[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 28 – Penyelamatan Agitta II : Petarungan MVP


__ADS_3

Flix, Kay dan Yui tiba di lantai 4 bawah tanah….


Langkah mereka terhenti saat melihat agitta yang di meja batu panjang bersama zee yang


sedang merobek dada agitta serta menngambil sebuah pusaka hati berbentuk love dengan disisinya terdapat 6 sayap yang diangkat oleh zee membuat tubuh agitta


berlumuran darah didadanya.


Menyadari kehadiran flix dan lainnya agitta menoleh ke samping melihat mereka dan mencoba mengangkat tangannya lurus menghadap flix dan lainnya disaat ingin berbicara dia hanya memuntahkan darah.


“ AGITTAAAAAA…..,”


“ NONA AGITTA….,”


“ ZEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE………,”


Teriak  kay, yui juga kemarahan flix yang melihat apa yang dilakukan zee.


Zee melihat mereka dan hanya tersenyum lebar.


“ Yo…kita bertemu kembali,” ucap zee dengan santainya.


SHYUNGG…TAP..TAP !


Suara langkah kaki yang sangat cepat menghampiri flix dan lainnya, Yui dan kay


menyadari langkah kaki tersebut berbalik badan,


TRANGG…..!!


Suara pisau fei berbenturan oleh tangkisan kedua pedang kay dan yui, mereka juga


hanya menakis memakai sarung pedang .


< Fire Ball >


Magic bola api muncul dari kepalan tangan yui yang sedang memegang katananya.


Fei dengan cepat menghindar,


< Freezen Slash >


Kay menarik katananya dan melancarkan serangan tebasan udara mengarahkan kepada fei tapi dia bisa menghindarnya akan tetapi tebasan itu mengenai tanah yang membuat disekitarnya membeku fei yang melihat itu membuatnya agak panic.


Disisi lain zee dan flix saling bertatap muka dengan pandangan yang tajam, dalam


senyum zee berlari dengan sangat cepat bergerak tiba didepan flix, saat flix


melihat senyum zee yang dekat dengannya flix dengan merapatkan telapak tangannya


mendorong dengan kekuatan forcenya, zee merasakan kekuatan dari flix dia


terkejut.


“ apa..,”


Saat berucap itu zee terlambat menyadari serangan dari flix yang membuat dia


terpental dan terbentur ke dinding hingga hingga membuat guncangan tanah dan


lubang yang sangat besar.


“ SIALLLL……….PERSETAN….,”


Zee hanya bisa berteriak karena dorongan force dari tangan kanan yang diluruskan


dengan telapak tangan terbuka membuat zee tidak bisa bergerak, meski dia berusaha melawan tapi tidak bisa dilakukannya.


Serangan flix dilanjutkan dengan tangan kiri memfokuskan untuk mengendalikan batu dan


sisa-sisa senjata yang berjatuhan dilantai dan berkarat dilemparkan kearah zee.


Dung…tak..tak…dung..


Suara gemuruh beturan batu dan senjata menusuk zee dengan tubuh yang penuh luka dan bercucuran darah.


“ huahhhhahahahah…………..menarik,” tawa zee yang merasakan luka-lukanya.


“ cih…kau masih hidup,” seru flix.


Fei yang melihat itu mengerutkan kening dan memasang wajah yang serius dengan gerakan cepat fei menyerang flix.


< ice bullet >


Prak…prak..


Pedang kay berubah menjadi lingkaran magic yang mengeluarkan banyak peluru es


menghadang serangan fei, langkah fei menjadi terhenti dan menghindar dengan


serang kay yang bertubi-tubi.


Berlari, melompat, dan menghindar itu yang dilakukan fei


< Hiding>


Fei mengeluarkan skill yang bisa menyembunyikannya hingga membuat sosoknya tidak terlihat.


“ tidak akan aku biarkan,” seru  Yui.


< Flame Vision >


Yui mengeluarkan skill yang membuat pandangannya hanya melihat warna merah dan hitam karena itu fei bisa dia lihat.


“ aku temukan gozaru…,” ucap yui yang mampu melihat fei dengan posisi menghilang.


