Tiga Sekawan Yang Tak Akan Terpisahkan

Tiga Sekawan Yang Tak Akan Terpisahkan
Manfaat Herbal Alami dan Pertemuan Gubernur Wanita di Xining


__ADS_3

Ryudan pun segera mencari obat herbal yang kami temukan dan di buang di dekat gerbang. Lalu secara kebetulan Ryudan pun masih melihat obat tersrbut tergeletak di sana. Ryudan pun mengambil obat tersebut dan sesegera mungkin mendatangi wanita tersebut untuk segera di obati.


Setelah sampai di pemukiman Ryudan memberikan obat herbal tersebut. Pria itu merasa tidak yakin atas obatnya itu. Akan tetapi Naomi mencoba meyakinkan pria tersebut, untuk mencobanya herbal tersebut. Lalu Naomi pun membuat herbal tersebut dengan dua cara.


Yang satu merebus daun herbal agar bisa di minum. dan yang kedua dengan cara memasukkan daun herbal ke dalam sebuah kantong kecil kemudian di peras kantong itu yang nantinya untuk mengompres badannya wanita tersebut.


Pertama obat tersebut di minumkan ke wanita tersebut untuk mengurangi rasa sakit di tubuh. Dan yang kedua mengompres di bagian keningnya untuk menurunkan demamnya.


Selang berapa menit wanita tersebut siuman dari sakitnya. Hal itu membuat semuanya lega dan pria itu pun senang. Setelah semuanya membaik, tiba - tiba Juden sambil nafasnya ngos - ngosan memberitahukan bahwa di sekitar sini tidak ada dokter, sedangkan di kota Xining tidak bisa masuk karena ada penjagaan super ketat. Juden pun terkejut melihat wanita itu pun sudah sembuh. Naomi pun menjelaskan pada Juden semuanya.


Akhirnya semua sudah terselesaikan, lalu wanita itu memberitahukan kepada pria tersebut untuk berhenti bejerja sebagai pencari harta karun. Dengan sangat berat hati pria itu pun menyetujuinya. Lalu sebagai imbalan telah membantunya untuk menyembuhkan istrinya dan mencari harta karun yang hilang, pria itu pun memberikan kartu identitas miliknya. Agar bisa masuk ke kota Xining. Ryudan menolaknya karena mereka akan tetap di perbolehkan masuk ke dalam kota meski tanpa kartu identitas. Mereka semua pergi dan melanjutkan perjalanannya bersama Yobo.

__ADS_1


Setelah sampai di pintu utama kota, Ryudan dan Juden menghampiri pasukan yang sedang berjaga di depan pintu.


Pasukan itu bertanya " Ada keperluan apa kalian datang kemari? ".


Ryudan pun menjawab " Kami ingin bertemu Hua Dong dan Zilong yang menyuruh kami untuk datang ke sini."


Pasukan itu bertanya " Siapa kalian? dan ada hubungan apa kalian bertemu ketua Hua Dong dan ketua Zilong di sini?"


Setelah mendengarkan pernyataan itu pasukan itu pun membuka pintu gerbang utamanya dan mempersilahkan masuk. Pasukan tersebut memberitahukan bahwa Hua Dong dan Zilong berada di Inn.


Tak perlu berlama - lama mereka pun masuk dan segera pergi ke Inn yang kebetulan tempatnya tidak jauh dari pintu utama kota. Hua Dong dan Zilong sedang asyik mengobrol dan minum, tiba - tiba di kejutkan dengan kedatangan Ryudan, Juden, Naomi dan Yobo sudah berada di depan pintu.

__ADS_1


Mereka pun duduk bersama dan menceritakan semua pengalamannya. Hua Dong mengatakan beruntung kalian bisa selamat sampai kesini. Hua Dong meminta mereka untuk beristirahat karena besok mereka semua akan pergi ke rumah gubernur untuk memperkenalkan diri. Mereka pun semua beristirahat di lantai 2.


Keesokan harinya mereka pun turun kebawah untuk berkumpul dengan Hua Dong dan Zilong, yang sudah menunggu mereka di bawah. Setelah semuanya berkumpul Hua Dong pun mengantar mereka menghadap Gubernur kota Xining. Berangkatlah mereka ko aula halaman rumah gubernur di pusat kota. Kedatangan mereka disambut hangat oleh para penjaga di sana dan dipersilahkan masuk.


