[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 47 - Academy Lighthazel


__ADS_3

Flix masuk bersama lainya kedalam academy. Flix


disana melihat sebuah bangunan yang luas dengan kramik marmer coklat dihiasi


motif-motif emas di dindingnya. Jika Flix melihat ke atas ada bendera


bergambarkan burung dengan berbagai jenis potion di sekelilingnya.


Academy sudah memiliki banyak murid dan di sisi


dinding ada sebuah Lingkaran sihir. Flix melihat murid keluar masuk dari


lingkaran sihir itu. Flix menanyakan kepada Qiu dan Ia menjawab itu adalah


Magitek ( Magic teknologi ) yang berfungsi sebagai lift dengan berbagai tempat


sesuai dengan keinginan. Lalu ditengahnya ada sebuah lingkaran besar disana


adalah pusat lift yang menunju semua akses Academy.


Flix diantarkan ke ruangan Kepala Sekolah, Mereka


masuk dan melihat Sosok Pria Paruh Baya dengan rambut msh hitam akan tetapi ia


memiliki keriput di wajahnya yang sedang duduk di meja panjangnya.


“ Qiu. Kau datang,” ucap Kepala Sekolah.


“ Ya.. Saya terlambat Pak. Tapi bersyukur ada Tuan


Star yang menyelamatkan Desa,” ucap Qiu


Kepala Sekolah itu melihat Flix dengan senyuman


bangga.


“ Begitukah. Saya ucapkan terima kasih,” ucap Kepala


Sekolah dengan menundukan kepalanya.


“ Tenang saja. Bukankah sudah seharusnya Kita tolong


menolong terutama dalam keadaan seperti itu,” ucap Flix.


“ Hahaha.. Kau memang anak yang baik Tuan Star.”


Ucap tawa Kepala sekolah.


Setelah itu Kepala sekolah menyuruh Qiu untuk


mengambilkan Minuman dan beberapa kue. Sehingga hanya mereka berdua. Kepala


Sekolah berdiri dari kursinya dan duduk bersama di sofa tamu.


“ Tuan Star.. bukan Tuan Flix. Perkenalkan Saya


Chival. Ada keperluan apa Anda ke Academy?” Ucap Kepala Sekolah.


Flix terkejut saat Kepala Sekolah Chival mengenali


dirinya.


“ Kepala Sekolah Chival. Anda mengenali Saya,” ucap

__ADS_1


Flix.


“ Benar. Aku berada di Alberta pada Saat pelelangan


berlangsung,” ucap Kepala Sekolah.


Kepala Sekolah menajamkan pandangannya kepadaku,


“ Tuan Flix sebenarnya apa yang kau lakukan selama


10 tahun ini?” ucap Kepala Sekolah.


“ Maaf tapi sebelum itu aku ingin tahu Apa saja yang


terjadi 10 tahun ini?” ucap Flix.


“ Pengabungan 9 Dunia,” ucap Kepala Sekolah.


“ Apa Maksudnya?” Tanya Flix.


Kepala Sekolah Chival menjelaskan pada waktu jaman


penciptaan Tiga Dewi Agung yang menguasai Takdir dunia mereka disebut Dewi


Nord. Tiga Dewi Agung itu adalah Urd ( Dewi Pemegang Takdir Masa Lalu ), Dewi


Verdandy ( Dewi Pemegang Takdir Masa Sekarang ), dan Dewi Skuld ( Dewi Pemegang


Takdir Masa Depan ).


Ketiga dewi tersebut menciptakan dunia berupa pohon


yang besar disebut Pohon Kehidupan Yggdrasil. Pada urutan Pohon itu dunia yang


Dunia Para Manusia ), Jotunheim ( Dunia Para Raksasa ), Alfheim ( Dunia Para


Elf dan Peri ), Niflheim ( Dunia Para Dwarf dan Para Penemu ), Helfheim ( Dunia


Bawah Tanah ), Muspelheim, Vanaheim dan Svartalfheim.


Ketiga Dewi Nord menciptakan sebuah pedang yang


membatasi antara 9 Dunia tersebut. Akan tetapi 50 Tahun yang lalu Pedang


tersebut dicuri karena itu gerbang pembatas terbuka. Para Pasukan Dunia lain


mulai meraja rela ingin menguasai Dunia Midgar dan menyerang Dunia Asgard.


Flix mencurigai sesuatu yang berbeda dari Akademy


baik dalam technology dan cara mereka berpakaian berbeda dengan penduduk


Prontera.


“ Kepala Sekolah Chival, Aku berpikir kau juga bukan


dari dunia Midgard,” ucap Flix.


Chival yang mendengar ucapan Flix ia tertawa dengan


senangnya.


“ Seperti yang dikatakan oleh banyak orang Tuan Flix

__ADS_1


memang orang yang sangat Pintar,” ucap Chival.


“ Lalu darimanakah Anda Kepala Sekolah Chival? ”


Ucap Flix.


“ Sebenarnya bukan Aku yang ke Duniamu, tapi kau


yang datang ke dunia Kami,” ucap Chival.


 


 


 


 


Flix terkejut bahwa dirinya terbawa di dunia yang berbeda dengan Agitta dan


lainnya.


“ Benarkah. Lalu ini Dunia apa?” tanya Flix.


“ Vanaheim disebut juga Dunia Rune ( Magic dengan


Simbol ),” Ucap Chival.


“ Ahh .. Begitukah,” ucap Flix.


Flix tidak begitu terkejut dengan apa yang terjadi


kepadanya akan tetapi Ia berpikir mampukah bertemu dengan Agitta dan lainnya.


Flix menghela nafas panjang dan menerima keadaan yang dia alaminya.


Setelah berbincang panjang Qiu datang dengan membawa


Kopi dan beberapa makanan kecil dari atas nampan dan menyajikannya kepada Flix


dan Chival. Setelah Qiu menyajikan makanan dan minumannya, Dia bergegas keluar


Ruangan.


Flix dan Chival meminumnya dan memakan cemilan yang


dibawa oleh Qiu. Sesudah Makan dan minum Chival menatap serius kepadaku.


“ Tuan Flix. Aku ingin meminta bantuan darimu! ”


ucap Chival.


“ Apa itu?” ucap Flix.


“ Jadilah pengajar disini,” ucap Chival.


“ Eee…” ucap Flix dengan datar.


                                                            ***


[ rYz: makasih ya guys sudah membaca novelku. Maaf


ya jika ini cerita lebih pendek juga telat. Hehehe.. Salam

__ADS_1


Literasi ]


__ADS_2