[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 39 - Tabib Song Hoo


__ADS_3

DUANG!


Suara pintu yang terlempar.


Setelah pintu terlempar mereka masuk dan terkejut melihat beberapa warga dan beberapa prajurit menodongkan senjata mereka kepada Flix, Ryun No dan lainnya.


Flix beserta lainnya hanya mengangkat tangan dan saling menatap serta tertawa kecil satu sama lain.


“ Ehh. Seriuskan ini,” gumam Flix.


Para warga yang menodongkan senjatanya dengan tongkat bamboo dan senjata tajam di ujungnya. Salah satu yang berada di tengan


maju dan berbicara kepada Ryun No serta lainnya.


“ Kalian siapa? ” ucap warga.


Ryun No maju dan menaruh tangannya di dada.


“ Perkenalkan aku adalah Pangeran Ryun No dan Dia adalah ketua guild pedagang Flix,” ucap Ryu No yang memperkenalkan dirinya dan memperkenalkan flix.


Para warga yang ketakutan itu saling bertukar


pandang dan berbicara pelan. Flix yang diperkenalkan oleh Ryun No hanya


menundukan kepalanya kepada para warga.


“ Iya. Perkenalkan aku adalah Flix ketua Guild


pedagang ingin menemui Tabib Song Hoo,” ucap Flix.


Mendengarkan Flix dan Ryun No, para warga makin merasa bingung dan ketakutan akan kehadiran mereka. Saat para warga berbincang sendiri salah satu pria tua dengan janggut putih dan berpakaian jubbah putih


Hanbok ( pakaian tradisional khas kerajaan korea ) datang dari belakang kerumunan warga dan para warga itu juga memberikan jalan kepada orang tua itu.


Ryun No terkejut sosok pria tua itu adalah Tabib Song Hoo. “ Song Hoo,” seru Ryu No. Flix yang mendengarkan itu ia terkejut juga


dan melihat Song Hoo serta saling menundukan kepalanya.


Dalam perjalanan Ryu no menjelaskan sebelum pergi ke payon ia harus mengunjungi tabib terhebat di payon yaitu Tabib Song ho. Song Ho menjabat sebagai tabib sejak berumur 15 tahun dan menjadi Tabib Istana pada umur 20 tahun.


“ Pangeran Ryun No. Ketua Guild Flix,” ucap Ryun No dan ia juga menundukan kepalanya kepada Ryun No dan Flix.


Tidak hanya Song Hoo tetepi para warga saat yang melihat sambutan hangat dari Song Hoo. Mereka mengikuti menundukan kepalanya.


Ryun No, Flix, Agitta dan Kay juga menundukan kepala. Song hoo menegakan kepalanya dan mengarahkan Ryun NO dan lainnya ke kantor kliniknya. Setibanya di ruangan itu mereka melihat meja kayu yang besar dengan di depannya ada meja panjang dan beberapa kursi didalamnya dan mereka


duduk disana.


“ Tabib Song Hoo. Sebenarnya apa yang terjadi? ” ucap Ryun Hoo yang memulai pembicaraan.

__ADS_1


Tiba-tiba Song Hoo berdiri dari kursinya dan


berlutut dengan kedua kaki-nya dihadapan Ryun No dan Flix.


“ Pangeran Ryun No. Ketua Flix maafkan perbuatan yang telah saya lakukan,” seru Tabib Song Hoo dengan tangisan dari matanya.


Ryun no yang melihat itu membuatnya berdiri dan membangunkan tabib Song Ho.


“ Bangunlah Song Ho. Ceritakan apa yang terjadi?” ucap Ryu No.


“ Terima kasih. Pangeran Ryun no,” jawab Song ho.


Tabib song ho berdiri dari berlututnya kembali ke kursinya. Song ho merasa bahwa pengampunan dari pangeran Ryun no dan melihat reputasi dari ketua Flix membuatnya berbicara jujur. Ia bercerita seminggu yang


lalu  disaat Menteri Go datang ke klinik


untuk menemui tabib Song ho. Dia ingin mencari tahu tentang daun dan bunga dari


pohon keramat Moonlight Flower yang bisa menghidupkan orang yang sudah mati


juga menjadikan orang yang hidup menjadi monster zombie. Didalam tekanan dari


menteri Go, Song ho terpaksa memenuhi keinginan menteri Go karena ia mengancam


untuk menghancurkan klinik dan membunuh seluruh pekerja dan dirinya di klinik.


kepada jenazah yang membuat jenazah itu hidup kembali. Pada awalnya para zombie


itu tidak terlalu ganas dan bergerak lambat akan tetapi pada hari ke 5. Ryun no


didatangi oleh dua lick ( makhluk yang tidak bisa mati dan fisiknya menjadi mayat yang hidup ) yang mengenakan pakaian cina dengan celana dan topi bundar dengan kertas di dahinya. Mereka pun berpasangan satu wanita dengan pakaian berwarna merah dan Pria dengan warna biru.


