![[Drop] Another Life In Ragnarok System](https://asset.asean.biz.id/-drop--another-life-in-ragnarok-system.webp)
Flix sudah seminggu menjadi Wali Kelas E dan Kelas E sendiri adalah kelas yang paling berutal dan gagal dibandingkan dengan prestasi umumnya di academy. Flix melihat akan hal itu saat pertama kali masuk kelas Ia
diserang akantetapi Flix berhasil menghalaunya. Dari jumlah 15 murid yang
dikelas Flix hanya 7 yang hadir sedangkan 8 muridnya tidak diketahui keberadaannya bahkan ada yang dikurung bawah tanah oleh pihak Academy.
Flix yang mendengar informasi tersebut. Ia bergegas untuk membantu murid. Flix yang berjalan di lorong, seseorang memanggilnya.
“ Guru Flix …” Suara wanita memanggil Flix.
Flix yang mendengar itu ia menoleh kebelakang. Ia melihat sosok gadis kecil, berambut poni depan berwarna hitam sedanga berlari kearah Flix dan teriak memanggilnya. Flix membalikan badannya menghadap gadis itu dengan senyuman. Ia terus berlari hingga di depannya dengan nafas yang berat dan kedua tangan memegang lututnya.
“ Ada Apa Deusa?” ucap Flix.
Deusa menegakan badannya sera menatap Flix.
“ Guru Flix izinkan saya menemani!?” ucap Deusa.
“ Apa alasanmu Deusa?” ucap Flix.
Matanya Deusa membesar dan semangat tinggi yang dia tampakan.
“ Aku telah mendengarnya Bahwa Guru Flix akan menyelamatkan Leanne! ” ucap Deusa.
“ Ah … Benar apa kau kenal dia?” ucap Flix.
“ Dia adalah sahabatku. Izinkan aku membantunya!” ucap Deusa.
Flix menutup matanya untuk membuat keputusan dengan matang. Tidak lama kemudian Ia membukanya matanya.
“ Baiklah. Tapi ikuti apapun yang aku katakan!” ucap Flix.
“ Ya .. Saya mengerti! ”
Setelah itu Flix berjalan bersama dengan Deusa. Deusa dijalan menceritakan tentang Leanne. Leanne adalah seorang gadis yang tomboy dengan rambut pirang bergelombang dan pakaiannya seperti pria ia selalu cerita
kepada semua orang akan tetapi semua itu berubah saat kekuatan Leanne tidak terkendali yang membuat banyak murid yang terjebak dalam kekuatannya. Saat Flix
bertanya kekuatan yang dimiliki oleh Leanne adalah kekuatan Dungeon Manipulation yaitu kekuatan menciptakan Dungeon Sendiri dan sejak saat itu Dungeon Academy terbentuk juga Ia mengurungkan dirinya Di lantai 40 sudah 2 bulan sejak kecelakaan tersebut.
__ADS_1
Beberapa murid mencobanya untuk menyelamatkan Leanne yang terkurung namun gagal hingga pada hari itu rekor Dungeon sudah mencapai Lantai 35 untuk lokasi dungeon tersebut berlokasi di lantai 1 dengan ruangan terpisah dan 2 penjaga selalu menjaganya. Flix datang menghampiri mereka dengan
senyuman.
“ Tuan Flix. Anda sudah datang.” Ucap penjaga.
“ Kami menunggu anda.” Sambung ke penjaga yang lain.
“ Iya. Terima kasih,” ucap Flix santainya.
Flix dan Deusa masuk ke lorong hingga di ujung lorong tersebut ada sebuah pintu kayu dengan lilitan tanaman didalam ruangan.
Flix membuka pintu itu dan masuk bersama Deusa.
Lantai pertama adalah lantai lorong gelap dengan bebatuan tua. Flix dan Deusa dengan mudah berjalan dan tidak ada monster disana
hanya ada beberapa jebakan kecil. Lantai kedua sampai kelima ditempati oleh
monster-mosnter kecil seperti Slime, Giant Bee dan beberapa monster lemah
lainnya. Setelah mengalahkannya Deusa mengaduk-aduk Jasadnya.
“ Aku sedang mengambil core karena ini bisa dijual” ucap Deusa
“ Begitukah tetap saja kau harus hati-hati!” ucap Flix
“ Baik Guru,” ucap Deusa.
Perjalanan mereka terus berlanjut. Deusa memiliki kekuatan Pemanggil Roh dengan senjata Seruling ia bisa memanggil Roh magic dengan alunan serulingnya ia bisa
mengendalikan para Roh. Roh yang dikeluarkan adalah Kadal Api itu magic yang
sama dikeluarkan oleh Agitta.
Flix sempat melamun saat melihat magic yang dikeluarkan oleh Deusa. Saat sedang bertarung.
“ Guru Flix. Anda tidak apa-apa?” ucap Deusa.
“ Ah iya. Aku tidak apa-apa,” ucap Flix
__ADS_1
Mereka melanjutkan perjalanannya dungeon yang dibuat oleh Leanne berjumlah 40 lantai dengan setiap 10 lantai diisi dengan monster
penjaga yang sangatlah kuat. Monster penjaga yang dilantai 10 adalah laba-laba
besar.
Flix menutup matanya berkonsentrasi didalam pikirannya dan tidak lama kemudian Ia membuka matanya.
“ Armed 3: Element Spear Activation,” ucap Flix merapalkan magicnya.
Flix mengeluarkan tombaknya. Flix menatap Deusa yang terdiam.
“ Deusa serahkan kepadaku!” ucap Flix yang berlari melewati desa.
Deusa menganggukan kepala dan memperhatikan petarungan gurunya. Flix berlari dengan cepat hingga tiba di hadapan kepalanya. Setibanya disana laba-laba yang ingin mengeluarkan jurusnya Flix menghindarinya dengan melompat tinggi keatas kepala laba-laba yang membuat serangan Laba-laba menjadi sia-sia.
Flix yang di udara memutarkan tombaknya dari depan hingga kebelakangnya terus di putarnya hingga melancarkan serangannya yaitu menusuk kepalanya. Tidak hanya itu setelah Flix menusuknya dan merapalkan serangan berikutnya,
“ Thunder Stroms,” Ucap rapalan dari Flix.
Petir biru menyelimuti seluruh tubuh laba-laba.hingga kedalamnya yang membuat berlahan laba-laba itu hilang kesadaran dan
mati. Sebelum Laba- laba terjatuh Flix melompat dan menghilangkan tombaknya.
Deusa menatap kagum sosok guru dengan wajah yang.memerah. Tidak lama Flix menatap Deusa yang dibelakang.
“ Deusa Ayo!” ucap Flix.
“ Iya. Tapi sebentar,” ucap Deusa.
Deusa berlari ke jasad laba-laba dan mengambil corenya setelah itu mengikuti Gurunya.
“ Ayo Guru Flix!” ucap Flix.
Flix dan Deusa melanjutkan perjalanannya di Dungeon…
***
[ rYz: Hai guys.. terima kasih telah membaca novelku. Mohon maaf sebelumnya saya bisa update ragnarok 2 hari sekali karena kesibukan dan kondisi fisik saya yang kurang sehat. Oke deh sekian jika kalian berkenan boleh kasih Like, Vote dan commentnya terutama Krisan untuk penulisan yang lebih baik. Terima kasih semua. Salam literasi ]
__ADS_1