![[Drop] Another Life In Ragnarok System](https://asset.asean.biz.id/-drop--another-life-in-ragnarok-system.webp)
Flix membaringkan jenazah rufus dengan hormat,
Pada saat rufus tewas para ninja undead juga menjadi abu sedangkan thief bug kembali
dengan cahaya biru, karena monster panggilan jika masternya mati dia juga akan
kembali kepada asalnya.
Para tamu dan prajurit disana melihat itu dan berdiri,
“ apa sudah selesai..?,”
“ kita selamat….”
“ ini gara-gara penghianat rufus,”
“ syukurlah aku terselamatkan,”
“ ini semua berkat Tuan flix yang menyelamatkan kita,”
Seru para tamu yang berbahagia dengan berpelukan dan berjabat tangan satu sama lain.
“ tuan, Flix tolong perintah anda,” ucap salah satu prajurit disampingnya
Flix berdiri dan melihat sekitar hall baik prajurit, pedagang, dan bangsawan yang
masih hidup dari segala arah menundukan kepalanya.
Flix memahami situasi yang mendesak dan membuat keputusan memimpin mereka untuk sementara karena kematian ketua guild pedagang mereka.
“ baik untuk sementara komando saya ambil alih, kalian para prajurit bantu mengungsikan para warga diatas, dan para pedagang dan bangsawan aku akan berikan Butterflywing laporkan kepada Negara kalian masing-masing serta …kalian
mengerti,” seru flix dengan lantang.
“ baik…kami mengerti,” serempak jawaban para prajurit
“ kami juga mengerti…,” serempak jawaban para tamu.
“ tuan flix bagaimana dengan barang pelelangan?,” Tanya dari salah satu tamu.
“ untuk sementara aku akan amankan dahulu jika keadaan sudah stabil transaksi akan
dilanjutkan,” jawab flix dengan tegasnya.
“ baik…saya mengerti..,” ucap pedagang yang bertanya.
Para prajurit berlari ke atas dan flix membagikan butterfly wing sekitar 28 item
kepada tamu yang masih hidup.
Cahaya biru menyinari seluruh ruangan hingga mereka menghilang, saat sudah tidak ada tamu lagi.
Flix pergi meninggalkan ruangan sebelumnya ia menoleh kebelakang.
“ kalian tunggu aku…aku akan memakamkan kalian dengan layak,” ucap flix kepada seluruh
jenazah di hall.
Setelah berkata itu dia berlari ke pintu keluar dan naik lift untuk menuju kekamar hotel.
“ agitta, kay…,”
Seru Flix dengan panic memanggilnya berkali-kali dan mencari disetiap sudut kamar
tidak menemukannya, sebelum dia mencari keluar secara tidak sengaja dia melihat
cermin dan melihat mata kanannya yang hitam pekat beserta tangannya membuatnya
mengambil jaket dan penutup mata setelah itu dia berlari keluar kamar.
“ agitta…kay…,”
Seru flix yang mencari diseluruh hotel tapi tidak dapat menemukannya.
Didalam hotel para thief bug bisa dihadang oleh para pengaman.
Karena flix tidak menemukannya didalam hotel, dia pergi ke kota.
setibanya disana kota sudah porak poranda dipenuhi oleh api, asap, dan puing-puing.
Meskipun ninja undead sudah tidak ada tapi pasukan thief bug masih melawan yang membuat banyak korban dan petarungan mereka dengan sengitnya terutama pasukan kuat mereka thief bug male yang dengan mudahnya mengalahkan prajurit dan para
petualang Bronze.
Karena itu flix melawan mereka dengan lemparan saber dan menjadikan boomerang dengan mudahnya membunuh para thief bug male.
“ terima kasih…,”
“ terima kasih…,”
Ucap beberapa prajurit dan petualang yang diselamatkan menundukan kepala flix.
Flix hanya menganggukan kepala dan berlari melanjutkan pencariaannya melewati banyak
jenazah manusia dan thief bug berjatuhan disertai api dan asap abu dimana-mana.
__ADS_1
Setelah berlari cukup jauh flix melihat sosok wanita yang familiar sedang bertarung.
< whrild wind…>
Elle mengeluarkan skill tendangan terbang dari atas ke bawah dengan aura api biru
dan mengalahkan thief bug.
Thief dari belakangnya akan menyerang tapi flix dengan kekuatan force melemparkan
pedang petualang yang mati dibawahnya.
Clup….
Pedang terbang berhasil menusuk thief bug dibelakang elle
Aught..augahr….
Elle yang mendengar suara thief bug dibelakangnya terkejut dan melihat flix dari
belakangnya.
“ Flix….,” seru elle dengan melambaikan tangannya.
Flix berlari hingga di tempat elle,
“ kalian baik-baik saja?,” Tanya flix kepada elle.
“ ehmm…kami baik-baik,” jawab elle.
“ dimana lin?,” Tanya flix.
“ anuuu…..aku disini,
Ucap Lin yang keluar dari sisi meja yang ada didalam tokonya dan datang menghampiri flix
dan elle.
“ syukurlah kalian tidak apa-apa,” ucap flix dengan senyuman.
“ aaa….iya,”
“ …terima kasih,”
Suara elle dan lin menjadi terbata-bata dan wajahnya memerah,
“ apa kalian bertemu dengan kay dan agitta?,” Tanya flix kepada lin dan elle.
