
Musim salju di Jepang menjadi tanda awalnya kesuksesan bagi beberapa orang yang menyukainya. Termasuk seorang remaja laki-laki bernama Takahashi Miyano.
๐๐ฆ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ญ๐ถ๐ญ๐ถ๐ด ๐๐๐, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฃ๐ช๐ฏ๐จ๐ถ๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ซ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ ๐ฉ๐ช๐ฅ๐ถ๐ฑ๐ฌ๐ถ. ๐๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ด๐ข๐ซ๐ข ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฉ๐ข๐ญ ๐ช๐ฏ๐ช..
๐๐ข๐จ๐ช๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ถ๐ญ๐ช๐ด ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ถ๐ข๐ฉ ๐๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ ๐ต๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ ๐ฃ๐ถ๐ณ๐ถ๐ฌ. ๐๐ข๐ณ๐ช๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ-๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ. ๐๐ฆ๐ด๐ฌ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ข๐ฏ๐บ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ญ๐ข๐ฌ๐ช-๐ญ๐ข๐ฌ๐ช ๐ด๐ฆ๐ถ๐ด๐ช๐ข ๐ฌ๐ถ ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ข๐ณ๐ช๐ณ ๐ฅ๐ช๐ฃ๐ช๐ฅ๐ข๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ญ๐ฆ๐ฃ๐ช๐ฉ ๐ต๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ช ๐ญ๐ข๐จ๐ช, ๐ต๐ถ๐ซ๐ถ๐ข๐ฏ ๐ฉ๐ช๐ฅ๐ถ๐ฑ๐ฌ๐ถ ๐ต๐ข๐ต๐ข๐ฑ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐ฎ๐ข! ๐๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฏ๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ๐ช๐ด.
.
.
[Tokyo, Jepang - 10.00 am]
"๐ฑ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐, ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐2๐ท ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ <๐ผ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐> "
๐๐ช๐ข ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐ฑ๐ข๐ฏ๐ถ๐ต๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ฏ๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ๐ฌ๐ถ. ๐๐ฆ๐ด๐ฌ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐จ๐ถ๐ฏ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฏ๐ข๐ฎ๐ข ๐ด๐ข๐ฎ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ซ๐ถ๐จ๐ข ๐ต๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐ค๐ถ๐ญ ๐ฌ๐ฆ ๐ฑ๐ถ๐ฃ๐ญ๐ช๐ฌ, ๐ด๐ฆ๐ญ๐ถ๐ณ๐ถ๐ฉ ๐ฌ๐ข๐ณ๐บ๐ข ๐ฏ๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ๐ฏ๐บ๐ข ๐ต๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐จ๐ข๐จ๐ข๐ญ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ช๐ฌ๐ข๐ต ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ข๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ถ๐ฃ๐ญ๐ช๐ฌ. ๐๐ข ๐ต๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ญ ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช ๐ฏ๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ๐ช๐ด ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ข๐ช๐ณ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ข๐ข๐ฏ.
"๐บ๐๐๐๐๐๐ข๐, ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐2๐ท ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ <๐ผ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐> ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ข๐. "
"Uh-huh!! Ap-!! APA?!!!!! "
...
Takahashi Miyano, lelaki yang baru saja tamat dari jenjang sekolah menengah atas--kini harus disibukkan dengan pikiran-pikiran buruk di otaknya.
(Merasa tak punya bakat)
(Ragu menulis cerita)
(Idolanya berhenti menulis)
"Bisa-bisanya!! " /banting buku
"Tuan, tolong tenang.. "
(Sedang di perpustakaan.)
"M-maaf.. "
๐๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ฅ๐ฐ๐ญ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ 2๐ ๐ด๐ฆ๐ซ๐ข๐ฌ ๐ฅ๐ถ๐ญ๐ถ. ๐๐ข๐ณ๐บ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ฎ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ซ๐ถ๐ฅ๐ถ๐ญ <๐๐ข๐ฎ๐ข๐จ๐ฐ> ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ฆ๐ณ๐ช๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ช๐ด๐ฏ๐ช๐ด ๐ณ๐ฆ๐ด๐ต๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ข๐ด๐ช๐ด ๐ต๐ฆ๐ญ๐ถ๐ณ. ๐๐ฆ๐ด๐ฌ๐ช ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฌ๐ช๐ด๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ช๐ข๐ด๐ข, ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ด๐ฆ๐ต๐ช๐ข๐ฑ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ข๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฅ๐ช ๐ด๐ข๐ฏ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ฉ๐ข๐ต๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ข ๐ญ๐ฆ๐จ๐ข. ๐๐ข๐ฏ ๐ซ๐ถ๐จ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ซ๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ฌ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฆ๐ณ๐ข๐ต.