Kedua lick itu mendekati Song ho dan tersenyum kepadanya.


“ Adik. Sudah lama kita tidak melihat manusia berani menyentuh tubuh master,” ucap lick berwarna biru.


“ Iya kakak. Apa kita harus membunuhnya?” sambung lick yang berwarna biru.


Song ho ketakutan disaat menghadapi kakak beradik lick itu ia berlutut memohon ampun dan penjelaskan tujuannya serta Menteri Go.


Mendengar akan hal itu membuat kedua kakak beradik itu senang dan ingin melihat


kerja dari Song ho. Keesokan harinya kakak beradik itu melepaskan semua zombie


yang di hidupkan-nya dalam penjara tersebut.


Lick yang berbaju biru mengeluarkan sebuah bell dan memainkan beberapa nada yang membuat para zombie itu bisa dikendalikan oleh Lick sehingga serangan itu terjadi. Song hoo berlari kabur dari gua itu dan kedua


lick itu membiarkannya untuk melarikan diri. Song ho bersembunyi di kliniknya

__ADS_1


hingga malam berdarah itu terjadi beberapa warga ada yang berlindung di


kliniknya.


“ Tuan Song ho. Apa ada cara untuk bisa menghentikan penyebaran wabah ini?” tanya Flix.


Song ho yang mendengar pertanyaan itu memfokuskan pandangannya kepada Flix.


“ Ada mengunakan Magi lepas Recovery. Tapi itu sangatlah sulit karena mengunakan Artefact 100 tahun yang lalu yang dimiliki oleh pahlawan Kim Jung Ah,” ucap Song Ho.


Flix membuka matanya lebih lebar terkejut


mendengarkan nama yang tidak asing dan informasi dialah yang ditunggu olehnya.


Flix, Agitta dan Kay saling bertukar pandang disebelahnya Ryun no merasa bingung dengan sikap Flix. Tidak lama kemudain Flix mengeluarkan smartphonenya yang sudah rusak dan menunjukannya kepada Song ho dan Ryun No.


“ Apakah Artefact seperti ini?” tanya flix yang


menunjukan smartphone-nya keatas meja.


Song Ho dan Ryun No terkejut saat melihat Smartphone diatas meja. Song ho meminta izin flix untuk mengambil smartphone dan ia


memutarnya untuk diteliti. Disamping flix agitta menghela nafas panjangnya.


“ Aku tidak akan kaget lagi dengan keajaiban yang kamu lakukan?” ucap Agitta kepada flix.


Mendengarkan pujian serta ejekan itu flix tersenyum dan tertawa kecil. Pandangan flix kembali ke Song ho.


“ Tuan Song Ho apakah anda tahu tentang magic lepas reparo ?” tanya flix kepada Song ho.


“ Aku tahu itu adalah magic yang bisa memperbaiki segala sesuatu pada benda ataupun mesin.” Jawab Song Ho.


“ Bagaimana cara mendapatkannya dan aku siap berapapun biayanya?” sambung Flix.


“ Ini bukanlah biaya akan tetapi Guild Magic Lepas itu terletak di ibukota payon dan untuk saat ini tidak bisa dimasuki karena


Menteri Go telah memimpin pasukan untuk melawan para zombie, bukan tujuan


utamanya yaitu menangkapmu pangeran Ryun No,” ucap Song ho.


Ryun No terkejut akan apa yang dia telah dengar bahwa dirinya difitnah dan akan dihukum mati oleh Raja. Flix berpikir dan


mengelus-elus dagunya dan mentajamkan pandangan.


“ Aku akan ke payon untuk mendapatkan magic lepas itu,” ucap tegas flix.


Ryun no, Agitta, Kay, dan Song ho terkejut dengan keputusan Flix.


                                                                        ♦♦♦

__ADS_1


__ADS_2