Elle dan lin yang mendengarkan pertanyaan itu saling menatap satu sama lain dan
mengelengkan kepala.
“ begitupun aku… tapi flix kenapa dengan matamu?,” jawab dan Tanya elle.
Flix sempat ragu untuk menjawab dan memegang matanya,
“ ahh…ini luka dari petarungan tadi,” jawab flix.
“oh…begitukah..,” seru elle
“ baiklah..aku akan mencari agitta dan kay…bye,” ucap flix
Flix merasa tidak nyaman dengan keadaan fisiknya untuk menunjukannya kepada mereka untuk itu dia langsung berlari dan hanya melambaikan tangannya.
“ oi….tunggu..,”
Seru elle yang ingin menghentikannya tapi gagal.
Flix berlari hingga ke tengah kota dan terhenti saat melihat kay dan yui terkapar
ditanah, ia pun menghampirinya.
“oi..nona yui…kay…apa yang terjadi?,” seru flix yang mengangkat kepala yui dan berteriak
kepada kay.
Saat melihat keadaan yui dan kay yang kesakitan, flix membaringkannya dan
mengeluarkan item Yggdrasil Potion dan meminumkannya kepada yui dan kay.
Wajah pucat dan biru kembali seperti semula dan berlahan mereka membuka matanya.
“ahh..aku sembuh,” seru kay yang melihat langit.
“ racun ditubuhku hilang de gozaru,” lanjut yui.
“ kalian sudah baikan…,” ucap flix kepada mereka.
Kay dan yui yang mendengar suara flix terkejut mereka melompat setelah itu duduk dogeza dan membungkukan badannya.
(nt* dogeza adalah duduk tradisional jepang dengan kedua kaki dilipat kebelakang dan
duduk diantara kaki kita )
“ master..maafkan..aku lemah tidak bisa menjaga nona agitta,” seru kay dengan
__ADS_1
ekpresi penyesalan.
“ maaf aku juga de gozaru…seharusnya aku lebih tahu tujuan mereka de gozaru,” ucap
yui.
“ master..aku akan..,”
“ sudah..kalian berdirilah kita akan melanjutkan babak berikutnya,”
Kay ingin menjelaskan kejadian petarungan mereka tapi dihentikan oleh flix yang terfokus
melihat jalan dengan wajah serius dia berdiri.
“ master, ada apa?,” ucap kay yang berdiri
mengikuti flix.
“ pasukan musuh datang…,” ucap flix dengan seriusnya.
“ seriuskah ini..,”
“ bohong…,”
Seru kay, yui yang melihat pasukan besar thief bug berbaris diikuti oleh ninja
undead dibelakangnya.
Flix, kay, yui mempersiapkan posisi bertarungnya,
“ ayo kita lawan mereka,” ucap flix.
“ ah…aku dibelakangmu de gozaru,” seru yui
“ master aku akan pasti akan melindungimu,” lanjut kay.
Setelah pasukan besar itu menyadari kehadiran flix dan lainnya, mereka semua berlari.
Wauhaa……ha……
< PHALAX >
Salib magic besar turun dari atas menjatuhkan kearah pasukan monster yang membuat tewas dan terpental.
“ SEMUA SERANG….,” seru pria dari belakang flix dan lainnya.
HIYAAAA.AAAAAAAAA….
Pasukan dengan perisai besar, pasukan tombak, dan beberapa petualang maju melewati flix dan lainnya berdiri melawan para sekumpulan monster didepan mereka.
Flix menoleh kebelakang dan melihat sosok yang familiar dari istana prontera.
“ Jenderal Leo,” Seru flix melihat pria besar dengan senjata dan prisai besar
yang sedang mengendarai peco-peco yang dilengkapi armor.
“ tuan flix, kau baik-baik saja,” Tanya jenderal leo yang sedang dikuda bertanya
kepada flix didepan.
“ aku tidak apa-apa , jenderal leo terima kasih,” jawab flix yang menundukan kepalanya.
“ serahkan kepadaku disini, kau bisa menyelamatkan lainnya,” ucap jenderal leo
kepada flix dan lainnya.
“ baik, terima kasih jenderal leo,” ucap lanjut flix.
Flix menegakan lagi badannya dan berbalik kearah kay dan yui,
Dengan senyum dari flix, kay dan yui sudah bisa menebak apa yang akan dilakukannya.
“ aku butuh kekuatan kalian untuk menyelamatkan agitta,”
Flix meminta bantuan kepada yui dengan membungkukan badannya,
Yui hanya tersenyum karena ia juga memiliki perasaan dan tekad yang sama seperti
flix, juga yui sangat menghormati flix.
“ tentu..aku pasti bantu de gozaru,”
Seru yui dengan memegang bahu flix dan senyum kepadanya.
Flix yang merasakan tangan yui dibahunya membuat ia menegakan kembali badannya.
“ terima kasih..,” jawab flix kepada yui.
Jenderal leo yang dibelakangnya terlihat bangga dengan sikap flix dan membuatnya juga tersenyum.
“ jenderal leo, kami permisi,”
ucap flix dengan menundukan kepalanya dan diikuti oleh kay dan yui, setelah
berpamitan mereka berlari bersama.
__ADS_1
“ aku mengandalkan kalian…,” gumam jenderal leo melihat flix dan lainnya.
♦♦♦