2 World Fantasy

2 World Fantasy
Bab.12 Dunia yang Berubah #Pertempuran ke 2 (2nd Battle) bagian 2


__ADS_3

Monster tersebut berdiri di atas tembok dan menatapku, tentu saja aku balas menatapnya balik. Dia memegang pedang besar yang terawat dan mengenakan armor besi yang terlihat kokoh. Tubuhnya lebih besar dan lebih tinggi dari Goblin Knight.


"Ugh.. dia bukan Goblin General kan?"


{ Bukan Master, kemungkinan dia adalah Goblin Elite Knight }


Meskipun begitu bukankah dia terlihat sangat kuat? uh! dia akan turun.


Menyimpan pedang dikedua tanganku ke dalam Inventory, dan mengeluarkan ketapel dari nya. Inventory memang benar-benar nyaman ini seperti saat kamu bermain game FPS kamu bisa mengganti senjata mu dengan cepat.


Menarik ketapel dan kemudian aku mengarahkannya ke kepala Goblin Elite Knight, mari kita sebut Elite Knight saja. Lepaskan!!


Slap!! Cleb!!


"Graa..."


Ugh.. karena lukaku berdenyut, tembakan itu meleset dari kepala ke perut target. Tapi untungnya itu dapat menembus armor besinya, meskipun itu tidak dapat membunuhnya langsung. Aku terus menembaknya saat dia berlari ke arah ku, tapi kemudian dia dapat menangkis tembakanku dengan pedang besarnya.


"Ck.."


Mendecakkan lidah, aku mengganti kembali senjata ku dengan dua pedang lagi. Aku bersiap menghadapinya.


"Earth Storm"


Melakukan gerakan seperti sebelumnya dengan berlari ke belakang target, aku menebas ke lehernya dengan pedang di tangan kanan, tapi ternyata dia tidak berhenti berlari ke depan sehingga aku hanya memotong udara kosong.


Saat Earth Storm berhenti, aku melihat sebuah pedang besar turun secara vertikal dari atas kepalaku. Bergerak ke samping untuk menghindarinya tapi kemudian dia mengubah lintasanya menjadi tebasan horizontal. Monster ini sepertinya cukup terlatih. Aku menangkisnya dengan kedua pedangku.


Trang!!


Aku terdorong ke belakang olehnya, dia ternyata memiliki tenaga yang lebih besar dari ku meskipun aku sudah meningkatkan stat dasarku.


Aku berlari ke arahnya dan melakukan tebasan diagonal dengan kedua pedangku tapi dia dapat menahan dengan pedang besarnya, aku mencoba menendangnya perutnya tapi karena dia lebih besar dan lebih tinggi dariku jadi aku malah mengenai 'anunya'.


"Graaaa..."


Dia berteriak sangat keras menjatuhkan pedangnya dan membungkuk sambil memegangi 'anunya', tentu saja aku tidak melewati kesempatan ini. Aku menyilangkan tanganku dan melakukan tebasan horizontal ke lehernya.


Slash!!


Aku berakhir berpose dengan merentangkan kedua tanganku yang memegang pedang.


Tuk!


Mendengar suara dari kepalanya yang jatuh, aku berhenti berpose.


~tring~


[Level Up]


[Mendapatkan 1 BSP, 1 SP, +1All stat]


"Haa... haa... Sepertinya masih menyakitkan bahkan bagi Goblin yang sangat kuat jika barangnya di tendang"


Kali ini aku beruntung karena Goblin tersebut laki-laki, meskipun aku tidak tahu apakah ada perempuan untuk Goblin.


{ Ya Master, Goblin memiliki dua jenis kelamin seperti manusia }

__ADS_1


Mereka tidak menangkap wanita manusia dan melakukan hal 'itu' padanya kan?


{ Jika yang Master maksud dengan hal 'itu' adalah yang seperti 'itu', maka mereka tidak melakukannya. Mereka hanya menganggap manusia sebagai makanan seperti hewan yang mereka buru }


Syukurlah ini tidak menjadi cerita gelap seperti salah satu manga/anime tentang seorang pria yang terobsesi pada Goblin.


"Fiuh...." Saat aku menghela nafas lega aku merasakan bahaya dan melompat kesamping.


Swuussh.. Tap! Tap! Tap!


Tiga anak panah menancap ke tanah dimana aku berada sebelumnya, berbalik kearah tembok aku melihat 3 Goblin Archer di atas tembok.


"Apakah mereka tidak akan pergi walaupun pemimpin mereka sudah terbunuh?"


Mungkin karena mereka tidak melihatnya dari balik tembok atau memang mereka tidak akan mundur apapun yang terjadi, yah apapun itu sepertinya aku memang harus menghabisi mereka semua agar aku bisa beristirahat.


"Earth Wall"


Membangun tembok untuk bersembunyi, aku mengganti senjataku dengan ketapel untuk melakukan pertempuran jarak jauh dengan mereka.


Aku bisa mengetahui posisi mereka dengan skill deteksiku.


"Earth Storm"


Jadi aku menggunakan Earth Storm untuk menghalangi pandangan mereka. Menggunakan deteksi untuk menentukan target, aku bergerak ke samping untuk menebak mereka secepat yang kubisa.


Slap!! Jeb!!


Slap!! Jeb!!


Slap!! Jeb!!


