
*Bug! /terjatuh
"haah.. haah.. haah.. " /berusaha mengatur napas.
.
.
.
๐๐ฌ๐ถ ๐ฑ๐ถ๐ฏ๐บ๐ข ๐ต๐ถ๐ฃ๐ถ๐ฉ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ฆ๐ค๐ช๐ญ ๐ด๐ฆ๐ซ๐ข๐ฌ ๐ญ๐ข๐ฉ๐ช๐ณ. ๐๐ข๐ฑ๐ช ๐ด๐บ๐ถ๐ฌ๐ถ๐ณ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ต๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ช ๐ฃ๐ข๐ฅ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ถ ๐ฏ๐ฐ๐ณ๐ฎ๐ข๐ญ ๐ด๐ข๐ข๐ต ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ๐ซ๐ข๐ฌ ๐ณ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ซ๐ข. ๐๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ด๐ข๐ซ๐ข.. ๐ฌ๐ถ๐ฑ๐ช๐ฌ๐ช๐ณ ๐ต๐ถ๐ฃ๐ถ๐ฉ๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ข๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฐ๐ฑ๐ข๐ฏ๐จ๐ฏ๐บ๐ข.
๐๐ข๐ข๐ต ๐ถ๐ด๐ช๐ข๐ฌ๐ถ 14 ๐ต๐ข๐ฉ๐ถ๐ฏ ๐ต๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ช๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ข๐ฑ๐ข๐ช 170 ๐ค๐ฎ, ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ฎ๐ข ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐ด๐ฆ๐ต๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฉ ๐ต๐ข๐ฉ๐ถ๐ฏ ๐ต๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ช ๐ฃ๐ข๐ฅ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ถ ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ. ๐๐ข๐ข๐ต ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ๐ซ๐ข๐ฌ 11 ๐ต๐ข๐ฉ๐ถ๐ฏ ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข๐ด๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ถ๐ญ๐ข๐ ๐ด๐ถ๐ญ๐ช๐ต ๐ฅ๐ช๐ข๐ต๐ถ๐ณ. ๐๐ฐ๐ฌ๐ต๐ฆ๐ณ ๐ฃ๐ช๐ญ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ๐ข๐ฏ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ข๐ด๐ฎ๐ข, ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ช๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ถ ๐ฅ๐ถ๐ญ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ฅ๐ข๐ฑ ๐ข๐ด๐ฎ๐ข.
๐๐ข๐ข๐ต ๐ฌ๐ข๐ฌ ๐๐ฆ๐ฐ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐จ๐ช, ๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฌ๐ข๐ฌ ๐๐บ๐ถ๐ฏ๐จ ๐ฉ๐ข๐ฆ ๐ซ๐ถ๐ด๐ต๐ณ๐ถ ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ช ๐ฌ๐ถ. ๐๐ฑ๐ข.. ๐ค๐ถ๐ฎ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ข๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ถ ๐ด๐ข๐ซ๐ข..?
.
.
.
[Aula-Arena pertandingan]
"Uh-huh!! "
"Bagus. "
"haah.. haah.. haah.. "
Sarang berhasil mengenai tangan kiri Terano. Tapi sayangnya lukanya tidak begitu dalam, seperti yang Terano lakukan.
"๐๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข ๐จ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐ต๐ข๐ณ.. ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ณ๐ข๐ด๐ข ๐ต๐ถ๐ฃ๐ถ๐ฉ๐ฏ๐บ๐ข ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ต ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐๐ข๐ต๐ข๐ฏ๐ข. ๐๐ข๐ฑ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฅ๐ช๐ข ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ด๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช? " batin Terano.
Pendarahan pada tangan Sarang mulai melambat. Tapi Sarang masih tidak bisa menggunakan tangan kanannya, untuk sementara ia terpaksa menggunakan tangan kirinya.
Sarang bisa menggunakan kedua tangannya, tapi dibandingkan tangan kanannya--tangan kirinya bukan apa-apa. Ia tidak punya bakat menggunakan kedua tangan, maka dari itu dia berusaha melatih tangan kirinya agar terbiasa, juga memaksa tubuhnya untuk melewati batas, Sarang ingin membuktikan bahwa ia juga bisa seperti kedua kakaknya.
Kali ini Terano mencoba menyerang Sarang duluan.
"๐๐ฌ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ฐ๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ข๐บ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ค๐ฆ๐ธ๐ข. " batin Terano.
