Young Teacher

Young Teacher
Siapa Teman kak Novan?


__ADS_3

Kulihat ekspresi Reno seperti tidak bersemangat.


“Siapa sih dia” gumamnya


Tunggu dulu, kemana kak Novan ya? Kok belum datang juga.


Aku masih menunggu kak Novan. Reno berpamitan kepadaku untuk pulang lebih dulu.


Tak lama kemudian kak Novan datang menghampiriku. Dan meminta maaf karena membuatku menunggu. Kami langsung bergegas pergi dari sekolah. Sebetulnya aku ingin menanyakan kenapa dia sangat lama. Tapi yasudahlah mungkin dia ada keperluan dulu.


Saat diperjalanan pulang, cuaca sangat terik kami sangat kepanasan namun tiba-tiba kak Novan berhenti disebuah gerai ice cream lalu mengajaku untuk membelinya dan menikmati ice cream ditempat. Aku menyetujuinya.


Aku memesan ice cream rasa coklat sedangkan kak Novan rasa stawberry. Kami duduk dibangku dimana sudah disediakan oleh gerai itu dan menikmati ice cream hingga habis.


*TRIINGGGG*


Tiba tiba ada 1 pesan instagram masuk diponselku


Kulihat Lisna mengirimi lagi pesan


“Jaga jarak dengan Novan!”


Begitulah isi pesannya.


Sepertinya aku harus memperlihatkan isi pesan itu kepada kak Novan. Akhirnya aku memperlihatkan isi pesan itu kepada kak Novan. Kulihat ekspresinya seperti terkejut.


Dia melarangku untuk memblokir akun tersebut. Karena memang benar ternyata ini adalah kakaknya Reno. Kak Novan khawatir jika terus dibiarkan maka akan merusak hubungan antara aku dan kak Novan. Tapi sejujurnya aku masih sangat penasaran kenapa kak Lisna ini masih saja mengurusi hidup kak Novan padahal jelas sekali diantara mereka tidak terjadi hubungan apa-apa.


“Lia blokir akun itu ya. Kakak takut kalo dibiarkan akan semakin parah dan pada akhirnya meracuni pikiranmu” pinta kak Novan


“Tapi Lia masih penasaran kak kenapa dia sampai berbuat segitunya, berarti dia masih menyukai kakak?” Tanyaku


“Kalau masalah itu kakak tidak tau, yang jelas seperti yang sudah terjadi dia akan memperngaruhi pasangan kakak dan pada akhirnya akan meninggalkan kakak. Dia hanya tidak ingin nasib perempuan yang sedang dekat dengan kakak sama sepertinya. Tidak sampai ke jenjang serius” jelasnya


“Padahal bukan salah kakak dalam kasus ini, karena dia sendiri yang masih berhubungan dengan mantannya, jadi kakak memutuskan untuk mundur” lanjut kak Novan


Aku hanya mengangguk dengan cerita kak Novan.


Kasihan kalo dipikir-pikir. Sampai ada perempuan yang terus terusan akan mengganggu hubungan kak Novan dengan pacarnya. Jika sudah tau begini sepertinya aku tidak boleh terpengaruh oleh kata kata Lisna.


“Jadi plis ya Lia, sebelum pikiran kamu dipengaruhi oleh dia, lebih baik kamu blokir akunnya” sekali lagi kak Novan meminta aku memblokir akunnya.


“Iya kak, aku blokir ya sekarang” aku menyetujuinya.


Belum sempat aku blokir, Lisna sudah mengirim pesan lagi kepadaku.


*TRIINNGG*


“Terimakasih kamu sudah membaca pesan ini, aku hanya ingin kita bertemu nanti akanku ceritakan semua yang terjadi antara aku dan Novan”


“Apa katanya?” Kak Novan melirik ke handphoneku


Aku memberikan kepada kak Novan.


Dia memainkan handphoneku.

__ADS_1


“Sudah kakak Blok ya Lia, kalau dia macem-macem lagi kasih tau kakak” ucapnya


Aku hanya mengangguk.


Sebetulnya aku sangat penasaran kelanjutannya. Tapi sepertinya kak Novan menginginkan ini untuk diakhiri. Semoga saja dia tidak menerorku lagi lewat akun facebookku.


Setelah selesai membicarakan ini aku dan kak Novan melanjutkan perjalanan untuk pulang.


***


Sesampainya dirumah.


“Lia, kakak pulang dulu ya, assalamu’alaikum cantik” ucapnya.


“Terimakasih kak, Waalaikumsalam” aku membalasnya dengan tersenyum.


Sebetulnya kak Novan ini memang baik hati. Tapi aku mendapatkan informasi bahwa saat masih duduk dibangku SMA kak Novan adalah salah satu lelaki yang bisa dibilang playboy. Mungkin itu karena masih berada dimasa puber. Tapi setauku jika kak Novan akan berniat tidak baik kepadaku mana mungkin dia mengenalkan aku kepada keluarganya. Meskipun aku sudah mengetahui ibu dan kakak pertamanya.


Tunggu dulu.. kenapa aku jadi terpikir yang aneh aneh tentang kak Novan. Apa aku sudah teracuni pikiran oleh Lisna?


