
Jaemin lagi banyak pikiran malam ini. Bukannya tidur dengan nyenyak pemuda Lee itu malah sibuk mencari potongan teka-teki yang berhasil dikumpulkan.
Setelah melakukan pencarian ke kamar Jeno dan menemukan beberapa fakta mengejutkan. Pemuda itu bukannya berhasil menarik kesimpulan dan menemukan siapa pelakunya, tapi justru semakin pusing dibuatnya.
Mengenai siapa pelakunya, bukan itu fokus utama yang Jaemin cari. Melainkan apa alasan pelaku melakukan semua aksi keji ini. Pasti ada alasannya kan?
Para psikopat saja melakukan aksi brutalnya karna sebuah alasan. Rata-rata dari mereka didasari rasa balas dendam tapi banyak juga yang karna alasan sepele. Contoh yang dapat Jaemin simpulkan alasannya adalah...
"Jadi dia penggemar berat emoticon?" simpul Jaemin.
BRAK!
Badan Jaemin otomatis bergerak begitu mendengar suara gebrakan meja. Btw, itu ulahnya Kun. Asal kalian tau.
Sekedar info aja, kalau kalian penasaran darimana asalnya Kun kok bisa ada dirumah Jaemin malam ini. Jawabannya karna Kun-lah orang yang udah masuk ke rumah Jaemin malam-malam tadi. Dia juga yang udah meluk Jaemin dan hampir buat pemuda Lee itu terkena serangan jantung. Untung saja Jaemin tidak jadi mati. Kalo beneran mati maka cerita ini bakal segera tamat :>
__ADS_1
"Plis jangan buat gue mati muda, gue masih belum jelajahi banyak tempat!" seru Jaemin sambil mengelus dada.
Kun tersenyum malu. "Hehe, canda dikit nggak papa kan? Biar nggak tegang!"
"Baik diterima"
Jaemin mencoba melupakan perbuatan Kun dan kembali fokus pada kegiatan tadi. Dia mengambil sebuah foto yang tampak mencurigakan. Itu sebuah foto orang yang biasa mengunjungi rumah Jaemin malam-malam dan berbicara dengan Jeno.
"Kalo gitu dia pasti orangnya!" tunjuk Jaemin pada sebuah foto pemuda berambut panjang.
Kun mendecak kesal. "Kan tadi gue udah bilang bukan dia orangnya. Dia itu yang udah bebasin gue dari penjara bareng Jeno"
"Entah" ungkap Kun. "Gue juga bingung. Dia itu orang yang paling banyak bertindak mencari barang bukti tapi gue sendiri nggak tau siapa dia"
"Apa dia udah tau siapa pelakunya?"
__ADS_1
"Mungkin aja. Setelah gue keluar dari rumah sakit, kata Jeno dia nyuruh gue sembunyi dirumah Winwin karna pelakunya lagi ngincer gue"
"Kenapa nggak disini?" tanya Jaemin.
"Kan ada lo, gimana sih?" papar Kun. "Tapi ada satu hal yang masih gue pikirin tentang siapa dia sebenarnya. Dia pernah ngomong kalo dia bukan berasal dari sini jadi dia nggak bisa bergerak leluasa. Itu sebabnya dia nyuruh Jeno buat nyari bukti"
Jaemin terdiam. Dia mencoba bersikap lebih pintar dengan merenungi semua omongan Kun.
"Berarti pelakunya memang Haechan" tandas Jaemin.
"Loh kok Haechan???"
"Ya, Yuta yang bilang kalo orang yang dulu nyusup ke rumah gue punya luka bakar ditangan kirinya dan itu sama persis kayak luka yang ada ditangan Haechan. Itu artinya Haechan pelakunya!" tuding Jaemin.
"Tapi orang yang udah bakar rumah Winwin itu punya luka sayatan di tangan kirinya bukan luka bakar" ungkap Kun. Kun mengeluarkan sebuah poto pria ber kupluk pada Jaemin. Walau wajah nya tidak terlihat, namun yang jadi perhatian adalah lengan nya yang memiliki luka. Luka sayatan yang terlihat jelas dalam poto itu.
__ADS_1
"Tunggu"
Jaemin terdiam. Ia sepertinya pernah melihat luka ini, tapi di mana?