*cting! /suara kedua pedang yang saling menahan/
Katana, sebutan pedang dalam bahasa Jepang. Katana digunakan oleh para samurai untuk bertarung melawan musuh. Yang menyarankan senjata ini adalah Sato Rindou, selaku salah satu Dewan perwakilan dari Jepang. Rindou menganggap bahwa budaya Jepang patut untuk dilestarikan, karena itulah ia memasukan katana dalam pertandingan ini.
"Meski begitu, untuk anak seusia mereka ini sudah bagus. " ucap Rue Yeon-Seok.
"Sepertinya kau punya selera yang bagus terhadap senjata tajam. Ah, iya juga. Aku pernah dengar soal rumor tentang dirimu lho~ nak Yeon-Seok. " ucap Sato Rindou.
"Benarkah? " tanya Yeon-Seok dengan nada meremehkan.
Sato Rindou memanggil asistennya dan menunjukkan sebuah berita lama dalam situs di iPadnya.
__ADS_1
"Habisnya beritanya sampai diliput di media bukan? Insiden pembunuhan yang kau lakukan pada sekelompok pria mesum yang berusaha melecehkan adikmu yang tersayang itu. Tapi pengadilan melepaskan-mu, banyak orang juga mendukungmu, kau dianggap pahlawan lho~ "
Melihat hal itu--membuat Yeon-Seok tak tahan fan ingin tertawa seolah-olah ia sangat merindukan hal itu.
"Apa anda tau nyonya Sato~? Saat saya pergi ke Jepang, saya bertemu dengan seorang gadis manis yang bekerja untuk keluarga Sato. Ia sangat baik dan ramah, tapi sayangnya ada berita yang meliput dirinya di TV. 'Pembunuhan berencana' begitu katanya. "
"Lalu? "
Nada bicara Rindou mulai gugup.
"Rasanya agak aneh karena stasiun televisi terlalu cepat memberitakannya, habisnya dia bekerja untuk keluarga Sato bukan? Dan apa anda tau hal mengejutkan lainnya? "
Yeon-Seok mulai menaikan alisnya.
"Apa itu? "
"Gadis itu adalah putri haram dari Sukimi Tatsuya. "
"Uh! "
Rindou syok, ia mulai waspada terhadap kata-kata Yeon-Seok. Wajahnya penuh dengan keringat.
"Lalu sekarang, anak bernama Yunda itu adalah kakak dari gadis itu. "
Sukimi Tatsuya adalah kerabat jauh keluarga Sato. Ada suatu masalah yang membuat keluarga Sukimi hancur, salah satunya karena ulah kepala keluarga Sato terdahulu.
Sejak saat itu, rumornya Sukimi Tatsuya pergi ke berbagai Negara dan menikah wanita Eropa. Namanya sudah tak terdengar dari 20 tahun terakhir ini.
"Dan coba tebak lagi..! "
Saat itulah Rindou sadar kalau ia salah dalam memilih lawan.
"Yunda adalah pacar dari Sato Sasaki. Musuh keluarga Sato, sekaligus adikmu yang sangat kau benci itu~ "
Tangan Rindou mulai gemetar. Ia tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Yeon-Seok.
Sato Sasaki selisih 14 tahun dengan Sato Rindou. Sasaki punya sifat yang dingin dan suka memberontak, ia tak ingin dikekang oleh aturan keluarganya.
Pertemuan antara Sasaki dan Yunda tak lebih hanya pertemuan biasa yang diadakan oleh semua Dewan. Saat itu secara kebetulan Sasaki datang untuk memarahi kepala keluarga terdahulu, lalu mata Sasaki tertuju pada gadis pendiam yang berada di belakang keluarga Rue. Saat itulah Sasaki percaya bahwa Yunda bisa menjadi gadis yang selalu berada disebelahnya. Dan buktinya, hubungan mereka sudah berlangsung selama 2 tahun lebih.
Sasaki merasa kalau Yunda sangat sempurna. Tapi bagi Yunda--yang pemikirannya sendiri memang membutuhkan bimbingan seseorang seperti Sasaki. Sasaki memiliki pengalaman yang luas tentang dunia, baik-buruk tentang semua hal diketahui olehnya. Berbanding terbalik dengan Yunda yang hanya mengetahui sisi buruk dari dunia saja.
"Jadi~ pertandingan ini, mungkin akan asik. " ucap Yeon-Seok sembari menyeringai ke arah Rindou.
