Transmigrasi Putri Pertama Kediaman Lu

Transmigrasi Putri Pertama Kediaman Lu
6


__ADS_3

...Cerita ini merupakan asli karanganku sendiri, bila ada kesamaan latar tempat, nama, cerita, dan lain hal, itu bukanlah sebuah unsur kesengajaan. Cerita ini adalah cerita yang sangat umum di dapatkan. Hanya karya yang ku buat untuk menuangkan imajinasiku saja. ...


...***...


...HAPPY READING...


...***...


Keadaan pasar masih sama ramainya, penuh dengan pedagang dan pembeli yang saling menguntungkan.


Fei Wei dan Xio Xia baru saja sampai dan melihat A Rong yang sedang membelikan mainan untuk adiknya.


"Ngiiiihihihi!"


"AWAAAS KUDANYA MENGGILAA!"


Drap drap drap


"Aaaaaaa!"


"Aaaaaaaaaaa!"


Semua orang berlarian kesana kemari untuk menghindari kuda yang berlarian ditengah pasar tersebut.


Fei Wei tiba-tiba terpisah dengan Xio Xia. Ia berusaha untuk keluar dari kerumunan orang-orang, namun ia tak bisa. Bahkan tubuhnya beberapa kali di tabrak orang lain.


Baru saja ia ingin bernapas lega karena semua orang telah menjauh darinya, seketika tubuhnya mematung ketika melihat kuda tersebut sudah sangat dekat darinya.


"Nonaaaaa!"


"Kakaaak!"


Fei Wei menutup matanya, setidaknya ia tidak akan melihat tubuhnya di tabrak oleh kuda itu.


Bukan rasa sakit yang ia rasakan, justru ia merasa sebuah tangan melingkar dipinggangnya dengan bau harum yang sangat enak untuk dicium. Ia melayang dan seakan berada di dalam pelukan seseorang.


Ketika membuka mata, yang pertama kali ia lihat adalah wajah tampan seorang pemuda dengan sorot mata yang tajam. Fei Wei terpesona, bahkan mulutnya sedikit menganga di balik cadarnya ketika memperhatikan wajah pemuda itu.


Mereka saling menatap dan seolah waktu melambat memberikan ruang kepada mereka untuk saling mengenal.


"Ngiiiihihihi!"


Pemuda itu mengeluarkan jurusnya untung menenangkan kuda tersebut tanpa melonggarkan pelukannya pada Fei Wei.


"Nona tidak apa?" tanyanya pada Fei Wei.


"Ha.. Oh iya hamba tidak apa. Terima kasih karena tuan telah membantu hamba,"


"Nona! Apa nona terluka?"


"Kakak tidak apa kan?"


"Kalian tenang lah, untung ada tuan...."


"Rei, panggil saja Rei,"


"Nah, untung ada tuan Rei ini yang menolongku, kalau tidak entah sudah dimana aku saat ini,"

__ADS_1


Wajah mereka bertiga masih terlihat sedih dan panik mengingat kejadian beberapa saat yang lalu.


"Hei, kalian tidak usah sedih seperti itu," Fei Wei berusaha menghibur mereka.


"Terima kasih tuan Rei atas pertolongan tuan, hamba tidak tahu apa yang akan terjadi kepada hamba jika tuan tidak datang,"


"Tidak usah sungkan, saya hanya kebetulan lewat saja dan melihat nona dalam bahaya,"


Tatapan mata mereka bertemu dan itu menimbulkan sebuah perasaan aneh di dalam diri Fei Wei.


"Kalau begitu saya permisi, jika berjodoh mungkin kita akan bertemu lagi suatu hari nanti,"


"Terima kasih tuan,"


Rei berlalu meninggalkan mereka namun ungkapan terima kasih dari mereka masih bisa ia dengar.


Beberapa wanita yang sempat melihat ketampanan Rei menjerit layaknya fans girl di dunia modern.


*****


Fei Wei, Xio Xia, A Rong, dan A Li telah sampai di rumah A Rong. Mereka sebelumnya sudah menjual pil-pil yang dibuat oleh Fei Wei dan membeli beberapa bahan yang mereka butuhkan.


Bayangkan seberapa banyak uang yang telah Fei Wei kumpulkan.


1 butir pil kecantikannya ia jual dengan harga 2 tael emas, pil spirit iya jual dengan harga 4 tael emas, dan pil penyembuh ia jual dengan harga 3 tael emas. Gila!


Namun yang lebih gila lagi adalah, ada yang mau membeli pil tersebut. Bahkan sudah habis dibeli oleh nona-nona dan tuan-tuan yang kaya di daerahnya itu.


Jika dihitung-hitung, Fei Wei menghasilkan uang sebanyak 92 tael emas. WOW!


