[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 21 – Pelelangan II: D-Day


__ADS_3

1 hari sebelum pelelangan flix dan lainnya berjalan-jalan di pinggiran kota alberta


karena event tahunan banyak para pedagang membuka lapaknya.


Yang berbeda dari hari biasanya seluruh barang lapak harus mengunakan pelelangan,


kita menulis harga penawaran dari harga buka barang yang di tampilkan kita


harus menaikan harga untuk membeli tunggu 1 jam dari yang ditulis jika tidak


ada penawaran lagi kita bisa mendapatkan barang itu.


Adira yang mengetahui system itu ia menulis harga di banyak barang yang dia ingini


yang membuat flix pusing melihat kelakukaan, berlari dari lapak ke lapak lain.


Sebelum pelelangan dia menghitung sendiri dana yang disiapkannya untuk pelelangan yaitu 99x 1kg gold ( 495 juta zeny ), dan 50x koin raja ( 500 juta zeny )


                                                ♦


Di bayangan bangunan beberapa orang berjubah memperhatikan mereka, ia melihat ke rekannya disebelahnya mereka mengaggukan kepala dan rekannya berlari ke sisi lainnya.


                                                ♦


Disalah satu bangunan yang tinggi Zee dengan jaket merah dengan kemeja putih terbuka dada,  memperhatikannya gerekan flix dan lain.


“ fei…persiapkan semuanya,” Ucap zee kepada wantia disampingnya.


“ yes…Father..,” jawab wanita yang di samping zee dan menghilang setelah menjawab


zee.


Fei adalah anak dari zee, sosok wanita kecil dengan kulit putih dan berwajah


chinese dengan bibir kecil merahnya serta rambut hitam dan antenna tebal yang


hingga berbentuk twin ponytail.


“ Besok…aku akan  mendapatmu


Freya…hahahahahhaa..,” ucap zee dengan tertawa terbahak-bahak.


Hingga waktu cepat berlalu hari pelelangan pun tiba…


                                                ♦


Di kamar flix dan adira mengenakan pakaian rapi, flix mengenakan tuxedo hitam dengan


dasi kupu-kupu hitam, dan adira mengenakan gaun putri kerajaan dengan


anting  dan kalung berlian, rambutnya


dijepit hingga terlihat sangat exclusive.


“ayo…,” ucap flix kepada adira yang memberikan tangannya terbuka.


“iya..ayo..,” jawab adira.


Adira berlari kecil dan mengandeng flix dengan kedua dengannya.


“ eee…..,” respon flix dengan santainya.


“ oi..oi..tunggu tangan kalian…”


Agitta yang melihat itu menegurnya dengan wajah cemberut dan melipatkan tangannya.


“aaa..iya, maaf..hihihi,” respon adira langsung melepaskan dan menaruh tangan kanan di


belakang kepala.


“ Kay..,tolong jaga agitta,”


“ serahkan kepadaku master,”


Flix melihat kay dan memberikan perintah kepadanya serta kay merespon dengan suara


lantang dan menundukan kepalanya.


“ kami brangkat..,” ucap flix dan adira berpamitan dengan agitta.


“ flix, adira , hati-hati,” ucap agitta dengan menundukan kepalanya.


Lokasi pelelangan terletak di lantai bawah tanah hotel, disana ada ruangan convertion Hall.


Saat lift terbuka mereka disambut oleh pengaman dengan mengenakan tuxedo dan


memperlihatkan kartu undangan setelah itu mereka masuk kedalam.


“banyaknya….,” ucap adira melihat banyak kursi dan tamu undangan.


Kursi merah, karpet merah, dan panggung kayu disertai tirai merah diatasnya.


Menurut informasi yang didapatkan tamu undangan ada 200 undangan yang terdiri dari


pedagang, dan para bangsawan berasal dari 4 Negara dan kerajaan aliansi,


kerajaan Prontera, kerajaan Payon, Kerajaan Amatsu, dan empire Aldebaran.


Item yang akan dilelangkan ada 100 item yang terdiri dari 3 golongan item yaitu


kualitas A, Kualitas S, dan kualitas SS.


Kualitas SSS sendiri ada 4 artefack yang akan dilelangkan yaitu Auto magic Shield Ring,


Excalibur Sword, muramasa katana dan Requiem Arc Wand.


