
Pah, Mah, ini Alycia, maaf baru bisa datang sekarang, Pah Mah mungkin kalian sudah tau kalau aku bukan Alycia yang asli, aku Alexa, Papah sama Mama pasti udah ketemu sama Alycia yang asli disana, tolong sampaikan salam dan rasa terimakasih ku kepada dia, aku akan menjaga tubuhnya disini dan bang Vano, maafkan aku yang tanpa izin menempati tubuh putri kalian."
Angin sayup-sayup menerpa wajah nya dan menerbangkan helai-helai rambutnya. Tersenyum sendu mengusap barisan nisan itu.
"Bahagia lah disana Alycia bersama Papah dan Mama mu." Ucap Alycia yang perlahan berbalik pergi.
Perasaannya tenang seketika. Berharap semua akan berjalan dengan baik kedepannya.
"Bang."
"Hmm."
"Gue nanti keluar ya."
"Kemana Ci?."
"Lucas ngajak jalan."
"Dasar bucin."
"Ish iri bilang dasar joomblo."
Devano yang sedang memakan cilok sembari berkutat dengan laptopnya hanya mendengus sebal mendengar Alycia meledeknya. Alycia kembali fokus pada tayangan drakor di tv.
Saat adegan kissing tanpa sadar membuat Alycia sedikit memerah wajahnya. Vano yang melirik hal itu tersenyum jahil.
__ADS_1
"Ngapa Lo Ci?."
"Hahh?."
"Ck, pacaran jangan aneh-aneh awas aja Lo."
"Yee apaan sih bang, kayak Lo gak pernah aja." Kini giliran telinga Vano yang memerah.
"Wahh apa nih? Jadi Lo pernah kissing? Sama siapa bang woi bang." Heboh Alycia menoel lengan Devano yang terbentuk ototnya.
"Gak usah kepo Lo." Dehem Vano yang mencoba mengacuhkan Alycia.
"Ahhh sok malu malu kadal Lo mah bang."
"Diem Ci, Abang buang kamu ke korea."
"Oppa Oppa tuh Opa nya Upin Ipin."
"Ehhh btw bang Lo sama Xender kayaknya jarang ngumpul sama Alex Julian Gibran."
"Gue gak mau pusing sama urusan dia orang Ci, kalo santuy gua gabung tapi kalo ada yang di ributin gue cabut males gue, gue pengen ngumpul tuh ya biar bisa ngilangin suntuk ehh ini kalo gak ngebucin ya ada aja yang di ributin, Xender juga sibuk dia ngejer kampus impian dia di Jerman."
"Jerman?." Kaget Alycia.
"Iyah, makanya Lo juga jarang liat dia kan? Semenjak pertunangan kalian batal, Xender jadi lebih ngejer belajar sama kampusnya, tuh anak emang dasarnya pinter ngedekem di rumah buku ya makin pinter."
__ADS_1
"Tapi kalian masih komunikasi kan bang?."
"Masih kok dek, sesekali ngumpul juga tapi karna emang udah mah lulus dan jalan yang kita orang pilih itu beda-beda ya gitu lah."
Tiba-tiba Alycia mengingat sahabatnya Santi, seharusnya dia juga ikut lulus tahun ini bersamaan dengan Alex kembarannya. Tapi karna Sandra dulu pernah mengalami kecelakaan hingga membuatnya dirawat dan menjalani terapi beberapa bulan, membuat sekolah Santi jadi 1 tahun telat dibawah Alex.
Santi pasti mengikuti alur novel saat lulus akan ke Korea untuk jadi model dan sekolah design.
Sedangkan Alycia sendiri, dirinya tidak tau hal apa yang ingin dia raih setelah lulus nanti.
Skip
"Lucas?."
"Kenapa sayang?." Tanya Lucas yang sedang mengemudi mobil.
"Lo setelah lulus mau kemana?."
Alycia menatap Lucas yang terdiam. Hingga senyum tipis terukir di bibir Lucas. Mengusap punggung tangan Alycia yang ada di pangkuannya lembut.
"UK Ci, it's oke baby?."
Untuk beberapa saat Alycia hanya terdiam sembari melihat jari Lucas yang mengusap tangannya. Menatap sosok lelaki yang ada di sampingnya.
"No, I'm not." Lirih Alycia.
__ADS_1
Lanjut part 35
#Jangan lupa like komen voting dan subscriber biar kalo up kalian tau🤣😇