Young Teacher

Young Teacher
Masa Lalu


__ADS_3

“Kakk… mau kemanaaaa”


BRUUKKK!!!


“Aduuuhhh”


“Liaaaaa” Reno berteriak dari arah depan, melihat aku terjatuh karena menginjak batu


Kak Novan menoleh kearahku, dia terkejut dan langsung menghampiriku. Disusul oleh Reno


“Lia, kamu tidak apa apa?” Tanya Reno


Aku hanya menggeleng kesakitan


“Sini aku bantu” Reno mengulurkan tangannya kepadaku namun tangan Reno disingkirkan oleh kak Novan


“Saya bisa bantu Lia” kak Novan mengulurkan tangannya untukku


Reno kekeh masih mengulurkan tangannya untukku.


Mataku melirik tangan kak Novan dan tangan kak Reno. Mana yang harus kupilih? Reno atau kak Novan? Karena statusku sekarang sudah menjadi pacarnya. Maka sebaiknya untuk menjaga perasaan kak Novan, aku memilih tangan kak Novan.


Kak Novan membantu membangunkanku.


Reno melihatku dan langsung pergi. Namun langkahnya terhenti.


“Reno.. tunggu” kak Novan menghalangi langkah Reno


Kini mereka berhadap hadapan, menatap satu sama lain. Reno menatap kak Novan dengan mata penuh kekesalan, sedangkan kak Novan menatap Reno dengan tatapan dingin.


“Kamu sudah tau kan, saya pacarnya Lia, tolong ya jangan ganggu Lia lagi”


“Belum menikah? Berarti masih ada kesempatan kan?” Reno malah menantang


“Dalam waktu dekat kami akan bertunangan”


“Yasudah.. silahkan, semoga berjodoh. Jika tidak, aku siap menggantikan posisi Pak Novan”


Reno ini kenapa sih, malah berbicara seperti itu, sudah tau aku tidak akan pernah mau menerimanya. Dia masih saja kekeh berusaha mendekatiku.


“Oke siapa takut”


“Pak Novan harusnya sekarang masih dengan kakak saya”


Hah kakak saya? Kak Novan berarti mantannya kakak Reno?


“Maksudnya?” Kak Novan sepertinya penasaran


“Jangan pura-pura tidak tau Pak, Lia sebaiknya kamu berhati-hati dengan dia” Reno pergi meninggalkan kami berdua


Kak Novan menoleh kearahku, aku menatapnya dengan rasa kesal, penasaran, campur aduk. Aku tidak tau harus berbuat apa.


“Lia” kak Novan memasang wajah khawatir


Aku melihat kearahnya dan pergi meninggalkan kak Novan


“Lia tunggu, kakak bisa jelasin”

__ADS_1


Sebenarnya aku tidak marah, cuma rasa penasaran kini semakin besar dipikiranku. Aku berhenti dan mengangguk akan mendengar penjelasan kak Novan.


Aku duduk disebuah kursi taman berwarna hijau, disini sangat teduh karena kursinya melingkari sebuah pohon yang rindang.


Sekarang aku menunggu kak Novan untuk bercerita. Aku mempersilahkan kak Novan untuk menjelaskan apa yang akan ia jelaskan.


“Kakak dulu.. sempet dekat dengan salah satu perempuan. Kakak tidak tahu kalau ternyata Reno adalah adiknya” jelasnya


“Lanjut” ucapku


“Ya.. seperti yang dilakukan orang pada umumnya. Kakak dulu pdkt dan lain sebagainnya dengan perempuan itu, namun kakak masih ragu dengannya, karena dulu menurut teman kakak. Perempuan ini masih dekat dengan mantannya.. jadi kakak pikir dia masih menyukai mantannya, lalu kakak lepas aja perempuan itu, dan sampai sekarang perempuan itu tidak terima, dia selalu mengganggu kakak setiap memiliki pacar, nah yang kakak takutkan dia akan mengganggumu Lia” jelas kak Novan


Setelah mendengar dari kak Novan, sebenarnya kak Novan tidak salah, karena perempuan itu masih dekat dengan mantannya, pasti kak Novan tidak mau jika calon pacarnya masih terus menghubungi mantannya.


