[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 12 – Misi Raid: Penaklukan Goblin II


__ADS_3

Tiba didalam gua ada yang tidak wajar karena pada umumnya gua memiliki ketinggian


dan lebar rata-rata 4 meter lebih dan ini hanya tinggi 2 meter dan lebar juga 2


meter


└ apa memang gua sesempit ini ┐


Elle mengeluh karena kesulitan dalam berjalan dan melangkah apalagi memegang obor di


tangannya.


└ ini adalah Magic tinggi: Dimension Change Field ┐


Flix menjelaskan kepada Elle.


└ tunggu sebentar ┐


Flix mengeluarkan botol cahaya yang diikat tali dari tasnya.


└ pakailah ini untuk penerangan ┐


Flix menyarankan menganti obor dan memberikannya kepada Elle dan Agitta.


└ ohh..terima kasih ..┐


Elle menerima saran flix mengantungkan item itu di pinggannya dan membuang obor.


Flix melihat agitta yang terdiam, dia hanya menerima item itu dan mengunakannya.


└….┐


Agitta berekpresi cemas dan ketakutan.


└ tenang saja agitta aku akan menjagamu ┐


Flix melihat agitta dan memberikan senyuman


setelah mendengar perkataan flix, agitta menegakan kepalanya dan lebih semangat.


└ ia terima kasih ┐


Agitta memberikan senyum meski didalam kecemasan.


Mereka terus berjalan dengan formasi lurus elle didepan dan flix dibelakang.


Sudah 10 menit didalam , tidak ada suara apapun tetapi tidak lama.


└IAAAAA……┐


└ LARI….┐


└ HENTIKANNNNNNN…..┐


Suara teriakan dari kelompok sebelumnya terdengar.


Membuat flix dan lainnya terkejut.


└ kalian persiapan diri ┐


Flix memberikan komando dan mengeluarkan sixshooternya.


└ baik ┐


└ ya┐


Agitta dan elle memegang senjata


Waugg…


Makhluk Coklat bertubuh setinggi satu meter dengan otot dan mengunakan topeng kayu


dengan mata dan mulut topeng.


Duar..duar…


Dari belakang flix menembakinya lebih cepat dibandinkan tendangan elle.


└terima kasih…jika aku berada di tempat lebih luas jauh lebih cepat menyerang ┐


elle merasa kesal karena situasi yang dialaminya.


└ tenang saja dan lebih berhati-hati ┐


└ ehmmm…┐


Flix memberikan saran dan Elle mengagukan kepalanya,


Ditengah agitta terdiam lagi dan flix memperhatikannya.


“ apa dia memiliki Trauma ? ”


Flix memikirkan dalam hati.


Dung..duar...


Elle mefokuskan serangan tinju dan aku memberikan dukungan dari belakang membuat satu


persatu goblin dikalahkan.


Yang berada di hadapan kami adalah goblin yang mengunakan senjata pedang pendek dan


pisau.


Masing-masing goblin memakai topeng berbeda sesuai pengunaan senjata jika mengunakan pedang


dia memiliki ekpresi cemberut jika memegang pisau mengunakan topeng senang.


└ Flix bagaimana kalau kita bertaruh mangsa ?┐


Elle menyaran flix untuk berlomba membunuh goblin,


└baiklah..aku juga tidak suka dengan monster yang suka menyerang ┐


Flix menyetujui perlombaan itu.


Mereka semakin dalam berjalan di gua.


└ lihat…ada obor disana ┐


Agitta memperhatikan yang pertama bertemu dengan kelompok lainnya.


└ayo lebih cepat kesana ┐


Elle menyarankan berjalan lebih cepat, saat tiba disana suasana horror mayat berserakan darah

__ADS_1


dimana-mana dan wanita mati mengenaskan tanpa busana.


└ kejammnya…┐


Elle mengempalkan tangannya lebih kencang dan kuat .


└ ….┐


Agitta tidak bisa berkata apa-apa dia hanya menutup mulutnya melihat itu dan menangis.


