[Drop] Another Life In Ragnarok System

[Drop] Another Life In Ragnarok System
Chapter 46 - Utusan Academy


__ADS_3

Flix yang datang dari


gerbang Tiba di hutan yang lebat. Ia terus melangkah hingga menemukan kota


ataupun desa namun di tengah perjalanan Ia melihat asap tebal dan api yang


membara karena itulah ia mengejarnya hingga tiba di sebuah desa yang sudah


terbakar, banyak bangunan yang hancur oleh serang oleh pasukan berbaju besi


ringan dengan memegang pistol dan mengenakan helm penuh. Flix yang melihat itu


tidak menerimanya.


“ Armed 6: 3 Circle Drone Activation…” rapalan Skill baru milik Flix.


Tidak lama kemudian


muncul pergerakan serpihan hitam yang berlahan membentuk tiga drone bulat yang


berputar dan melayang. Saat pasukan hitam itu sadar dengan kekuatan Flix,


Mereka mengangkat senjatanya dan mengarahkannya kepada Flix.


“ Dia berbahaya,” seru


pasukan besi itu.


Setelah berkata itu


mereka beruntun menembakan senjatanya kepada Flix.


Duar ! Duar ! Duar !


Tembakan beruntun terus


dilancarkan namun serangan itu dihentikan hanya dengan satu Drone yang melayang


di depannya dengan membentuk perisai transparant hingga asap tebal dan peluru


yang habis yang menghentikan serangan mereka. Mereka terlihat bangga karena


serangan itu namun mereka terkaget bahwa Flix tidak beranjak sedikitpun.


“ Sekarang giliranku,”


ucap tegas Flix.


“ Fire Beam,” sambung rapalan Flix.


Laser kecil muncul dari


Drone yang ke 2, Flix mengendalikan tembakan itu satu persatu Pasukan berbaju


besi itu jatuh satu persatu. Flix terus melangkah masuk dan memburu mereka.


Ketakutan membuat mereka panik dan mereka terus menembaki bahkan ada beberapa


yang melemparkan granat kepada Flix namun serangan itu tetap tidak efisien.


Flix langsung menatapnya dan menembakan beam kepada mereka hingga dengan mudah


pasukan baju besi ringan itu dikalahkannya.


Beberapa menit


kemudian, serangan telah usai Seluruh Pasukan Hitam meringis kesaktian tanpa


ada satupun yang mati namun api terus membara hampir diseluruh desa itu juga


Warga asli desa ditahan di sebuah bangunan gudang di desanya. Flix yang melihat


api yang masih besar untuk itu 3 Drone bulat diterbangkan dilangit dengan


pengarahan dari Flix. Drone yang sudah di atas memutari langit dengan rapihnya.


“ Control Weather: Strom Rain,” rapalan yang dikeluarkan Flix.


Dung ! Dung !


Awan mulai berkumpul


dengan cepat dan suara petir yang menyambar dan Hujan sangat lebat turun.


Berlahan api mulai padam oleh hujan. Flix memperhatikan sekitar, disaat api


mulai padam Flix menghentikan serangan dan cuaca kembali seperti semula.


Para Warga yang


terkurung di Gudang mulai beranjak keluar dan melihat keadaan mereka sudah aman

__ADS_1


dan pi sudah dipadamkan membuat diri mereka sangatlah senang. Seluruh  warga penuh dengan bersorak – sorai.


Seorang pria paruh baya


datang mendekati Flix. Ia menundukan kepalanya.


“ Tuan, saya sebagai


Kepala Desa mengucapkan kepada Tuan yang telah menyelamatkan Kami semua,” ucap


warga paruh baya.


Flix melihat sekitar


yang menundukan kepalanya tapi semua warga disekitarnya.


“ Tidak perlu sungkan


sudah kewajiban kita harus saling tolong menolong,” ucap Flix dengan senyuman.


Hari sudah berganti


pagi. Flix mengumpulkan pasukan itu ke gudang dan membantu warga untuk


membangun kembali desa. Tidak lama kemudian Convoy mobil van datang beberapa


orang turun dari sana dengan mengenakan seragam dan jas hitam dengan logo pada


jas itu.


Di Mobil paling depan


terdapat sosok wanita berambut pirang dengan mengenakan kacamata dan baju yang


sedikit berbeda karena di bagian tengahnya terdapat motif emas yang mewah serta


beberapa pin di dadanya yang mendekati Flix dan warga lainnya. Ia menundukan


kepalanya.


“ Maaf kami dari


Academy Lighthazel ingin tahu apa yang terjad sini?” ucap wanita berkacamata.


