![[Drop] Another Life In Ragnarok System](https://asset.asean.biz.id/-drop--another-life-in-ragnarok-system.webp)
Flix yang datang dari
gerbang Tiba di hutan yang lebat. Ia terus melangkah hingga menemukan kota
ataupun desa namun di tengah perjalanan Ia melihat asap tebal dan api yang
membara karena itulah ia mengejarnya hingga tiba di sebuah desa yang sudah
terbakar, banyak bangunan yang hancur oleh serang oleh pasukan berbaju besi
ringan dengan memegang pistol dan mengenakan helm penuh. Flix yang melihat itu
tidak menerimanya.
“ Armed 6: 3 Circle Drone Activation…” rapalan Skill baru milik Flix.
Tidak lama kemudian
muncul pergerakan serpihan hitam yang berlahan membentuk tiga drone bulat yang
berputar dan melayang. Saat pasukan hitam itu sadar dengan kekuatan Flix,
Mereka mengangkat senjatanya dan mengarahkannya kepada Flix.
“ Dia berbahaya,” seru
pasukan besi itu.
Setelah berkata itu
mereka beruntun menembakan senjatanya kepada Flix.
Duar ! Duar ! Duar !
Tembakan beruntun terus
dilancarkan namun serangan itu dihentikan hanya dengan satu Drone yang melayang
di depannya dengan membentuk perisai transparant hingga asap tebal dan peluru
yang habis yang menghentikan serangan mereka. Mereka terlihat bangga karena
serangan itu namun mereka terkaget bahwa Flix tidak beranjak sedikitpun.
“ Sekarang giliranku,”
ucap tegas Flix.
“ Fire Beam,” sambung rapalan Flix.
Laser kecil muncul dari
Drone yang ke 2, Flix mengendalikan tembakan itu satu persatu Pasukan berbaju
besi itu jatuh satu persatu. Flix terus melangkah masuk dan memburu mereka.
Ketakutan membuat mereka panik dan mereka terus menembaki bahkan ada beberapa
yang melemparkan granat kepada Flix namun serangan itu tetap tidak efisien.
Flix langsung menatapnya dan menembakan beam kepada mereka hingga dengan mudah
pasukan baju besi ringan itu dikalahkannya.
Beberapa menit
kemudian, serangan telah usai Seluruh Pasukan Hitam meringis kesaktian tanpa
ada satupun yang mati namun api terus membara hampir diseluruh desa itu juga
Warga asli desa ditahan di sebuah bangunan gudang di desanya. Flix yang melihat
api yang masih besar untuk itu 3 Drone bulat diterbangkan dilangit dengan
pengarahan dari Flix. Drone yang sudah di atas memutari langit dengan rapihnya.
“ Control Weather: Strom Rain,” rapalan yang dikeluarkan Flix.
Dung ! Dung !
Awan mulai berkumpul
dengan cepat dan suara petir yang menyambar dan Hujan sangat lebat turun.
Berlahan api mulai padam oleh hujan. Flix memperhatikan sekitar, disaat api
mulai padam Flix menghentikan serangan dan cuaca kembali seperti semula.
Para Warga yang
terkurung di Gudang mulai beranjak keluar dan melihat keadaan mereka sudah aman
__ADS_1
dan pi sudah dipadamkan membuat diri mereka sangatlah senang. Seluruh warga penuh dengan bersorak – sorai.
Seorang pria paruh baya
datang mendekati Flix. Ia menundukan kepalanya.
“ Tuan, saya sebagai
Kepala Desa mengucapkan kepada Tuan yang telah menyelamatkan Kami semua,” ucap
warga paruh baya.
Flix melihat sekitar
yang menundukan kepalanya tapi semua warga disekitarnya.
“ Tidak perlu sungkan
sudah kewajiban kita harus saling tolong menolong,” ucap Flix dengan senyuman.
Hari sudah berganti
pagi. Flix mengumpulkan pasukan itu ke gudang dan membantu warga untuk
membangun kembali desa. Tidak lama kemudian Convoy mobil van datang beberapa
orang turun dari sana dengan mengenakan seragam dan jas hitam dengan logo pada
jas itu.
Di Mobil paling depan
terdapat sosok wanita berambut pirang dengan mengenakan kacamata dan baju yang
sedikit berbeda karena di bagian tengahnya terdapat motif emas yang mewah serta
beberapa pin di dadanya yang mendekati Flix dan warga lainnya. Ia menundukan
kepalanya.
“ Maaf kami dari
Academy Lighthazel ingin tahu apa yang terjad sini?” ucap wanita berkacamata.
