2 World Fantasy

2 World Fantasy
Prolog, Awal Mula


__ADS_3

Di sebuah tempat yang terlihat seperti sebuah reruntuhan bangunan yang telah dilanda bencana alam, terlihat dua sosok sedang bertarung.


Salah satu sosok tersebut terlihat seperti seorang pria tampan dengan baju besi dan pedang yang terlihat mencolok. Sedangkan sosok lain terlihat seperti pria dengan dua tanduk di kepalanya yang mana menunjukkan bahwa dia bukanlah manusia. Mereka berdua adalah Pahlawan dan Raja Iblis. Keduanya bertarung dengan kekuatan yang mengerikan yang membuat tempat tersebut yang mana merupakan kasti Raja Iblis menjadi reruntuhan yang terkena bencana alam besar. di sekitarnya tidak terlihat seorang pun selain keduanya.


Sang Pahlawan menyerang dengan kekuatan penuh dengan pedangnya yang merupakan pedang suci dan Raja Iblis bertahan dan juga menyerang balik dengan pedang raja iblisnya. Setiap serangan mereka menghempaskan angin besar dan menghancurkan benda disekitarnya.


Setelah sekian lama saling menyerang keduanya menjaga jarak satu sama lain, keduanya berhenti di tempat dan saling mengawasi, mereka terlihat kelelahan, dan dengan luka-luka di seluruh tubuh.


"Raja Iblis, aku sudah lelah dengan pertarungan yang berlarut-larut ini, jadi aku akan mengakhiri ini dengan serangan selanjutnya"


"Oh, jadi kau akan menyerang dengan seluruh kekuatanmu Pahlawan. Baiklah aku juga ingin mengakhiri pertarungan ini"


Sang Pahlawan memegang pedang dengan kedua tangan mengangkatnya ke atas kepala mengumpulkan mana dalam jumlah yang sangat besar pada pedangnya dan Raja Iblis melakukan hal yang sama, setelah mengumpulkan semua kekuatannya keduanya bergerak untuk menyerang pada saat bersamaan.


"Aaaaaaaah"


"Aaaaaaaah"


Berlari dengan cepat keduanya menutup jarak di antara mereka dalam sekejap.


Dua kekuatan yang sangat besar saling berbenturan menyebabkan ledakan yang sangat besar dan fenomena aneh terjadi, Mana di seluruh dunia tertarik ketempat dimana dua kekuatan yang sangat besar saling berbenturan. Mana tersebut terkonsentrasi di satu titik dengan tekberaturan, kemudian suara yang terdengar tak manusiawi menggema di seluruh dunia, setiap orang mendengarnya. Setiap orang menyebutnya suara dunia.


[Peringatan!. Terdeteksi ketidak beraturan Mana dalam jumlah yang sangat besar]


[Terkonsentrasi nya Mana yang tekberaturan di satu titik akan menyebabkan ledakan yang sangat besar yang akan menghancurkan dunia].


Setiap orang merasa takut setelah mendengar nya, dan bertanya apa yang sebenarnya sedang terjadi, dan apa yang harus dilakukan. Kemudian suara dunia terdengar lagi.


[Melakukan upaya untuk mengatasinya, dengan menggunakan Sihir Ilahi ; Penyatuan Dunia].


Kemudian lingkaran sihir yang sangat besar menutupi dunia, setiap orang dapat melihatnya di atas langit bersinar redup.


[Mencari dunia yang paling cocok untuk Sihir Ilahi ; Penyatuan Dunia.... Menemukannya!]


[Mengaktifkan sihir!]


Kemudian lingkaran sihir yang menutupi dunia bersinar terang.


****


Sementara itu di tempat yang sangat jauh dari tempat terjadinya pertarungan antara Pahlawan dan Raja Iblis, lebih tepatnya di dunia yang sama sekali berbeda, dunia yang berwarna biru indah, nama dunia tersebut adalah Bumi.

__ADS_1


Seorang pemuda berusia sekitar 20an tahun sedang bermain game online di komputer tanpa mempedulikan hal lainnya, dia fokus pada layar monitor komputer memainkan karakternya, terlihat dia sedang melawan Bos sendiri, meskipun awalnya di melawan Bos dengan kelompok partynya tapi hanya dia yang tersisa yang masih hidup sedangkan anggota kelompok partynya telah dihabisi oleh Boss.


Di Layar komputer terlihat bar HP milik Boss kurang dari 6 persen, sementara bar HP karakter gamenya kurang dari 10 persen, sekilas dilihat dari presentase bar HPnya bahwa dia lebih unggul dari Boss, tapi karena Max HP Boss jauh lebih besar dari Player maka situasi tersebut tidak menguntungkan.


[P.J. Unstoppable] : "Darah bossnya tinggal dikit lagi tuh, Lo bisa menamg (Nameless Lord)"


[Smiling Killer] : "Ya bener tuh bro, awas aja sampe kalah"


[The DemonSabre] : ".......!.."


[Roy the BloodRoyal] : "Lu semua pada bac*t ***, balon chat nya bisa jadi gangguan buat (Nameless Lord)"


[P.J. Unstoppable] : "Ya kalo orang nya noob mah pasti keganggu, tapi (Nameless Lord) kan agak GG"


[Roy the BloodRoyal] : "... ^_^...."


