
Kedatanganku ke Bandung sudah pasti membuat Mas Nehan terkejut sekaligus sangat senang karena ini adalah moment pertama kali aku mengunjunginya. Padahal aku kesini hanya ingin menenangkan diri dan menjauh sejauhnya dari Alvin. Kubuka telepon gengamku terdapat sepuluh kali panggilan tak terjawab dan pesan yang malas untuk aku buka. Aku enggan membukanya takut dia akan menelpon dan mengirim pesan kembali.
Kubuka almari pendingin hanya ada telur, padahal aku ingin masakin Mas Nehan sebelum dia masuk kerja.
"Mas tolong anterin aku ke supermarket atau pasar terdekat dong, aku mau masak tapi ga ada bahan-bahan di kulkas".
"Kita beli makan aja Dik ga usah masak selama di sini biar Adek ga capek".
"Aku ngapain donk kalau ditinggal Mas kerja, aku ingin mengisi kekosongan selama tinggal di sini biar ga bosen".
"Kan Adek nemenin Mas disini, gimana sih?".
"Gak deh yuk tolong anterin keburu Mas nanti masuk kerja".
Dengan terpaksa Mas Nehan akhirnya mengantarku ke supermarket terdekat. Aku membeli ayam, ikan, udang, cumi, sayuran dan buah-buahan. Tak ketinggalan bumbu-bumbu dapur dan cemilan. Setelah belanja Mas Nehan mengajakku makan nasi padang karena di rumah belum ada nasi. Setelah makan Mas Nehan mengajakku bicara sepertinya dia penasaran yang tidak bisa tertahan.
"Dek, sebenarnya ada masalah apa?".
"Cerita ke Mas jika punya masalah, janganlah dipendam sendiri".
"Mas, hari ini aku sedih dan sakit banget hatiku".
"Aku dituduh ceweknya Alvin sebagai perebut Alvin padahal Mas tahu aku ga pernah menanggapinya".
"Adek ga jelasin ke ceweknya Alvin kalau Adek sudah punya tunanganya gitu".
"Ini yang Mas khawatirkan dan takutkan selama ini terjadi kan, kamu kan ga pernah tahu Alvin sudah punya cewek atau belum saat ketemu kamu Dik".
__ADS_1
"Dia terbawa emosi habis bertengkar dengan Alvin sepertinya kemudian menyampiriku di meja kerjaku meluapkan amarah terus berlalu begitu saja tanpa mendengar penjelasanku".
"Mulai sekarang lebih baik Adek menjauh darinya aja, usahain ga usah ke kantor advokat dari sekarang".
"Nasib kasusku gimana donk Mas kalau ga ke Kantor?".
"Adik ke kantor saat mau ada sidang lanjutan tapi sebentar aja atau telepon sekretarisnya atasan kamu ada pembaruaan dikasus ga gitu terus langsung ke Pengadilan".
"Hmm boleh juga ide Mas, makasih ya Mas udah kasih saran, sekarang sudah lega mendapat jawaban".
"Iya sayang, yuk kita pulang, aku mau siap-siap ke rumah sakit".
"Oke deh kakak" jawabanku membuat aku kita ketawa bersama.
Setelelah Mas Nehan mengantarku pulang ke apartemen, dia siap-siap berangkat ke rumah sakit dan berpesan padaku tidak boleh membuka pintu bila dia ga ada di rumah karena Mas Nehan pulang hanya perlu menempelkan kartu akses. Akupun menyetujuinya. Setelah Mas Nehan berangkat, aku beresin belanjaan tadi kemudian lanjut istirahat.
"Masak apa Dik? baunya harum banget sampai bikin Mas lapar nih".
"Masak cha kangkung cumi dan telur dadar, buruan mandi terus kita makan ya?".
"Oke Nyonya"ucap Mas Nehan dengan candaan".
Akupun juga kembali ke kamarku untuk membersihkan diri dan kemudian bergabung ke meja makan karena Mas Nehan sudah menungguku dengan minum teh yang aku siapin tadi. Setelah makan kita ngobrol santai.
"De, habis kita makan kita cari kain dan cincin buat lamaran ya?"
"Bukannya Nay sudah dikasih cincin waktu wisuda?"ucapku sambil memperlihatkan cincin yang aku pakai dijari"
__ADS_1
"Momentnya beda Dik harus beli yang baru donk".
"Pemborosan, Nay ga maulah, beli cincin buat nikah aja Mas, yang buat lamaran pakai yang sudah Nay pakai aja".
"Mas maunya yang baru Dik".
"Sayang Mas mending uanya ditabung buat biaya nikah entar".
"Baiklah tapi nanti Adek yang jelasin ke orang tua kita ya?".
"Beres"jawabku.
Habis makan kita jalan- jalan mencari kain terlebih dulu dikawasan cigondewah. banyak banget kain motif yang bagus2. lamaran rencana tetap pakai kebaya modern modifikasi. pilihanku pink soft biar wajah kelihatan lebih beraura xixixi. Tak lupa aku juga sekalian beli buat Bunda, Mama, Kak Adel, Fara dan tak lupa buat Neneknya Mas Nehan.
Rencananya hari sabtu depan Mas Nehan mau mudik mengajakku ke Semarang menemui neneknya minta doa restu. Mentalku sudah siap jika nanti ada penolakan kembali tapi aku berharap nenek mau merestui kami.
Setelah kelar memilih kain kita melanjutkan jalan-jalan keliling Bandung. Rencana pembelian cincin nikah kita batalkan karena menurut Mama beli cincinnya di Solo saja agar mencobanya dekat. Bener sih menurut pendapat Mama, aku bisa memesan dan mencoba saat udah jadi pas pulang kampung.
Keesokan hari Mas Nehan libur, mengajakku main ke daerah Lembang. Kita pergi ke The Great Asia Afrika Lembang. waaah keren kita ga perlu ke luar negeri. Di sini akan kita temui miniatur destinasi wisata terkenal dari tujuh negara.
Ketika berada di tempat ini aku seakan-akan merasakan sedang berlibur di tujuh negara tersebut. Di sini kita bisa juga menyewa pakaian adat setiap negara masing-masing. Disamping itu kita bisa menikmati budaya, kuliner dan selfie di landmark dari Negara Asia dan Afrika.
Setelah puas kita lanjutkan liburan ke Farmhouse Susu Lembang. Ini termasuk wisata yang banyak direkomendasikan para wisatawan karena ada penawaran nuansa khas Eropa selain banyak wahana. Yang menjadi spot wahana favorit para wisatawan yang pertama Rumah Hobbit yang didesain semirip mungkin Rumah Hobbit versi New Zealand.
Kedua Taman Bunga eksotis yang didukung bangunan bertema klasik Eropa. Ketiga Sewa Kostum Holland. Keempat Jembatan Cinta yang sepanjang jalan jembatan isinya gembok-gembok cinta. para pengunjung bisa membeli gembok di tempat yang sudah disediakan kemudian ditulis kemudian dipasang di sepanjang jalan tersebut. Dan yang terakhir adalah Peternakan Satwa.
Setelah puas jalan-jalan kedua wisata seharian kita memutuskan balik ke apartemen Mas Nehan. Dipertengahan jalan kita menikmati kuliner terlebih dulu yaitu mie kocok karena aku ga sempat masak dan sudah capek juga.
__ADS_1
Sampai apartemen waktu menunjukkan pukul delapan malam. wow perjalanan yang seru dan tentunya asyik menambah pengalaman baru. Selama satu minggu di Bandung, karena Mas Nehan dapat shif malam, siang hari kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan jalan-jalan sebentar.