“ apa-apa ini,” seru fei terkejut karena mampu melihatnya


< Flame Accel >


Kedua telapak kaki muncul api tajam yang membuat gerakan Yui sangat cepat.

__ADS_1


Dan berhasil menebas dada fei yang ada tidak jauh darinya.


Meski terlambat fei mampu menghindari serangan yui sehingga dia tidak terluka parah.


“ IIIIHSS…..,” gumam fei yang memegang dadanya yang terluka.


< Ice Prison >


Kay menusuk pedangnya ke tanah dan muncul es yang menjalar ke fei dan melingkarinya setelah itu es itu naik membentuk kubah dan mengurung fei.


Tak..tak..tak…


“apa-apa ini,” seru fei yang berontak ingin menghancurkan es akan tetapi tidak berhasil.


Disisi lain zee yang terluka dia mengambil Freya heart, sebuah artefact yang berada di


dalam hati freya.


“ tidak akan aku biarkan,” Seru flix dengan kekuatan force yang ingin mengambil freya


heart.


Zee tidak membiarkan dia dengan sekuat tenaga melawan kekuatan force dari flix


untuk memasukan pusaka itu ke dalam tubuhnya.


“ HIYAAAA………,” teriak Zee yang terus memaksa memasukan pusaka kedalam tubuhnya.


Dengan tenaga yang kuat pada akhirnya zee berhasil memasukan freya heart kedalam


tubuhnya.


“ HIYAAA……….,” teriak zee yang mengepal tangan kanan kiri di samping lurus dengan


pinggangnya.


Aura dan angin kencang menyelimuti seluruh ruangan, aura menjadi semakin kuat dan


sekunjur tubuh zee berlahan berubah menjadi emas.


Kay dan yui yang melihat itu memasang kuda-kuda menyerangnya,


< Flame laser >


Serangan yang membentuk pedang menjadi peluru laser merah yang menyerang zee,


< Ice Laser >


Serangan yang sama seperti Yui hanya memiliki perbedaan laser kay berwarna biru.


JDUAR!!


Serangan itu mengakibatkan asap tebal menyelimuti zee,


“ berhasilkah,” ucap kay yang melihat serangan itu.


“aku tidak tahu,” jawab Yui yang sama melihat keadaan zee.


Dari asap muncul sosok yang keluar dan itu hanya disadari oleh flix.


Karena itu flix melompat tinggi dan jauh ke kebelakang tepat landing di depan kay dan Yui.


Cling…..!


Suara benturan saber dan tongkat emas yang digunakan oleh zee.


“master,”


“ Tuan Flix,”


Seru Kay dan yui terkejut saat zee dan flix dengan cepat berada didepannya.


Sosok zee berubah dengan kulit emas matanya bercahaya emas dan kulit yang keras menjadi pertahanannya karena serangan kay dan yui membuat baju zee hancur hingga dia menjadi telanjang dada.


“ Menarik,” seru zee dengan tawa.


Pung…!


Flix dengan kekuatan force melempar zee hingga dia terpental tapi tidak begitu jauh


karena kekuatannya mampu menahannya jadi tidak begitu jauh dari flix.


Flix melanjutkan serangan dia melompat jauh dan tinggi saber ia genggam dengan kedua


tangan mengarahan sabetan vertical lurus dari atas ke bawah.


Clang..


Serangan flix berhasil ditangkisnya, ia melompat pendek serta berdiri kembali tidak jauh dari zee.


Zee yang melihat flix tidak membuang kesempatan, ia menyerang flix.


Meski zee bergerak cepat flix pun tidak kalah.


Cling..cling..ung..cling


Suara benturan senjata terus terjadi, melihat itu yui dan kay ingin membantu akan


tetapi pergerakan flix dan zee sangatlah cepat takut malah penghambat Flix.


“ apa aku bisa mengunakannya?,” gumam flix saat sedang bertarung.


melihat kedesakan perlawanan zee, Flik mencoba untuk melakukan percobaan baru.