"๐๐ช๐ด๐ข-๐ฃ๐ช๐ด๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฅ๐ช๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ด๐ช๐ถ๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ ๐ด๐ข๐ซ๐ข, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฏ๐จ๐ช๐ด..! " แ( เฝ สฬฏ เฝ)แ
Miyano adalah lelaki berusia 18 tahun yang memiliki segudang imajinasi di otaknya. Hanya saja, ia tak tau bagaimana cara mengeluarkan imajinasi itu. Sekarang Miyano berusaha untuk mengeluarkan imajinasinya dengan membaca seri-seri novel dari berbagai kalangan penulis. Mulai dari meminjam buku, atau membeli buku, mencari referensi di internet, dan banyak hal lagi yang dia lakukan demi menumbuhkan ekonomi keluarganya.
Miyano hidup sendirian semenjak ayahnya pergi meninggalkannya, sementara itu ibunya juga sama. Kabarnya saat ini ayahnya sudah meninggal, tapi Miyano tidak begitu peduli dengan beritanya. Ia memiliki seseorang yang ia anggap sebagai saudara angkat, hanya saja karena sifat pemberontak yang dimilikinya--ia terpaksa kembali ke negara asalnya, yaitu Korea.
.
.
"๐๐ช๐ข๐ฑ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ค๐ฆ๐ณ๐ช๐ต๐ข ๐ฅ๐ณ๐ข๐ฎ๐ข ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ข๐ฌ๐ด๐ช ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐จ๐ถ๐ด ๐ 2๐? ๐๐ฌ๐ถ ๐ต๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ค๐ฆ๐ณ๐ช๐ต๐ข ๐ณ๐ฐ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ต๐ช๐ด, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ซ๐ถ๐จ๐ข ๐ค๐ฆ๐ณ๐ช๐ต๐ข ๐ฌ๐ฐ๐ฏ๐ง๐ญ๐ช๐ฌ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข, ๐ณ๐ข๐ด๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ 2๐ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข๐ฏ๐บ๐ข. ๐ ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ ๐ด๐ข๐ซ๐ข.. "
Miyano berjalan menuju toko buku yang berada tak jauh dari tempat ia tinggal.
"Selamat pagi. " sapa Miyano kepada seorang gadis yang menjaga toko tersebut.
"Selamat pagi, Miyano. " saut gadis itu sembari tersenyum.
Gadis itu bernama Minami Sakura, teman Miyano di sekolah dulu. Sekarang ia bekerja sebagai penjaga toko buku agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas.
"Mau beli buku karya Y2H? "
"Aku dengar dia membuat seri novel baru. "
"Oh~ yang manusia serigala itu kan? Sebentar ya. "
"๐๐ข๐ณ๐ช ๐ด๐ช๐ฏ๐ฐ๐ฑ๐ด๐ช๐ด๐ฏ๐บ๐ข, ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ถ๐ด๐ช๐ข ๐ด๐ฆ๐ณ๐ช๐จ๐ข๐ญ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ฆ๐ณ๐ช๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ฆ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐จ๐ข๐ฅ๐ช๐ด ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ช๐ซ๐ถ๐ข๐ญ ๐ฌ๐ฆ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐ด๐ฆ๐ณ๐ช๐จ๐ข๐ญ๐ข. ๐๐ช๐ด๐ข ๐ฅ๐ช๐ฃ๐ช๐ญ๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ฏ๐ช ๐ด๐ข๐ต๐ถ-๐ด๐ข๐ต๐ถ๐ฏ๐บ๐ข ๐ค๐ฆ๐ณ๐ช๐ต๐ข ๐ง๐ข๐ฏ๐ต๐ข๐ด๐ช ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ 2๐ ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต. "
__ADS_1
"Ini." Sakura datang dengan membawa buku yang Miyano minta.
