Y2H Pen

Y2H Pen
002. Gedung [NC]


__ADS_3

...


"Ra.. RAMAI..!! " ฮฃ(โ—ะดโ—)


"Ini adalah 2000 peserta yang dipilih di seluruh Jepang. Penyisihan akan dilakukan di gedung itu. Ini, adalah nomor duduk mu. "


"1.877?! "


"Ah, benar juga.. "


"Uh? "


"Babak penyisihannya tak mudah, bisa saja kau mendapatkan kursi yang lebih buruk lagi. Jadi pastikan memegang erat-erat barangmu. " *senyum


"๐˜•๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ.. ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข.. "


Miyano pergi ke gedung yang ditunjukan oleh X. Gedung yang besar, berbentuk seperti stadion sepak bola.


Banyak orang asing di sisi Miyano, membuatnya merasa gugup dan ragu-ragu untuk masuk.


"๐˜‘๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ, [๐˜•๐˜Š] "


.


.


.


Miyano sampai di dalam gedung dan mencari tempat duduknya yang berasal di atas. Pandangan Miyano tertuju pada layar yang ada di depannya. Yang berisi top 10 [NC].



Yokohama Yuki


Alice Oliver


Sato Rika


Yamada Tora


Aoi Sarang


Cha Ji yoo


Tsukasa Renji


Tera Haruka


Yoon Min-Seo


Harumi Hana



"๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜‘๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ต, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ-๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜‘๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ. "


.


.


.


Beranjak dari Jepang ke Korea..


Di kota Busan, Korea, terdapat kasino yang diisi oleh para berandalan. Mereka adalah anak-anak dari lapas remaja yang dimana, mereka dipekerjakan oleh seseorang.


Lalu salah satu yang terkuat di sana ialah Sung Myungsoo, dengan keahlian beladirinya, ia mampu mengalahkan seluruh murid berandalan di sekolahnya. Lalu ia keluarkan dari sekolah karena berkelahi untuk yang kesekian kalinya.


Yang terkuat kedua ialah Shin Ryung hae Sebenarnya kemampuan mereka berdua tak jauh berbeda, hanya saja Myungsoo memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan Ryung hae. Mereka adalah rival.


Myungsoo dijuluki sebagai penguasa kasino, dengan sifatnya yang dingin dan penuh ambisi. Sementara Ryung hae dijuluki sang pemukul, karna keegoisannya dan amarah yang selalu ia lampiaskan pada sebuah samsak. Dari sini sudah terlihat jelas perbandingannya.


.


.


"Katanya si Ryung hae itu menghajar preman di toko ramen sebelah, dasar dia suka ikut campur urusan orang. "

__ADS_1


"Aku berani jamin setelah ini kau pasti dihajar olehnya. "


"Hmph. Mana ada. "


Banyak orang yang mengenal Ryung hae sebagai pribadi yang menyeramkan, meski usianya baru menginjak 18 tahun.


....


*wush! *wush! *wush!


/memukul samsak/


"Hei Ryung hae! Kau mau sampai kapan memukulnya?! " bentak salah satu remaja yang juga merupakan berandalan di sana.


"Cerewet, suka-sukaku. " balas Ryung hae sembari mengelap keringatnya.


"Tch. Jika kau sakit jangan marah-marah pada kami, ya! "


"Ho-Seok, kau terlalu memperdulikan Ryung hae. "


"Cerewet, jika anak itu sakit kita yang repot kan?! Belum lagi saat dia marah-marah! "


" ๐Ÿ’ข KELUAR SANA!! "


"DIAM! "


Yokohama Ho-Seok, satu-satunya orang yang berani membentak dan melawan Ryung hae. Bukan tanpa sebab, Ryung hae sendiri menganggap kalau Ho-Seok itu sama dengannya. Kepribadian Ho-Seok juga egois, hanya saja Ho-Seok lebih penyayang dan pengertian dibandingkan dengan Ryung hae.


Kemudian saudara kembarnya adalah Yokohama Haneul, memiliki sifat yang sedikit tenang tapi hanya tampang luarnya saja. Haneul dikenal sebagai si genius.


"Kau itu benar-benar kepala batu! Bos kemarin marah-marah karena kau menghajar anak-anak lapas! "


"Tch. Pak tua itu benar-benar sinting. Memangnya apa lagi aturan di lapas ini yang harus aku turuti? "


"Kenapa tidak kau tidak menonton televisi saja? " ucap Myungsoo yang sedang memakan cemilannya.


