2 World Fantasy

2 World Fantasy
Bab.18 Dunia yang Berubah #Kekuatan baru dari Magic Slingshot dan Magic Marble?


__ADS_3

Setelah tembakan headshot pertama, sepertinya para Goblin belum menyadari keberadaan ku meskipun demikian mereka berhenti berlari setelah melihat kawannya terjatuh tiba-tiba, mereka melihat ke sekelilingnya tapi masih belum menemukanku.


Sepertinya Skill Imperceptible sangat berguna meski baru Lv.1 atau mungkin karena para Goblin tidak memiliki Skill Deteksi. Keberadaanku memang tidak terlihat atau lebih tepatnya mereka tidak benar-benar memperhatikan keberadaanku ketika aku menggunakan Skill Imperceptible.


Tapi aku akan diketahui jika lawan memiliki Skill Mana Detection (Deteksi Mana) Lv.1 yang dapat mendeteksi Mana pada seseorang/sesuatu, bahkan jika itu hanya Lv.1 karena aku belum memiliki Skill Mana Obfuscation (Kebingungan Mana) untuk menyembunyikan Manaku yang merupakan counternya. Begitu pula dengan Skill Life Detection (Deteksi Kehidupan) dengan Skill Life Obfuscation (Kebingungan Kehidupan).


Kesampingkan hal tersebut. Mungkin aku akan ditemukan setelah aku menyerang lagi karena mereka benar-benar memperhatikan sekelilingnya dan bahkan ada Goblin yang menatap kearah ku tapi tidak melihatku. Yah, meskipun aku tidak terlalu peduli.


Aku mulai membidik target ke dua, menyalurkan Manaku pada Magic Slingshot untuk mengaktifkan skill/sihirnya. Kemudian lingkaran sihir kecil dengan pola geometris muncul di depan Ketapel, meskipun agak mengganggu tapi itu tidak menghalangi ruang bidik ku.


Ada 3 lapis lingkaran sihir yang muncul. Lingkaran sihir pertama adalah sihir Transmuting (Pengubahan). Efek sihir tersebut adalah untuk mengubah bentuk peluru ketika peluru melewati lingkaran sihir tersebut, dan aku dapat membayangkan bentuk sesuai keinginanku.


Lingkaran sihir kedua yang berada di tengah adalah sihir Rotation (Putaran). Efek sihir tersebut adalah untuk membuat putaran/rotasi dengan kecepatan yang tinggi pada peluru ketika peluru melewati lingkaran sihir tersebut.


Kemudian lingkaran sihir ketiga yang terluar atau yang terakhir adalah sihir Booster, seperti namanya efeknya adalah menambahkan kecepatan peluru yang terlihat seperti sebuah ledakan kecepatan.


Meskipun aku baru menggunakannya sekali tadi tapi aku dapat melihat bahwa efeknya seperti yang kuinginkan.


Aku membidik kepala target sambil membayangkan bentuk peluru menjadi seperti Sekrup dengan ujung yang runcing dan sisinya (ulirnya) yang sangat tajam tanpa kepala di ujung yang lainnya. Karena dengan rotasi (putaran) berkecepatan tinggi akan membuat peluru menjadi sangat mudah untuk menembus target dengan bentuk tersebut dari pada hanya memiliki ujung yang runcing dengan badan polos. Meskipun itu hanya tebakanku.


Dan jika aku ingin membuat target merasakan sakit yang hebat aku hanya perlu membuat bentuknya bergerigi dengan ujung-ujungnya menghadap ke depan.


Jadi aku bisa membuat bentuk peluru sesuai pada situasinya.


Slap!!


Seketika setelah aku melepaskan peluru pada alas ketapel dari genggaman tangan kananku kepala Goblin yang menjadi targetku memiliki lubang yang menembus melewatinya, meski lubang tersebut kecil tapi itu menembus melewati otaknya sehingga target mati seketika.


Itu benar-benar kecepatan dan kekuatan yang luar biasa, ini seperti sebuah senjata api tanpa suara ledakan.


