[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 44. Akhir dari Segalanya.


__ADS_3

Beberapa jam setelah kepergian Flix. Agitta hanya duduk dengan tatapan kosong terduduk ditanah dan Zombie yang dari luar mulai masuk. Ryun No melihat Lonceng yang di gunakan olen Bongun maka dari itu ia


mengambilnya dan mengunakannya. Tidak peduli dengan pengunannya saat Lonceng di


bunyikan gerakan Zombie terhenti. Ryun No yang menyadari kekuatan dari lonceng


itu Ia membantu Agitta yang dalam keadaan Shock. Kata-kata Penghiburan dari Ryun No tidak berpengaruh kepadanya maka dari itu Ryun No hanya Membantunya


beristirahat di tenda.


Keesokan harinya Kay dan Dokter Song Hoo datang ke perbatasan, Ryun No yang mendengar kematian Flix membuatnya juga terkejut dan berlahan menangis. Ryun No menitipkan Agitta kepada Kay untuk menjaganya sedangkan Dokter Song Hoo memohon untuk membantu Penyembuhan Wabah Zombie ini. Ryun No yang mendengarkan itu Ia pun menyetujuinya.


Disalah satu tenda Menteri Go hanya diam membisu dan Ryun No mengunjunginya.


“ Menteri Go lama tidak berjumpa,” ucap Ryun No kepada Menteri Go.


Menteri Go tidak menjawab apapun hanya menatap Ryun No dengan pandangan yang kosong. Ryun No duduk di kasur bersama Menteri Go yang terdiam.


“ Kau terlalu mengambil resiko untuk kudeta kerajaan dengan membangkitkan Monster Zombie. Aku sadar kau sangatlah membenciku ” ucap Ryun No.


Setelah perkataan itu Menteri Go menatap Ryun no dengan wajahnya yang masih kaku dan bingung.


“ Karena kau berapa banyak korban yang harus di tembus, dan bahkan itu berasal dari rakyat kita sendiri. Mungkin bukan


menurutmu mereka adalah Aset tapi tetap saja kita harus menjaga,” Sambut Ryun


No.


Menteri Go yang mendengar perkataan itu membuka matanya terutama saat dia memegang Lonceng Bongun tersebut.


“ Kamu bagaimana bisa?” tanya Menteri go yang terkejut.


Menteri Go terkejut Lonceng itu adalah Pusaka Moonlight dalam mengendalikan zombie, Manusia yang memegangnya bisa tewas. Ryun No tersadar akan perhatian Menteri Go yang melihat Bell Bongun.


“ Maka dari itu aku mohon bantuanmu!” ucap Ryun No.


“ Bantuanku? ” Ucap menteri Go.


“ Aku akan ke Istana payon dan meminta Raja untuk membantu penelitian tentang obat wabah ini Serta aku harap kau bisa membantu menyelesaikan permasalahan ini tentu aku tidak akan melepaskan tanganmu saat aku menjadi raja jika tidak aku bisa mengeksekusimu,” jawab Ryun No.


Menteri Go hanya terdiam dan beberapa saat kemudian ia menyetujuinya. Keesokan paginya mereka berangkat ke Payon. Agitta tidak ikut serta, Ia ditemani Kay masih di perbatasan. Setibanya di istana,Raja terkejut


saat melihat Menteri Go bersama dengan Ryun No. Menteri Go menjelas yang


sebenarnya terjadi tentu Ia juga menjelaskan dengan kebohongan jika wabah Zombie

__ADS_1


adalah ulah dari Munak dan Bongun. Raja yang mendengarkan hal itu lega dan


memeluk Ryun No yang sudah lama tidak ia jumpai.


Ryun No berlutut satu kaki dihadapan Raja dan dia menjelaskan tentang pertarungan Heroik Flix melawan Munak dan Bongun serta rencana untuk pembuatan Obat penyembuhan untuk para zombie dan Perencana Ryun


No diterima.


Dokter Song Ho melakukan penelitian di perbatasan dengan Ribuan Zombie yang bergerak pelan dan tidak aggressive pada siang hari mereka bersembunyi. Menurut keterangan dari Dokter Song ho meneltian bisa harus dilakukan dalam 2 minggu jika lebih dari itu maka seluruh zombie akan mati.


Berita kematian Flix telah sampai di Prontera, Raja Prontera Noah dan Adira terkejut begitu pun seluruh warga prontera dan Alberta


karena berita itu membuat Prontera dan Alberta mengalami masa Duka.


Kepala Priest Zena datang ke perbatasan untuk menghibur Agitta. Kedatangannya membuat Agitta menangis sangat kencang karena kematian Flix yang didepan matanya. Kay tidak bisa berbuat apa-apa karena ia


juga menyesal tidak bisa melindungi Masternya.