Saat.sudah didalam mereka berdua mencari tempat duduk menurut undangan dan itu


terletak di tengah.


“ aa…syukurlah kita bisa menemukan kursi kita,” ucap adira melihat flix yang


sedang terfokus melihat daftar item.


“ Requiem Arc wand kah….,” ucap pelan saat flix melihat seluruh list item yang


akan dilelangkan, list itu diberikan pada saat baru masuk pintu.


“ artefact apa memang itu,” Tanya adira yang mendengar ucapan flix.


“ ini artefact milik raja dewata terdahulu…,”


“ mungkinkah ayahnya kak agitta…,”

__ADS_1


“ aku juga berpikiran seperti itu…,”


“ ohh…begitukah…”


Flix dan adira membahas artefact dengan serius,


Bip…….


Lampu dimatikan dan menjadi focus tersorot ke depan, disana ada rufus dengan


mengenakan jas tuxedo dan topi hitam panjang.


“ selamat datang para hadirin pedagang dan para bangsawan dari beberapa Negara


yang telah hadir di pelelangan tahunan tapi pada tahun ini sangatlah istimewa


karena kita akan melelangkan item berkulitas SS yaitu 4 artefact sekaligus.


“ohhhh….”


“ itu yang ditungggu”


Beberapa tamu berkomentar,


“ tidak hanya itu kita juga berdoa untuk para pedagang dan bangsawan yang terbunuh


beberapa pecan yang lalu maka dari itu beberapa sertifikat dagang akan kami


lelang dalam kualitas A dan S, beberapa toko berkualitas A dan dojima


berkualitas S …maka dari itu pelelangangan kami mulai”


Rufus menyelesaikan sambutannya dan membungkukan badannya setelah itu turun dari panggung.


Plok..plokk…plokk..


Sambutan tepuk tangan dengan meriah dari para tamu undangan.


Tidak lama kemudian ada seorang pemuda naik podium,


“terima kasih atas sambutan dari ketua guild..baik sekarang kita mulai dari item


pertama..”


Seorang wanita berpakaian sexy mendorong meja trolly dengan diatasnya ada sebuah item.


“ benda pertama adalah benda berkualitas A yaitu Anubis Helm, kita buka dengan harga 5


juta ….”


“ 5,5 juta,”


“ 6 juta,”


“ 8 juta,”


“ 20 juta,”


“…apa ada yang lain…jika tidak maka putus 20 juta, Anubis helm jatuh pada nomor 76.”


“ selanjutnya….”


Penawaran terus berlangsung dari satu barang ke barang lain, flix terkejut adira tertidur dan kepalanya jatuh di bahunya.


“ selanjutnya item 49, 10 sertifikat pedagang dari 3 negara,”


Host sudah menunjukan item yang di incar oleh flix, tidak hanya dia beberapa


pedagang lainya juga menantikannya.


“ baik…kita buka harga 10 juta”


“ 12 juta..,”


“ 13 juta..,”


“ 15 juta..,” ucap flix dengan mangancungkan nomornya ke atas.


Adira yang mendengarkan itu dia bangun karena suara flix.


“ 20 juta…,” ucap lawan penawarannya.


“Ahh..fuuu…30 juta…” ucap flix.


“ 50 juta…”, ucap lawannya yang tidak mau mengalah.


“ 100 juta…,” ucap flix


“oo…”


“ dia bukankah flix orang terkaya nomor 7”


“ lawan juga berat ia nomor ke 4”


“eee…”


Beberapa pengunjung membicarakan mereka,


“apa ada penawaran yang lain….1….2…3..tok.tok..tok, 10 sertifikat jatuh pada nomor 16,” ucap host.


Plok…plok…


“ horee…,” teriak adira dan langsung memeluk leher flix.


“.augw..adira..” ucap flix saat lehernya ditarik adira.


“ahh…maaf…” ucap adira bergegas melepaskan pelukannya.


“ baik..item selanjutnya item ke 50,”


Host melanjutkan tawar menawar, uang mengalir begitu saja dalam 1 jam.


“ item selanjutnya dengan kualitas S. Dojima sertifikat,”


“wow..ini dia..,”


“ siapa pun yang mendapatkannya pasti menjadi orang terkaya nomor 1”


“ kita lihat saja siapa yang bisa mengeser kedudukan Rufus”


Beberapa tamu berkomentar di depan flix.


