![[Drop] Another Life In Ragnarok System](https://asset.asean.biz.id/-drop--another-life-in-ragnarok-system.webp)
Ini adalah pertama kalinya Agitta menunjukan kemampuannya memegang pusaka atau artefact Requiem Arc Wand. Sebuah tongkat sihir kecil warisan dari ayahnya Raja Dewata. Beberapa waktu yang lalu dalam perjalanannya mereka berlatih terutama Agitta. Ia mencoba pertama kali nya pada sebuah pohon.
Kemampuan pusaka itu telah dilihat oleh Agitta pada saat kecilnya. Ia menaruh tongkat lurus pada wajahnya dan berkonsentrasi dalam pikirannya. Tidak lama kemudian dia meluruskan tongkatnya.
*Fire Lizard*
Kadal bertubuh api terbentuk disana dengan
mengunakan tongkatnya Ia mengendalikan kadal itu dan membakar pohon itu hingga
menjadi abu.
“ kau berhasil,” Seru memuji Flix yang dibelakang agitta.
Agitta yang mendengar pujian dan melihat
keberhasilannya. Ia sangatlah senang sampai membentakan kedua tangannya keatas
berbalik dan memeluk flix.
“ ehh. Agitta,” seru pelan flix.
“ ehh,” ucap malu agitta.
Ia bergegas melepaskan pelukannya dan tersenyum malu. Mulai saat itulah agitta melatih kemampuannya untuk menjadi Artefact master bukan Priest ataupun Sage.
♦
Setelah api dipadamkan para archer memeriksa kedalam apakah masih ada penyimpanan makanan yang belum terbakar karena gedung yang terbakar itu adalah gedung penyimpanan makanan. Tidak lama kemudian para prajurit itu keluar dari gedung yang terbakar itu tidak membawa apapun mereka hanya mengelengkan kepalanya dan meminta maaf.
Wajah Ryun No berubah menjadi cemas dan kemarahan tampak dari ekpresinya.
“ SIAPA YANG MELAKUKAN INI,” teriak marah Ryun No kepada warga disana.
Wajah para warga ketakutan dan cemas karena itu adalah penyimpanan untuk mereka hidup jika ada yang mengaku maka hukumannya adalah kematian. Flix membantu melihat ekpresi para warga dengan energy forcenya Ia melihat gerakan yang mencurigakan karena mengunakan kecepatan 1.5x dapat ditemukan sosok pria paruh baya karena itulah flix menghampirinya.
“ Hai tuan. kenapa kau melakukan itu?,” kata Flix kepada pria paruh baya itu.
Pria tua itu pun terkejut ketika ditegur oleh Flix. Badannya gementar serta wajahnya berubah penuh ketakutan saat mendengarkan
ucapan flix. Ryu No yang mendengar pernyataan Flix menghampiri pria paruh baya
itu.
“ APA MEMANG KAU YANG MELAKUKANNYA,” seru kencang
Ryu No kepada pria paruh baya itu.
Wajah pria itu semakin ketakutan karena tidak dapat menahan tekanan emosinya ia berlutut di hadapan Ryu No dan Flix.
“ Tuan. Ampuni saya keluarga saya berada di Ibukota payon jika aku tidak melakukannya keluargaku akan dibunuh oleh Klan Chae Won,” Kata tangis dari pria paruh baya itu.
Ryun No terkejut bahwa Klan Chae won terlibat didalamnya. Setelah Ryun No mendengar akan hal itu Ia mencabut pedangnya dan akan memegalnya dalam kondisi pria paruh baya itu berlutut akan tetapi gerakan Ryun No dihentikan oleh flix. Ryun No melihat Flix mengelengkan kepalanya karena melihat ketenangan Flix Ryun No menarik kembali pedangnya dan
__ADS_1
menyarungkannya.
Setelah Flix menghentikan gerak Ryun No. Ia
menghadap Pria paruh baya itu dan mengambil 10 Gold Coin dan diberikannya
kepada pria paruh baya itu.
“ Tuan. Benarkah ini diberikan kepada saya,”
“ Benar. Tapi dengan syarat. Kau harus melaporkan bahwa misi berhasil membakar gudang dan Pangeran Ryun No teracuni,”
“ ehh. Apa aku harus melakukan itu?,”
“ lakukan kecuali kau ingin mati disini,
Pria itu serta lainnya terkejut saat flix membuat strategi itu meskipun begitu pria paruh baya itu tidak bisa berkata apa-apa
hanya mendengarkan dan mematuhi perintah flix . Ia berdiri kembali dan berlari
keluar perbatasan pada saat itu hari masih siang para zombie bersembunyi dalam
kegelapan.
