The Secret My Istri Kontrak

The Secret My Istri Kontrak
Is Miss A coming back ?


__ADS_3

Sudah satu bulan berlalu, sejak Tiara di rawat selama seminggu di rumah sakit. Selama satu bulan terakhir, sikap Ditto sedikit demi sedikit ikut berubah. Bahkan terlihat jarang sekali menemui kekasih modelnya. Dia juga lebih menghabiskan makan malam dengan masakan Tiara.


Hari ini adalah hari weekend, dan waktunya Tiara untuk beberes rumah dibantu beberapa ART sewaan mereka.


Tiara yang merasa lelah ikut mendudukkan dirinya di samping Ditto yang sedang menonton televisi.


"Apa kamu lelah?" Tanya Ditto


"Sedikit" jawab Tiara


"Mau ku ambilkan minum?" Tawar Ditto


"Boleh" Ditto beranjak untuk mengambilkan Tiara air minum di dapur. Saat atensi Tiara melihat ke arah televisi, tiba-tiba saja handphone nya berdering.


Kak Myandra is calling


"Ya hallo kak, ada apa?" Tanya Tiara menjawab panggilan Mya


"Aku akan kembali ke negara A lusa, bisakah kau menuruti permintaan calon keponakan mu?" Tanya Mya


"Apa? Kenapa tiba-tiba kau ingin kembali pulang? Apa terjadi sesuatu?" Tanya Tiara


"Ya, Aku sangat merindukan ayah dari bayi ini. Bisakah kau menurutinya sekali saja" pinta Mya


"Baiklah, kau minta apa?"


"Kau kembali ke dunia modelling, aku ingin melihat mu di foto" ucap Mya


"Apa? Kakak kan tahu aku sedang break, mana mungkin aku bisa kembali" ucap Tiara


"Ayolah, Ra sekali saja. Ini sebagai bukti ke Mommy" mohon Mya


"Ya sudah, kapan?"


"Sekarang"


"Baiklah, kalau begitu hubungi Sherry" ucap Tiara


"Oke"


Setelah itu Mya memutuskan sambungan telepon mereka, tak lama Ditto membawakan segelas air minum untuk Tiara.


"Ini"


"Terima kasih" Tiara meminumnya dan meletakkannya di atas meja. Tiara bingung ingin meminta izin pada Ditto. Ia menatap ke arah Ditto yang fokus pada layar persegi besar itu.


"Ada apa?" Tanya Ditto yang menyadari kegelisahan pada Tiara.


"Emm... Aku ingin menemui kak Mya, apakah boleh?" Tanya Tiara


"Hem"


"Kalau begitu aku akan bersiap" ucap Tiara bangkit dari duduknya


Dua puluh menit kemudian, Tiara sudah siap rapi. Ia mengendarai mobil menuju rumah Myandra. Rumah minimalis yang dibelikan Tiara, hanya berpenghuni Myandra dan dua ART. Setelah Tiara menikah, Tiara memindahkan Mya ke sebuah rumah minimalis yang sederhana. Tiara tidak mengizinkan jika Mya tetap tinggal di apartemen.

__ADS_1


"Hallo, Schwester Mya" ucap Tiara


*schwester:saudari


"Hai, Chief" balas Mya, yang sedang duduk di sofa ruang tamu. Tiara langsung bergabung duduk di depan Mya.


*chief:ketua


"Apakah lukamu sudah sembuh?" Tanya Mya


"Ya, seperti yang kau lihat" jawab Tiara


"Apakah karena racikan obat mu?"


"Mungkin, aku tidak tahu siapa yang mengirimnya" jawab Tiara


"Oh"


"Wow, perutmu semakin membesar kak?" Ucap Tiara yang melihat perut Mya sangat menonjol, ia mendekat untuk menyentuh perut Mya.


"Kau ini, bayi juga berkembang. Aku juga tidak hamil satu bulan tapi sudah lima bulan, jelas terlihat besar" ucap Mya


"Wah, lima bulan saja sebesar ini" ucap Tiara kagum


"Kau ini Ratu Mafia begitu saja tidak tahu. Ini masih kurang empat bulan lagi" ucap Mya


"Kan aku belum hamil" jawab Tiara, sontak Mya menatap Tiara curiga


"Apa kalian tidak 'itu'?" Tanya Mya


" 'itu' apa?" Tanya Tiara yang tak mengerti


Hah? Tiara linglung, Ia menaikkan kedua alisnya dan sedikit menjorokkan kepalanya.


