratu anakku. Bagaimana bisa aku membiarkan kau pergi berkeliaran diluar sana?!" Raja George melanjutkan perkataannya.


Ratu Mary mengelus punggung tangan Raja George.


"Yang Mulia, Roselyn baru saja tiba.. Alangkah baiknya untuk masalah ini kita bahas lain kali.." Ujar Ratu Mary menenangkan Raja George.

__ADS_1


"Baiklah.. Karena Ratu memaksa.." Suara Raja George kembali tenang.


Mereka melanjutkan makanannya dalam diam, hening.


Setelah acara makan malam, Roselyn pergi ke ruangan Rosary.


Tok...tok...


"Kau sudah tidur Rosary?" Bisik Roselyn sambil membuka pintu ruangan Rosary.


"Kemarilah..." Panggil Rosary.


Roselyn merindukan adiknya itu. Roselyn dan Rosary terpaut umur yang tidak terlampau jauh. Hanya berbeda tiga tahun.


Roselyn mengambil posisi merebahkan dirinya di tempat tidur Rosary.


"Aku tidak mengerti mengapa ayah seperti itu" Roselyn memandang langit-langit kamar Rosary.


"Wajar kau tidak tahu, berapa lama kau pergi meninggalkan Loque" Jelas Rosary.


"Aku hanya pergi setahun kok"


Rosary menggelengkan kepalanya mendengar jawaban kakaknya itu.


"Ada apa?" Tanya Roselyn


"Sudahlah lupakan" Ujar Rosary sambil membuka jepitan-jepitan yang ada dirambutnya.


"Kau membuatku penasaran.. Ceritakan" Roselyn membantu membuka jepitan dirambut Rosary.


"Tahtamu terancam!!"


"Apa?!!! Maksudnya?"


Karena terkejut dengan perkataan Rosary, Roselyn tidak sengaja menarik rambut Rosary.


"Mengapa tidak sekalian kau tarik semua rambutku" Kesal Rosary.


"Jelaskan dulu apa maksudnya?" Roselyn kembali duduk di tempat tidur Rosary.


"Kau masih kenal Barbara? Selir utama? "


Roselyn mengangguk menjawab pertanyaan Rosary.

__ADS_1


"Beberapa hari yang lalu Raja, Ratu dan para penasehat kerajaan menggelar pertemuan"


"Pertemuan?" tanya Roselyn penasaran


__ADS_2