[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 8 – Vacation In Alberta x Shouleka Shop


__ADS_3

Kota alberta memang kota pedagang agitta membeli ini dan itu menurut apa yang sudah


di tuliskan dalam list.


Dijalan agitta tetap terfokus melihat catatan kecilnya.


└ sudah semua ? ┐


Flix menanyakan saat agitta terlalu focus pada catatan.


└ ehmmm…┐


Agitta mengagukan kepalanya dengan senyum.


Saat melihat jalan menuju macusuar dia merasa senang.


└ itu laut …┐


Melihat itu agitta berlari kearah jalan macusuar.


└ mo…┐


Flix mengejarnya..


Setibanya di jalan bundaran macusuar agitta menari memutarkan badannya dengan membentangkan


tangannya dan melihat keatas.


Anginn kencang meniup mereka berdua terutama agitta yang membuat rambut berkibar oleh


angin.


 


Tidak lama kemudian agitta menghentikan tariannya dan berdiri menghadap flix dengan


memegang rambut panjang gelombangnya karena tiupan angin dan dia tersenyum


menghadap flix.


└  Bagaimana Indah bukan laut ini ┐


Agitta menanyakan pemandangan yang berada di sekitar mereka.


Agitta melihat flix yang sedang memegang jantungnya yang berdetak kencang.


“ mungkinkah aku jatuh hati kepada agitta ”


Flix berkata dalam hatinya tentang perasaannya.


└ oiiiiiii…flix ┐


Agitta menegur flix yang terdiam.


└ aa..iya cantik ┐


Flix menjawab dengan reflek dan saat menyadari ucapannya ia menutup mulutnya.


└ benar…laut ini sangat cantik ┐


 Agitta membalikan badannya ke laut dan membentakan tangannya, menutup matanya dan


menghirup udara laut itu.


                                                ♦


Setelah flix dan agitta bersantai di macusuar mereka berjalan kembali.


Krungkkkk…


└ ehe….┐


Agitta terawa kecil saat mendengar suara flix yang berbunyi.


└  maaf…agitta cari tempat makan ┐


Dengan nada yang pelan dan menundukan kepalanya karena malu.


Melihat malunya flix, agitta hanya tertawa.


└ WANITA RENDAHAN CEPAT BAYAR UTANGMU KALAU TIDAK AKU AKAN HANCURKAN TEMPAMU ┐


Suara kasar dan kencang terdengar sampai lokasi flix dan agitta berada.


Mendengar itu mereka melihat ke depan ada kerumunan orang yang sedang berkumpul disana.


Flix dan agitta saling bertukar pandang, mereka hanya mengagukan kepala dan berlari


menembus kerumunan dan hingga di depan dekat lokasi suara itu.


Mereka melihat seorang wanita berambut pendek dengan warna hitam yang pasrah dan


meneteskan air matanya di dekat pintu tokonya dan satu pria kurus sedang


disamping wanita itu dan dia yang memakinya sedangkan ada 3 pri lagi yang


mengacak-acak toko wanita itu.


└ hei…gadis kecil cepat bayar, kalau tidak aku jual tokomu dan kamu akan ku


jadikan budak┐


Pria kurus di dekat gadis mengancamnya.


└ uuh..tolong beri aku waktu..┐


Gadis itu berbicara dengan air mata di pipinya.


Melihat itu ekpresi agitta menjadi kesal dan ia melangkah maju.


Akan tetapi langkahnya dihentikan oleh flix,ia memegang bahunya,


Menyadari itu agitta melihat flix.


└ mundurlah…serahkan kepadaku ┐


Dengan senyuman manis flix memberikan saran agitta untuk mundur.


Tanpa ada respon apapun agitta terdiam dan flix melangkah maju menghampiri para pria


itu.


└ permisi…┐


Flix menyapa pria dan wanita di pintu.


└ BOCAH..KAU MAU APA? ┐


Pria melangkah dan mendekati wajah flix untuk mengancamnya.


└aku teman pedagang ingin memberikan pinjaman untuk


membayar utang ┐


Dengan ekpresi tenang flix berbicara dengan pria kurus itu.


└ BOCAH KAU PIKIR KAU SIAPA….KALIAN BERI PELAJARAN KEPADA ┐


└ BAIK..BOSS ┐


Pria kurus memerintahkan kepada 3 pria yang ada di toko, dan mereka bertiga


melaksanakan perintah.


3 pria di toko keluar mengeluarkan pedang dan pisau.


Flix pun mengeluarkan sixshooternya dan pelurunya


*<< Equip Goe Bugs Bullet >>**


( peluru serangga yang memiliki efek melumpuhkan targer selama


5 menit)


Saat flix mengeluarkan pistol 3 pria itu sempat takut melihat.


└ APA YANG KALIAN LAKUKAN, SERANG DIA ┐


Pria kurus tetap memerintahkan ketiga pria yang di toko itu.

__ADS_1


Mereka saling bertukar pandang.


└ HIYAAAAAAAAAAAA…….┐


└YAAAAAAAAA….┐


Ketiga pria itu  maju menyerang secara bersamaan,


└ yare..yare…kalian takut kepada pria kurus..┐


Flix meledek kepada 3 pria itu.


