
Setelah mereka beristirahat dan mendapatkan tenaga untuk melanjutkan perjalanan kembali ke kota Xining mereka pun mengucapkan terima kasih karena sudah mengizinkan untuk menginap di pemukiman miliknya. Kemudian mereka berjalan keluar pintu dan mengucapkan salam perpisahan. Saat hendak mau keluar, tiba - tiba ada seorang pengelana pria yang ternyata dia adalah suami dari wanita pemilik pemukiman tersebut. Kemudian pria itu pun menjelaskan jika dia menemukan tempat rahasia yang secara kebetulan di ujung pemukiman ada hutan dan disanalah tempat harta karun yang tersembunyi tersebut. Lalu istrinya melarang untuk melakukannya karena akan mengancam nyawanya. Naomi pun akan mencoba untuk membantu pria tersebut. Lalu pria tersebut menyetujui keputusan Naomi dan karena mereka juga ada anak kecil, akhirnya Yobo pun di titipkan kepada istrinya untuk menjaga adiknya Juden tersebut.
Akhirnya mereka berangkat ke tempat misteri tersebut. Setelah sampai disana mereka melihat pintu besar yang di mana ada ukiran gambar naga dan sebuah tulisan. Lalu Juden mengenal tulisan tersebut yang berasal dari peninggalan Sindar. Maka Juden menyimpulkan jika ruangan tersebut adalah Gua Sindar yang hilang. Juden mengatakan jika ada bantak pengelana yang masuk ke sana dan tidak ada lagi yang bisa selamat setelah masuk kedalamnya. Juden pun menginfirmasikan kembali jika ada penunggunya di dalamnya yang dimana ada monster seperti naga berkepala dua. Tapi membuat pengelana itu pun bersemangat dan ingin mendapatkan harta karun tersebut.
Akhirnya Juden pun membacanya dan secara tidak sengaja langsung terbuka gerbang tersebut. Akhirnya mereka masuk kedalam gua. Saat di dalam gua banyak sekali monster yang menghalangi mereka selama perjalanan. Tapi tiga sekawan ini sangatlah kuat dan bisa mengalahkan semua monster penunggu gua sehingga sampai dimana ada pintu yang dimana disebelah pintu tersebut ada sebuah lubang berberbentuk lingkaran. Lalu pria itu pun mencari tahu lingkaran tersebut dan akhirnya pria tersebut menyimpulkan jika untuk membuka pintu tersebut harus memerluka kunci yang berbentuk piringan bulat. Akhirnya mereka mencari piringan tersebut.
Saat mencari di pinggiran tempat irigasi air, lalu ada sebuah pintu yang terbuka setengah dan mereka pun mencari kedalam dengan harapan menemukan piringan tersebut. Dan akhirnya mereka pun mendaptkan piringannya dan kembali ke pintu yang pernah kita lewati sebrlumny untuk membuka pintu gua tersebut. Setelah sampai ditempat tersebut lalu menyimpan piringan ke dalam lubang, akhirnya terbukalah pintunya. Mereka pun di kejutkan oleh monster lain yaitu sesosok Jin penunggu disana. Tiba - tiba tangan Juden merespon untuk menggukan ilmunya itu. Dan Juden pun mengangkat tangannya sambil mengharapkan bisa melumpuhkan monster itu. Akhirnya segel itu mengeluarkan kemampuannya dengan menjadi sebuah cakra bentuknya seperti manusia dengan tangan kirinya memegang kendi dan tangan kanannya memegang pedang. Dengan harapan yang dilontarkan oleh Juden tadi, membuat cakra itu mengeluqrkan tutup kendinya dan menghisap jin tersebut. Kemudian tutup kendinya tertutup dengan sendirinya. Kemudian Juden mendengar suara dengan samar - samar bahwa kekuatan itu adalah kekuatan sejati dari Black Sword yang ternyata sudah ada di dalam segel tangannya tersebut.
