Y2H Pen

Y2H Pen
013. Yokohama Yuki


__ADS_3

....


"Baik, aku akan ambil lagi. "


"OI SIALAN!! " Teriak salah satu laki-laki sembari menendang meja tempat mereka makan.


Semuanya syok, dan berdiri mendekat satu-sama lain.


"Kalian keterlaluan! Sejak tadi kami berusaha menahan diri karena sadar berada di tempat kalian! " bentak Miyano.


"Hah! Kau bodoh ya? Disini tidak berlaku hukum krama seperti itu. Ini lapas anak, kau tau~? " sautnya dengan nada sombong.


Yuki berdiri, dan menyuruh Sarang dan yang lainnya untuk menunggu di ruangan. Tapi Sarang menolaknya dan memilih untuk tetap bersama Yuki.


"Kalau begitu duduk bersama kakakmu. " ucap Yuki.


Σ(゜゜) "G-gak mau.. "


(〇o〇;) !!


"Tuh kan~ kau gak dianggap kakak.. " Myungsoo kembali mengejek Ryung hae yang nampak sangat syok.


Sesuai arahan Yuki, Miyano dan Sarang, bersama yang lainnya kembali ke ruangan. Sementara itu Yuki ingin membuat perundingan dengan anak-anak lapas.


"Apa ada aturan lain yang berlaku di sini? " tanya Yuki.


"Yang kalah harus menurut dengan yang menang, hanya itu. " ucapnya.

__ADS_1


"Jumlah kami 20 orang, kalian ber-20 majulah. "


"Uh! "


"Pfft. BWAHHAHAHAH!!! " mereka mentertawakan Yuki dan mulai mengatakan bahwa Yuki sok jagoan karena berani melawan mereka hanya karena pertandingan kemarin.


Yuki menghela napas panjang.


"Dengar, kalau kalah kami akan pergi, tapi kalau menang maka tolong ganti semua makanan ini. Teman-temanku tidak bisa makan setelah siksaan dari bos kalian. "


"Hah! Memangnya kalian melihat apa ha~? Masa segitu saja takut? "


*BUG! /tendangan Yuki mengarah pada wajah laki-laki itu yang membuatnya terkapar lemas di lantai.


Tak lama 19 orang sisanya mulai menyerang Yuki dengan bergerombol, mereka membawa senjata. Garpu, kursi, tongkat, pisau, dan lain-lain.


.


.


.


.


Tak selang 5 menit, pertandingan di kantin itu selesai.


"Kau mau tau apa yang kami lihat? Yang kami lihat itu orang yang dibunuh. Aku yakin kalian tidak pernah tau bagaimana rasanya membunuh orang, terkecuali dirimu, Sung Myungsoo. " ucap Yuki.

__ADS_1


"Hmph. Ternyata kau menyadarinya? "


"Dilihat dari manapun hanya kau yang menikmati pertarungan kemarin. Aku tidak mengerti cara berpikirmu. Tapi yang pasti, kau adalah psikopat di mataku. " ucap Yuki yang berjalan melewati Myungsoo.


Myungsoo hanya tersenyum.


Pada siang harinya, kelompok penulis mendapatkan makanan double. Satunya makanan instan (berupa nasi dan lauk yang dapat dihangatkan) dan satunya makanan yang sudah jadi. Anak-anak lapas remaja sendiri yang memberikannya ke ruangan mereka.


"Terimakasih atas makanannya. " ucap Yuki.


Dengan begini dapat disimpulkan bahwa para penulis dibela oleh seorang ahli beladiri.


Yokohama Yuki, mungkin banyak hal yang sudah ia lalui hanya demi menemukan tujuan hidupnya selain menulis. Mungkin menulis memang terasa menyenangkan bagi Yuki, akan tetapi tidak mendatangkan kepuasan baginya. Yuki tidak pernah merasakan kepuasan karena keputusasaan yang sering ia rasakan dari SD.


Meski begitu, Yuki tetap berusaha bersikap normal layaknya gadis pada umumnya. Bersikap seolah-olah tak terjadi apa-apa dan tidak memiliki beban ataupun masalah. Lebih mementingkan perasaan orang lain dibandingkan diri sendiri. Ia adalah robot berjalan (ungkapan menurut Yue).


Tapi tetap saja, dendam dalam diri Yuki akan keluar saat ia benar-benar tak tahan. Mungkin cara Yuki akan berbeda saat membalasnya. Yuki tidak suka membalas dengan cara kasar terkecuali saat terdesak. Bahkan di situasi terdesak pun kadang Yuki masih memikirkan cara berdamai.


𝕊𝕖𝕝𝕖𝕤𝕒𝕚~


...****************...


𝙼𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚋𝚊𝚋 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚗𝚐𝚊𝚓𝚊 𝚜𝚊𝚢𝚊 𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚍𝚒𝚔𝚒𝚝 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚈𝚞𝚔𝚒.


𝚃𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚌𝚊~


𝙷𝚊𝚟𝚎 𝚊 𝚗𝚒𝚌𝚎 𝚍𝚊𝚢 ✨✨

__ADS_1


__ADS_2