Transmigrasi Novel

Transmigrasi Novel
Keduapuluh Enam


__ADS_3

Alycia dan Santi yang berjalan di koridor saling menggibah apapun yang mereka lihat disepanjang jalan. Menghentikan langkahnya di pinggir koridor menatap lapangan saat siswa laki-laki pada bermain futsal.


"Masih pagi gila udah futsal aja." Celetuk Santi.


"Ayang beb Lo tuh Eric." Goda Alycia menunjuk Eric yang mengusak rambutnya kebelakang.


Brukk


"Aww." Pekik Alycia dan Santi yang terdorong ke luar koridor yang beralas batu paping.


"Hiks maaf Lio hiks sama Ano gak sengaja hiks."


"Ma hiks af."


Perkataan di selingi tangis itu mengalihkan atensi Alycia dan Santi yang berusaha bangun. Mengernyitkan alisnya. Menatap sekitar yang sudah menatap pada dirinya dan sosok yang terduduk di depannya.


"Lo punya matakan?." Sentak Santi yang kalo sudah


marah jadi sangat ketus.


"Maaf hiks kita gak sengaja." Jawab Lionel dengan mata yang berkaca.


"Yang jatoh sampe luka gue sama Alycia kok Lo berdua


yang nangis? Situ sehat."


"Udah San."


"Lio kamu gak papa?." Pekikan panik Alex yang langsung mengecek keadaan Lionel.


"Hiks Alex Lio sama Ano gak sengaja."

__ADS_1


"Gak sengaja gimana? Gue sama Alycia berdiri di


pinggir jalan masih lebart." Sarkas Santi.


"Udah sih San Lio sama Ano ga sengaja."


"Bang ish ya tuhan Lo ngeselin banget." Kesal Santi.


Genggaman tangan lembut di lengan Alycia mengalihkan atensi nya. Tatap lembut khawatir itu menjadi pemandangan awal Alycia saat melihat sosok yang menggenggam tangan nya.


"Lo gak papa kan cil? UKS aja udah gak usah ribet


masalah ginian." Ajaknya.


Plester bergambar panda yang membalut lukanya. Fikirannya melayang mengingat kejadian tadi.


Flashback


"Gak papa Cas."


"Dek kamu gak papa?." Tanya Devano yang berjalan cepat menghampirinya.


Mengernyitkan dahi tidak suka melihat luka adiknya.


Melirik Lionel dan Keano yang menangis.


"Gue gak tau Lo punya masalah apa Lio Kean, tapi gue perhatiin Lo cari masalah terus sama adek gue?." Tanya Devano.


"Hiks engga Lio hiks gak sengaja bang Vano."


"Jangan pernah ganggu adek gue Lio Alex adek gue gak pernah ngusik Lo berdua." Sarkas Vano yang beranjak pergi menuntun Alycia disebelah kanan dan Lucas sebelah kiri.

__ADS_1


"Bang Lo bego banget sih sumpah kalo bisa gue tuker tambah gue tuker Lo bang." Santi juga turut beranjak pergi yang di tuntun Eric yang juga ikut datang bersama Lucas tadi.


Flashback off


Rintik hujan yang mengguyur bumi mengalihkan atensi Alyciayang terduduk termenung di kursi depan pianonya.


Karna mengalami luka kecil membuat Alycia tidak di ijinkan Devano ikut ke kantor Papah. Saat hujan begini terlintas satu lagu dibenaknya.


Menghidupkan live streaming dan menekan tuts piano. Berawal dari nada random masuk kedalam alunan lagu yang familiar.


Salah satu lagu band Korea yang menjadi favorit Alycia. Yang mana lagu-lagu sangat lah luar biasa.


Mematikan live streaming nya setelah menyelesaikan lagunya. Beranjak turun ke dapur mengisi perutnya dengan hidangan pedas gurih, Mie instan:v


Beauty Santi:


P Woi Ci


Bang Alex ribut sama bokap gue


Me:


Loh kok bisa?


Beauty Santi


Iyah Daddy tau kelakuan bang Alex sama Lionel Daddy ngancem suruh putusin si Lionel masa Ya gue sih seneng dengernya...


Penasaran lanjutannya? 🤣lanjut part 27


#jangan lupa like komen voting dan subscriber biar kalo up kalian tau🤣😇

__ADS_1


__ADS_2