Serangan 3 pria itu semakin dekat, flix menodong pistolnya dan menarik pelatuknya.


Duar…duar..duar….


3 peluru dilesatkan peluruh serangga menempel di dada ketiga 3 pria itu membuat senjata


mereka terjatuh begitupun diri mereka terjatuh kaku dan tidak bisa bergerak.


 └HIIII….┐


Pria kurus marah dan takut membuat dia termeringis dan melangkah mundur.


└ kamu ingin melanjutkan transaksi atau kau mau menyerang ┐


Flix melakukan negosiasi kepada pria kurus itu.


└ SIAPA KAU SEBENARNYA….? MERCHANT ATAU GUNSLINGER ┐


Dengan ekpresi ketakutan pria kurus menanyakan kelasnya pada flix.


└ aku teman pedagang wanita itu dan ingin membayar utangnya ┐


Flix memperkenalkan dirinya kembali.


└ denganku..? bayar utang ? ┐


Mendengar flix wanita yang didekat pintu merasa bingung dengan ucapan flix.


└ hahaa…baiklah jika begitu utang pokoknya 50.000 zeny dan bunga 300.000 zeny,


bagaimana kau bisa membayarnya ?┐


Dengan ekpresi sedikit cemas pria kurus itu meledek flix,


Cling…cling


└ itu ambilah ┐


Flix melemparkan 3 W.gold coin , 5 Gold coin, dan 1 silver coin,


└ he….┐


Pria kurus terkejut coin sebeharga itu dilempar oleh flix dengan mudahnya.


└ oiya…1 silver tips untukmu ┐


Flix meledeknya dan coin yang diberikannya.


└ baiklah aku pergi ….┐


Pria kurus itu mengambil coin-coin yang berjatuhan,


└ KALIAN AYO PERGI ┐


Pria kurus itu memerintahkan kepada 3 pria itu yang lumpuh berlahan mereka bisa bangun lagi karena efeknya sudah hilang dan mengikuti pria kurus itu.


└ wanita rendahan urusan kita sudah selesai..kau beruntung ┐


Pria itu berbicara kepada wanita berambut pendek itu dan pergi dengan 3 pria itu.


Saat pertaruangan berakhir agitta berlari ke wanita yang berada di pintu itu.


└ kau tidak apa-apa ┐


└ aku tidak apa-apa ┐


Meski wanita itu berkata-kata tidak apa-apa, agitta melihat luka lecet dan di kakinya


berdarah, melihat itu agitta bergegas merapalkan skill.


Karena skill itu seluruh luka lecet terobati.


└ eee…terima kasih nona ┐


Wanita itu berkata kepada agitta.


└ jangan panggil aku nona ,Aku agitta seorang acolyte dan dia Flix seorang


pedagang ┐


Agitta memperkenalkan dirinya dan flix yang berdiri dibelakangnya.


└ hei…salam kenal aku flix ┐


Flix menundukan kepalanya dan berkenalan.


Wanita itu bergegas berdiri…


└ terima kasih kepada Nona Agitta dan tuan flix telah membantuku, aku Lin


Shouleka pemilik dari toko ini, pembayaran tadi pasti


kami akan bayar┐


lin memperkenalkan dirinya dan menundukan kepalanya kepada agitta dan flix.


└ kau tidak perlu memikirnya…┐


Flix bingung ingin menjawab apa..


└ KAU…JANGAN MEGANGGU ADIKKU ┐


Seorang gadis berambut biru muda panjang berlari kencang berpakaian jubbah kebawah tapi tanpa lengan baju


dan mengenakan celana panjang lebar.


Mendengar itu flix, agitta , dan lin melihat wanita itu.


<< Flying…Kick >>


Tendangan terbang dilesatkan oleh wanita itu terbang menuju tubuh flix.


└ ehhee….┐


Flix hanya terdiam melihatnya dan dia terpental oleh serangan.


└ uwaaaaa..┐


└hmmm…rasakan ┐


Dengan bangga wanita itu mengatakannya.


└ eeeeeeeeeeee………..┐


Agitta hanya bisa berekpresi aneh…


└ apa yang kakak lakukan ? ┐


Lin berdiri dan memarahi kakaknya.


└ eeh..memang kenapa? ┐


Wanita itu bingung dengan sikap adiknya dan disisi lain flix terjatuh dengan rasa pusing…


└ah maaf…..┐


                                                ♦


Barang-barangtoko yang berantakan dirapihkan oleh lin dan semuanya sesuai rapih mereka


berempat duduk di meja dan berbincang disana.


└ Tuan flix,aku tidak tahu dan maafkan aku….maaf…┐


Wanita berambut panjang itu terus menerus menundukan kepalanya untuk meminta maaf.


└ tolong maafkan kakakku ┐

__ADS_1


Lin juga meminta maaf atas kesalahan kakaknya.


└ sudahlah aku juga yang salah tidak menjelaskan kepadamu ┐


Flix menjelaskan dan maafkannya dengan tangan kanannya yang memegang benjolan di kepalanya.