"Ha ha ha!! sepertinya aku membuat senjata yang luar biasa!"


Keberadaan ku diketahui segera seperti yang pikirkan. Para Goblin yang menyadariku langsung berlari ke arah ku dengan marah. Tapi tidak mungkin aku hanya akan diam dan menunggu mereka menyerangku.


Aku membunuh 4 Goblin yang tersisa dengan cepat, kemudian aku melihat bahwa kelompok Goblin yang mengejar wanita tersebut sejak dari Dungeon mulai mendekat.


Jumlah yang di tunjukkan dalam Google Map adalah 23 Goblin. Jika aku melihat mereka secara langsung aku dapat menemukan 1 Goblin Elite Knight, beberapa Goblin Knight, beberapa Goblin Archer dan sisanya adalah Goblin biasa.


Sepertinya aku harus menggunakan kartu truf ku yang lain. Aku menaruh Magic Slingshot pada Inventory ku dan kemudian mengeluarkan 3 buah kelereng. Memegang 2 kelereng di tangan kiriku dan 1 kelereng di tangan kananku, aku mengambil posisi untuk melempar 1 kelereng di tangan kananku dan mengukur jarak kelompok Goblin dari ku.


Menyuntikkan sedikit Mana pada kelereng tersebut kemudian aku melemparnya kearah kelompok Goblin dengan lemparan melambung.


"Terima ini!"


Kemudian kelereng tersebut mendarat di depan kelompok Goblin, ketika barisan depan mereka berada tepat di mana kelereng mendarat.


Bam.....!

__ADS_1


Suara ledakan kecil terdengar, meskipun ledakan tersebut terbilang cukup kecil tapi ternyata dampaknya cukup kuat. Ledakan tersebut membunuh 5 Goblin terdekat dan melukai dengan parah beberapa Goblin di sekitarnya. Mereka terkejut dan berhenti di tempat, dan aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.


"Baiklah, ini yang kedua!"


Kali ini aku menargetkan para Goblin Archer yang berada di barisan paling belakang.


"Dan ini yang terakhir!"


Lalu aku menargetkan Goblin Elite Knight yang bersama dengan Goblin Knight


Bam.....!


Bam.....!


Sementara semua Goblin Archer di belakang sepertinya sudah tidak dapat bergerak lagi, kondisi Goblin Knight terluka parah meskipun mereka masih dapat bergerak mereka tidak dapat melakukan pertarungan yang mengacamku. Menyisakan si Goblin Elite Knight yang terluka tapi tidak cukup untuk menghentikan langkahnya dan dia mulai berlari ke arahku.


"Heeh.. ternyata dia cukup ulet juga"


Mengambil Magic Slingshot kembali, aku membidik headshot padanya dan sebuah lubang kecil menembus melewati dahinya dan dia terjatuh beberapa langkah kemudian.


Kemudian aku membunuh Goblin yang tersisa yang masih hidup dengan menggunakan pedang.


3 kelereng sebelumnya adalah Magic Marble dengan efek ledakan sihir seperti sebuah geranat, aku melakukan Mana Crafting padanya menggunakan sisa MP ku setiap setelah menambahkan skill/sihir pada Magic Slingshot, dan aku menggunakan Mana Stone dari Goblin yang berada di sekitar rumahku, aku memburu setiap Goblin yang berada di dekat rumahku yang sepertinya adalah para pengintai saat berlatih dan menunggu perendaman Magic Slingshot.


Dan ini adalah Status dari Magic Marble sebelumnya.


[Magic Marble Grenade]


Rank : D+


•Atk : 13↑


•Ma : 150↑


•Durability : 10/10↑


Slot Efek : 1/1


[Magic Explosion (Ledakan sihir) tingkat Menengah]


(note: ini bukan Sihir Ledakan ya, tapi Ledakan Sihir)


[Deskripsi : Magic Marble yang memiliki efek Ledakan Sihir seperti Granat yang memberikan serangan sihir yang tinggi dengan tambahan stat Ma dasar yang cukup tinggi]


Seperti itulah status yang dimiliki kelereng yang kulemparkan sebelumnya.