Rindou mengepalkan tangannya. Ia menyadari bahwa adiknya sudah lama tidak kembali ke kediaman keluarga Sato. Rindou terlalu lengah. Hanya karena keluarga Rue yang mengangkat seorang gadis buangan--membuat reputasi keluarga Sato hancur.
"๐๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐จ๐ข๐ฅ๐ช๐ด ๐ช๐ต๐ถ ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ข๐ฏ๐ข๐ฌ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ข๐ฎ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐๐ถ๐ฌ๐ช๐ฎ๐ช ๐๐ข๐ต๐ด๐ถ๐บ๐ข, ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ณ๐ต๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐๐ถ๐ฌ๐ช๐ฎ๐ช ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐๐ถ๐ฆ ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ซ๐ข๐ด๐ข๐ฎ๐ข. ๐๐ถ๐ฌ๐ช๐ฎ๐ช ๐๐ข๐ต๐ด๐ถ๐บ๐ข ๐ฑ๐ข๐ด๐ต๐ช ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฉ๐ถ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ถ๐ฅ๐ช ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐๐ถ๐ฆ. ๐๐ข๐ญ๐ถ.. ๐ข๐ฏ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ฐ๐ฅ๐ฐ๐ฉ ๐ช๐ต๐ถ (Sasaki), ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฅ๐ช๐ข ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ญ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ ๐ด๐ข๐ซ๐ข?!! ๐๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฅ๐ช๐ฃ๐ช๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ! "
.
.
.
__ADS_1
Pertandingan antara Terano dan Sarang masih berlanjut!
Sarang mulai terlihat kewalahan dengan napas yang tak bisa ia kendalikan. Sementara Terano terkena banyak goresan dari katana milik Sarang, kaki, tangan, wajah, bahkan di tubuhnya, Sarang benar-benar diluar batas. Meski begitu, Terano memiliki fisik yang lebih hebat dibandingkan dengan Sarang. Sarang menyadari hal itu, maka dari-itu ia memutuskan untuk melewati batasnya juga.
"Apa kau punya penyakit dalam? " tanya Terano.
Sarang terkejut.
"Bukannya tidak sopan menanyakan hal pribadi? " tanya Sarang.
Terano merasa iba sekaligus kagum dengan Sarang. Karena meskipun memiliki tubuh yang lemah, ia bisa mengontrol gerakannya. Sementara Terano merasa bahwa dirinya berlebihan dalam menyerang, tanpa memikirkan serangan mana yang pantas ia lontarkan.
"Akh! "
Kaki Sarang terkena tusukan pedang dari Terano. Membuat dirinya tak tahan dengan rasa sakit yang begitu dalam karena tusukannya.
"Kau sudah berjuang, aku menyukai pejuang sepertimu.. Aoi Sarang. "
*brak!
Terano menendang Sarang keluar arena, dan disitulah Sarang mulai kehilangan kesadarannya.
"๐๐ข๐ฌ๐ช๐ต.. ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฉ๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ข๐ณ๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข.. " Sarang berusaha untuk bangun dan menghentikan pendarahan pada kakinya--dengan merobek pakaiannya.
"Ugh-."
"Adikmu sudah cukup hebat disini. " ucap Myungsoo.
Ryung hae menyadari satu hal yang aneh dari tempat duduk para dewan.
Dan benar saja, Yamato Iguchi sedang membisik ke arah Seira.
"Oke semuanya~ sesuai aturan yang pertama tadi. Kita akan mendengarkan langsung bagaimana latar belakang Aoi Sarang..! "
*DEG!
perasaan tak mengenakan muncul dalam pikiran Sarang, sesuatu yang berusaha ia rahasiakan.
.
.
Seira mulai membaca sebuah kertas yang diberikan oleh Iguchi tadi.
"Hm.. coba kita lihat. Aoi Sarang lahir di Jepang, saat itu ayahnya bekerja di tambang. Hmm.. selanjutnya.. selanjutnya.. Oh! Aoi Sarang adalah anak diluar nikah dari hubungan ayahnya dengan wanita p*l*c*r. "
"AP-! " /Ryung hae syok/
"Uh! "
Terano membalik badan seolah-olah ikut tak percaya dengan apa yang ia dengar.
Begitu tau kalau Sarang adalah adik Ryung hae, Terano tak memperdulikan hal lainnya, ia merasa kalau Sarang hebat karena dia adalah adik Ryung hae. Tapi kenyataannya, Sarang hanyalah anak dari seorang p*l*c*r.
__ADS_1
๐๐๐๐๐ค๐๐~