Tidak.. jangan sampai


***


Pada malam harinya aku seperti biasa selalu saling bertukar pesan whatsapp dengan kak Novan. Tidak pernah merasa bosan dengan satu kegiatan tersebut. Karena banyak hal yang awalnya aku tidak pernah tau kini menjadi tau berkat kak Novan.


Setelah hampir larut malam aku memutuskan untuk tidur. Menyiapkan tenaga untuk hal hal berikutnya yang akan aku hadapi besok.


***


Keesokan harinya..


Saatnya aku untuk mendengarkan cerita Ayu tentang seseorang yang akan melamarnya.


Ayu bercerita kepadaku panjang kali lebar.


Terutama saat dirinya akan dilamar oleh seseorang yang sangat dia cintai sedari SMA.


Dia menceritakan awal mula saat akhirnya lelaki itu akan melamar dia. Sebut saja namanya Septian.


Kala itu orang tua Ayu ternyata sangat mengenali orang tua Septian. Sehingga terjadilah sebuat komitmen diantara mereka bahwa dalam waktu 3 hari lagi. Ayu akan dilamar oleh Septian.


Mendengar cerita tersebut aku ikut bahagia. Karena sahabatku pada akhirnya akan dilamar oleh seseorang yang dia cintai.


Namun Ayu merasa curiga kepada Septian. Karena dari Awal mereka memutuskan akan menjalin hubungan ke jenjang yang lebih serius Septian tidak pernah mengupload foto dirinya di media sosial.


Aku mencoba memberikan pikiran positif kepada Ayu. Mungkin saja Septian ini orangnya memang tidak mau mengekspos kekasihnya ketika belum melaksanakan sebuah lamaran.


“Tapi sebetulnya aku ingin sekali fotoku ada di akun media sosialnya” ucap Ayu


“Iya Yu, tapi mungkin jika sudah waktunya pasti akan dia upload” jelasku.


Ayu mencoba untuk berpikir positif. Sebetulnya yang ditakuti Ayu adalah Septian ini memiliki perempuan lain dibelakangnya. Karena awal mula sebelum mereka berkomitmet itu sangat singkat itupun dijodohkan karena orang tuanya saling mengenal.


Aku mencoba menyemangati Ayu. Kata orang ujian untuk ke jenjang yang lebih serius itu akan banyak dan sulit. Maka Ayu dan Septian harus memiliki tekad yang bulat serta niatkan dalam hati jangan sampai terpengaruh oleh beberapa ujian yang akan mereka lewati.

__ADS_1


***


Setelah bercerita dari a sampai z


Tak terasa bel pulangpun berbunyi.


Waktu pelajaran sudah selesai. Sampai jumpa esok hari dengan semangat belajar yang baru.


Begitulah kurang lebih bunyi dari bel pulang.


Aku sudah bersama kak Novan diruang piket untuk pergi keparkiran. Namun disini masih ada Erika, Wanda, Ayu dan Reno.


“Wanda, ayo aku antar pulang” Reno memberikan tawarannya


“Oh gak bisa Ren, aku akan dijemput lagi” Wanda menolak ajakan Reno


“Siapa sih? Pacarmu itu?” Reno mulai penasaran lagi dengan seseorang yang kemarin menjemput Wanda.


“Adadeh” Wanda malah semakin membuat Reno penasaran.


“Pak Novan, setelah mengantar Lia boleh tidak antar aku pulang?” Lagi lagi Erika memulai aksinya.


“Tidak bisa! Kami akan pergi dulu kesuatu tempat” kali ini aku yang menjawab


“Iya maaf ya Erika, kami mau pergi ke tempat WO” kak Novan melanjutkan


“Hah? Kalian mau menikah?” Tanya Reno


“Iya, mudah-mudah dalam waktu dekat ini” kak Novan menjawabnya


Hah? Ke tempat WO? Padahal tadi aku hanya mencari alasan agar Erika tidak diantar kak Novan. Kenapa malah jadi ketempat WO?


Aku mengerutkan keningku.


Kak Novan membalasnya dengan senyum.


Tak lama kemudian seseorang yang menjemput Wanda telah tiba dan memberikan klaksonnya.


Wanda berpamitan kepada kami dan pergi menghampiri mobil yang datang itu.


Kulihat Ayu mengerutkan keningnya. Seperti sedang mengingat sesuatu.


“Kenapa Yu?” Tanyaku


“Kenapa aku tidak asing melihat mobil itu?” Ayu masih mengamati mobil yang menjemput Wanda


“Mobil begitu kan banyak kali Yu, kamu kenal plat nombernya tidak?” Tanya Reno menimbrung.


“Tidak” ucap Ayu


Aku masih melihat ekpresi Ayu dan sesekali melirik ke arah Mobil. Begitu juga kak Novan mengikuti gerakan yang sama sepertiku.


“Ohh.. itukan mobilnya teman kakak” ucap kak Novan walaupun sebenarnya kak Novan hanya berbicara kepadaku tapi….


“Siapa?!” Reno dan Ayu kompak menanyakan siapa teman kak Novan itu.

__ADS_1


Bersambung…


jangan lupa like dan komen jika teman-teman menyukai cerita ini jadikan novel ini sebagai novel favorit. 🥰


__ADS_2