
Bel masuk setelah istirahat pun berdering lagi, semua siswa dan siswi yang sedang beristirahat pun mulai memasuki kelasnya masing-masing, begitu pun siswa dan siswi. kelas F.
Dean berjalan ke bangkunya dan betapa terkejutnya dia saat melihat salep pereda nyeri yang kemarin dia berikan untuk Rio kini ada di mejanya.
Dean melihat ke arah kursi Rio yang masih kosong dia masih tidak mau masuk kelas setelah istirahat, tapi saat jam pelajaran akan di mulai tak disangka seorang Rionaldo melangkahkan kakinya memasuki kelas dan duduk diam di kursinya.
Dean tersenyum pada sahabatnya itu, dia tak menyangka kalau Rio sudah tidak marah padanya. Dean menulis di secarik kertas dan membuat kertas itu bulat seperti bola dan melemparkan nya pada Rio, Rio terkejut saat mendapatkan sebuah bola kertas di mejanya dia menoleh ke arah yang melempar dan saat menoleh Dia melihat Dean tersenyum padanya.
Rio membuka bola kertas tersebut dan ada beberapa huruf yang berbaris disana membentuk sebuah kata.
Terima kasih salep nya
Begitulah yang tertulis di kertas tersebut. Rio belaga cuek saja padahal dia tersenyum tipis di wajah nya, tapi tak ada yang bisa melihat itu karena semuanya berkonsentrasi belajar saat ini.
Saat ini tugas Azalea memang sedikit berat karena Azalea harus mengajar semua mata pelajaran sementara waktu ini di kelas F karena tidak ada guru yang mau mengajar di kelas ini karena selalu saja di kerjai oleh para siswanya.
Dan tanpa terasa bel pulang sekolah pun berdering semua murid pun berhamburan untuk pulang, Azalea pun keluar kelas paling belakangan dia berjalan santai menuruni tangga tapi dia menghentikan langkah nya saat kakinya berpijak di tangga lantai dua terakhir, dia melihat ada pembully an disana.
Azalea melihat tiga orang siswi menyerang satu siswi lainnya, dan siswi yang di serang tersebut nampak ketakutan oleh ketiga siswi tersebut.
"Ehm... " Azalea berdehem.
Dan saat itu juga para siswi itu menoleh ke arah Azalea, mereka adalah siswi kelas F.
"Apa yang kalian lakukan kenapa belum pulang? " tanya Azalea santai bahkan saat ini dirinya sedang mengemut permen lolipop kesukaannya.
"Ibu Lea tolong saya bu" ucap siswi yang di bully tersebut.
"Heuh dasar cengeng aku heran kenapa Davis suka dengan cewe yang lemah seperti kamu ini?! " ucap seorang siswi yang membully tersebut dengan ketus.
__ADS_1
Azalea tersenyum miring. dia sudah bisa membaca apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka hingga membully temannya.
Tak lama Davis yang di bicarakan pun berlari mendekat pada mereka dan menolong siswi yang di bully tersebut, Davis memperlakukan siswi tersebut dengan lembut dia terlihat sangat khawatir.
"Federa apa yang kau lakukan pada Crisan?!" tanya Davis marah.
"Davis aku heran pada mu kenapa suka banget sih kamu sama cewe lemah begini" Federa hampir menjambak rambut Crisan lagi tapi tangannya langsung di tepis oleh Davis.
"Ckckck oh astaga hanya karena cowok yang kamu suka menyukai dia lantas kamu seperti itu? " ucap Azalea santai.
"Dengar murid ku, wajar seorang laki-laki menyukai wanita lemah sebab apa? sebab naluri laki-laki itu memang untuk melindungi bukan untuk dilindungi" jelas Azalea.
"Laki-laki itu merasa bangga bila sudah bisa melindungi wanitanya, betulkan Davis? " tanya Azalea pada Davis.dan Davis hanya mengangguk saja.
"Dan laki-laki itu paling tidak suka dengan wanita yang kasar mereka lebih suka wanita yang lembut seperti Crisan ini, contohnya" lanjut Azalea lagi.
Ferdra dan kedua temannya tak diam saja saat mendengar ucapan Azalea.
