
Lea berjalan kesubuah daerah padat penduduk,disana berjejer rumah-rumah bertingkat yang sangat padat,dirinya menulusuri jalan tersebut dan bertanya kepada salah seorang ibu-ibu yang sedang berkumpul dan mengobrol disana.
Lea menanyakan rumah yang bisa disewakan dengan harga terjangkau,dia bukan tidak mampu menyewa rumah besar atau apartemen di daerah mewah,tapi dia tak ingin jati dirinya terungkap di luaran sana sebelum cita-citanya tercapai.
Seorang ibu menunjukan sebuah kostan bertingkat kepada Lea dan Lea pun ke arah yang di tunjukan ibu tersebut.
Lea menemui pemilik kostan tersebut dan pemilik kostan menujukan kamar yang kosong,Lea melihat kamar sepetak lengkap dengan kasur dan lemari kecil yang di sediakan oleh pemilik kostan.
"Di sini di larang pakai AC, dan kulkas hanya boleh pakai kipas angin dan tv dan kamar mandi pun bergantian memakainya alias ramai-ramai maka jaga kebersihan bersama"ucap ibu kost ketus.
Lea hanya mengangguk saja,dia lalu mengeluarkan isi dompetnya dan membayar uang sewa untuk satu bulan kedepan,pemilik kostan tersenyum padanya,baginya sudah biasa menghadapi manusia-manusia rakus dan licik seperti ini,Lea tak ambil pusing dirinya ingin beristirahat sejenak sebelum mempersiapkan CV untuk dia bawa kesekolah tempat tujuannya besok mengajar sebagai seorang guru magang.
"Huft...lelah juga"Lea menjatuhkan tubuhnya di atas kasur yang tidak empuk itu.
"Astaga ini kasur atau batu sih keras sekali"Lea menepuk-nepuk kasur tersebut.
"Huft panas juga"Lea lalu membuka jendela kamarnya agar udara bisa masuk tapi udara yang masuk juga terasa panas kamar kostan Lea sungguh pengap dan panas.
"Ck...ya beginilah ini kan kawasan yang berbeda dari istana mewah kepunyaan ayah mu Lea wajar lah lagi pula ini jalan yang kau pilih sendiri dan kau tak bisa mundur kan huft...ayah maafkan aku"Lea menatap langit-langit kostannya yang sudah lusuh.
Azalea memikirkan pertunangannya yang akan di batalkan oleh ayahnya.
"Lagi pula pangeran itu mana menyukai ku sih,bila tahu kelakuan ku itu di luar kebiasaan putri-putri bangsawan lain huft sepertinya mereka salah melamar seharusnya kak Helga yang mereka jadiakan menantu bukan aku kan ayah pasti salah"gumamnya.
"Akh...panas sekali sih sepertinya aku memang harus membeli kipas angin"Lea bangkit dari kasur kerasnya itu dan keluar kamarnya mengunci kamar itu dan turun dari tangganya menuju ke daerah pinggiran jalan untuk mencari toko elektrinok untuk membeli kipas angin.
Dan setalah Lea mendapatkan barang yang dia butuhkan dia pun kembali ke kamar kostannya memasang kipas angin kotak untuk mengurangi rasa panas di dalam kamar yang pengap itu.
Malam hari.
di istana Erikstar.
__ADS_1
Semua bersiap-siap menyambut keluarga Thom,Helga sudah bersiap menggantikan adik bungsunya yang kabur tadi pagi dan sulit di ketemukan,padahal tuan Erik sudah memerintahkan beberapa pengawal untuk mencari keberadaan tuan putri mereka yang sangat nakal dan tomboy itu.
Keluarga Thom sudah tiba tuan Erik merasa serba salah dan sedikit bingung dan ragu apakah reaksi keluarga Thom bila tahu putri yang mereka inginkan itu kabur melarikan diri demi menggapai cita-citanya.
Tuan Erik dan istrinya menyambut keluarga Thom di pintu masuk mereka mempersilahkan semua yang hadir untuk masuk kedalam istana mereka,menjamu mereka dengan berbagai makanan dan minuman.
Saat penjamauan makan malam pangeran Melvin Thom yang akan di jodohkan dengan Azalea mencari keberadaan calon istrinya.
