"DREAMS" Area

"DREAMS" Area
Dream 51.2


__ADS_3

Pak Park mengusap kasar rambutnya sendiri setelah mendengar kabar kalau Taeyong menolak untuk pergi. Rencananya hari ini adalah hari keberangkatannya ke Spanyol. Namun entah karna apa tiba-tiba pemuda itu menolak untuk pergi.


Pak Park sudah berusaha untuk membujuk. Tapi keputusan Taeyong tetap sama. Dia tak mau pergi dan meninggalkan malam ibu nya dan tentu saja saudara rahasia nya, Haechan.


Taeyong bahkan rela tinggal dengan ayah nya yang adalah seorang bajing*n dari pada pergi ke Spanyol. Meski dia diberitahu kalau di sana ia akan dibelikan sebuah rumah dan seorang pembantu dari Korea namun Taeyong tetap menolak.


"Maaf paman tapi aku tak mau pergi" ucap Taeyong kemudian memberikan salam hormatnya dan berlalu pergi meninggalkan pak Park yang masih cemas.


Asal kalian tau saja, Taeyong membuat keputusan ini bukan cuma-cuma. Semuanya bukan tanpa alasan. Dia sudah benar-benar mempertimbangkan hal ini.


Dan untuk masa depannya dia tak akan berharap banyak hal. Bisa bertahan hidup saja itu sebuah hal yang baik. Taeyong tak mau bermimpi terlalu tinggi. Sebab semakin tinggi mimpinya semakin sakit juga jatuhnya. Dan salah satu alasan terbesar nya untuk menatap di Korea dan bersembunyi adalah member nya, NCT.


Ya, Taeyong tak jadi karna dia mengetahui kalau semua member NCT tak dikirim ke luar negeri seperti ucapan ayah Jisung.


Sialan!!! Beraninya dia membohongi Taeyong.


Hal ini Taeyong ketahui setelah dirinya tak sengaja bertemu dengan ayah Winwin di halte bus. Ayah Winwin itu menanyakan kabar Taeyong. Dia mengkhawatirkan pemuda Lee itu karna terlihat sangat kurus.


Ayah Winwin mengira kalau kepergian ibunya Taeyong pasti membuat pemuda Lee itu stress. Bahkan Ayah Winwin mengajak Taeyong untuk tinggal bersamanya serta Winwin kalau dia tak keberatan.

__ADS_1


Tapi Taeyong menolaknya sebab dia akan pergi ke Spanyol seperti member NCT lainnya yang sudah pergi ke luar negeri.


"Nak semua anak-anak masih stay disini. Mereka tidak pergi kemana-mana. Кеnара kau bicara seperti itu?" saut Ayah nya Winwin sukses membungkam mulut Taeyong.


Pemuda Park itu terdiam tanpa tau harus menjawab apa saat itu. Dia tak tau perkataan siapa yang harus dia percayai. Semua terdengar begitu meyakinkan dimatanya.


Hingga suatu hari, Taeyong memutuskan untuk pergi ke tempat yang biasanya dijadikan kumpul member NCT. Dan alangkah terkejutnya dirinya setelah melihat didalam sana terdapat semua member NCT minus dirinya sedang bercanda dengan tenangnya. Tentu saja Haechan juga termasuk.


Mereka terlihat begitu bahagia. Saling lempar lelucon dan tertawa bersama. Tak ada raut kesedihan sama sekali dari wajah mereka. Hanya ada bahagia seakan-akan kematian ibunya tidak begitu penting bagi mereka.


Jelas sakit. Itulah yang Taeyong rasakan saat melihat semua temannya bahagia diatas kesedihannya. Rasanya begitu sakit. Apalagi setelah dia sadar kalau member NCT telah membohonginya demi menghindar darinya.


Mereka pasti ingin jauh dari anak yang terlantar sepertinya. Mereka pasti malu berteman dengannya yang mempunyai ibu seorang kepala koki di sekolah milik keluarga mereka sendiri.


Kenapa? Kenapa Taeyong bodoh sekali? Kenapa dia bisa berpikir kalau dirinya pantas bersanding dengan NCT yang notabene-nya keturunan orang kaya?


"Bodoh, dasar Taeyong bodoh! Bodoh!!!"


itulah kata-kata yang selalu ia katakan setelah sadar.

__ADS_1


Kenapa juga ia tak tau semenjak dulu?


Kenapa ia harus terjerumus sampai sejauh


ini? Ini tak adil. Jelas tak adil.


Sekarang Taeyong sadar menghilang dari mereka adalah tujuan hidupnya selanjutnya. Tapi ada satu fakta yang ia lupakan. Mungkinkah kecelakaan itu disengaja agar dirinya pergi dari kehidupan NCT yang super mewah? Mungkinkah mereka sengaja menuduh ibunya dan membuatnya jadi yatim piatu hingga ia harus pergi dengan sendirinya ?


Nggak. Dia nggak akan membiarkan kasus ini berakhir hanya karna kematian ibunya.Disini yang jadi korban itu ibunya bukan mayat murid-murid atau guru yang hangus dalam kebakaran itu. Ibunya lah korban paling menderita disini.


Taeyong berjanji dia tak akan membuat pengorbanan ibunya sia-sia. Darah harus dibayar dengan darah. Dan kematian akan dibalas dengan sama pula. Jika mereka sudah buat ibunya tiada maka Taeyong bertekad akan membuat para anggota NCT tiada.


Bukannya tanpa sebab. Target utamanya adalah para orang tua NCT unit Dream. Karena setelah kabar menghilang nya Taeyong, member NCT tidak utuh seperti dulu, namun pecah dan memberi nama baru pada grup mereka.


Kini yang peduli dengan nya hanya Jaehyun dan Haechan. Ia mulai merasa dendam pada mereka-mereka yang ia anggap teman. Dia mau mereka merasakan hal yang sama seperti dirinya. Kehilangan orang yang dicintai. Taeyong mau mereka merasakan hal menyedihkan seperti dirinya.


Untuk mewujudkan mimpinya, Taeyong bahkan rela berkerja keras supaya diri nya bisa tinggal di Korea tanpa ada yang tau keberadaan dan bergabung dengan member NCT lagi. Bukan untuk menjadi bagian mereka, melainkan pembalasan dendam.


Dia bertekad kalau semua member NCT harus tiada. Kalau perlu semua orang yang terlibat didalamnya. Semuanya harus musnah.

__ADS_1


Dia akan hidup tenang setelah dendamnya terbalaskan. Dan itu akan dimulai setelah dirinya masuk sekolah yang sama dengan mereka.


"Semangat Tae, karena di dunia ini cuma kita berdua yang saling mengerti satu sama lain" ujar Haechan ketika Taeyong mulai menyusun rencana.


__ADS_2