Flix memanggil 4 kain besar dengan @item menutup jasad mereka dan memanjatkan doa


dengan menutup mata berlutut di depan jasad.


Setelah beberapa menit dia membuka matanya dan memiliki ekpresi yang marah.


└ tidak akan aku maafkan ┐


Dengan nada yang marah flix berdiri dan memanggil Sixshooter satu lagi untuk tangan


kirinya. Dan dia sekarang bersenjatakan Dual Sixshooter.


Mendengar itu elle menjadi marah juga dan Agitta mengusap air matanya


└ ayo kita basmi mereka ┐


Agitta memberikan semangat kepada Flix dan elle.


└ ohhh…ayo ┐


└ yup..ayo┐


Flix dan elle menjawab agitta dan mereka melanjutkan perjalanan,


Posisi berubah flix berada di depan dan elle dibelakang.


Dengan kedua senjata flix dengan mudah membunuh goblin yang ada didepannya.


Kelompok di depannya sudah pada tewas terutama yang bersenjatakan pedang.


Kesombongan mereka diguild menjadi rasa keputusasaan.


“ ini bukan tingkat D ,tapi tingkat A”


Flix menganalisa goblin biasa tidak bisa mengunakan magic Ruang setinggi ini dan ada


dalang yang membantu mereka.


└ flix didepanmu…┐


Agitta memperingkatkan flix yang didepannya.


Sekelompok Goblin menarik panah dan menembakannya..


Flix bergegas mengeluarkan gulungan kulit dari tasnya,


<< Kyrie Eleison Scroll : Open >>


Gulungan kulit ditangan flix pecah cahaya biru menjadi skill aura putih menyelimuti Flix


dan saat panah mendekatinya terpental oleh perisai berbentuk cangkang transparant.


Menembaki semua goblin panah dengan senjata apinya secara cepat.


└ flix, itu…┐


Elle terkejut melihat skill dari  scroll.


└ Kyrie eleison pelindung suci dari skill Priest ┐


Agitta juga yang melihat itu terkejut.


└ …..┐


Flix hanya terdiam mendengar tanggapan Elle dan agitta.


Dengan diam flix perjalanan mereka berlanjut hingga ada 2 lorong disana.


Satu berjalan lurus dan satunya ke bawah.


└ hei..lihat ada tanda goblin lagi ┐


Elle melihat tanda di jalan lurus.


└ Agitta tolong keluarkan Skill Holy Light dan lemparkan ke bawah ┐


Flix meminta agitta mengeluarkan skill pencahayaan yang lebih terang, karena dia memiliki


perasaan yang janggal.


└ baik…┐


Tidak ada penolakan Agitta merapalkan skill


<< Holy Light >>


Agitta melemparkan ke bawah.


Saat bola cahaya yang sangat terang dilemparkan ke bawah


Setelah bola dilesatkan  mereka melihat goblin


yang sedang bersiaga


Duar…duar…


Flix dengan cepat menembaknya..


└ ih….aku tidak tahu kalau banyak goblin dibawah ┐


Elle terkejut melihat goblin dibawah.


Flix berlutut satu kaki melihat tanah disana, saat tanah terlihat dari penerangan


flix banyak darah yang terseret kebawah.


└ seperti yang aku duga tanda itu adalah palsu untuk menjebak para petualang dan


mereka pasti menyeret para wanita ke dalam sarangnya untuk menjadi mainan┐


Flix menjelaskan dengan serius dan nada marah.


└ dia memang tidak bisa dimaafkan ┐


Elle menjawab dengan ekpresi kesal.

__ADS_1


└….┐


Agitta tidak bisa menjawab apapun.


Flix berdiri memasukan kedua pistolnya dan menganti senjatanya dengan Shotgun: Death Bound.


└ Elle jaga disini, aku akan masuk kedalam ┐


Flix menyuruh elle dan agitta tetap diatas.