Kepala desa  maju menjelaskan apa yang terjadi kepada


mereka. Kepala desa menjelaskan bahwa mereka di datangi secara mendadak dan


pada malam hari ini ia yang sedang berada di gudang bersama dengan warga


lainnya mendengar suara gemuruh dan Suara aksi tembak terjadi. Lalu Flix datang


menyelamatkan mereka.


Setelah mendengar nama


yang tidak asing terhadap mereka. Wanita berambut pirang itu bingung serta


Prajurit lain yang dibawanya. Flix melihat kebingungan mereka karena itu Ia


maju dan memperkenalkan dirinya.


“ Salam kenal Saya


Flix,” ucap Flix dengan senyumannya.


“ Benarkah Kau Flix?”


ucap wanita berambut pirang.


Flix merasa bingung


dengan apa yang terjadi karena waktu yang dihabiskan selama pelatihanan.


“ Memang ada apa?” ucap


Flix.


“ Nama Flix sudah lama


menghilang seorang pahlawan Alberta yang tewas saat pertarungan Payon 10 tahun


yang lalu,” ucap wanita berkacamata tersebut.


Flix terkejut dengan


cerita dari wanita itu, Flix juga tidak menyangka bahwa sosoknya telah mati dan


hidup kembali 10 tahun kemudian. Maka dari itu Flix memutuskan untuk


menyembunyikan identitas dan mencari tahu tentang 10 tahun yang Dia tinggalkan.

__ADS_1


“ Maaf membuat Anda


bingung mungkin nama saya sama dengan pahlawan Flix tapi Saya Flix Star jadi


panggil saja Star,” ucap Flix dengan senyuman.


Mendengarkan penjelasan


tersebut Wanita pirang itu merasa lega dan tersenyum kepada Flix.


“ Maaf Tuan Star,


perkenalkan Saya Qiu Cia. Salah satu Pemimpin pasukan akademi juga guru


disana,” ucap Qiu.


Qiu menundukan kepala


dan memberikan hormat kepada Flix mengikuti juga pasukan yang dibawanya.


Setelah perkenalan itu


Flix membawa Qiu ke Gudang untuk mempertanyakan pasukan hitam tersebut. Qiu


menjelaskan bahwa mereka adalah Pasukan Empire. Pasukan Empire adalah pasukan


dari dunia lain yaitu kota dengan technology paling canggih dan mematikan dunia


Niflehem.


Kedatangannya disini di


dunia Midgard ini untuk mencari kekuatan baru dengan memburu Artefact ( Pusaka


) untuk menciptakan senjata yang baru. Flix akhirnya memgerti perbincangan


antara Chao sa dengan Ketiga Dewi Ibu.


Qiu membuat keputusan


untuk membawa pasukan tersebut ke Academy untuk melakukan investigasi, Flix


yang sudah tidak tahu keadaan Dunia, ia telah memutuskan sesuatu.


“ Nona Qiu. Izinkan


saya untuk ikut ke Academy,” ucap Flix yang menundukan kepalanya.


“ Ehh. Benarkah tentu


boleh Kepala Sekolah pasti akan senang bertemu dengan Orang sekuat Tuan Star,”


Ucap Qiu.


“ Terima kasih,” ucap


Flix.


Setelah beberapa jam


membantu pembangunan desa mereka pergi kembali pulang ke Academy. Flix ikut


dengan mereka mengunakan Mobil Van. Flix yang dari mobil melihat keluar suatu


memandangan yang tidak biasa percampuran era terjadi di Dunia Midgar ini


semenjak 9 Dunia bergabung dalam satu dunia. Perjalanan mereka tiba di sebuah


gerbang besar hitam dan terbuka sendiri didalamnya terdapat pos penjaga dengan beberapa


penjaga disana. Flix tidak menyangka bahwa pemandangan. Bumi Ia bisa lihat


kembali di kota Academy ini, Kota modern dengan Jenis bangunan yang juga modern


bergaya kota Eropa dengan di tengahnya ada sebuah Kastil menjulang tinggi. Saat


Flix menanyanyakn bangunan itu ternyata itulah Academy.


Mobil van convoy dengan


memarkirkan mobil memutar dihalaman depan ada sebuah air mancur tinggi dan


lebar menghiasi halaman depan. Flix dan lainnya turun dari mobil dan masuk ke


dalam Academy.


                                                                        ***


[ rYz: Hay Guys terima kasih telah membaca novelku, Maaf kalau tulisannya berantakan ini disebabkan karena


 Sinyal yang kurang bersahabat jadi proses Editing terganggu dan Juga aku telah membuat novel baru dengan gendre Action, Romance , dan Comedy di tunggu saja ya guys..Salam Literasi ]

__ADS_1


__ADS_2