[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 30 – Legenda Payon


__ADS_3

500 tahun yang lalu disebuah tanah hutan belantara seluas puluhan hectar terbentang


di sisi timur dunia midgar dari sana turun sosok Dewa yang bernama Lee Han


woung, sosok pria berambut panjang, berbadan tinggi, berkulit putih, pada saat


Hanwoung berjalan di sana dia bertemu dengan sosok wanita yang sedang


mengarahkan busur panah kepadanya dengan pakaian purba berbahan kulit dan minim dengan coretan pada seluruh badannya.


“ maaf aku tidak ingin menganggu..apa kau asli penduduk disini,” ucap hanwoung.


Melihat senyum dan dengar hanwoung wanita itu menurunkan busur panahnya.


“ terima kasih..aku adalah Lee han woung bisa dikatakan aku nyasar disini, kau siapa?...biasa


antarkan aku ke desamu.” Ucap hanwoung yang mendekati wanita itu.


“ sora.. ikut denganku..,” ucap ketus wanita itu yang membalikan badannya.


Lee hanwoung diantarkan ke desa oleh Sora dan disana ia bertemu dengan kepala suku


disana setelah berbincang dengan kepala suku disana, lee hanwoung mulai tinggal


disana.


Dengan kecerdasan dari Hanwoung ia membangun desa menjadikannya makmur tidak ada kasus kelaparan lagi dan mati karena wabah hingga desa tersebut terbentuk sebuah kerajaan bernama Payon yang sama dengan nama desa tersebut.


Waktu terus berlalu kebersamaan Lee hanwoung dan Sora membuat mereka jatuh cinta, dan mereka melahirkan seorang pangeran dan putri mereka menamainya Lee Hyu jin dan Lee Soo he.


Dengan kedamaian hidup di hutan lee hyun Jin dan lee soo he sudah beranjak dewasa.


Karakter Lee Hyun Jin yang kuat, jujur dan bijaksana sedangkan Lee soo he memiliki


karakter yang cerdas dan haus akan ilmu pengetahuan.


Membuat kerajaan payon sangat kuat dan makmur karena kerja sama dari kedua anaknya.


Akan tetapi itu tidak berlangsung lama Lee Hyun Jin diangkat menjadi pangeran


mahkota, pada sisi lain Lee Soo Hee dinikahkan oleh suku kuat disekitar


kerajaan tersebut, Lee soo hee yang merasa terhina dan tidak menerima keputusan


ayah dan ibunya Ia melarikan diri tanpa tahu arah tujuan hingga di suatu tempat


Lee Soo hee menemukan Artefact yang telah diciptakan oleh Sakray yaitu


Necromancer Bell.


Artefact necromancer sendiri memiliki sebuah kutukan yang berasal dari Chao sa jika pengunanya tidak bisa menguasainya maka Artefact itu akan menguasai pengunanya.


Merasakan kekuatan yang luar biasa Lee soo hee tidak mampu mengendalikan Artefact itu


sehingga tubuhnya diambil alih dan merubah dirinya menjadi Moon Light Flower.


Dengan kekuatannya dia menciptakan pasukan Undead, Roh jahat, dan Zombie.


Undead dan zombie memiliki berbedaan jika undead diciptakan dari jenazah yang sudah


mati sedangkan Zombie diciptakan dari sebuah makhluk kecil yang menguasai otak


makhluk hidup menjadi inangnya serta menguasainya.


Lee soo hee menciptakan ratusan ribu pasukan Undead dan zombie ke kerajaan Payon hingga pembataian pun terjadi dan tidak ada pilihan dalam penyerangan mereka tidak hanya jika seseorang yang terkena gigitan zombie maka dia akan mati dan hidup


kembali menjadi bagian dari mereka yang membuat pasukan Lee Soo hee.


