
"Yoossh, mari kita lakukan Mana Crafting!!"
Ooh!!..
{Ooh!!}
Aku bersorak pada diriku sendiri, tapi ternyata Megumin ikut bersorak yang membuat suasananya terasa lebih ramai, meskipun hanya aku yang dapat mendengarnya.
Menaruh ke-4 Mana Stone di samping Ketapel, Aku memulai proses Crafting.
Kau bertanya bukankah Mana Stone dari Goblin Knight hilang?
Yah, aku juga mengira begitu, saat tahu bahwa tidak ada Mana Stone Goblin Knight pada kantong celanaku, aku kembali menelusuri jalan yang kulalui sebelumnya. Tapi aku masih tidak dapat menemukannya, dan kemudian Megumin memintaku untuk melihat video yang dia ambil dari sudut pandangku sebelum aku tidur.
Ternyata dia bisa melakukan hal yang seperti itu, yang mana menggunakan ku seperti kamera dengan dual lens.
Apapun itu, akhirnya aku pun melihat videonya, aku dapat melihat video pada tampilan antarmuka Gift Google. Mempercepat video tersebut akhirnya aku menemukan ide di mana Mana Stone nya.
Dan ternyata memang benar berada di dalam saku baju yang aku gunakan sebelum tidur, yang mana merupakan seragam kerja minimarket. Yah, karena aku pulang sebelum jam kerja ku selesai, sepertinya aku akan di pecat.
Mari kita kesampingkan tentang pemecatan ku. Melakukan Mana Crafting ternyata cukup sulit, aku harus membuat Ketapelnya menyerap Mana Stone dengan menyelimuti kedua nya menggunakan Mana ku sendiri. Sambil memikirkan efek (skill/sihir) yang ingin kuterapkan.
Dan akhirnya setelah beberapa lama....
~tring~
[ Mana Crafting Success ]
~tring~
[ Prestasi dicapai : Orang pertama yang melakukan Mana Crafting pertama di negara ini ]
[ Mendapatkan 5BSP, 5SP ]
"Yossh! Mana Crafting sukses dan aku mendapatkan sebuah prestasi"
Mari kita lihat Status ketapel baru ini.
"Megumin"
{Dimengerti Master!}
....
[ Magic Slingshot]
Rank : D+
•Atk : 80↑
•Ma : 25↑
•Durability: 840/840↑
Slot Efek (skill/sihir): 1
[ Perbaikan Otomatis tingkat
rendah ] (pasif)
[ Deskripsi : Ketapel Logam dengan sihir perbaikan otomatis tingkat rendah sehingga menjadikannya senjata yang tidak memerlukan perbaikan/perawatan berkala ]
Yah, inilah yang kuinginkan sejata yang super awet, jadi aku tidak perlu khawatir untuk mengganti karet dan alasnya lagi.
Meskipun begitu, melakukan Mana Crafting ini menghabiskan banyak pasokan Mana ku.
Mana ku yang seharusnya hampir pulih sepenuhnya sekarang tersisa 27/260.
"Oh benar!, Aku melupakan sesuatu"
Aku memeriksa ember lagi dan menemukan apa yang kulupakan. Ya benar!, ini adalah 5 buah kelereng yang di rendam bersama ketapel sebelumnya.
Baiklah coba kita periksa...
[ Mana Marble (Kelereng) ]
Rank : D–
__ADS_1
•Atk : 5↑
•Ma : 10new
•Durability : 9/9↑
Slot Efek : 1
[ Tidak ada ]
[ Deskripsi : Kelereng yang telah direndam dengan Mana Stone sehingga dapat menerima/menyalurkan Mana ]
Tapi aku tidak memiliki Mana Stone dan Mp lagi untuk melakukan Mana Crafting. Jadi aku menyimpannya saja untuk nati.
Jam 11:32 yang berarti waktu untuk gelombang Monster ke-2 sebentar lagi, karena menurut penjelasan yang di berikan Megumin yang di dapatkannya dari Gift •Google Monster akan muncul 4 kali dari Dungeon yang akan membersihkan Zona Berbahaya untuk mereka kuasai. Yah, selebihnya tidak diketahui bagaimana mereka muncul dan dari mana mereka.
Mungkin karena Level ku masih rendah, sehingga informasi lebih lanjut masih belum ada dalam Gift •Google. Yah, meskipun sebenarnya aku tidak terlalu memperdulikanya.
Dungeon muncul sekitar jam 6 kurang dan gelombang Monster pertama muncul, jadi gelombang ke-2 akan muncul pada jam 12 kurang.
Sebenarnya aku memiliki dua jenis jam pada peta ku, yang pertama adalah Timer yang menunjukkan sisa waktu Bonus Awal berlangsung, [ 18:13 ]. Dan yang kedua menunjukkan waktu sekarang, [11:32] yang mana itu adalah bagian dari Gift •Google.
Karena sisa waktu sedikit lagi sampai Gelombang Monster berikutnya, aku harus segera berlatih menggunakan Magic Slingshot agar terbiasa, dan mungkin nanti aku akan mendapatkan sebuah Skill.
"Kurasa aku harus menunda berlatih pedangnya, dan mulai berlatih menggunakan Ketapel Sihir yang baru kubuat ini"
Menyebutnya Ketapel Sihir, terasa sangat Fantasy
Sebelum itu, mari dapatkan amunisinya terlebih dahulu. Aku memiliki sekantong kelereng di kota harta karun masa kecilku tapi sepertinya masih kurang dan sepertinya kelereng memiliki Durability dan Atk yang rendah, jadi aku harus mencari amunisi yang lain.
