
#24
“Mantan saya meninggal karena saya” kali ini Kak Lisna sedikit menangis.
“Maksudnya Kak?” tanyaku penasaran.
Dia menceritakan bagaimana dulu mantannya meninggal. Jadi kejadiannya waktu itu mantannya sedang sakit parah, Kak Lisna adalah orang yang benar-benar di cintai oleh mantannya itu. Namun hubungannya harus berakhir karena orangtua Kak Lisna tidak menyetujui hubungan mereka. Pada akhirnya mantannya sakit parah hingga Kak Lisna diminta untuk menemani di detik-detik terakhir sebelum mantannya menghembuskan nafas terakhir. Jadi begitulah alasan mengapa Kak Lisna masih sering mendatangi mantannya itu.
Setelah menceritakan semuanya, Kak Lisna berjanji tidak akan mengganggu hubungan aku dan Kak Novan. Karena dia merasa sekarang sudah lega bisa menjelaskan semuanya kepada Kak Novan.
***
Hari ini kebetulan adalah hari minggu, aku dan Kak Novan di ajak oleh Wanda untuk menghadiri acara ulang tahunnya. Begitu juga Reno, Ayu dan Erika. Mereka semua hadir dalam acara ulang tahun Wanda.
Ayu memberitahuku akan membawa pasangannya dalam acara ulang tahun Wanda. Aku sangat senang mendengarnya akhirnya Ayu tidak merasa curiga lagi pada psangannya itu.
Sekarang pukul 09.00 sudah waktunya berangkat ke pesta ulang tahun Wanda. Aku di jemput oleh Kak Novan ke rumah lalu berangkat ke rumah Wanda.
Disana sudah ada Erika dan Reno mereka menunggu kedatangan kami.
__ADS_1
“Lia, mana Ayu?” tanya Erika.
“Dia mau sama pasangannya” jawabku.
Acara hampir mau di mulai, namun Ayu belum datang juga, aku menelfonnya dan ternyata calon suaminya tidak bisa ikut menghadiri acara ini. Jadi Ayu memutuskan untuk berangkat sendiri sehingga agak terlambat.
Acara sudah dimulai semua tamu undangan dipersilahkan untuk duduk di bangku yang sudah di sediakan. Kami menyaksikan Wanda tiup lilin dan memotong kue. Saat kue dipotong tiba-tiba seseorang datang dari arah belakang. Aku tidak mengenalinya namun sepertinya itu adalah pacar Wanda.
Suapan pertama kue itu diberikan kepada pacarnya itu. Betapa bahagianya kulihat dari raut wajah Wanda. Tak lama laki-laki itu bertekuk dihadapan Wanda dan mengeluarkan sebuah kotak lalu dibukanya kotak itu berisi cincin.
“Will you marry me?” ucap laki-laki itu yang tidak lain adalah pacarnya Wanda.
Tak lama kemudian Ayu datang menghampiriku dia begitu terkejut melihat laki-laki yang kini tengah bertekuk lutut di hadapan Wanda.
Ayu meneteskan air matanya.
“Ayu, kenapa?” tanyaku menghampiri Ayu
“Dia adalah calon suamiku” jawab Ayu dan kini menangis
__ADS_1
Aku terkejut mendengar semuanya. Kini memang sudah jelas firasat seorang wanita ternyata selalu benar. Aku mengajak Ayu ke belakang untuk menenangkan pikiran dan hatinya.
“Ayu, kamu harus sabar, kamu harus ikhlas menerima semuanya” ucapku.
“Tapi Lia, dia adalah orang yang aku cintai” Ayu sambil terus menangis.
“Mungkin dia bukan jodoh yang terbaik untukmu Yu”
***
Ke esokan harinya di sekolah.
Erika sudah lebih pagi datang dan menungguku di ruang piket.
Erika pada akhirnya mengatakan yang sejujurnya. Bahwa dia tidak pernah menyukai Kak Novan. Dia hanya terpaksa melakukan itu karena Ibunya terlilit hutang pada keluarga Reno. Kakak Reno yaitu Kak Lisna memintanya untuk terus menggoda Kak Novan. Supaya hubungan kami berantakan. Reno mengetahui hal tersebut namun dia sangat menyayangi Kakaknya itu sehingga dia tidak bisa berbuat apa-apa.
Akhirnya semua sudah terbongkar. Rahasia Wanda, rahasia Erika dan rahasia Kak Lisna.
Setelah semuanya selesai. Kak Novan merasa lebih tenang dan sudah yakin bahwa dirinya akan melamarku tahun depan. Dan kamipun hidup rukun kembali.
__ADS_1
Selesai.