"A Rong, hari ini kak Fei akan mengajarkanmu cara untuk membuat pil, tapi sebelum itu, kak Fei punya sesuatu untuk kalian berdua,"


"Makanlah, agar kalian bisa lebih muda nantinya dalam berkultivasi,"


Mereka memakan pil tersebut. Seketika sinar muncul dari dalam diri keduanya. Fei Wei tersenyum melihat hal itu.


"Kak Fei, A Li juga ingin belajar membuat pil,"


"A Li, hari ini kak Fei akan mengajar kak A Rong terlebih dahulu, bagaimana jika A Li mempelajari resep-resep pilnya dulu saja, nanti jika sudah tahu kak Fei janji akan mengajarkan A Li," Fei Wei mmeberikan buku yang sempat ia salin sebelumnya untuk bisa dipelajari kedua anak tersebut.


"Baik, A Li akan belajar dulu,"


Fei Wei senang melihat keantusiasan A Li meski ia masih sangat kecil. Fei Wei memberikan kode kepada Xio Xia agar membawa A Li ke luar rumah lebih dulu.


"A Li, ayo ikut kak Xia, kita belajar di luar ya,"


"Baik,"


Kini hanya ada A Rong dan juga Fei Wei. Fei Wei mulai mengelarkan tungkunya dan beberapa alat dan bahan yang dibelinya di pasar, dan juga beberapa berasal dari gelang ruang.


Ia mengajarkan beberapa teknik untuk pemula seperti A Rong sehingga tingkat kegagalannya akan sedikit berkurang.


Setelah menunggu sekitar 2 jam, A Rong mampu membuat 3 pil spirit tingkat 3.


"Lumayan untuk pemula sepertimu,"


"Aku akan berusaha terus kak agar bisa sehebat kakak nantinya,"

__ADS_1


"Hahaha aku suka melihat semangatmu, tapi ingat jangan terlalu larut dalam ambisimu oke. Kamu harus tetap beristirahat yng cukup dan juga menjaga adikmu. Makanlah pil itu 1 butir sehari, agar kultivasimu meningkat,"


"Baik," A Rong menyimpan pil tersebut kedalam botol porselen.


"Oh iya, apakah ada anak yang tidak memiliki orang tua sepertimu yang kamu kenal?"


"Aku mengenal beberapa kak, mereka sama sepertiku tapi ada beberapa diantara mereka yang terkadang mencuri demi bisa makan. Padahal mereka anak-anak yang baik, dulu kami sering bermain bersama,"


"Bisakah 3 hari lagi kau memanggil mereka kesini, aku akan membuat bisnis untuk kita. Agar kalian bisa berteman baik lagi dan mereka juga tidak perlu untuk mencuri,"


"Aku akan menanyakan ke mereka besok kak, dan semoga mereka mau,"


"A Rong, boleh kah rumahmu ini menjadi markas untuk kita, aku ingin mengubah beberapa dan memperluas rumahmu. Serta mengajak mereka untuk tinggal bersama kalian disini, itu jika kamu setuju sebagai pemilik rumah,"


"Aku sudah menganggap kakak sebagai kelurga dan kakakku sendiri, jadi terserah keputusan kakak saja. Mungkin akan lebih baik jika mereka juga tinggal bersama kami, dan A Li juga akan mempunyai banyak teman,"


"Baiklah kalau begitu, aku akan merenovasi rumahmu menjadi sebuah rumah yang sangat megah,"


Mereka keluar menemui Xio Xia dan A Li yang sedang mempelajari resep pembutan pil.


"Fei Wei sepertinya aku merasakan ada aura spirit tingkat tinggi namun sedikit lemah disekitar sini,"


"Aku paham,"


"Xio Xia, jagalah mereka disini dulu, ada beberapa hal yang harus ku lakukan sebentar,"


"Baik nona, hati-hati,"


Fei Wei melompat dengan sangat cepat. Ia mulai memasuki hutan keramat sedikit demi sedikit. Hawa di tempat ini memang mengerikan, tapi entah mengapa sepanjang perjalanan ia tidak menemukan binatang spirit beast apapun.


"Disana,"


Fei Wei mengikuti petunjuk yang di berikan oleh Yang. Sesampainya di tempat yang ia tuju, Ia melihat binatang beast berbentuk seperti serigala namun berwarna kuning keemasan dengan bulu yang berkilau yang sedang rebahan dengan luka di beberapa tubuhnya.


"Yang binatang apa ini?"


"Dia adalah serigala emas tingkat 15, sepertinya ia terluka dan coba kau perhatikan perutnya, ia sedang mengandung dan sepertinya akan segera melahirkan,"


"Baiklah aku mengerti,"


Fei Wei mendekati serigala emas itu yang membuat sang serigala siaga.


"Siapa kau! Mau apa kau manusia!"


****


Tbc......


INFO


Tingkatan Beast Spirit :


Tingkat dasar     \=1-4


Tingkat tengah   \=5-8


Tingkat akhir     \= 9-15

__ADS_1


Tingkat Dewa     \= 16-20


__ADS_2