Permasalahan Pelaku pembakaran berakhir. Ryun No sudah bisa tenang dan mengajak
kembali flix untuk mendiskusikan langkah selanjutnya. Mereka kembali ke ruangan
rapat yang sebelumnya mereka membahas sesuatu disana.
Flix menjelaskan dengan detail karena ia membaca beberapa buku tentang payon terutama adalah barang-barang accessory Nya. Ada barang yang digunakan oleh Ryun No yang menyimbolkan bahwa dia adalah pangeran yaitu tanda naga Giok. Ryun No terkagum karena pengetahuan yang luas dari Flix.
Permasalahan berikutnya adalah bahan pangan kedepan untuk mengatasi kelaparan dan kekurangannya bahan makan di perbatasan. Disaat mendengarkan itu Flix izin untuk berdiri dan meluruskan kearah lantai. Ryun No yang dari samping bingung apa yang sedang dilakukan Flix.
*Ad Item 1 sack gandum*
Rapalan flix yang mewujudkan satu karung gandum penuh melalui cahaya biru disaat cahaya itu menghilang karung disana terlihat
jelas.
Ryun No terkejut dan mencoba membuka karung itu serta memeriksa didalamnya. Ia membuka matanya dengan lebar.
“ Ini benar-benar gandum,” kata kagum Ryun No.
Ryun No sangatlah bersyukur dengan suka rela flix mewujudkan 6 sack Rice, 10 sack Gandum, dan 1 sack salt. Dalam jumlah segitu menurut Ryun No itu cukup untuk 10 hari kedepan.
Setelah menata bahan makanan disana Ryun No berpikir sesuatu. Ia menghadap flix dan menundukan kepalanya.
“ Tuan Flix bisa kau menemani ke Payon ada sesuatu yang harus aku lakukan,” Ucap Ryun No.
Flix menegakan kembali badan Ryun No dan tersenyum kepadanya.
“ Sudah aku katakan Tujuanku juga ke Payon. Jadi bukankah kita sejalan,”
__ADS_1
“ Terima kasih Tuan Flix,”
“ Jangan panggil aku Tuan Flix. Flix saja oke,”
Ryun No dan flix saling bertukar senyum. Keesokan paginya Ryu No bersama Flix, Agitta, dan Kay pergi ke Payon dengan tunggangan kuda. Menungangi kuda adalah sesuatu yang baru akan tetapi untuk mengisi waktu dalam perjalanan ke payon Flix belajar untuk hal itu. Sebelum berangkat perjalanan
mereka dihadang oleh Yu Ri karena itu Ryun No berhenti sejenak dan menghampiri
Yu ri.
Ryu No melihat wajah Yu ri yang penuh kecemasan dengan keberangkatannya.
“ Tuan apakah anda akan kembali? Jika Tuan ke Payon mungkin tuan akan mati? ,” Kata Yu ri.
Ryu no yang melihat itu kecemasan itu. Ia memegang tangan kedua tangan Yu Ri.
“ Tenang saja aku tidak akan mati dan percayalah aku akan menjemputmu untuk dibawa ke Istana,” ucap janji Ryun No.
Wajah Yu ri memerah saat mendengarkan hal itu hingga dia tidak bisa berkata apapun dan memalingkan wajahnya kesamping. Ryu No
tersenyum melihat sikap malu Yu ri setelah itu Ryu no meluruskan wajah Yu ri dengan tangan kananya lalu menciumnya tepat pada bibir.
Flix serta lainya yang masih berada diatas kuda memalingkan wajahnya secara serempak disaat melihat moment itu. Flix, Agitta, dan Kay mereka saling menatap dan tertawa kecil.
♦
Di tempat yang lain pria paruh baya itu tiba
disebuah rumah tradisional Payon yang sangatlah luas sedang berlutut di depan pintu
rumah Seorang bangsawan Klan Chae Won. Tidak lama kemudian Pria paruh baya yang
tidak asing yaitu menteri yang membuat pasukan zombie datang di hadapannya.
“ Tuan. Aku telah berhasil membakar gudang
penyimpanan dan meracuni Pangeran Ryun No,” ucap Pria yang berlutut di hadapan
menteri itu.
“ kerja bagus,” ucap menteri.
Menteri itu melihat prajuritnya yang berada di
belakang pria berlutut itu dan memberikan kode dengan mengelengkan kepalanya
sekali setelah itu dia berbalik badan. Prajurit di belakang pria yang berlutut itu menghunuskan pedangnya dan memenggal kepala pria yang berlutut itu.
“ Tuan. Bagaimana dengan keluarganya?,” ucap prajurit setelah memenggal pria didepannya.
“ Jadikan mereka Budak,” jawab menteri.
“ Ya aku mengerti,” sambung jawab Prajurit.
__ADS_1
♦♦♦