└ terima kasih kau memang bijaksana ┐


wanita itu melanjutkan pembicaraannya


└ perkenalkan aku Elle Shouleka,kakak dari Lin ┐


└ aku agitta ┐


└ aku flix ┐


Elle melanjutkan pembicaraannya lagi dan Mereka saling berkenalan….


└ oiya…bagaimana kalau aku memasakan sesuatu yang special untuk kalian berdua ┐


Elle mengeluarkan idenya.


└eee..jadi kau bisa masak ┐


Flix mengatakan dalam nada meledek.


└ tentu…kau akan tahu betapa enaknya masakanku ┐


Elle memamerkan kemampuannya.


Setelah berkata itu dia kembali ke dapur.


└ sekali aku ucapkan terima kasih tuan flix dan nona agitta ┐


Lin menundukan kepalanya lagi …


└ jangan panggil aku pakai tuan, Flix saja ┐


└ yup…begitu pun aku ┐


Flix dan agitta menyarankan kepada lin untuk mempererat pertemanan mereka.


└ baiklah..Flix, agitta┐


Lin menerima saran dari flix dan agitta


Flix dan agitta hanya tersenyum di kepada lin.


└ dan bagaimana kalian bisa terlibat hutang sebanyak itu ┐


Agitta penasaran dengan kejadian yang menimpa lin dan elle.


└ beberapa tahun yang lalu kami tinggal dikota besar Comodo akan tetapi disana


ayah kami mengalami kebangkrutan sejak saat itu dia menjadi penjudi dan pemabuk


melihat itu ibu kami tidak bisa menahan akan kelakuan dari ayah. Ibu kami


memutuskan untuk pindah rumah ke alberta kota yang jauh untuk melupakan masa


lalu dengan membawa aku dan Elle, ibu dan kami bekerja banting tulang untuk


membangun sebuah toko di kota ini, akan tetapi 2 tahun yang lalu aku mendapatkan


kabar dari salah satu pedagang teman ibu kami bahwa ayah kami telah meninggal


dunia, kabar itu membuat ibu kami stress dan terpuruk, setelah mendengar ayah


kami yang sudah meninggal dunia beberapa orang datang mengatakan bahwa ayah


kami memiliki hutang yang sangat banya dan karena itu juga ibu kami menjadi


bekerja lebih keras dibandingkan sebelumnya yang membuatnya kelelahan dan


sakit-sakitan yang menyebabkan beliau meninggal dunia 1 tahun yang lalu sejak


saat itu aku dan elle belajar untuk hidup sendiri dan menyicil hutang-hutan


kami ┐


Lin menjelaskan dengan tetesan air mata di pipinya.


└ sekarang sudah tidak ada masalah bukan ? ┐


Agitta menghiburnya dan memberikan sapu tangan kepadanya.


└ terima kasih agitta…┐


Lin merespon kebaikan dari agitta.


Agitta hanya tersenyum manis menjawabnya.


Tidak lama kemudian elle datang membawa nampan dengan beberapa masakan dan minuman di


kedua tangannya.


└ sudah cerita sedihnya sekarang coba masakanku ini? ┐


Elle berkata dan menyiapkan makanan di meja.


└ terima kasih…terlihat enak ┐


Flix menilai ntestur makanannya dan minuman di depannya.


└ ooo…memang terlihat lezat ┐


Agitta juga menilainya.


└ jangan hanya melihat coba kalian rasakan ┐


Sesuai menyiapkan makanan elle duduk diantara mereka, dan menyuruh mereka untuk makan.


└ baik…aku makan…┐


└ aku makan ┐


Flix dan agitta memakan sesuap masakannya. Elle dari samping melihat mereka makan dan


mengharapkan penilaian yang terbaik.


└ bagaimana enak? ┐


Elle tidak sabar untuk dinilai dalam hal rasa.


└ ehhmmm…ini enak sekali ┐


└ benar..ini memang enak ┐


Flix dan agitta memuji rasa masakan elle.


└ benarkah terima kasih ┐


 


Elle merasa senang dengan pujian flix dan agitta.


Makanan yang elle masak cukup banyak hingga membuat flix dan agitta kekenyangan dan agitta


meminta beberapa cemilan dan kue untuk Acolyte lainnya di gereja juga untuk


kepala Priest zena.


Lin dan elle tidak masalah dengan itu mereka saling membantu untuk membuatkan makanan


sedangkan flix dan agitta membantu merapihkan yang masih berantakan.


Disaat hari sudah semakin malam dan masakan untuk Acolyte dan  zena sudah siap mereka pulang dan flix ingin


membayar makanan mereka tapi lin dan elle menolaknya dan mengatakan itu sebagai


balas budinya dan ikatan pertemanan.


Flix menghargai itu dan mereka berpamitan pulang ke Gereja prontera.


Sesampainya disana kepala zena dan lainnya menerima kue itu dan memakannya bersama-sama..


Dan begitulah liburan Flix dan Agitta berakhir….


                                                ♦♦♦

__ADS_1


__ADS_2