Dimana dia kenapa tidak terlihat sama sekali,padahal aku merindukannya.
Batin pangeran Melvin.
Saat makan malam berahhir mereka lalu membicarakan pertunangan ini di ruang utama yang di sediakan untuk tamu-tamu kehormatan di istana.
Tuan Thom lalu bertanya dimana Azalea.
Hati dan jantung tuan Erik mulai berdebar saat tuan Thom bertanya keberadaan putrinya yang sejak tadi tidak terlihat.
Pangeran Melvin mengerutkan keningnya mendengarkan penjelasan tuan Erik.
"Kenapa dengan Azalea?"tanya nyonya Thom.
"Azalea tadi pagi kabur,dia ingin mengejar cita-citanya sebagai seorang guru"jelas tuan Erik ragu.
Pangeran Melvin menepuk keningnya sendiri dan tertawa kecil,dia sudah menduga akan sulit meyakini gadis itu untuk menikah dengannya.
Tuan Erik bingung dengan kelakuan calon menantunya itu kenapa pangeran Melvin malah tertawa dan tidak kelihatan kecewa.
"Sudahlah ayah biarkan dia menggapai cita-citanya"
"Tapi Melvin bukankah kau?"tuan Thom menggantung kata-katanya.
__ADS_1
"Tak apa ayah,aku akan mencarinya sendiri dan menjaganya di luar sana,aku tahu kemana langkah kakinya berpijak"ucap Melvin.
Aku tahu kau tak pernah menyadari keberadaan ku dan tak pernah menyadari rasa cinta ku pada mu Azalea.
Batin Melvin.
"Jadi?"tuan Erik bingung.
"Aku akan tetap memperistrinya tuan Erik,hanya saja memang butuh sedikit perjuangan untuk memdapatkannya"ucap Melvin tegas.
Beruntungnya Lea kau di cintai pangeran setampan dan sesetia pangeran Melvin.
Batin Helga.
Sementara yang menjadi pembicaraan di dalam istana Erikstar,sedang asik menikmati nasi bungkus yang telah dia beli di warung nasi dekat kostannya.
"Hemmm kenyang juga walau cuma nasi dan telur dadar tapi cukup membuat perut ku terisi"ucapnya.
"Eh...bagaimana dengan pertemuan keluarga itu ya...huft...ayah maafkanlah putri mu yang nakal ini,tapi ayah pangeran dari keluarga Thom mana mungkin menyukai ku,apa lagi dia sangat tahu keperibadian ku sejak aku kecil pasti mereka salah orang pasti yang mereka maksud itu kak Helga bukan aku putri nakal mu ini"keluhnya.
Hingga malam semakin larut.
Seseorang menghubungi seorang lain di sebrang telpon disana,setelah memberikan beberapa gambar dan laporan melalui telpon.
"Astaga gadis itu benar-benar ck...ck..lihat saja nanti kau pasti akan aku dapat kan Azalea karena kau itu berbeda dari kebanyakan gadis yang aku kenal sejak 10 tahun lalu saat perayaan pesta ulang tahun kakak ku Jasper yang ke 17 kau sudah menarik perhatian ku bahkan saat 3 tahun lalu saat kita bertemu di pernikahan kakak ku kau masih sama seperti yang aku kenal dulu"gumam Melvin saat melihat beberapa foto Azalea yang di kirim kan pengawal suruhan Melvin.
Beberapa foto Azalea menaiki bus,berkelahi dengan berandal,mencari tempat kost,mencari kipas angin dan mencari makan di warung semuanya tak menunjukan dia seorang putri bangsawan,itu lah yang membuat Melvin mencintainya.
Azalea tidak pernah berpura-pura dia selalu menjadi dirinya sendiri,tapi Azalea tahu bagaimana cara menjadi putri bangsawan bila dia sedang berada disebuah pertemuan atau penjamauan,dia memang urakan tapi itu bila di luar atau di belakang istana saja,walau kadang dia suka seenaknya bertindak ya contohnya ya seperti saat ini dia kabur meninggalkan pertunangannya yang sudah di atur jauh hari.
Dan sekarang memilih tinggal di kamar kost yang sempit dan pengap.
__ADS_1
Bersambung.