"Bercinta? Jangan berkhayal. Kenal juga belum seberapa, toh keluarga dia tidak membahas perihal anak" jawab Tiara


"Memang kau tidak ingin memiliki anak?"


"Tentu aku ingin, siapa yang akan menjadi penerus ku nanti. Mungkin belum saatnya untuk memiliki anak" jawab Tiara


Mereka cukup berbincang lama, karena bumil masih ingin menonton sebuah siaran saluran televisi. Tiara hanya mampu menemani disampingnya, dengan mengerjakan beberapa e-mail yang masuk ke dalam handphone nya.


Di lain tempat, setelah Tiara pergi keluar rumah. Ditto juga di hubungi oleh kekasih modelnya. Kekasihnya itu memintanya untuk menemani foto iklan. Sebenarnya Ditto menolak, namun wanita itu terus memaksa.


Dan sekarang, Ia sedang dalam perjalanan dengan Sandra menuju sebuah agensi terbesar di benua A. Bahkan di negara X agensi ini cukup terkenal, dibawah naungan Eight'L Group.


"Terima kasih ya, sudah mau menemani aku syuting" ucap Sandra


"Hem"


"Kenapa kamu selalu sibuk, aku juga butuh kamu? Apa karena istri kamu itu?" Tanya Sandra dengan nada sedikit ketus


"Dia sakit" jawab Ditto menoleh ke arah Sandra


"Bukankah jika sakit pergi ke dokter, kenapa kamu harus menemaninya?" Tanya Sandra

__ADS_1


Ditto diam tidak menjawab, Ia tidak ingin melanjutkan percakapan dengan Sandra lagi. Entah mengapa, Ia sekarang merasa kurang nyaman dengan Sandra. Padahal seharusnya sebaliknya, Ia membenci istri kontraknya dan tetap mencintai kekasihnya itu.


Namun, semua berubah seakan-akan Ia terjebak dalam permainannya sendiri.


Tak lama kemudian, mereka sampai di depan gedung besar itu, Star World Entertainment.


Mereka berdua masuk ke dalam bersama. Sandra juga sedikit membalas sapaan para karyawan yang menyapanya.


"Hai San, hari ini ada Direktur dari SW Entertainment. Kau bisa menyapanya nanti" ucap manager Sandra, Viona, yang menyambut kedatangan Sandra. Kekasih Ditto hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Dimana aku bisa menemuinya?"


"Sebentar lagi, nah itu dia" ucap Viona menunjuk ke arah jam dua


"Halo nona Viona" sapa Cindy


"Halo nona Orlando" sapa kembali Viona, manager Sandra menundukkan kepala.


"Oh ya perkenalkan ini artis saya, Cassandra Barack" ucap Viona memperkenalkan Sandra


"Senang bertemu dengan anda Direktur Orlando" ucap Sandra dan menjabat tangan Cindy


"Senang bertemu denganmu, panggil saja nona Cindy" jawab Cindy


"Baik"


"Oh dan siapa ini? Apakah kekasih mu?" Tanya Cindy yang melihat Ditto berdiri di samping Sandra


"Ha, ya begitulah" jawab Sandra setengah malu-malu


"Ditto" sapa Ditto datar memperkenalkan diri


"Cindy, tunggu nama lengkap anda siapa?" Tanya Cindy yang merasa tak asing dengan nama Ditto


"Ditto Maximilian"


"Kau? Ditto laki-laki dingin itu? Apakah kau lupa kita sepertinya adalah teman satu kampus" ucap Cindy


"Maaf saya tidak mengenal anda" jawab Ditto acuh


"Kau masih tetap sama"


"Wah, ternyata anda berteman dengan tuan Maximilian?" Ucap Viona, Cindy hanya menjawabnya dengan gelengan tipis


"Kamu tidak seharusnya menjawab seperti itu" bisik Sandra


Ditto menatap malas


"Halo nona Meera" sapa Ditto kembali, ia memanggil Cindy dengan nama tengah. Karena dulu Cindy memang memakai nama tengah.


"Aku tidak ingin memiliki sahabat laki-laki seperti mu" jawab Cindy


"Terserah"


"Eh, kalian malah bersahabatan?" Mereka semua menatap terkejut, tidak menyangka jika Direktur SW Entertainment adalah sahabat karib Ditto.

__ADS_1


...****************...


Slow ygy, lagi sibuk banget. Nanti di usahakan up pelan-pelan ya. Take care of your health guys,see you next part. Love🤗


__ADS_2