"Makasih."
"Miyano pasti penggemar berat Y2H ya~ Tapi memang kuakui seluruh ceritanya asik. Dalam 2 bulan, novelnya laris dikalangan remaja. Tak heran dia jadi novelis top 1 di Tokyo. "
"Iya. Setiap cerita dari Y2H membuat para pembaca jadi terbawa suasana. "
"Memangnya apa bagusnya karya Y2H?! "
"Uh! "
Seorang gadis dengan tampang jutek datang dan menyela pembicaraan Sakura dan Miyano.
"Dia terlalu sering membuat cerita tentang konflik keluarga. Setiap ceritanya selalu membuat karakter seseorang depresi, selain itu terlalu banyak kata-kata yang sok suci. "
"Ha?! Apa yang kau katakan?! "
"Setiap orang punya seleranya masing-masing lho~ tidak bisa kau samakan. " ucap Sakura sembari tersenyum.
"Tch. " /pergi
"Benar-benar gadis yang egois. " gumam Miyano.
Sepulangnya, Miyano membaca novel yang ia beli tadi. Seharian, Miyano membacanya terus-menerus.
Bab 1..
Bab 2..
Bab 3..
Bab 4..
Dan seterusnya..
โข๐๐ช๐ฌ๐ข ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐ช๐ข ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฎ๐ช๐ญ๐ช๐ฌ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฅ๐ถ๐ข, ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข ๐ต๐ข๐ฌ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ข๐จ๐ช๐ข๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ซ๐ข๐ต๐ชโข
Miyano tampak sedikit kecewa dengan novel yang ia beli, sehingga ia memutuskan untuk berhenti membacanya sejenak.
"Tidak.. tidak.. memangnya dia bisa sejahat itu berkata-kata? Kenapa dialognya sangat kaku? Ck. "
.
.
*DING *DONG
/suara bel/
.
.
"Siapa sih yang datang? Sebentar..! "
Miyano bergegas ke arah pintu dan membuka pintu.
"Uh? "
Di depan pintu, berdiri seorang pria dengan jaket hitam dan topi yang sedikit menutupi wajahnya. Pria itu membungkuk dan menyapa Miyano dengan hormat.
"Si-. "
"Takahashi Miyano, kan? "
"Iya. "
__ADS_1
"Perkenalkan saya X, dari organisasi perkumpulan penulis [NC] . " ucap pria itu sembari membungkuk.
"Salam kenal.. "
"Kami sudah membaca karya Anda berjudul , menurut kami Anda adalah penulis yang berpotensi untuk sukses. "
"Uh! Te-terimakasih.. ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ฎ๐ข ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช๐ฏ๐บ๐ข ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฅ๐ช๐ฑ๐ถ๐ซ๐ช.. "
"Karena itulah saya disini untuk mengundang Anda, dalam perkumpulan penulis bernama [NC]."
"๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐!! "
"Karya Anda akan ditampilkan di layar, bersamaan dengan karya dari penulis lainnya di Jepang. Lalu akan di review langsung oleh penulis terkenal. Setidaknya ada 2000 penulis dari berbagai wilayah di Jepang yang kami undang. Tapi dari 2000 peserta, hanya 100 terbesar yang akan lolos. Bagaimana? Bukankah ini menarik? "
"2000 ๐ฌ๐ฆ 100, ๐ช๐ต๐ถ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ช๐ด๐ช๐ฉ๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ฆ๐ฌ๐ด๐ต๐ณ๐ช๐ฎ! ๐๐ช๐ฌ๐ข ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ, ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฌ๐ฉ๐ช๐ณ ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ. "
"Ah, benar juga. Ada penawaran terbaik juga, jika semisalnya Anda lolos maka akan langsung bergabung dengan para penulis hebat lainnya. Tapi jika Anda kalah, Anda akan mendapatkan uang sebesar 10 juta secara cuma-cuma. Oh, tentunya Anda juga masih bisa menulis cerita lagi. Bagaimana? Anda berminat?"