< @Item Multi Weapon Lauch >


Skill ini memunculkan lingkaran magic yang mengeluarkan senjata biasa seperti pedang,


tombak, kapak, tongkat kualitas rendah yang melesat seperti peluru menyerang Zee, skill didapat sama saat Rufus menyerang Flix di .


“ SIAL,”

__ADS_1


teriak zee yang terus menahan laju senjata yang keluar secara terus menerus


dari lingkaran magic.


Cling.cling…


Zee sibuk dengan pertahannya karena itu flix dengan cepatnya melaju kedepan.


< @Item SaberBlue >


Gagang perak muncul kembali didepan flix dari cahaya biru, disaat sudah terlihat penuh


ia mengambilnya dan menyalakan saber blue hingga flix mengunakan Dual saber


biru dan merah.


Selanjutnya flix menyerang zee yang tengah sibuk menangkis senjata ia berlari menepatkan


kedua saber sejajar dengan pinggangnya.


“ e…,”


guman terkejut zee saat melihat flix yang sudah ada didepannya.


Glung….


Suara ayunan kedua pedang flix dari bawah keatas hingga cahaya merah dan biru


berbentuk silang meski zee ingin menangkis dengan tongkat emasnya akan tetapi


menjadi patah.


Zee melompat mundur menyadari patah senjatanya,


“ TIDAK MUNGKIN BAGAIMANA KAU BISA MEMATAHKAN BENDA PUSAKA,” ucap dengan suara berat zee yang menyadari kekuatan flix.


Flix yang melihat lengahnya zee tidak membuang kesempatan serangan kedua dilesatkan serangan kanan saber merah mengandung element api dan saber kiri berwarna biru mengandung element es.


Dengan cepat flix tiba di wajah zee, ia membungkukan badannya melesatkan serangan kanan secara horizontal.


“ apa…AAAAAAAAA….,” teriak zee karena serangan yang dilesatkan flix mampu


melukainya di dada sampingnya.


Tangan kanan terus merobek perut zee hingga ke sisi dada kirinya setelah itu ia


memutarkan badannya menghadap belakang dan saber birunya ia menusuk dada zee


dengan membelakanginya.


Gung…clup….


“ AAAAAAAAAAAAAAA……,” jeritan zee yang tertusuk oleh saber.


Flix menarik sabernya yang tertusuk dan membalikan badanya,


Zee mengeluarkan banyak darah dari lubang didadanya meski dia memegangnya darah


yang keluar tetap banyak hingga dia mundur dan membungkuk menahan rasa


sakitnya.


“ KAU….,” gumam zee dengan darah dimulutnya.


“ FATHEERRRRRRRRRRRRRRRR………..,”


Teriak tangis fei dari kurungan es yang dibuat oleh kay dan ia memegangi jeruju es


tersebut.


“ flix…,”


“ master..,”


Yui dan kay bisa memperhatikan karena baru kali ini mereka melihat wajah marah dan


kejamnya flix.


Flix dengan jalan pelan menghampiri zee yang sedang meringis kesakitan, ia menaruh


saber merah kembali dalam ke tasnya dan hanya mengunakan saber birunya.


“ matilah…kau zee,” ucap flix didepan zee.


Setelah berkata itu flix memutar sabernya dengan tangan kanan dan setelah itu ia


menebas lehernya zee dengan mata pedang saber di sisi belakang gegamannya flix


untuk memperkuat tebasannya hingga berlahan ia memasang posisi akhir berlutut


di samping kiri.


“ FATHERRRRRRRRRRRRRR…..,” teriak tangis lebih kencang fei dari sebelumnya.


Pertarungan pun berakhir dengan lepasnya kepala zee juga jatuhnya badan zee.


Flix mematikan mata pedang sabernya dan menaruhnya di pinggang.


“ Sudah berakhirkah…,” ucap pelan flix dengan senyuman lebar kepada Yui dan Kay.


“ ehm…benar.tuan flix anda menang de gozaru,”


“ master…,”


Yui dan kay menjawabnya dengan tangis bahagia.


Melihat senyuman mereka flix menjadi tertawa kecil.


                                                ♦♦♦


Bersambung…

__ADS_1


__ADS_2