Kepala desa maju menjelaskan apa yang terjadi kepada
mereka. Kepala desa menjelaskan bahwa mereka di datangi secara mendadak dan
pada malam hari ini ia yang sedang berada di gudang bersama dengan warga
lainnya mendengar suara gemuruh dan Suara aksi tembak terjadi. Lalu Flix datang
menyelamatkan mereka.
Setelah mendengar nama
yang tidak asing terhadap mereka. Wanita berambut pirang itu bingung serta
Prajurit lain yang dibawanya. Flix melihat kebingungan mereka karena itu Ia
maju dan memperkenalkan dirinya.
“ Salam kenal Saya
Flix,” ucap Flix dengan senyumannya.
“ Benarkah Kau Flix?”
ucap wanita berambut pirang.
Flix merasa bingung
dengan apa yang terjadi karena waktu yang dihabiskan selama pelatihanan.
“ Memang ada apa?” ucap
Flix.
“ Nama Flix sudah lama
menghilang seorang pahlawan Alberta yang tewas saat pertarungan Payon 10 tahun
yang lalu,” ucap wanita berkacamata tersebut.
Flix terkejut dengan
cerita dari wanita itu, Flix juga tidak menyangka bahwa sosoknya telah mati dan
hidup kembali 10 tahun kemudian. Maka dari itu Flix memutuskan untuk
menyembunyikan identitas dan mencari tahu tentang 10 tahun yang Dia tinggalkan.
__ADS_1
“ Maaf membuat Anda
bingung mungkin nama saya sama dengan pahlawan Flix tapi Saya Flix Star jadi
panggil saja Star,” ucap Flix dengan senyuman.
Mendengarkan penjelasan
tersebut Wanita pirang itu merasa lega dan tersenyum kepada Flix.
“ Maaf Tuan Star,
perkenalkan Saya Qiu Cia. Salah satu Pemimpin pasukan akademi juga guru
disana,” ucap Qiu.
Qiu menundukan kepala
dan memberikan hormat kepada Flix mengikuti juga pasukan yang dibawanya.
Setelah perkenalan itu
Flix membawa Qiu ke Gudang untuk mempertanyakan pasukan hitam tersebut. Qiu
menjelaskan bahwa mereka adalah Pasukan Empire. Pasukan Empire adalah pasukan
dari dunia lain yaitu kota dengan technology paling canggih dan mematikan dunia
Niflehem.
Kedatangannya disini di
dunia Midgard ini untuk mencari kekuatan baru dengan memburu Artefact ( Pusaka
) untuk menciptakan senjata yang baru. Flix akhirnya memgerti perbincangan
antara Chao sa dengan Ketiga Dewi Ibu.
Qiu membuat keputusan
untuk membawa pasukan tersebut ke Academy untuk melakukan investigasi, Flix
yang sudah tidak tahu keadaan Dunia, ia telah memutuskan sesuatu.
“ Nona Qiu. Izinkan
saya untuk ikut ke Academy,” ucap Flix yang menundukan kepalanya.
“ Ehh. Benarkah tentu
boleh Kepala Sekolah pasti akan senang bertemu dengan Orang sekuat Tuan Star,”
Ucap Qiu.
“ Terima kasih,” ucap
Flix.
Setelah beberapa jam
membantu pembangunan desa mereka pergi kembali pulang ke Academy. Flix ikut
dengan mereka mengunakan Mobil Van. Flix yang dari mobil melihat keluar suatu
memandangan yang tidak biasa percampuran era terjadi di Dunia Midgar ini
semenjak 9 Dunia bergabung dalam satu dunia. Perjalanan mereka tiba di sebuah
gerbang besar hitam dan terbuka sendiri didalamnya terdapat pos penjaga dengan beberapa
penjaga disana. Flix tidak menyangka bahwa pemandangan. Bumi Ia bisa lihat
kembali di kota Academy ini, Kota modern dengan Jenis bangunan yang juga modern
bergaya kota Eropa dengan di tengahnya ada sebuah Kastil menjulang tinggi. Saat
Flix menanyanyakn bangunan itu ternyata itulah Academy.
Mobil van convoy dengan
memarkirkan mobil memutar dihalaman depan ada sebuah air mancur tinggi dan
lebar menghiasi halaman depan. Flix dan lainnya turun dari mobil dan masuk ke
dalam Academy.
***
[ rYz: Hay Guys terima kasih telah membaca novelku, Maaf kalau tulisannya berantakan ini disebabkan karena
Sinyal yang kurang bersahabat jadi proses Editing terganggu dan Juga aku telah membuat novel baru dengan gendre Action, Romance , dan Comedy di tunggu saja ya guys..Salam Literasi ]
__ADS_1