Aku segera pergi ke gudang untuk mencari sesuatu yang bisa digunakan sebagai amunisi. Yah, meskipun aku sebenarnya sudah memiliki sebuah ide tentangnya, karena dulu aku sering menggunakannya ketika bermain ketapel untuk berburu burung.
"Aha! aku mendapatkannya...."
Benda bulat yang lebih kecil dari kelereng dan terbuat dari besi, ***** Sepeda. Ada sekantong pelastik kecil yang dapat kutemukan, seharusnya ada stok lain yang masih baru, tapi aku tidak tahu di mana tempatnya.
"Ya biarlah.."
Untuk saat ini aku memiliki sekantong *****/Gotri dan sekantong Kelereng. Aku pergi ke halaman belakang rumah untuk berlatih.
Aku memasang beberapa target yang terdiri dari papan yang tidak digunakan, dan tembok yang kubangun menggunakan Earth Magic.
"Baiklah ini dia.."
Menaruh kelereng pada alas ketapel lalu menariknya hingga maksimal, dan mengarahkannya pada target daaaan.. lepaskan!
Slep!! Trak!!
Woah! Ini sangat cepat.
kelereng terbang sangat cepat dan membuat lubang pada papan. Walaupun hancur ketika mengenai tembok di belakangnya.
"Baiklah sekarang langsung ke tembok"
Mengarahkannya pada tembok yang kubangun sebagai target, dan lepaskan!
Slep!! Trak!!
Yah, seperti yang kupikirkan ternyata memang hancur seketika ketika mengenai tembok dengan, mungkin bukan hanya karena Durability nya rendah tapi juga karena daya tembak ketapel nya yang sangat kuat.
Kemudian aku mengganti amunisi dengan *****, dan itu dapat menembus kedalam tembok tanah tapi tidak menembus melewatinya.
Mengganti kembali amunisi, aku menggunakan kelereng untuk berlatih. Lalu aku membuat target bergerak dengan menggantungkan papan persegi pada tombak yang ku tancapkan di atas tembok, mengayunkan nya sehingga papan bergerak ke kiri dan kanan.
Setelah beberapa kali percobaan, aku berhasil mengenai target bergerak. aku terus berlatih sampai suara notifikasi yang akrab terdengar.
~tring~
[ Shooting Lv.1 diperoleh ]
[ Shooting Lv.1 : meningkatkan Atk ketika menggunakan senjata jarak jauh ]
"Fiuh... Akhirnya aku mendapatkannya"
Berhenti berlatih, aku kembali ke dalam rumah. mungkin karena ini siang hari yang terik aku merasa sangat haus.
Setelah minum aku pergi ke ruang tengah untuk istirahat sejenak. Mengambil handphone untuk melihat update terbaru di internet, aku melihat bahwa ada beberapa telepon yang masuk. 10 kali dari nomor ibuku, 7 kali dari ayahku , dan 7 kali dari adikku.
__ADS_1
"Uh.. seperti aku memang belum menghubungi mereka"
Setidaknya aku sudah mengirim pesan pada ibuku, tapi sepertinya mereka benar-benar khawatir. Aku sebaiknya menghubungi mereka.
"Tuut.... tuut... "
"klek.."
"Halo Ibu, ini aku Ochid "
"....."
"Iya aku baik-baik aja"
"....."
"Iya aku masih dirumah kok"
"......"
"Ah!, Aku akan ke sana besok"
"....."
"Aku masih ada urusan di rumah, jadi aku akan pergi ke sana besok"
"....."
"Iya karena aku sudah dewasa aku bisa jaga diri, jadi ibu gak usah terlalu khawatir"
"....."
"Gak kok aku gak bakal coba lawan monster dengan cerboh"
"....."
"Iya, aku bakal baik-baik aja"
"....."
"Iya"
Klek....
'Maaf bu Ochid bohong tentang tidak melawan monster'
Setelah menutup telepon, aku meminta maaf kepada ibuku dalam hati. Tapi memang benar aku tidak mencoba melawan monster dengan cerboh melainkan aku sudah melawan monster dengan persiapan yang kurasa akan berhasil membuat ku selamat.
Melihat peta antarmuka, aku menemukan bahwa titik berwarna merah semakin banyak di pusat Zona Berbahaya dan terus bertambah. Aku menyadari bahwa gelombang Monster ke-2 sudah di mulai.
Mereka mengirimkan kelompok besar ke tiga arah berbeda, satu kelompok menuju blok A, lalu satu menuju blok C, dan dan terakhir menuju blok F dimana rumahku berada.
" Sepertinya ini lebih seperti pasukan karena jumlah titik merah yang sangat banyak"
Aku segera menuju ke halaman untuk memperkuat pertahanan. Aku bisa menambahkan jumlah lapisan tembok, tapi sepertinya aku tidak akan sempat untuk memperlebar dan memperdalam parit. juga aku tidak memiliki cukup MP untuk melakukannya.
To be continued.......»
***********
Halo, kembali lagi dengan saya.
No Face
Ketika saya menulis bab ini, saya terhenti cukup lama pada penggambaran saat menembakkan ketapel, saya benar-benar bingung dengan cara menuliskan efek suara ketika menembakkan ketapel dan ketika peluru menembus papan&tembok tanah.
Jika kalian memiliki ide tentang efek suara tembakan ketapel,
Selain yang sudah ku tulis.
Slep!! Trak!!
Ya, mungkin terdengar kurang. Jadi kalian bisa menulis pendapat kalian di kolom komentar.
Dan terimakasih telah membaca bab ini juga.
Sang Author yang masih belajar menulis dengan baik.
__ADS_1
No Face