Lee Hanwoung yang melihat petarungan kedua anak membuat ia melepaskan kekuatannya meski Sora istrinya mencoba menghentikannya tapi tekan Hanwoung sudah bulat


Di menara istana dengan api yang besar dimana-mana dan angin yang berbau darah


disekeliling serta rambut panjang hitam yang urai dan baju putih panjang yang


berkibar. Lee Hanwoung membuat simpul tangan dan merapalkan sesuatu yang


panjang.


Hyun jin yang di bawah yang sedang berperang melawan pasukan melihat ayahnya di atas menara.


“.KALIANN SEMUA MUNDUR…KITA MUNDUR,” ucap Lee Hyun Jin


“ BAIKK….CHOA…,” seru serentak pasukan juga jenderalnya.


( nt*) Choa dalam bahasa kuno korea adalah putra mahkota )

__ADS_1


Soo hee yang melihat pasukan payon yang mundur ia menganalisanya dan melihat sekeliling daerah musuh.


Ia melihat sebuah lingkaran magic di langit dan seseorang dibawahnya, Soo hee yang


memiliki pengetahuan yang luas ia mengetahui apa yang dirapalkan ayahnya.


“ Tidak…ayahanda…,” seru Soo hee yang melompat dan berlari sangat cepat untuk


menghalangi rapalan ayahnya.


Dengan gerakan yang sangat cepat berlari dan memanjat dinding dengan kecepatan larinya mampu hingga tiba di depan ayahnya.


“ ayahanda hentikan,” seru lee soo hee yang sudah berdiri disisi menara.


“ terlambat.. maafkan ayah karena aku bukanlah ayah yang baik,” ucap Hanwoung


yang menyelesaikan simpul tangan terakhirnya disertai lingkaran magic yang


sudah sempurna.


“ AAYYAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHH,” teriak Soo hee yang mencoba mengapai ayahnya akan tetapi hanwoung berlahan mulai menghilang menjadi butiran cahaya biru.


“ AAAAAAAAAAAAAAAAAAA……………,” lanjut teriak Soo hee yang melihat ayahnya


menghilang.


Tidak lama setelah teriakan Soo hee ada sesuatu gerakan cepat menyerang dari langit.


Soo hee terkejut dengan menyilangkan menahan serangan dari mulut besar panjang dengan taring yang tajam sosok Makhluk suci dengan kupis emas dan sisik biru panjang


dan keempat kaki.


“ DIVINE BEAST – SEIRYUU,”


( nt*seiryuu adalah hewan suci yang berwujud naga langit panjang seperti ular


yang mampu terbang )


Seru soo hee yang menahan mulut seiryuu yang ingin memakannya, ia terus dibawa terbang tanpa tujuan.


Disaat melihat dari bawah ada sebuah retakan tanah hingga memuncul lahar dan retakan itu membesar untuk mengeluarkan sosok burung raksasa dengan bulu api membara berekor 6 terbang menghanguskan seluruh Zombie dan undead.


“ DIVINE BEAST – SUZAKU,”


( nt* Suzaku adalah hewan suci Phoenix )


kedalam.


Suzaku membakar seluruh daratan istana berikut dengan para zombienya.


“ HIYAAAAAAAAAAAAAAA……………,”


Soo hee yang merasa terpojok mengeluarkan seluruh kekuatan untuk berlawan gigitan dari


seiryuu dan dia berhasil melompat dan berdiri di tembok batu tinggi perbatasan


kerajaan.


Soo hee yang berdiri disana tidak bisa diberi istirahat saat melihat disamping sudah


ada sosok harimau belang berwarna putih yang sangat besar pelan datang dan


raungan pelan berjalan disamping Soo hee.


“ DIVINE BEAST – BYAKKO,”


( nt* Byakko adalah Hewan suci harimau putih )


Ucap pelan soo hee saat melihat disamping.


Soo hee yang ingin melarikan diri disadari oleh byakko,


MWAUUUUUUUUUUUUUUUNNNNNNNGGGGGGGG !


Raungan byakko selain melumpuhkan pendengaran soo hee itu juga melumpuhkan seluruh pergerakannya.


AUUUUUUUUUUUUUUUUUUUNNNNNNN……..!


