The Secret My Istri Kontrak

The Secret My Istri Kontrak
Kabar mengejutkan


__ADS_3

Tiara menghampiri Mya di ruangannya. Dia ikut bergabung dengan Mya di sofa, Ia menyenderkan badannya lelah.


"Duh, sepertinya ada yang galau. bertemu pelakor bersama suami nih?" Sindir Mya


"Jangan mulai kak" jawab Tiara menutup matanya


"Kenapa kau tidak menyapanya? Aku sangat ingin melihat ekspresinya, ketika tahu istrinya pandai bersandiwara " ucap Mya


"Beda tempat, beda suasana, beda juga dengan sikapnya " jawab Tiara


"Dasar!"


Sherry datang masuk ke ruangan Tiara, menginstruksikan bahwa sebentar lagi Tiara akan melakukan pemotretan.


"Nona Tiara, sebentar lagi giliran anda"


"Ya" Tiara bangkit dari duduknya dan beralih ke kursi rias, untuk dirias wajahnya.


"Tolong tekan opini publik tentang aku nanti, jangan sampai ada berita tentang ku muncul di media" ucap Tiara ketika ia bangkit dari sofa berjalan menuju kursi rias.


"Siap"


Tiara dirias oleh MUA profesional, MUA yang dikhususkan merias Tiara. Sudah bertahun-tahun Tiara menggunakan jasa MUA ini, dan Tiara sangat menyukai hasil karya tangan darinya.


Sepuluh menit kemudian, Tiara sudah di stage studio. Berpropertikan mobil, dan background yang terang membuat kesan yang Tiara tampilkan sangat memukau.


Dengan gaya bak remaja, memakai kemeja putih hotpants jeans yang menampilkan kaki jenjang mulus yang putih bersih. Dan beberapa pakaian lain yang menampilkan kesan seksi Tiara.


Saat melihat Tiara melakukan sesi pemotretan, Sandra dan Ditto juga ikut melihat tak lupa Cindy dan Mya mereka ada disana semua. Beberapa pose yang dilakukan Tiara sangat menggugah hawa nafsu. Bahkan para kru laki-laki tak berkedip melihat aura dari Tiara.


Ditto tiba-tiba merasa kesal. Ada yang aneh dalam dirinya, entah mengapa ia tak suka melihat Tiara berpenampilan begitu seksi. Apalagi beberapa kali sang fotografer menyentuh bagian tubuh Tiara untuk membenahi pose yang pas. Dan pandangannya tak lepas dari satu objek, Tiara.


Sandra merasakan bagaimana Ditto yang sedang menahan emosi melihat Tiara yang berpose begitu seksi. Bahkan dia akui jika Tiara sangat hebat dalam memposisikan pose foto yang baik. Dia tak menyangka bahwa wanita yang menyandang menjadi istri Ditto memiliki potensi sebagai seorang model.


Sandra merasa hatinya tersayat, sakit dan amat perih.


"Apa kamu ada rasa sama dia?"


"Kenapa kamu begitu kesal melihat dia yang sedang bermain layar kamera?" Batin Sandra


"Oke nona, seperti biasa sesi foto terakhir berikan hal yang menakjubkan" ucap sang fotografer


Tiara menganggukkan kepala, dia akan mengeluarkan pose andalan yang membuat banyak orang terhipnotis.


Dan benar saja, hampir seluruh ruangan terhipnotis dengan pose terakhir Tiara. Cantik, elegan, dan menawan, sempurna.


"Danke Schwester" ucap Mya yang langsung memeluk Tiara.


*Terima kasih, adik


"Gern geschehen, das ist nur für dich und meinen zukünftigen Neffen" jawab Tiara

__ADS_1


*Sama-sama, ini hanya untukmu dan calon keponakan ku


"Oh ya, ini sudah lewat makan siang. Bagaimana kalau kita makan siang bersama?" Ajak Cindy


Mereka saling menatap, apakah harus menyetujui ajakan Cindy? Namun, sepertinya keadaan kurang mendukung.


"Ayo, kita makan siang bersama" setuju Mya


"Benar, ini sudah lewat makan siang. Lebih baik kita makan siang sekarang, pasti belum makan siang semuanya kan?" Imbuh Mya


Akhirnya, mau tidak mau mereka harus mau. Menerima ajakan dari Cindy yang notabenenya direktur di agensi Sandra. Sandra harus memberikan kesan baik pada atasannya itu.


Mereka memakai mobil masing-masing, namun di mobil Tiara bertambah Cindy.


"Hai, Queen apa kau nyaman berada di negara ini?" Tanya Cindy disela perjalanan mereka.


"Ya, lumayan. Setidaknya aku tidak di kurung di penjara bawah tanah" jawab Tiara


"Apa yang kau temui selama ini?" Tanya Cindy


"Dia baru bangun dari komanya, satu bulan yang lalu dia tertembak" jawab Mya


"Bagaimana bisa?" Cindy sangat terkejut mendengar jawaban Myandra.


Dia tak menyangka sepupunya ini hampir merenggut nyawa.


"Ya, dia koma karena kekurangan darah. Beberapa waktu lalu ada penyerangan di tempat kerjanya, dan begitu bodohnya dia menggunakan kekuatannya" jelas Mya


"Haish, sudah jelas jika kau diblokir tetapi masih saja ada yang mengincar mu" ucap Cindy


Cindy juga terlibat dalam organisasi yang dimiliki Tiara, sama seperti Mya yang juga salah satu anggota.