__ADS_1
Juden berada di alam lain dimana saat di alam nyatanya semua waktu terhenti sejenak. Dan suara itu adalah suara Dewi penjaga gerbang. Sang Dewi mengisyaratkan jika kau memakai Black Sword tidak dengan hati - hati maka kau akan terhisap darahnya dan mati secara perlahan. Lalu Juden pun kembali ke alam nyata dan waktu pun berjalan normal. Juden pun kaget dan memulai perjalanan kembali.
Di dalam gua tersebut ada patung dengan simbol naga berkepala dua, Ryudan pun menyimpulkan bahwa tempatnya mungkin di sekitaran sini. Dan akhirnya mereka mencari dan terdapat pintu yang ada di sebelah barat patung tersebut dengan lubang kunci yang berbeda. Sekarang lubang kunci itu berbentuk persegi kotak.
Lalu mereka pun mencari kunci tersebut sampai di suatu daerah yang terlihat ada piringan yang berbentuk kotak. Mereka tidak bisa mengambil piringan tersrbut karena harus menyebrangi saluran air yang yang sangat lebar dan air yang sangat deras.
Mereka pun tidak mendapatkan ide untuk menyebrangi saluran tersebut hingga akhirnya mereka mencsri jalan ke srbelah selatan da malah justru mendapatkan piringan berbentuk segitiga yang dimana belum mereka ketahui lubang kuncinya.
__ADS_1
Setelah mereka mengambil piringannya lalu mereka pun mendatangi pintu dengan lubang kunci yang sama. Setelah tiba di sana pria itu pun memasang piringan tersebut. Dan ternyata monster yang ditunggu - tunggu pun sudah berada di depan mereka.
Pertarungan pun tak terhindarkan, Naga berkepala dua tersebut sangat sulit untuk di kalahkan membuat semuanya kewalahan termasuk Juden pun yang mempunya ilmu sihir Black Sword pun kewalahan. Sehingga segel tangannya Rydan mengeluarkan cahaya dan semua waktu terhenti. Ryudan langsung berada di alam lain dan Dewi penjaga gerbang pun mengisyaratkan untuk menggunakan Bright Shield yang akan melindungi teman - temanmu. Lalu Ryudan pun mengikuti perintah Sang Dewi untuk melindungi kawan - kawannya. Lalu sihir itu pun aktif dan mempunyai kekuatan yang bisa memulihkan tenaga, juga menambah kekuatan dari si pengguna dan temannya untuk bisa mengalahkan naga tersebut.
Dan kekuatan itu pun juga bisa menenyegel kekuatan dari naga tersebut sehingga merubah bentuk menjadi ular biasa. Kemudian mereka pun menangkap ular itu dan membunuh ular tersebut.
Setelah mereka sudah membunuhnya barulah mereka berjalan menuju anak tangga dan pria itu pun mengambil harta karun tersebut. Akan tetapi ternyata harta karun itu hanyalah obat tradisional yang tidak berguna. Karena kecewa lamngsung pria tersebutbmembuangnya dan kembali ke pemukiman.
__ADS_1
Setelah sampai disana betapa terkejutnya sang pria melihat istrinya terbaring lemah dan Yobo pun tidak bisa berbuat apa - apa. Akhirnya Naomi pun menggendong wanita tersebut kedalam kamar dan saat Naomi memegang kepalanya. Ternyata tubuhnya panas dan Naomi meminta Juden untuk mencari dokter terdekat, lalu dengan cepat berlari keluar.
Waktu pun berlalu tapi Juden tidak kunjung datang. Pria tersebut pun memberitahukan jika di daerah sini tidak ada dokter terkecuali di kota Xining. Tapi menurut informasi sekarang di jaga ketat, sehingga jika ingin masuk kesana membutuhkan kartu tanda pengenal. Lalu Naomi pun tidak tahu harus berbuat apa, selain menunggu Juden.