"Hem.... boleh di bilang begitu, aku memang kasar tapi aku tak pernah berbuat kasar tanpa ada sebabnya dan bukan berarti tak ada laki-laki yang tak mau dengan ku, justru sebaliknya aku yang tak mau mereka dekati hahaha" Azalea tertawa lepas dan itu membuat Fedra dan kedua temennya jadi semakin ilfeel padanya.
Sementara itu Azalea melirik Davis seolah memberi kan kode padanya untuk segera membawa Crisan menjauh dari sana dan Davis pun langsung membawa Crisan dari sana.
"Aku bisa kenalkan kalian pada cowo-cowo keren lebih keren dari Davis" ucap Azalea.
"Heuh bohong saja" Fedra tak percaya.
"Oke kalau kalian nggak percaya" Azalea mengeluarkan ponselnya dari saku celana nya dan dia menelpin seseorang.
"Halo.... Ted... apa ada tiga anak buah mu yang masih jomblo? aku ingin memperkenalkan tiga orang siswi ku yang cantik-cantik ini agar mereka punya pacar dan tidak mengganggu pacar orang lain hahaha"
__ADS_1
....
"Benarkah bisa kau kirimkan fotonya pada ku? agar aku menujukan pada mereka"Azalea pun mengakhiri sambungan telepon tersebut.
Dan tak lama ada pesan masuk yang mengirimkan gambar pada Azalea.
" Lihat mereka keren kan? "Azalea menunjukkan pada Fedra dan kawan-kawan nya foto yang di kirimkan Ted.
Ted adalah seorang pemilik agensi model terkenal di negara tersebut, dan banyak cowo-cowo keren yang menjadi modelnya.Azalea mengenalnya karena dulu dia pernah menjadi model disana, dan saat tahu Azalea adalah putri dari keluarga bangsawan Ted lebih menghormati Azalea sebagai seorang putri bukan sebagai seorang model yang bisa dia perintah untuk keuntungan bisnisnya.
Fedra dan teman-temannya langsung terkejut saat melihat layar ponsel Azalea yang menunjukkan sebuah foto cowo-cowo keren.
" Anda serius kenal mereka bu? "tanya Fedra.
" Ya tentu dong... aku serius, tapi ada satu syarat yang harus kalian ikuti bila kalian ingin menjadi kekasih mereka "ucap Azalea santai.
" Syarat apa bu? "tanya ketiga siswi tersebut berbarengan.
" Kalian harus menjadi wanita yang baik, bertutur kata sopan dan tidak bar-bar karena mereka tidak suka tipe wanita yang seperti itu, bila kalian mau aku bisa memberikan pelajaran tentang etika pada kalian agar kalian menjadi wanita yang berkelas bukan hanya sekedar kaya tapi benar-benar kaya dan berkelas hingga para pria tertarik pada kalian meski melihat bayangan kalian saja, bagaimana apa kalian mau? "tanya Azalea.
" Heuh... mengajar kan kami etika apa tidak salah? "Fedra merendahkan Azalea lagi.
" Terserah kalian sih... itu juga kalau kalian mau, tapi kalau kalian memilih menjadi perawan tua ya tidak apa-apa bukan aku juga yang rugi hahaha "Azalea tertawa dan berbalik badan meninggalkan Fedra dan teman-temannya.
" Kalau kalian tidak percaya pada ku kalau aku punya kenalan cowo-cowo keren dan tampan plus tajir kalian bisa datang nanti malam pukul 7 di hitel W disana sedang diadakan launcing model pakaian terbaru milik desainer terkenal dan banyak model dan juga artis yang diundang disana "ucap Azalea santai.
" Memang nya anda itu kenal dengan mereka?! "Fedra sewot dia masih tak percaya dengan Azalea.
" Ya kalian datang saja maka kalian akan tahu semuanya disana"Azalea melangkah menuju ruang guru dan meninggalkan Fedra dan. kawan-kawan nya yang sedang bertanya-tanya.
__ADS_1
Siapa sih Azalea? benarkah dia mengenal para model dan artis? . begitulah yang ada di fikiran Fedra dan kawan-kawan nya.
Bersambung.