Tak lama kemudian, mereka sampai di sebuah restoran ternama bintang lima. Mobil mereka berhenti di depan pintu masuk, dan masing-masing keluar dari mobil. Para driver memberikan kunci mobil mereka pada valet officer restoran.


"Selamat Datang" sapa pelayan


"Reservasi atas nama Sherry" ucap Cindy, beberapa menit yang lalu meminta Sherry untuk membooking meja restoran.


"Baik, reservasi atas nama nona Sherry ada disebelah sini. Mari saya antarkan" ucap pelayan itu sopan, mereka mengikuti langkah kaki sang pelayan


Setelah mendapatkan meja, mereka duduk dan ada dua orang waiters memberikan buku menu kepada mereka. Selesai memesan hidangan, mereka menunggu-nunggu dengan mengobrol. Tidak, maksudnya hanya Cindy dan Mya. Tiara memilih diam dengan pandangan ke bawah, sedangkan Ditto matanya tak lepas dari sosok Tiara.


Sandra hanya bisa menahan kesal, dan menatap nanar. Sungguh dia tidak ingin terjebak di dalam suasana ini.


Tiara melirik ke arah Cindy, meminta penjelasan. Cindy pun teringat akan pembicaraan mereka.


"Oh ya nona Sandra, ada yang ingin saya beritahukan kepada anda" ucap Cindy


"Ya, nona Cindy ada apa?"


"Saya akan mencabut seluruh kontrak kerjamu hingga lima tahun ke depan" ucap Cindy membuat Sandra sangat terkejut, bahkan Sandra langsung mengalihkan pandangannya pada Tiara.

__ADS_1


Sedangkan Tiara diam tak berekspresi, sepupunya ini selalu saja membuat orang down.


"Ma-maksud anda?"


"Ah, tidak-tidak, bukan itu yang saya maksud. Kontrakmu akan di ganti menjadi kontrak khusus, setelah ini akan kuberikan kontraknya pada manager mu" ucap Cindy


"Apa? Kontrak khusus? Tetapi itu adalah kontrak untuk para senior, dan saya masih cukup dikatakan junior yang baru" jawab Sandra, dia tak menyangka akan mendapatkan kontrak khusus. Kontrak yang sangat sulit di raih, hanya mereka yang bertahun-tahun lebih dengan posisi tetap.


Dalam Star World Entertainment terdapat dua tipe bagi model, yaitu kontrak khusus dan kontrak individu. Kontrak khusus di khususkan bagi mereka yang senior maupun model yang mampu bertahan di posisinya dengan waktu lama.


Dan kontrak khusus ini sepenuhnya akan dilindungi oleh perusahaan, namun jika itu masalah pribadi perusahaan akan angkat tangan. Karena dalam kontrak khusus para model yang terpilih, dibebaskan untuk mengambil projek apapun.


Sedangkan kontrak individu sebaliknya, mereka akan dilindungi penuh oleh perusahaan. Karena mereka termasuk junior atau calon bintang dunia hiburan. Perusahaan akan bertindak tegas terhadap para model di kalangan junior.


Syarat dan ketentuan berlaku, pasti ada resiko di kala keuntungan.


"Ya, ada orang yang rela memberikan beberapa job yang di kosongkannya kepada mu." Ucap Cindy yang diakhiri melirik ke arah Tiara.


"Siapa? Kenapa dia mau memberikannya kepada saya?" Tanya Sandra


"Miss A" jawab Cindy singkat


"Hah? Apa?"


Siapa yang tak mengenal Miss model dengan nama samaran A itu, atau biasa dengan nama Alexa. Miss model yang jarang bahkan tidak pernah memunculkan seluruh wajahnya. Model yang memenangkan ajang bergengsi internasional supermodel.


Dan sudah break lebih dari satu tahun. Masih menjadi misteri mengapa supermodel itu istirahat lama.


"Kenapa beliau memberikan job nya kepada saya?" Tanya Sandra


"Saya juga tidak tahu, tiba-tiba dia langsung menghubungi saya dan membagi jobnya denganmu" jawab Cindy


Di tengah-tengah keterkejutan Sandra, tak lama hidangan pun datang. Setelah disajikan, mereka semua segera menyantapnya.


***


"Kenapa kamu bisa ikut pemotretan?" Tanya Ditto


Saat ini Tiara dan Ditto berada di rumah. Mereka sedang menyantap makan malam.


Tiara diam, ia sedang merangkai jawaban dari pertanyaan Ditto


"Aku mengenal direktur nya, dan juga kak Mya meminta aku untuk ikut pemotretan karena dia mengidam melihat aku melakukan pemotretan " jawab jelas Tiara dengan jujur, ya memang jujur namun tidak sepenuhnya.


"Oh"


Selesai makan malam, Tiara membersihkan piring-piring kotor yang mereka gunakan tadi. Sedangkan Ditto menunggu Tiara sembari menonton televisi.


Setelah menyelesaikan tugasnya, Tiara ikut bergabung dengan Ditto. Hanya ada suara dari telivisi yang menemani mereka, sama sekali tidak ada pembicaraan lain.


Hi, i'm comeback. Maaf ya temen temen kalau ceritanya kurang menarik. Aku juga ngerasa aneh sama alurnya 🥲

__ADS_1


__ADS_2