Tiga Sekawan Yang Tak Akan Terpisahkan

Tiga Sekawan Yang Tak Akan Terpisahkan
Penduduk Xiang Ji Menjadi Tawanan Pasukan Qinghai dan Gua Misteri


__ADS_3

Juden sudah berada di meja makan sambil menggendong Yobo yang mungkin sedang ketiduran selama perjalanan, Juden menghampiri Ryudan dan menceritakan jika sebenarnya semua penduduk dari Xiang Ji di bawa paksa ke kota Qinghai. Mereka menjadi tawanan dan boneka Jendral Yu Zhong dengan memberikan iming - iming akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi. Semua yang mengikuti perintah Jendral Yu Zhong langsung pergi ke kota Qinghai sedangkan yang tidak mengikuti perintah langsung di bunuh di tempat tanpa ampun. Juden menceritakan juga bahwa orang tuanya pun ikut pergi ke kota Qinghai kembali.


Sebenarnya Ryudan sudah mengetahui dari Naomi sebelum Juden mengulang kembali informasi yang sama. Kemudian Naomi bertanya " Itu yang selalu kau gendong ini siapa?"


Juden pun menjelaskan tentang Yobo adalah adiknya yang dulu terpisah akibat kekacauan yang terjadi di kota Qinghai dan juga menceritakan perjalanannya bersama Ryudan. Naomi pun menjelaskan seiring berjalannya waktu, empat tahun mereka berpisah dan sekarang mereka bertemu kembali. Kemudian Naomi pun langsung memasak makanan kesukaan para sahabatnya itu sambil menyuguhkan teh hangat. Sedangkan Juden untuk membaringkan Yobo yang sedari tadi tertidur di pangkuan Juden.


Ryudan dan Juden ingat saat itu Hua Dong dan Zilong mengingatkan kita harus bertahan hidup dan menuju kota Xining. Lalu mereka berdua pun membicarakan masalah ini dan sepakat untuk pergi kesana. Menurut Juden Kota itu adalah kota yang besar dengan penduduk yang banyak dan anggota pasukannya yang sangat terlatih dan terampil dalam berperang, sehingga kota tersebut sangatlah aman dari kekacauan. Naomi yang mendengar hal itu pun ingin ikut bersama mereka. Akan tetapi, Ryudan menolaknya di karenakan akan membahyakan nyawanya. Naomi bersikeras dengan alasan jika kita semua mempunyai ilmu beladiri dari kakek kita. Naomi pun menjelaskan jika kakek kita adalah orang yang hebat dan bisa melatih ilmu beladiri kepada kita untuk bisa melindungi diri dari segala macam serangan. Sekarang ini mereka semua sudah berkumpul dan mereka adalah satu perguruan yang sama. Tidak seharusnya untuk berpisah kembali. Juga tidak seharusnya untuk saling egois dan saling mengandalkan satu sama lain, jadi jalan terbaik dari mereka semua adalah bersatu dan saling membantu satu sama lain. Akhirnya dengan semua penjelasan dari Naomi, Naomi pun mengulurkan tangannya yang di susul tangan Ryudan diatasnya tangan Naomi dan Juden pun ikut serta mengulurkan tangannya di atas tangan Juden. Mereka semua sepakat dan berjanji untuk saling membantu dan saling menghargai satu sama lain dan yang terakhir adalah mereka berjanji untuk tidak saling memisahkan dirinya lagi, semua akan di lalui dengan sama - sama.

__ADS_1


Setelah perjanjian itu selesai kemudian mereka semua pergi ke makam kakek Yuzu untuk mendoakan sang kakek, juga meminta restu atas kebersamaan merka dan saling berjanji untuk salung mwnjaga satu sama lain.


Setelah selesai dengan ritualnya, mereka pun kembali ke meja makan dan minum teh kembali. Lalu Yobo pun datang menghampiri dengan mata mengantuknya. Lalu Juden menggendong Yobo dan memverikan teh hangat bekas dia minum. Naomi melihat raut wajah Yobo yang sepertinya dari cerita Juden itu benar adanya. Juden pun tidak tega melihat adiknya murung terus seperti itu. Naomi pun mencoba untuk mengajak ngobrol dengannya tapi seperti tidak ada respon apapun.