"MYUNGSOO! JANGAN TARUH MAKANAN DI SOFA!! " bentak Ho-Seok.


"Iya.. iya.. kau nampak seperti penjaga panti asuhan di tempat ku dulu. "


"Aku hidupkan TV ya~ " ucap Haneul yang meraih remot TV di dekatnya.


...


"๐™ธ๐š—๐š’ ๐šŠ๐š๐šŠ๐š•๐šŠ๐š‘ ๐šŒ๐šž๐š™๐š•๐š’๐š”๐šŠ๐š— ๐š๐šŠ๐š›๐š’ ๐š๐š˜๐š™ 10 [๐™ฝ๐™ฒ]. ๐™บ๐šŽ๐šœ๐šŽ๐š™๐šž๐š•๐šž๐š‘ ๐š™๐šŽ๐š—๐šž๐š•๐š’๐šœ ๐™ฝ๐š˜๐šŸ๐šŽ๐š• ๐š๐šŠ๐š›๐š’ ๐š‹๐šŽ๐š›๐š‹๐šŠ๐š๐šŠ๐š’ ๐š ๐š’๐š•๐šŠ๐šข๐šŠ๐š‘ ๐š๐š’ ๐™น๐šŽ๐š™๐šŠ๐š—๐š ๐š’๐š—๐š’ ๐š˜๐š๐š˜๐š–๐šŠ๐š๐š’๐šœ ๐šŠ๐š”๐šŠ๐š— ๐š•๐šŠ๐š—๐š๐šœ๐šž๐š—๐š ๐š๐š’ ๐š”๐š’๐š›๐š’๐š– ๐š”๐šŽ ๐™บ๐š˜๐š›๐šŽ๐šŠ ๐š‹๐šŽ๐š›๐šœ๐šŠ๐š–๐šŠ 90 ๐š™๐šŽ๐šœ๐šŽ๐š›๐š๐šŠ ๐š•๐šŠ๐š’๐š—๐š—๐šข๐šŠ. "


"๐š†๐šŠ๐š ๐šŠ๐š—๐šŒ๐šŠ๐š›๐šŠ ๐š๐šŽ๐š›๐š‹๐šŠ๐š›๐šž ๐š”๐šŠ๐š•๐š’ ๐š’๐š—๐š’, ๐š๐šŽ๐š—๐š๐šŠ๐š— ๐š™๐šŽ๐š—๐šž๐š•๐š’๐šœ ๐š๐š˜๐š™ 1, ๐šˆ๐š˜๐š”๐š˜๐š‘๐šŠ๐š–๐šŠ ๐šˆ๐šž๐š”๐š’, ๐š๐šŽ๐š—๐š๐šŠ๐š— ๐š—๐šŠ๐š–๐šŠ ๐šŠ๐šž๐š๐š‘๐š˜๐š› ๐šˆ2๐™ท. "


"Uh-huh! " /Haneul syok.


Haneul yang syok, serta Ho-Seok yang menatap dengan tatapan kesal ke arah televisi.


"Apa ini? Apa mereka itu hebat? " tanya Myungsoo.


"Mereka cuma penulis. " saut Ryung hae


"Hm.. iya sih.. Ho-Seok dan Haneul sepertinya mengenal gadis itu ya, siapa dia? "


"Aku mau ke dapur. " ucap Haneul yang segera beranjak dari tempat duduk nya dan pergi menuju dapur.


"Kau tidak perlu tau. "


"Namanya Yokohama Yuki, marganya sama dengan kalian. Oh, tapi beberapa orang menggunakan marga yang sama sih. " ucap Myungsoo.


"Apa kalian keluarga? " tanya Ryung hae.


"Ku bilang tidak perlu tau! " ๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข


"Wah~ dia marah. "


"Cuma nanya! "


"Gak usah nanya! "


๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข๐Ÿ’ข


.

__ADS_1


.


.


.


.


[Hokkaido, Jepang]


"๐˜ 2๐˜?!! ๐˜ ๐˜ˆ๐˜•๐˜Ž ๐˜‰๐˜Œ๐˜•๐˜ˆ๐˜™ ๐˜š๐˜ˆ๐˜‘๐˜ˆ?!! "


Miyano syok dengan seorang gadis yang merupakan top 1 [NC]. Gadis itu adalah idolanya.


"๐˜‘๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ณ, ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช๐˜ด ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ญ. "


Kesepuluh peserta, langsung pergi menuju ruang tunggu. Sementara itu sisa peserta akan melalui babak penyisihan.


