![[Drop] Another Life In Ragnarok System](https://asset.asean.biz.id/-drop--another-life-in-ragnarok-system.webp)
Flix masuk bersama lainya kedalam academy. Flix
disana melihat sebuah bangunan yang luas dengan kramik marmer coklat dihiasi
motif-motif emas di dindingnya. Jika Flix melihat ke atas ada bendera
bergambarkan burung dengan berbagai jenis potion di sekelilingnya.
Academy sudah memiliki banyak murid dan di sisi
dinding ada sebuah Lingkaran sihir. Flix melihat murid keluar masuk dari
lingkaran sihir itu. Flix menanyakan kepada Qiu dan Ia menjawab itu adalah
Magitek ( Magic teknologi ) yang berfungsi sebagai lift dengan berbagai tempat
sesuai dengan keinginan. Lalu ditengahnya ada sebuah lingkaran besar disana
adalah pusat lift yang menunju semua akses Academy.
Flix diantarkan ke ruangan Kepala Sekolah, Mereka
masuk dan melihat Sosok Pria Paruh Baya dengan rambut msh hitam akan tetapi ia
memiliki keriput di wajahnya yang sedang duduk di meja panjangnya.
“ Qiu. Kau datang,” ucap Kepala Sekolah.
“ Ya.. Saya terlambat Pak. Tapi bersyukur ada Tuan
Star yang menyelamatkan Desa,” ucap Qiu
Kepala Sekolah itu melihat Flix dengan senyuman
bangga.
“ Begitukah. Saya ucapkan terima kasih,” ucap Kepala
Sekolah dengan menundukan kepalanya.
“ Tenang saja. Bukankah sudah seharusnya Kita tolong
menolong terutama dalam keadaan seperti itu,” ucap Flix.
“ Hahaha.. Kau memang anak yang baik Tuan Star.”
Ucap tawa Kepala sekolah.
Setelah itu Kepala sekolah menyuruh Qiu untuk
mengambilkan Minuman dan beberapa kue. Sehingga hanya mereka berdua. Kepala
Sekolah berdiri dari kursinya dan duduk bersama di sofa tamu.
“ Tuan Star.. bukan Tuan Flix. Perkenalkan Saya
Chival. Ada keperluan apa Anda ke Academy?” Ucap Kepala Sekolah.
Flix terkejut saat Kepala Sekolah Chival mengenali
dirinya.
“ Kepala Sekolah Chival. Anda mengenali Saya,” ucap
__ADS_1
Flix.
“ Benar. Aku berada di Alberta pada Saat pelelangan
berlangsung,” ucap Kepala Sekolah.
Kepala Sekolah menajamkan pandangannya kepadaku,
“ Tuan Flix sebenarnya apa yang kau lakukan selama
10 tahun ini?” ucap Kepala Sekolah.
“ Maaf tapi sebelum itu aku ingin tahu Apa saja yang
terjadi 10 tahun ini?” ucap Flix.
“ Pengabungan 9 Dunia,” ucap Kepala Sekolah.
“ Apa Maksudnya?” Tanya Flix.
Kepala Sekolah Chival menjelaskan pada waktu jaman
penciptaan Tiga Dewi Agung yang menguasai Takdir dunia mereka disebut Dewi
Nord. Tiga Dewi Agung itu adalah Urd ( Dewi Pemegang Takdir Masa Lalu ), Dewi
Verdandy ( Dewi Pemegang Takdir Masa Sekarang ), dan Dewi Skuld ( Dewi Pemegang
Takdir Masa Depan ).
Ketiga dewi tersebut menciptakan dunia berupa pohon
yang besar disebut Pohon Kehidupan Yggdrasil. Pada urutan Pohon itu dunia yang
Dunia Para Manusia ), Jotunheim ( Dunia Para Raksasa ), Alfheim ( Dunia Para
Elf dan Peri ), Niflheim ( Dunia Para Dwarf dan Para Penemu ), Helfheim ( Dunia
Bawah Tanah ), Muspelheim, Vanaheim dan Svartalfheim.
Ketiga Dewi Nord menciptakan sebuah pedang yang
membatasi antara 9 Dunia tersebut. Akan tetapi 50 Tahun yang lalu Pedang
tersebut dicuri karena itu gerbang pembatas terbuka. Para Pasukan Dunia lain
mulai meraja rela ingin menguasai Dunia Midgar dan menyerang Dunia Asgard.
Flix mencurigai sesuatu yang berbeda dari Akademy
baik dalam technology dan cara mereka berpakaian berbeda dengan penduduk
Prontera.
“ Kepala Sekolah Chival, Aku berpikir kau juga bukan
dari dunia Midgard,” ucap Flix.
Chival yang mendengar ucapan Flix ia tertawa dengan
senangnya.
“ Seperti yang dikatakan oleh banyak orang Tuan Flix
__ADS_1
memang orang yang sangat Pintar,” ucap Chival.
“ Lalu darimanakah Anda Kepala Sekolah Chival? ”
Ucap Flix.
“ Sebenarnya bukan Aku yang ke Duniamu, tapi kau
yang datang ke dunia Kami,” ucap Chival.
Flix terkejut bahwa dirinya terbawa di dunia yang berbeda dengan Agitta dan
lainnya.
“ Benarkah. Lalu ini Dunia apa?” tanya Flix.
“ Vanaheim disebut juga Dunia Rune ( Magic dengan
Simbol ),” Ucap Chival.
“ Ahh .. Begitukah,” ucap Flix.
Flix tidak begitu terkejut dengan apa yang terjadi
kepadanya akan tetapi Ia berpikir mampukah bertemu dengan Agitta dan lainnya.
Flix menghela nafas panjang dan menerima keadaan yang dia alaminya.
Setelah berbincang panjang Qiu datang dengan membawa
Kopi dan beberapa makanan kecil dari atas nampan dan menyajikannya kepada Flix
dan Chival. Setelah Qiu menyajikan makanan dan minumannya, Dia bergegas keluar
Ruangan.
Flix dan Chival meminumnya dan memakan cemilan yang
dibawa oleh Qiu. Sesudah Makan dan minum Chival menatap serius kepadaku.
“ Tuan Flix. Aku ingin meminta bantuan darimu! ”
ucap Chival.
“ Apa itu?” ucap Flix.
“ Jadilah pengajar disini,” ucap Chival.
“ Eee…” ucap Flix dengan datar.
***
[ rYz: makasih ya guys sudah membaca novelku. Maaf
ya jika ini cerita lebih pendek juga telat. Hehehe.. Salam
__ADS_1
Literasi ]