Dokter Song ho berkat bantuan dari Magic lepas dan ilmu mengobatannya ia berhasil membuat ramuannya dalam 10 hari. Ia meracik obat untuk kesembuhan para Zombie dengan bantuan para pasukan disebar yang tidak lama kemudian mereka terjatuh yang terkejang-kejang setelah proses itu mereka


pingsan.


Beberapa saat kemudian mereka yang masih hidup berlahan terbangun dengan rasa perih yang sangat akibat luka gigit. Melihat ini


Ryun no merasa lega dan Ia melihat ke langit.


Tiba-tiba angin kencang berhembus di seluruh perbatasan. Pada saat yang bersamaan Ryun no melihat ke atas banyak Pesawat terbang yang digunakan untuk perang yang itu merupakan technology Sekutu Empire Datang mengelilingi perbatasan.


“ KAMI DATANG DALAM KEDAMAIAN HANYA KAMI AKAN MEMBAWA MENJEMPUT TRI NITTA LEXA ( AGITTA ) JIKA KALIAN MELAWAN MAKA AKAN KAMI


TEMBAK,”


Suara dari salah satu pesawat yang besar terdengar. Ryun No merasa bingung akan keputusanya untuk menyerahkan Agitta akan tetapi Ia tidak punya pilihan karena senjata dan teknologi dari Empire sangatlah kuat.


Salah satu pesawat yang kecil turun dan mendarat di perbatasan dengan pakaian armor ringan mengenakan helm yang menutupi wajahnya dan mengunakan senjata pistol panjang dengan pisau di ujungnya. Datang dari dalam pesawat berjumlah 10 pasukan berjalan dan menangkap Agitta. Kepala Zena yang berada disamping berusaha untuk menahannya namun gagal.


Begitu pun Kay ia mengeluarkan senjatanya sebelum Ia sempat mengeluarkan skill nya dia tertembak oleh salah satu prajurit yang


membuat dirinya tidak bisa berdiri. Pada saat itu semua orang yang berada di perbatasan hanya bisa diam dan pasrah.


Pada saat itulah Era Kerajaan Ragnarok mulai revolusi Era.


                                     *


Kegelapan dalam pandangan Flix, kembali dia menemui pemandangan yang sudah lama sekali sejak kematiaanya beberapa bulan yang lalu, Flix sudah tinggal di dunia Midgar selama 1 tahun dan Ia kembali ke dunia

__ADS_1


kehampaan.


“ Ahh… Aku berada dimana?” suara hati Flix.


“ Apa yang terjadi kepadaku?” sambung Flix.


Flix berpikir sejenak tentang kejadian yang menimpa dirinya.


“ Ahh… Iya aku sudah mati lagi,” Suara Flix.


Flix di dunia kegelapan ini tidak bisa bicara,


melihat, mendengar, dan meraba apapun bahkan tangan dan kakinya tidak terasa.


Tapi berlahan Flix mendengarkan Suara Wanita yang sangat lembut berbicara dengan Pria yang bersuara berat.


“ Mother Verdandi . Kenapa kau pilihkan


aku pewaris yang lemah seperti ini,” ucap pria.


“ Chao Sa. Apa kau tahu kenapa Pria bernama Flix bukan Ryza itu terpilih?” tanya Verdandi.


“ Aku tidak mengerti mohon bimbingan Mother,” jawab Chao Sa.


“ Karena Dia orang yang bodoh mengutamakan orang lain dan tidak memikirkan dirinya sendiri bahkan di kehidupan berikutnya juga dengan aku beri kekuatan yang besar tetap saja dia bodoh,” Jawab Urd.


“ Maafkan Mother Urd atas ketidaktahuan saya dan apa yang harus saya lakukan,” ucap Chao sa.


“ Kerapuhan dunia Midgar telah semakin dekat karena Pedang Ragnarok yang telah tercabut sehingga 9 Dunia bersatu dalam satu dunia. Para Raja dari 9 dunia pun telah bangkit dan memilihkan para pewarisnya maka dari itu Chao Sa kau latih Ryza untuk bisa melawan Para Raja yang memberontak


jika tidak maka dunia Midgar akan hancur,” Ucap Skuld.


“ Baik. Aku akan menjalankan perintah,” jawab Chao sa.


Suara pembicaraan itu pun berlahan menghilang dan Flix tidak mendengar apapun.


                                                                        ***


[ Terima kasih Guys…Masih Stay tune di novelku dan ini adalah akhir dari Arc / Season 2 yang aku beri judul “ Payon dan


Kebangkitan Monster 500 tahun.” Dan untuk besok Kita akan masuk ke Season yang


ke 3 jadi tetap Stay tune ya…jangan lupa Like ( kalo mau..hehe ) ,Vote ( Kalo ada poin...hehe


) , comment dan Krisan buat membangun aku membuat novel yang lebih baik karena

__ADS_1


aku juga masih belajar hehehe…Salam Literasi ]


__ADS_2