Sangat ketat sekali penjagaan rumah kantor gubernur sampai berlapis - lapis. Ryudan, Juden dan Naomi tertegun melihat aula yang sangat besar dan mewah. Akhirnya saat menaiki tangga sebelah kanan tangga ada ruangan yang itu merupakan ruangan gubernur. Masuklah mereka ke ruangannya. Akan tetapi, secara kebetulan, sesorang sedang rapat di aula sehingga mereka duduk untuk menunggu giliran. Seseorang itu adalah utusan dari kota penghubung antara kota Shang Zhuang dengan kota Menyuan Hui. Mereka ingin mendeklarasikan untuk membantu penyerangan melawan pasukan Qinghai dengan beberapa Kota di daerah perbatasan negara otonom. Gubernur Kota Xining pun meminta untuk mengulur beberapa waktu sesingkat mungkin untuk mendapatkan informasi tentang pasukan Qinghai. Lalu utusan itu pun meminta gubernur untuk sesegera mungkin melakukan rapat di gedung City Hall. Gubernur pun nenyetujui permintaan utusan tersebut. Kemudian gubernur melirik Hua Dong yang membawa tiga pemuda kemudian menanyakan " Siapa mereka?". Hua Dong pun memperkenalkan satu per satu nama mereka kepada gubernur. Gubernur tersebut adalah seorang wanita yang sebenarnya keturunan dari bangsawan Qinghai yaitu Kaisar Long Wei.


Gubernur itu memperkenalkan dirinya di depan ketiga pemuda tersebut namanya Gubernur Mulan.


Gubernur Mulan juga mengetahui tentang sejarah ketiga pemuda itu yang sebenarnya dua dari tiga orang di antara mereka adalah anak angkat dari Panglima Yuzu dan salah satu dari mereka adalah seorang bamgsawan dari Qinghai. Naomi pun terkejut karena Gubernur Mulan mengetahui tentang sejarahnya dia dengan Ryudan yang di asuh oleh kakek Yuzu.


Gubernur Mulan itupun meminta di saat waktunya nanti Hua Dong memberitahukan semuanya kepada Ryudan dan Naomi. Lalu Gubernur Mulan pun menyuruh utusannya untuk mengantarkan ketiga pemuda ini ke kamar khusus untuk para tamu. Utusan itu pun menyetujuinya. Mereka pun keluar bersama utusan dari Gubernur Mulan. Hua Dong langsung meninggalkan mereka dan menyusul Zilong yang sedang menunggu di Inn. Utusan itu pun mengantarkan mereka ke sebuah ruangan uang di mana ada seorang pembuat desain baju prajurit, lalu utusan itu pun menyuruh untuk mereka masuk ruangan tersebut dan secara sembunyi - sembunyi utusan itu pun meminta mereka untuk menyusup di perkemahan pasukan Qinghai yang katanya sudah bersiap untuk menyerang kota Xining. Utusan itu juga menyebutkan perkemahan pasukan Qinghai sudah berada di perbatasan Gongyu. Utusan itu meminta untuk melihat perkemahan itu dan melihat berapa lama mereka di sana.

__ADS_1


Naomi tidak menyetujui dengan misi tersebut karena menurut Naomi itu adalah misi bunuh diri. Akan tetapi Ryudan dan Juden menyetujui misi tersebut karena menurut mereka ini bisa memudahkan untuk mempersiapkan segala persenjataan yang ada dan melakukan penyerangan secara efektif. Sontak membuat utusan itu pun membuat senang dan mempersiapkan bajunya dan untuk itu sebelum beristirahat ke kamar tamu mereka pun pergi ke inn untuk meminta izin Hua dong dan Zilong. Setelah itu mereka ke inn tapi tidak melihat mereka berdua dan akhirnya Naomi pun di tuntut untuk menemani Yobo. Naomi pun menyetujuinya asalkan dengan syarat mereka berdua harus datang kembali bersama. Kemudian Juden dan Ryudan pun berangkat menuju kamar tamu khusus untuk mempersiapkan besok ke daerah perbatasan Gonyu.


__ADS_2