“ baiklah para hadirin sekalian harga kita buka dengan 100 juta..”

__ADS_1


“120 juta,”


“ 200 juta,”


“ 250 juta,”


“ 300 juta,” seru flix menawarkan harga.


seorang pedagang terlihat kesal dan dia menaikan harga.


“ 400 juta,” ucap pedagang lawannya dengan lantang.


“ dasar orang rendahan,” teriakan kesal dari adira melihat lawan penawarannya.


“ 500 juta...,” seru flix melanjutkan penawaran.


“wow..wow..”


Banyak mata yang melihat flix karena itu penawaran tertinggi dari item sebelumnya


karena harga segitu biasanya untuk artefact.


“apakah ada penawaran yang lain…1….2….3.tok..tok..tok..sertifikat dojima jatuh di


tangan nomor 16,”


“iaaa….”


“selamat tuan flix”


“ selamat ”


Beberapa pengunjung di sekitar kursi flix memberikannya selamat,


Di kursi depan rufus tersenyum lebar melihat keberhasilan flix.


“ horeee….kau hebat flix,” seru adira dengan menaruh tangannya ke atas dan


teriak.


“ baiklah barang selanjutnya…”


Beberapa item berkualitas S memang sangat langka harga dalam penawarannya sangat diluar pemikiran hingga di penghujung acara.


“ baiklah…para hadirin sekalian ini acara yang kita nantikan ke empat artefact


akan di tawarkan…dengan ini saya tampilakan.”


Lampu sorot berjalan-jalan dari kiri kanan dan focus kepada keempat wantia membawa


meja satu persatu item disana hingga di panggung berjajar 4 item, Auto Magic


Shield ring, Excalibur sword, katana muramasa, dan Requiem Arc Wand.


“ baik..artefact awal kami persembahkan counter of ..”


JDUAR..JDUAR…


Sebelum host menyelesaikan pembicaraan suara ledakan dari luar pintu.


Flix, adira dan beberapa tamu lainnya melihat kearah pintu.


“ apa yang terjadi?,” Tanya adira dengan takutnya.


“ aku tidak tahu,” jawab flix.


                                                ♦


Beberapa menit sebelum ledakan, di kamar flix dan lainnya.


“tututtt..rurt..,” nyanyian agitta yang sedang masak untuk menyambut kepulangan flix dan adira.


“ uwahhh…gawat aku kurang kentang,garam juga abis,” lanjut agitta saat melihat


bahan makanannya yang kurang.


Agitta melepaskan celemeknya dan berjalan keluar pintu.


“ nona agitta anda akan kemana?,” Tanya kay yang berjaga duduk di dekat pintu.


“ aku ingin membeli bahan makanan,” jawab agitta


“baiklah saya temani,” seru kay.


“ ayo..”, jawab agitta


Agitta dan kay pergi kepasar, agitta yang dikawal oleh kay membeli kentang dan


tambahan sayuran.


“ kay, ayo kita sudah selesai,” ucap agitta.


“ baik..nona agitta,” jawab kay.


Dalam perjalanan pulang mereka melewati jalan yang kecil,


Jduar…!


Suara ledakan keras terdengar dari penginapan, agitta dan kay melihat penginapan, disana sudah penuh asap tebal dan api.


“ flix..adira…,” seru agitta dengan panicnya.


Agitta berlari dan ikuti oleh flix akan tetapi didepan mereka terdapat 2 manusia


berkepala kecoak membawa pedang yang membuat langkah mereka terhenti.


“thief bug,” ucap kay yang melangkah kedepan agitta.


“ketemu…,” ucap seseorang dari belakang mereka.


Kay dan agitta yang mendengar itu melihat ke belakang, mereka melihat sosok pria muda


dengan rambut emas dan 2 kepang disisinya warna emas dengan bersikap


memiringkan kepalanya dan mejulurkan lidahnya.


“ emperor thief bug, Golden thief bug…,” Seru kay yang berubah memasang kuda-kuda


memegang katana.


“ benar sekali….mohon kerja samanya…ma..nu…si…a..,” jawab zee dengan nada meledeknya..


                                                ♦♦♦

__ADS_1


__ADS_2