2 World Fantasy

2 World Fantasy
Bab.11 Dunia yang Berubah #Pertempuran ke 2 (2nd Battle) bagian 1


__ADS_3

"Fiuh... "


Untungnya aku memiliki Mana yang cukup untuk memperkuat seluruh tembok, dan sekarang tembok ini terlihat seperti sebuah benteng kecil. Dengan ruang yang cukup untuk bergerak bebas di atas tembok untuk mempertahankannya, aku bisa leluasa untuk melempar tombak atau menggunakan Ketapel.


Memperhatikan Peta, tampak pasukan Goblin akan segera terlihat dari atas tembok ini. Melihat jumlah titik merah yang menuju kemari, Megumin memberikan perhitungan bahwa jumlah mereka ada 87.


"Ukh.. bukankah itu berarti aku akan menghadapi satu kompi"


Apakah aku harus pergi dari Zona Berbahaya sekarang?


Tidak, tidak.. tujuan ku adalah untuk memanfaatkan sepenuhnya Bonus Time di Zona Berbahaya ini. Leveling dengan cepat dan menjadi kuat untuk bertahan hidup di dunia yang berubah ini.


Selagi aku menegaskan kembali tujuanku, aku sudah bisa melihat tentara Goblin di kejauhan.


"Melihatnya secara langsung, bukankah ini terlalu banyak. Ya tidak masalah aku tidak akan turun untuk menghadapinya secara langsung"


Mengeluarkan tombak, aku mengambil posisi untuk melemparnya.


Wossh...


Ah ternyata memang tidak akan kena, tapi itu memang mencapai mereka. Mereka sepertinya terkejut dengan serangan ku tapi segera melajukan pergerakan mereka.


Setelah berada dalam jangkauan yang pasti aku bisa mengenai target, aku memulai serangan lemparan tombakku.


Swossh!! Jleb!!


"Kieee...."


Swossh!! Jleb!!


"Kieee...."


Swossh!! Jleb!!


"Kieee...."


Aku menargetkan Goblin yang terlihat kuat di kelompok yang sepertinya adalah Goblin Knight, aku berhasil mengenai 5 Goblin Knight dan beberapa Goblin biasa.


Sampai di depan parit mereka berhenti, kemudian mereka mencoba melompati parit dan beberapa dari mereka berhasil menyebrangi parit. Tapi aku segera melemparkan tombakku pada Goblin yang berhasil melompati parit.


Setelah banyak membunuh Goblin biasa dan beberapa Goblin Knight, Level ku sudah naik tiga kali. Sepertinya efek dari Title Goblin Slayer lebih kuat dari yang kubayangkan. Karena aku segera naik level setelah menyerang sejumlah Goblin dan Goblin Knight, seperti inilah yang namanya One-Hit One-Kill.


"Hee.. bukankah aku memiliki kesempatan untuk membunuh Goblin King dan menaklukkan Dungeon di Zona Berbahaya ini."


Ketika aku memikirkan sesuatu yang agak sombong, aku menjadi lengah.


{ Awas Master }


Swuussh... Jleb!!


"Aaaaakh!...."


Sebuah anak panah terbang ke arahku yang aku tidak perhatikan meskipun Megumin memperingati ku, tiba-tiba aku merasakan sakit yang teramat pada bahu kiri ku. Tertancap di bahu kiri ku adalah anak panah yang sepertinya di tembakan oleh para Goblin yang berada di bagian belakang pasukan.


"B*ngs*t, sialan.. sakit banget anjing"


Aku segera menunduk dan bersembunyi di balik Parapet (dinding rendah yang berada diatas tembok benteng).


Si*lan! ini pertama kalinya aku terkena panah dan rasanya sangat sakit, selain itu kepalaku terasa agak pusing. Apa yang sebenarnya terjadi Megumin?


{ Master terkena racun yang terdapat pada panah yang di tembak oleh para Goblin Archer }


Sialan, racun kah.. Apakah ini berbahaya?


{ Racun tersebut tidak dapat membunuh Master, tapi Anda akan merasa lelah lebih cepat }


Ugh! Bukankah aku akan tamat jika pertempuran ini berlangsung lama.


Kemudian aku segera turun dari tembok dan berlari ke dalam rumah, mengambil kotak P3K di dalam lemari di bawah TV untuk melakukan perawatan pertama.


Melihat anak panah yang ada di bahu kiriku, aku merasa ragu apakah akan mencabutnya atau tidak. Tapi aku menguatkan hatiku dan mencabutnya.

__ADS_1


"Aaarrggh... Anjing, bangs*t doangan"


Sebenarnya itu bukanlah salah Anjing tapi Goblin, aku minta maaf kepada seluruh anjing di dunia.


Selagi aku memikirkan hal bodoh yang tidak mengurangi rasa sakit yang kurasakan, luka tersebut mengeluarkan banyak sekali darah dan ada cairan berwarna ungu yang kemungkinan adalah racun.


"Nununu..."


Aku mencoba untuk menghisap dan membuang racun dari luka itu, tapi karena luka tersebut berada di posisi yang tidak bisa di jangkau oleh mulutku, Akhirnya aku menyerah untuk melakukannya.


"Ugh.. bukankah terlalu banyak darah yang keluar"


Aku segera menuju wastafel dan mencuci lukaku, Aaarrggh... Ini benar-benar perih ketika air mengenai luka. Mengambil lap di dapur yang masih bersih aku menekan pada lukaku untuk mengeringkan dan menghentikan pendarahan.


Setelah mengeringkan lukaku, aku mengoleskan salep luka padanya dan menutupnya dengan plester besar, kemudian membalutnya dengan kassa.