Babak penyisihan akan di pilah berdasarkan popularitas. Dengan kata lain akan diurutakan seperti ini :


โ€ข Ruang A, dengan popularitas melebihi 1000.


โ€ข Ruang B, dengan popularitas melebihi 100.


โ€ข Ruang C, dengan popularitas kurang dari 100.


Lalu barulah para juri akan menilai karya-karya. Dari 1.990 peserta, hasil pemilahan sebagai berikut :


โ€ข Ruang A \= 604 peserta


โ€ข Ruang B \= 378 peserta


โ€ข Ruang C \= 1.008 peserta


Miyano berada di ruang A, otomatis Miyano memiliki kemungkinan untuk lolos.


"๐˜‹๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ. ๐˜š๐˜บ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜บ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ด 1000, ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ด๐˜ช๐˜ฉ. " (๏ฟฃใธ ๏ฟฃ ๅ‡ธ


Popularitas karya Miyano adalah 1.005, jumlah yang pas-pasan untuk bisa masuk TOP 100.


Di ruang tunggu, para penulis TOP 10 disajikan menu makanan terbaik dari Eropa yang dimasak langsung oleh chef Eropa. Ini sebagai bentuk apresiasi, mereka juga akan tinggal di asrama khusus sebelum berangkat ke Korea besok.


"Hm~ enak sekali. " Sato Rika, cerita yang ia buat kebanyakan tentang romansa kerajaan. Semua karya miliknya menjadi best seller Internasional.


"Right~ " Alice Oliver, meski dirinya terkenal sombong karena suka memamerkan karyanya, tapi tak dapat dipungkiri seluruh karya bertema fantasi sangat diminati oleh seluruh dunia.


"Suatu kehormatan bisa bertemu dengan penulis hebat seperti kalian. Kami tak menyangka melalui tempat ini kami bisa kembali ke Korea, ya kan?Min-Seo. " Cha Ji yoo, karya-karyanya yang meliputi dunia masa remaja di sekolah membuat para pembaca merasakan pahitnya percintaan.


"Iya, kami benar. " *senyum. Yoon Min-Seo, karyanya yang meliputi dunia kerajaan sangat luas. Salah satu karyanya berjudul menjadi salah satu Novel terbaik.


"Suatu kehormatan bertemu denganmu, Yokohama Yuki. " Harumi Hana, memiliki segudang inspirasi mengenai dunia petualangan. Karya-karyanya digemari banyak anak remaja yang menyukai genre petualangan.


"Terimakasih, aku juga merasa terhormat bertemu dengan para penulis hebat lainnya. " Yokohama Yuki, karyanya yang selalu menggabungkan dua genre dalam satu cerita sangat menarik minat pembaca.


Tak lama, seorang pria tua berkacamata datang sembari menyapa mereka. Ia adalah Yamato Iguchi, direktur [NC] dan wanita disebelahnya adalah sekretarisnya, Hirata Yue. Bersama bodyguard berkacamata hitam yang berdiri di belakangnya, Yamato Iguchi duduk di kursi dan menyapa mereka.


"Selamat karena sudah berhasil melewati tahap pertama, kalian adalah para penulis berbakat di Jepang. " sapanya.


"Organisasi kami, [NC] memiliki banyak koneksi dengan penulis-penulis ternama di dunia. Kami membangun organisasi ini demi mewujudkan mimpi para penulis muda, khususnya di Jepang. Karena itulah, kami akan merasa terhormat saat kalian mau bergabung untuk menjadi salah satu pembimbing, sebagai para penulis berbakat. "


"Wao.. itu sih tawaran yang bagus~ " saut Rika yang menaruh sumpitnya.


"Terimakasih banyak. "


"Tapi sayangnya aku tidak bisa percaya begitu saja. "


"Uh. "


"Ini organisasi baru bukan? Harus ada sesuatu yang membuat kami merasa terpukau sehingga bisa menjalin kerjasama yang baik. "


"Dia benar. Tidak bisa hanya asal bicara saja. " ucap Renji.


Mendengar hal itu, Iguchi hanya tersenyum dan menjawab dengan sopan tentang pertanyaan yang diajukan oleh Rika.


"Segera, akan kami berikan semuanya. " ucap Iguchi.


๐•Š๐•–๐•๐•–๐•ค๐•’๐•š~

__ADS_1


__ADS_2