└ tapi…┐


└ tenang saja, aku akan menghabisi mereka┐


Elle merasa cemas akan tetapi flix menyakinkannya.


└ hati-hati ┐


Agitta melihat flix dengan cemas kepadanya.


└ ehmm..terima kasih ┐


Flix memegang bahu agitta dan meyakinkannya dengan senyuman.


Setelah itu flix membalikan badannya dan menambil jarak untuk merapalkan Skill dan memegang


ikat pingangnya.


<< Sight >>


Bola api mengelilingi flix saat bola api sudah muncul dan menerangi radius flix dia


berlari kebawah.


Karena flix memiliki tinggi tubuh 165 cm dengan mudah dia berlari.


Agitta memegang dadanya dengan kedua tangan melihat itu elle memegang bahu Agitta,


menyadari itu agitta melihat senyuman lebar dari elle akan keyakinannya kepada


flix yang membuat agitta lebih tenang.


Di bawah flix berlari dengan cepat.


Bung..bung…


Ledakan lebih besar dari shotgun dengan mengunakan peluru api flix bisa mebombandirkan


seluruh gua satu persatu dengan mudah di bakarnya.


Tiba di ruang bawah tanah ada Mage Goblin yang akan merapalkan sihirnya akan tetapi


berhasil dihentikan oleh tembakan flix yang lebih cepat.


Cianngg…


Dari sisi samping 3 goblin pisau melompat flix memutarkan badannya dan menembakinya


kedua goblin itu hingga terpental.


Melihat serangan ketiga goblin sekitar 10 goblin ketakutan melihat flix.


Saat flix memperhatikannya dengan wajah marahnya dia menarih nafas dalam-dalam.


└ aaahuufffff…..┐


Flix mengeluarkan nafasnya dan menjadi tenang..


Dia mengeluarkan 10 Butterfly Wing ( sebuah benda magic yang mengirimkan pengunanya


yang mereka anggap rumah ) dan melemparkan kepada mereka.


└ kembalilah kalian ke rumah kalian,jangan kesini lagi ┐


Para goblin melihat flix serta membuang senjatanya dia mengambil Butterfly wing dan cahaya


putih mengirim mereka terbang ke kampungnya.


Keadaan di gua pun menjadi tenang.


Flix melihat sarang itu ada 4 petualang wanita yang tidak mengenakan busana tanpa sekali


dan mereka memiliki pandangan yang kosong


Flix mengeluarkan kain lebar dan memberikannya kepada para wanita itu.


Tidak lama kemudian Agitta dan elle datang.


Mereka melihat para wanita petualang itu dan berlari membantu flix.


Misi Raid pun selesai flix dan lainnya kembali ke kota dengan teleport.


Flix menjelaskan kepada rufus kejadian yang ada di gua.


Pertama Rufus menyewa Seorang Sage dengan rapalannya sage menghancurkan magic Ruang


itu, Ukuran Gua itu sesungguhnya tinggi 5 meter dan lebar 4 meter.


Ia pengirim regu penyelamat untuk membawa para wanita petualang yang berada didalam gua dengan


kereta peco-peco ( monster sejenis ayam tapi sangat besar berwarna kuning dan


berparuh belang,pada jaman ini digunakan alat trasnportasi.


Selain itu rufus disana menghitung jumlah goblin yang kelompok flix bunuh untuk hadiah


yang akan diterimanya.


└ benarkah…seorang pedagang bisa bertarung seperti ini┐


Saat melihat didalam gua rufus terkejut melihat banyaknya goblin yang mati.


Salah satu prajurit kiriman rufus mendatanginya.


└ Tuan rufus, ada 124 goblin yang terbunuh dan 14 petualang tewas┐


Salah satu prajurit melapor..


Rufus menoleh ke belakang.


└ Flix siapa sebenarnya kau…┐


Rufus tersenyum lebar dan berpikiran sesuatu dalam benaknya.


                                                ♦♦♦

__ADS_1


__ADS_2