Akhirnya Juden pun mencoba menenangkan Naomi untuk tidak memaksanya. Naomi pun mempunyai ide untuk kita secepatnya pergi ke kota Xining. Soalnya menurut Naomi ada kemungkinan disana ada seorang ahli psikiater untuk mengembalikan rasa percaya diri Yobo yang masih tidak mampu untuk menerima tentang apa yang dilihatnya. Juden pun menyepakatu keputusan Naomi. Ryudan pun sama. Akhirnya mereka sepakat untuk pergi, dan bersiap untuk melakukan perjalanannya.


Setelah berada di kota Xinghai, Naomi terkejut melihat semuanya menjadi tanah. Yang tersisa di sana hanya ada gua yang sangat aneh. Lalu Yobo pun merontak dari punggungnya Juden meminta turun. Juden pun menurunkan Yobo. Dan Yobo pun berjalan menuju gua tersebut. Mereka pun mengikuti langkah Yobo dengan cepat. Sesampainya di dalam gua Yobo pun memperlihatkan kepada kakaknya disamping batu itu terukir sebuah tulisan. Juden pun mencoba mendekati batu itu dan membaca tulisan yang berada di batu itu.

__ADS_1


Tulisan dari batu itu adalah kenangan seseorang dan segel tangan tentang kekuatan yang dapat menghapus semua kejahatan di dunia ini. Secara tiba - tiba saja Ryudan dan Juden pun berada di dimensi lain sebelum membacanya hingga selesai. Mereka berdua pun masih bingung dengan apa yang terjadi. Hingga akhirnya muncullah seseorang dari balik batu dengan sebuah kilatan cahaya. Dia kemudian memperkenalkan dirinya " Saya adalah dewi penjaga gerbang dua alam. Dan saya akan memberikan kalian kekuatan sama seperti dulu pada saat perang Barbarossa. Kekuatan ini mempunyai sifat yang berlawanan, yang satu seperti sebuah cahaya putih yang terang dan yang satu seperti sebuah cahaya hitam yam kelam. Dari masing - masing kekuatan tersebut mempunyai kekurangannya masing - masing. Silahkan kalian masuk sesuai dengan keinginan kalian masing - masing." Akhirnya Ryudan memilih ruangan yang berada di sisi kanan dan Juden memilih ruangan sebelah sisi kiri mereka berdua pun masuk secara bersamaan. Lalu Ryudan melihat perusau dengan cahaya putih untuk melindungi semua orang. Semua kekuatan dari cahaya putih pun terserap di tangan yang di telapak tangan dan membuat segel kekuatan. Begitu pula dengan Juden yang sama seperti kejadian Ryudan kekuatan dari cahaya hitam dengan lambang pedang pun terserap di tangannya. Setelah mendapatka kekuatan tersebut kemudian kembali keluar ruangan. Kemudian berkumpul dan memberikan ucapan selamat kepada mereka dan tiba - tiba di kembalikan ke tempat semula yang dimana Naomi dan Yobo terheran - heran dengan mereka berdua.


Mereka berdua sekarang mempunyai kekuatan yang luar biasa jika mereka akan tetap bersatu, maka kekuatan itu pun bisa mengalahkan Jendral Yu Zhong dengan mudahnya. Kemudian tanpa basa basi mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kota Xining.


Ditengah perjalanan ada sebuah pemukiman kecil, yang dimana mereka akhirnya bisa untuk beristirahat melepaskan lelah mereka selama perjalanan.


Secara kebetulan di pemukiman tersebut bertemu dengan seorang wanita muda yang menjaga pemukiman tersebut. Lalu Naomi pun mengobrol dengan wanita tersebut untuk bernegosiasi dan akhirnya wanita tersebut mengizinkan untuk masuk kedalam pemukiman tersebut. Saat masuk kedalam pemukiman tersebut, betapa terkejutnya melihat semuanya tertata rapi dan bersih, tidak ada kotoran yang menempel di dinding. Mereka pun betah dengan keadaan rumah dan akhirnya mereka pun beristirahat disana sejenak.

__ADS_1


__ADS_2