Setelah Earth Storm berhenti, aku dapat melihat para Goblin Archer terjatuh dari atas tembok, tapi mereka tidak langsung terbunuh karena aku tidak mengenai kepala mereka ketika aku menebak hanya dengan menggunakan Deteksiku tanpa benar-benar melihat mereka. Jadi aku menghabisi mereka dengan tiga headshot kali ini.


~tring~


[ Shooting Lv.1→ Shooting Lv.2 ]


Lalu aku ke atas tembok untuk melihat keadaan di luar tembok, aku mengetahui jumlah mereka yang tersisa di peta dengan 10 Goblin Archer, 7 Goblin Knight dan 18 Goblin biasa. Aku melihat bahwa para Goblin sedang menumpuk tubuh Goblin yang terbunuh di dalam parit untuk menyebranginya.


Sepertinya mereka tidak mencoba melewati parit dan tembok secara individu lagi.


Aku melihat bahwa para Goblin Archer pun sedang membawa mayat dan mereka tidak siap dengan panah mereka. Jadi aku menembak para Goblin Archer terlebih dulu, kemudian para Goblin Knight dan ketika Goblin Knight terakhir terbunuh, para Goblin biasa yang tersisa melarikan diri dan aku berusaha membunuh sebanyak yang kubisa.


Setelah tidak ada goblin yang masih hidup kecuali 5 yang berhasil lolos, dan skill Shooting naik ke Lv.3. Akhirnya aku bisa istirahat juga.


"Haa...haa.. Gak ada yang bakal dateng lagi kan?"


Aku memeriksa keadaan sekitar untuk memastikan tidak ada lagi musuh, dan aku hanya melihat tumpukan mayat Goblin yang terlalu banyak.


"Ugh... Sepertinya banyak pekerjaan setelah perang"


Dengan Mayat Goblin sebanyak ini aku akan memiliki banyak Mana Stone, masalahnya adalah aku harus membedah semua mayat ini untuk mendapatkannya.


Untuk saat ini aku akan Bermeditasi terlebih dulu untuk memulihkan stamina dan Mana ku.


...

__ADS_1


Setelah bermeditasi, aku mendapatkan skill Fast Recovery Lv.1 yang meningkatkan kecepatan pemulihan Hp,Stamina dan Mana.


Dan juga Natural Regeneration (Regenerasi Alami) Lv.1 yang meningkatkan kecepatan pemulihan tubuh dari luka/cidera.


Kemudian aku mulai melakukan pekerjaan setelah perang dengan kata lain mengumpulkan rampasan perang dan mengambil Mana Stone dari semua mayat Goblin ini.


.....


45 Mana Stone dari Goblin biasa, 20 Mana Stone dari Goblin Knight, 16 Mana Stone dari Goblin Archer, dan 1 Mana Stone Goblin Elite Knight, 5 armor kulit 4 pedang yang masih terlihat baik, dan 1 pedang besar.


Semua itu adalah rampasan perang yang kusimpan dalam Inventory, sisanya ku kumpulkan kedalam lubang yang kubuat dengan Earth Sink dan menguburnya.


Setelah membedah sekian banyak mayat Goblin, aku mendapatkan skill Dismantling (pembongkaran) Lv.1


Kemudian aku memperkuat pertahanan rumahku dengan memperluas dan menambah kedalaman parit, dan membuat tembok benteng lebih tinggi.


'Fiuh... untuk saat ini sepertinya mereka tidak akan bisa melewatinya'


......


Setelah selesai dengan pekerjaan pengumpulan rampasan perang, aku pergi ke kamar mandi mengisi ember besar dengan 45 Mana Stone dari Goblin biasa, 16 Mana Stone dari Goblin Archer, dan satu ketapel kemudian tambahkan air secukupnya, lalu tutup dengan penutup embernya. Tunggu sampai kaldunya menyerap.


Oh! Tapi kalian harus ingat ini bukanlah novel tentang memasak.


Kemudian aku pergi mandi.


Ketika mandi, aku melihat bahwa lukaku terlihat sudah membaik dan rasa sakit nya pun berkurang. Selesai mandi, aku pergi ke dapur untuk memasak mie instan dengan telur untuk makan siang.


Yah, sepertinya aku hanya akan makan mie instan dengan nasi untuk seharian ini.


Membawa mie dan nasi ke ruang tengah, aku menyalakan TV untuk melihat berita terbaru sambil makan.


To be continued.....»


*******


Halo sobat,


ini adalah salam penutup Author,


No Face


Yah sebenarnya saya menulis ini untuk menambah jumlah kata per bab agar melebihi 1000 lebih kata.


Oh! Tapi sebenarnya jumlah kata untuk isi cerita sudah lebih dari 1000 kata per bab, ya ini agar terlihat lebih banyak saja.


Pada bab ini sebenarnya saya bingung untuk menentukan nama monster setelah Goblin Knight, saya tidak menggunakan "Goblin General" karena dia yang kedua terkuat setelah "Goblin King". Jadi saya memutuskan untuk menggunakan "Goblin Elite Knight" yah meskipun mungkin terlalu panjang.


Dan kemungkinan Goblin General akan muncul pada gelombang ke-3 sementara Goblin King sudah muncul saat gelombang pertama tapi dia hanya bisa berada di dalam Dungeon untuk mensumon pasukannya, karena dia juga merupakan Dungeon Master di Zona Berbahaya ini.


Ya itu saja salam penutup kali ini.


Terimakasih telah membaca bab ini juga. Like dan komen juga tambahkan ke Favorit kalian.


Sampai jumpa lagi di bab berikutnya.


No Face

__ADS_1


__ADS_2