Setelah membunuh Goblin terakhir aku menurunkan bahuku dengan perasaan kecewa bahwa aku tidak menerima notifikasi yang menunjukkan kenaikkan levelku.

__ADS_1


"Haa..."


Menghela nafas kecewa, aku melihat antara mayat-mayat Goblin dan tubuh wanita yang tidak sadarkan diri itu. Aku tahu bahwa wanita tersebut masih hidup dan hanya tidak sadarkan diri karena titik berwarna kuning pada Google Map yang menunjukkan dirinya masih terlihat. Mungkin dia hanya kelelahan dan terkejut dengan panah yang mengenainya.


Apakah aku harus mengambil Mana Stone dari mayat-mayat Goblin terlebih dulu, atau membantu wanita tersebut terlebih dulu?


Kemudian mataku terpaku pada sebuah objek yang memiliki kenangan buruk denganku baru-baru ini. Ya, itu adalah panah beracun yang tertancap di punggung bawah disebelah kiri wanita itu.


"Uuh... itu pasti menyakitkan. Baiklah aku akan memprioritaskan dirimu terlebih dulu"


Aku berkata padanya meskipun aku tahu bahwa dia tidak mendengarku. Hanya beberapa langkah lagi mencapai wanita tersebut, aku menemukan sebuah ide bagus. Berbalik kembali ke arah mayat para Goblin, setelah berada cukup dekat aku membayangkan untuk menyimpan mayat Goblin di Inventory ku yang ternyata itu berhasil. Ya, mereka memang sudah bukan makhluk yang hidup sehingga aku dapat menaruhnya di Inventory ku.


Setelah menyimpan semua mayat Goblin, aku berjalan kembali menuju tubuh si wanita. Aku melihat anak panah yang tertancap di tubuhnya dan mempertimbangkan apakah aku harus mencabutnya sekarang? Tapi nanti akan mengeluarkan banyak darah. Ya, sepertinya memang sebaiknya aku membawanya ke rumahku dulu.


Mengangkat tubuhnya dengan gendongan putri aku dapat melihat wajahnya yang kotor oleh air mata dan debu tanah di jalanan.


"Hm, sepertinya aku pernah melihat wajahnya?"


Aku merasa seperti pernah melihatnya beberapa kali, atau mungkin juga aku mengenalnya?


Yah, mari pikiran nanti saja.


Ngomong-ngomong, gendongan putri ini terasa kurang nyaman saat aku mulai berlari. Jadi aku mengubahnya ke gendongan punggung. Jika saja, aku dapat menaruhnya di Inventory ku, pasti akan lebih mudah. Tapi sayangnya aku tidak bisa menyimpan makhluk bernyawa.


Dengan pikiran tersebut aku mulai berlari kembali ke rumahku dengan membawa seorang wanita yang tidak sadarkan diri di punggungku sambil menghindari Goblin-goblin yang terlihat di Google Map yang berada di jalanku.


To be continued.....»


****


Hai,


No Face disini.


Pada bab ini saya sedikit tidak yakin dengan teori yang saya pikirkan sendiri mengenai bentuk peluru seperti Sekrup dengan ujung yang runcing dan sisinya (ulirnya) yang sangat tajam tanpa kepala di ujung yang lainnya, lebih mudah untuk menembus target dengan Rotasi (putaran) berkecepatan tinggi dibandingkan dengan hanya ujung yang runcing dengan badan polos tanpa ulir peluru atau paku tanpa kepala.


Jadi bagaimana menurut kalian? Kalian bisa menuliskan pendapat kalian di kolom komentar.


Ya, itu saja untuk bab ini.


Terimakasih telah membaca bab ini juga. Like dan komen juga tambahkan ke favorit kalian atau mungkin kalian bisa memberikan Vote Mingguan kalian, bahkan kalian bisa share jika memiliki waktu luang.


Salam saya.


No Face


(tambahan: belum akhir bulan tapi kuota saya sudah sekarat ×_×)

__ADS_1


__ADS_2