Menggerakkan bahuku untuk memeriksanya, ugh.. yah ini masih terasa sakit. Kemudian aku meminum obat penahan nyeri, dan mungkin minuman berenergi untuk mengurangi efek racun karena aku tidak tahu obat untuk racun ini.


Megumin apakah ada cara untuk mengurangi efek samping dari racunnya?


{ Yes Master!, Anda bisa bermeditasi untuk mengurangi efek racun }


Baiklah.. aku akan bermeditasi sebentar.


....


Setelah sekitar 3 menit bermeditasi, aku mendapatkan sebuah notifikasi


~tring~


[ Pain Resistance Lv.1 diperoleh ]


[ Poison Resistance Lv.1 diperoleh ]


Hmm... meskipun aku sudah mendapatkan aku mendapatkan kedua skill tersebut, tapi lukaku masih terasa sakit. Yah setidaknya efek racunnya berkurang.


Kemudian aku merasakan beberapa kehadiran di halaman belakang, aku tidak segera pergi ke sana tapi aku mencoba merasakan dengan jelas Kehadiran, Kehidupan dan Mana mereka.


~tring~


[ Deteksi Mana Lv.1 diperoleh ]


[ Deteksi Kehidupan Lv.1 diperoleh ]


Setelah mendapatkan apa yang kuinginkan, aku segera berdiri bersiap dengan Magic Slingshot dan kemudian menuju ke halaman belakang.


Ketika berada di halaman belakang aku melihat 5 Goblin Knight dan 3 Goblin Archer berhasil memanjat tembok, aku segera menembakkan ketapel ku pada Goblin Archer.


Slap!! Jeb!!


Aku mendapatkan sebuah headshot langsung, meskipun aku harus memaksakan bahu kiriku yang terasa sangat sakit saat menembakkan ketapel.


Goblin Archer tersebut melebarkan matanya saat terkena tembakan langsung ke otak nya, dia tidak mengeluarkan suara sehingga Goblin yang lain belum menyadari ku. Saat aku menembak Goblin Archer ke 2 Goblin lainnya menyadari ku, ke lima Goblin Knight langsung berlari kearah ku dan aku menembak Goblin Archer terakhir sebelum dia bisa menarik panahnya.


Kemudian aku mengganti ketapelku dengan pedang dari Goblin Knight pertama.


"Beli Skill Swordmarship Lv.1"


~tring~


[ Swordmarship Lv.1 diperoleh ]


"Naikan ke Level 2"


~tring~


[Swordmarship Lv.1→ Lv.2]


Aku berjalan menuju para Goblin Knight, untuk melawan mereka secara langsung meskipun aku memiliki luka.


Goblin Knight yang paling depan mengangkat pedangnya untuk menebasku dari atas,

__ADS_1


Swossh...


Akuku menghindari serangan sederhana tersebut sambil memenggal kepalanya. kemudian aku mengambil pedangnya dan menghadapi Goblin Knight ke 2 yang lebih cepat dari 3 lainnya.


Dia menyerang ku dengan tebasan Vertikal seperti yang pertama, kali ini aku menangkisnya dengan pedang di tangan kanan ku dan mengalihkan momentumnya kesamping lalu aku menusuk lehernya dengan pedang di tangan kiri ku.


Tiga lainnya akan segera datang, tapi aku melemparkan pedang di tangan kanan ku.


Swussh! Jleb!


"Kieee!...."


Dan mengenai perut Goblin Knight yang di tengah, sepertinya dia tidak mati mungkin karena armor kulitnya dan aku juga tidak terlalu berkonsentrasi saat melempar.


Mengambil lagi pedang Goblin Knight yang kutusuk dileher, aku menghadapi dua yang tersisa sekaligus.


Yang pertama menyerang ku dengan serangan yang sama seperti sebelumnya, aku dengan mudah menghindarinya. Tapi Goblin Knight lainnya melakukan tebasan horizontal dari samping kiri, aku menangkisnya dengan pedang di tangan kiri ku dan mundur dengan cepat.


"Earth Storm!"


Kemudian aku menggunakan sihir Earth Storm untuk menghalangi pandangan mereka, aku berlari memutar kebelakang mereka


Tap, tap, tap,......


Dan menusuk jantung mereka dari belakang.


Jleb!!


" "Kieeee" "


"Haa.. haa.. haa....."


Sambil bernafas berat aku berjalan menuju Goblin Knight yang terkena lemparan pedang, dan aku menghabisinya.


~tring~


[ Level Up ]


[ Mendapatkan 1 BSP, 1 SP, +1All stat ]


~tring~


[ Dual Wielding Lv.1 diperoleh ]


[ Battle Sense Lv.1 diperoleh ]


"Haa...Haa.. untuk saat ini sepertinya sudah selesai!"


Saat aku berpikir begitu, aku merasakan kehadiran yang lebih kuat dari Goblin Knight yang kulawan. Memandang ke arah tembok aku dapat melihatnya berdiri di atas tembok dengan tubuhnya yang lebih besar dari Goblin Knight, memegang pedang besar yang terawat dan mengenakan armor besi.


"Sial! Yang benar saja, apakah tidak ada istirahat untuk ku?"


To be continued......»


*********


Halo,


No Face di sini.


Bagaimana pendapat kalian mengenai pertempuran ke 2 ini?


Mungkin penggambaran saya mengenai pertempuran masih banyak kurangnya, apalagi saat melawan 5 Goblin Knight.


Jika kalian memiliki pendapat atau saran, kalian bisa menuliskannya di kolom komentar.


Oh! Dan juga Monster apa yang muncul di bagian terakhir?


Terimakasih telah membaca bab ini juga. Like dan komen atau mungkin bisa share, untuk meningkatkan motivasi pada sang Author yang mana merupakan saya sendiri.


No Face.

__ADS_1


__ADS_2