[Smiling Killer] : " Agak GG Lol"


Sementara anggota party nya ngebac*t, dia fokus pada Boss untuk mengurangi HPnya, Setelah beberapa saat kemudian bar HP Boss berada pada sekitar 1 persen, terjadi perubahan pada gerakan dan serangan Boss, perubahan tersebut membuatnya (Nameless Lord)sulit untuk bertahan sehingga bar HP nya menurun drastis tapi dia tidak langsung kalah , segera terbiasa dengan pola serangan baru dia mulai menyerang Boss lagi dengan keahlian dia menggunakan serangan kombinasi dari skill keterampilan dan skill sihir, sebelum pertempuran berakhir tiba-tiba layar komputernya mati.


Dia terkejut dengan apa yang terjadi, dia menjadi kesal mengguncang-guncangkan layar komputernya sambil berkata kasar.


"A*j*ng, b*ngs*t ini komputer kenapa tiba-tiba ma—"


Mendengar suara, pemuda itu memutar leher nya ke belakang untuk melihat seorang wanita paruh baya yang berdiri sambil memegang kabel penghubung daya yang tercabut dari stopkontak dengan senyuman yang indah namun mata nya tidak terlihat tersenyum. Melihat senyum tersebut yang indah namun tampak menakutkan membuat nya berkeringat dingin.


"I-ibu....?"


"Di panggil dari tadi kagak nyaut-nyaut, dari bangun tidur maen game gak berenti-berenti, katanya lu kerja hari ini..?"


"Iya emang bener, tapi kan Ochid bagian shift malem bu"


"Ochid, anak emak yang ganteng, emang itu jam nempel di tembok buat apa kalo gak diliat..?"


Pemuda bernama Orchid Wijaya Kusuma atau sering dipanggil Ochid oleh teman-temannya dengan cepat memalingkan wajahnya untuk melihat jam dinding di kamar nya, meskipun sebagian besar alasan dia memalingkan wajahnya adalah karena tatapan ibunya.


Jam dinding menunjukkan pukul 9 malam yang mana menunjukkan bahwa shift kerja nya akan segera di mulai, dia pun tertawa canggung di bawah tatapan ibunya.


"Ha..ha..ha...."


"Ha ah he eh...×2, bukan nya cepetan berangkat kerja malah ketawa"

__ADS_1


"Iya, iya"


Orchid pun segera bersiap untuk pergi bekerja.


"Ibu.. Ochid berangkat kerja"


Orchid berteriak di pintu depan untuk memberitahu tahu ibu nya, bahwa dia akan pergi bekerja.


"Iya, hati-hati dijalan Chid"


"Iya bu"


Orchid pun pergi berangkat kerja dengan mengedarai sepeda, dia lebih suka menggunakan sepeda dari pada motor, alasannya karena tempatnya bekerja tidak terlalu jauh, dan juga untuk menjaga kesehatan nya, karena dia lebih suka menghabiskan waktunya di rumah untuk bermain game atau menoton film dan membaca novel.


Setelah kurang lebih lima belas menit, Orchid sampai di tempat kerja.


Orchid bekerja sebagai kasir disebuah minimarket yang berjarak sekitar 4.km dari rumah nya, dia bekerja seperti biasanya, setelah melakukan pekerjaan lainnya seperti pengecekan barang, menatanya dan juga bersih-bersih. dan lainnya yang dia lakukan hanyalah duduk di tempat kasir sambil beberapa kali memainkan Hpnya, terkadang dia membawa novel untuk dibaca ketika tidak ada pelanggan kerena bekerja pada shift malam hanya memiliki beberapa pelanggan yang datang.


Hari hampir fajar dan Orchid masih membaca novel di hpnya pada saat itulah fenomena aneh yang terjadi di seluruh dunia yang di awali dengan gempa kecil, kemudian sebuah suara yang terdengar tak manusiawi terdengar oleh setiap orang di dunia.


[Peringatan!... Anti-Magic Barrier telah hancur, terdeteksi sihir sekala yang sangat besar di tunjukkan pada dunia ini]


[Menganalisis sihir................


Analisis selesai ! Sihir Ilahi : Penyatuan Dunia, sedang diterapkan pada dunia ini, 3 bulan sampai penyatuan penuh dua dunia]


[Menerapkan Sihir Ilahi : Status Window. pada semua penduduk Bumi untuk membantu mempersiapkan datang nya hal baru].


To be continued...»


^^^^^^^^^


Halo, ini adalah No Face.


Sebenarnya ini adalah pertama kalinya saya menulis novel, yah sebenarnya saya hanya menulis khayalanku saja jadi saya minta maaf karena banyaknya kekurangan dalam segala hal seperti tata bahasa dan lainya, saya ingin mengatakan banyak hal pada salam penutup ini, tapi saya akan melakukannya lain kali saja.


Terimakasih telah membaca, nantikan kelanjutan ceritanya.


Dengan harapan bahwa banyak yang tertarik pada novel ini, saya akan mengakhiri penutup di sini.


Di sebuah kamar berukuran kecil dengan atap bocor.

__ADS_1


No Face


__ADS_2