"๐๐ฉ! ๐๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฏ๐จ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ธ๐ถ๐ซ๐ถ๐ฅ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ค๐ช๐ต๐ข-๐ค๐ช๐ต๐ข ๐ฌ๐ถ. ๐๐ข๐ฑ๐ช ๐ซ๐ช๐ฌ๐ข ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฑ๐ข๐ต ๐ถ๐ข๐ฏ๐จ 10 ๐ซ๐ถ๐ต๐ข. ๐๐ฏ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ธ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ, ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ข๐ฑ๐ข ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฅ๐ช๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ค๐ข๐บ๐ข?!! "
"Jika semisalnya Anda berminat, silahkan temui saya di stasiun Tokyo, besok pagi pukul 8. "
"Eh?! Memangnya.. dimana acara ini akan dilaksanakan? "
"Hokkaido. Lalu jika mencapai 100 besar para peserta akan dikirim ke Korea. "
"KOREA?!! "
"Iya. Ini adalah penawaran sekali seumur hidup. Saya akan dengan senang hati menunggu Anda. Selamat siang. "
Miyano merenung di kamarnya.
"๐๐ฏ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐ฐ๐ฎ๐ฐ๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ฐ๐ด๐ฐ๐ฏ๐จ. [๐๐] ๐ช๐ต๐ถ ๐ฐ๐ณ๐จ๐ข๐ฏ๐ช๐ด๐ข๐ด๐ช ๐ฎ๐ข๐ค๐ข๐ฎ ๐ข๐ฑ๐ข?! ๐๐ฌ๐ถ ๐ต๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ณ, ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ด๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ช ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฏ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ถ๐ข๐ฏ๐จ--๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ณ๐ต๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ฐ๐ณ๐จ๐ข๐ฏ๐ช๐ด๐ข๐ด๐ช ๐ฃ๐ฆ๐ด๐ข๐ณ. 10 ๐ซ๐ถ๐จ๐ข ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ข๐ญ๐ช 1.900 ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ.. "
Miyano mengambil ponselnya dan tanpa sengaja melihat berita mengenai [NC].
[๐ฝ๐ฒ] ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ 1.540 ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐น๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐บ๐๐๐๐. ๐ฐ๐๐๐๐๐๐ ๐2๐ท ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐?
"Uh! "
[NC], organisasi misterius yang tiba-tiba muncul dengan membeberkan penawaran serta rencana perengkrutan. Hal inilah yang mendukung keputusan Miyano untuk memberanikan diri ikut serta dalam penawaran yang diberikan oleh X.
Esoknya, Miyano berangkat pagi hari ke stasiun kereta api Tokyo.
.
.
.
[Stasiun Tokyo, 08.00 am]
"Dia dimana..? " gumam Miyano sembari mengetuk-ngetuk jari nya.
"Takahashi Miyano, kan? "
"Ng? Oh.. kau.. si X. "
"Iya. " *senyum
Mereka naik kereta menuju Hokkaido. X memberikan Miyano sebuah buku yang isinya adalah daftar penulis-penulis berpotensi mendapatkan 20 besar dalam 100 besar.
"Aku tau tentang keluargamu, katanya kakakmu pergi ke Korea meninggalkanmu. "
"Dia bukan kakakku, aku hanya menganggapnya begitu karena akrab. " ucap Miyano sembari memalingkan wajahnya.
"Baik.. baik.. sekarang coba kau perhatikan dulu, siapa tau ada yang kau kenal diantara mereka. "
__ADS_1
"๐๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฅ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ญ.. ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ต๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ฌ ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ข๐ด๐ช๐ฏ๐จ. ๐๐ข๐ฑ๐ช ๐ฅ๐ช๐ญ๐ช๐ฉ๐ข๐ต ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ฉ๐ข๐ด๐ช๐ญ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ถ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ถ ๐ฑ๐ฆ๐ณ-๐ฃ๐ถ๐ญ๐ข๐ฏ, ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ฉ๐ฆ๐ฃ๐ข๐ต. ๐๐ฑ๐ข ๐ช๐ฏ๐ช ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฏ๐ข๐ฎ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ถ๐ญ๐ช๐ด ๐ฑ๐ณ๐ฐ๐ง๐ฆ๐ด๐ช๐ฐ๐ฏ๐ข๐ญ? "
๐๐๐๐๐ค๐๐~