“Oh begitu kak, tidak akan menggangguku sepertinya, karena kakak pun tidak pernah memasang fotoku di instragram” memang benar semenjak kita resmi menjadi pasangan, kak Novan belum pernah mengupload foto denganku disosial medianya


“Nah itu alasan kakak.. sebenarnya kakak ingin sekali memberitahu pada seluruh dunia, kalau kakak milik Lia”


Sebenarnya ini alasan klasik dari lelaki manapun hihihi


“Kalau memang begitu, kenapa tidak pernah memberitahukannya?”


“Yasudah, Lia kalau memang ingin begitu, tapi nanti jika perempuan itu menghubungi Lia, kasih tau kakak ya”


Aku mengangguk


“Sini, kita kan belum pernah selfie”


Lalu kami melakukan selfie


1


2


3


“Sekali lagi ya” pintanya


1


2


3


*CEKREK*


“Sudah ya, nanti kakak upload”


Aku hanya mengangguk.


Sebetulnya aku tidak terlalu ingin. Cuma aku penasaran dengan perempuan itu, kakaknya Reno. Apa benar dia akan menghubungiku begitu dia tau kalau aku adalah pacarnya kak Novan?


Kami memutuskan untuk kembali ke ruang piket dikarenakan bel sudah berbunyi.


Aku duduk berjaga di ruang piket dengan Ayu.


Aku menceritakan kepada Ayu tentang kejadian tadi. Ayupun setuju denganku berdasarkan cerita dari kak Novan memang kak Novan tidak bersalah.

__ADS_1


Ayu menyarankan aku untuk tetap berhati-hati , apalagi mengetahui bahwa Reno adalah adiknya.


Singkat cerita, bel pulang sudah berbunyi.


Seperti biasa kak Novan mengantarku pulang, namun kali ini Kak Novan akan main terlebih dahulu dirumahku.


Sesampainya dirumah, aku menyuguhkan air putih dan makanan untuk kak Novan.


Kak Novan sangat sibuk sekali memainkan handphonenya. Aku menunggu duduk disampingnya. Dia tetap dengan handphonenya.


Aku melirik sedikit kearah handphonenya, namun dihalangi oleh kak Novan.


Issshhh sebenarnya dia sedang apa sih, kenapa aku tidak boleh melihat handphonennya.


“Kak Novan” panggilku


“Hmmm?”


“Kalo mainin hp terus, dirumah juga bisa kali” sindirku


“Iya Lia, ini kan main hp dirumahmu”


Ihh nyebelin banget, kenapa dia jadi bersikap seperti ini?! Apa dia sedang chattingan dengan wanita lain? Apa sedang main game? Kalau main game mungkin posisi handphonenya akan landscape. Bikin aku penasaran saja.


“Sebentar ya Lia, kakak ada urusan ini” kak Novan menolehku.


Aku tidak menjawab, akupun bermain handphone membuka instagram dan membuka sosial media lainnya…


*TRIINGG*


1 Notifikasi dari instagramku


Lisna mengirimi anda permintaan pertemanan


Siapa ya? Kulihat followersnya tidak aku kenal semua.


Aku acc saja sepertinya dia salah satu muridku.


Permintaan pertemanan diterima


Kak Novan masih sibuk dengan handphonennya, kulihat dia bukan sedang menulis pesan atau mengetik. Seperti sedang geser-geser saja. Aku jadi penasaran apa yang sedang dia lakukan.


Aku mengintipnya sedikit.


“Liaa, sudaaahh jadi”


Kak Novan mengagetkanku.


“Apa?“ tanyaku


“Nanti ya aku kasih lihat”


*TRIIINGGG*


1 notifikasi pesan dari instagramku


Siapa ya?

__ADS_1


Bersambung….


jangan lupa like dan komen jika teman-teman menyukai cerita ini jadikan novel ini sebagai novel favorit. 🥰


__ADS_2