Sosok suara besar muncul dari atas Soo hee, ia berusaha sekuat tenaga melihat keatas


terdapat sosok penyu raksasa dengan ekor ular yang sedang membuat sebuah bola


air raksasa.


“ DIVINE BEAST – GENBU,”

__ADS_1


( nt* Genbu adalah hewan suci penyu ular )


Setelah ia membuat bola air yang sangat besar, genbu menjatuhkannya untuk memadamkan api yang diluncurkan phoenix.


Suasana di daratan kerajaan menjadi tenang tidak ada suara para undead dan zombie juga


tidak ada satu pun yang hidup pada serangan itu.


“ huhhhahaa….ayah aku akan menyusulmu,”


Seru soo hee yang sudah merasakan kekalahan dan pasrah akan kekalahan yang dialaminya.


Soo hee


dikepung oleh keempat divine beast, divine beast tidak menyerangkan tapi memberikan butiran cahaya emas kepadanya yang membuat seluruh tubuhnya numbuh


akar daun dan tidak lama kemudian berubah menjadi pohon yang sangat besar.


setelah soo hee menjadi pohon para divine beast juga menghilang menjadi butiran cahaya emas.


“ Lee Soo hee,” ucap Sora ibunya dan menyaksikan anaknya menjadi pohon dengan daun juga bunga yang lebat.


“ nunaaa…..,” ucap Lee Hyu jin yang melihat kakaknya kejauhan.


Setelah itu peperangan berakhir Lee hyu jin diangkat menjadi raja, Ratu sora memutuskan


turun tahta menjadi pelayan Oracle di Juno.


Raja Hyun Jin mengadakan Ritual untuk para Rakyat dan prajurit yang tewas dalam


peperangan itu  dan perubahan lee soo hee


dinamai Pohon Moon Light ( cahaya bulan ) serta dibuatkan Kuil oleh hyun jin


untuk menghormati kakaknya.


Kerajaan Payon pun kembali damai sehingga sekarang…


….dan begitulah ceritanya anak-anak, "


Seru agitta yang sedang membacakan dongeng sebelum tidur kepada beberapa anak panti, ada yang sudah tertidur da nada yang masih mendengarkan.


“ kak…kaka…. Ceritakan lagi kisah yang lain,”


“ benar-benar aku juga ingin tahu,”


“ ussstt!..jika kalian berisik nanti Kak Jeanne datang memarahi kalian,”


Ucap berbisik agitta kepada anak-anak.


“ eeeeeeeeee………ceritakan lagiiiii…,”


Seru manja anak-anak yang memegang dan mengoyangkan tangan agitta.


“ horaaa…kalian ini belum tidur,”


Seru keras Jeanne yang memarahi anak-anak.


“ kak Jeanne..ayo tidur..,”


“ aaa…,”


Anak-anak yang belum tidur bergegas kembali ke tempat tidur dan menutup kepalanya dengan selimut.


“hmmm…,” agitta tertawa kecil dan berdiri juga berjalan pelan untuk merapihkan pemakaian


selimut anak –anak setelah itu ia pergi keluar ruangan mematikan lampu dan menutup pintu.


                                                            ♦


Di tempat yang berbeda sosok pria paruh baya dengan kumis, jenggot yang menempel


sampai cambang mengenakan jubbah ungu dengan logo perak ditengahnya serta


penutup rambut hitam panjang dengan sisinya ( pakaian menteri Kerajaan korea ).


Ditemani oleh pria tua yang sudah memutih rambut dan jengot kumisnya mengenakan jubbah biru yang dilapisi oleh baju putih tanpa lengan dan bertopi hitam panjang (


pakaian Dokter kerajaan Korea ).


“ dokter Kim Song hoo..anak bunga pohon ini,” ucap pria paruh baya yang berpakaian


menteri.


“ benar, tuan…,” ucap dokter song hoo yang membungkukan badannya.

__ADS_1


“ baguslah jika begitu,” seru menteri yang melihat atas pohon.


                                                ♦♦♦


__ADS_2