2 World Fantasy

2 World Fantasy
Bab.23 Dunia yang Berubah #Pertempuran ke-3 (3rd Battle)


__ADS_3

Pasukan Goblin dengan jumlah 200 unit sedang menuju ke tempat kami. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dari jumlah pasukan saat gelombang kedua.


Tapi pasukan yang sepertinya lebih besar sedang menuju ke arah yang berlawanan dimana kelompok manusia yang baru datang ke Zona Berbahaya ini beberapa saat lalu.


Aku harus menunggu sampai mereka berada lebih dekat dengan ku untuk mengetahui tingkat kekuatan atau class setiap Goblin.


"Fitri, bersiaplah untuk menggunakan Sihir Area terkuat yang kamu bisa, kita harus mengurangi jumlah mereka sebanyak mungkin saat mereka terhenti di depan parit"


"Un!..." Dia masih terlihat sedikit cemas tapi dia tetap mengangguk sebagai jawaban.


Pasukan Goblin semakin mendekat dan aku dapat mengetahui rasio class mereka.


1 Goblin General


15 Goblin Wizard


25 Goblin Elite Knight


30 Goblin Archer


40 Goblin Knight


89 Goblin biasa


Seperti yang aku duga Goblin General muncul juga, tapi yang tidak aku perkirakan adalah adanya Goblin Wizard. Goblin Wizard mungkin akan sedikit merepotkan, tidak hanya mereka bisa menggunakan Sihir untuk menyerang dari jauh tapi mereka juga mungkin bisa menggunakan Sihir untuk membuat jembatan pada parit untuk digunakan pasukan mereka melewati parit.


Awalnya aku berniat untuk membunuh Goblin General terlebih dulu. Tapi setelah aku mengetahui adanya Goblin Wizard di dalam pasukan mereka apakah aku harus memprioritaskan membunuh Goblin Wizard terlebih dulu.


Hmm....


Setelah merenung untuk beberapa saat.


Aku memutuskan untuk memprioritaskan menargetkan Goblin General, karena aku ingin mengetahui apakah Magic Slingshot yang memiliki Rank B+ dapat membunuhnya langsung atau tidak? jika tidak, sepertinya aku harus mengurungkan niatku untuk melawan Goblin King dan Level Up secara perlahan saja.


Pasukan Goblin segera terlihat oleh kami meskipun kami hanya dapat melihat gerombolan yang bergerak di kegelapan.


Aku telah melihat pasukan Goblin saat gelombang kedua secara langsung tapi tetap saja melihat gerombolan monster yang sedang menuju ke arahku masih membuatku merasa ingin segera melarikan diri. Tapi aku tidak akan melarikan diri setelah berpikir bahwa aku akan naik level dengan cepat dan mendapatkan banyak Mana Stone.


Dan juga tidak mungkin aku melarikan diri setelah berbicara banyak pada Fitri. Hmm.... Aku akan bertarung bersama Fitri lalu bagaimana dengan pembagian expnya?...


Sebelum aku dapat menanyakannya pada Megumin. Aku mendapatkan sebuah notifikasi.


~tring~


[Individu Fitriyana Putri mengundang anda ke dalam Party!]


[Terima/Tolak]


Aku menoleh ke kesamping dan melihat Fitri dengan ekspresi wajah yang sepertinya menanyakan "apa kamu gak mau?" Uhh, meskipun aku belum tahu efek dari Party ini, tapi kami tidak memiliki banyak waktu. Dan aku tidak mungkin menolaknya setelah melihat wajah memelasnya.


[Anda bergabung dengan Party]


[Fitri menyerahkan posisi Ketua kepada Anda]


[Anggota Party :


1.Orchid Wijaya Kusuma


2.Fitriyana Putri


3... 4... 5.... 6....]


Yah, terserahlah. Aku akan memikirkannya nanti saja.


Saat pasukan Goblin berada di dekat parit kami dapat melihat sosok mereka karena cahaya lampu dan senter yang telah kami pasang.


Kemudian Fitri segera melakukan casting sihirnya untuk menyerang mereka.


"Fire Storm!"


Waohh! Fire Storm miliknya memiliki kekuatan yang luar biasa dengan radius sekitar 4 meter. Kemungkinani ini karena Fire Magic miliknya sudah Lv.4


Fire Storm tersebut membunuh Goblin-goblin yang berada di dalamnya dan melukai Goblin-goblin yang berada didekatnya.


Sementara Fitri sedang mempersiapkan sihir selanjutnya, aku dapat melihat sosok bayangan Goblin yang memiliki ukuran lebih dari 2,5 meter berada di barisan belakang. Sepertinya dia memegang kapak besar dan kemungkinan besar dia juga mengenakkan armor.


Karena tubuhnya yang besar aku dapat melihat siluetnya dengan jelas meskipun berada di jarak yang jauh.


Aku membidiknya dengan Magic Slingshot dan menembaknya segera setelah aku yakin.


Slap!


Aku telah membidik kepalanya tapi sepertinya tembakan tersebut tidak mengenai kepalanya. Mungkin karena jaraknya yang terlalu jauh dan aku hanya dapat melihat sosoknya yang terlihat seperti bayangan hitam yang besar.


"Groaaahhhh!!!....." Raungan marah terdengar dari barisan belakang pasukan Goblin.


Sepertinya tembakanku memang mengenainya meskipun tidak tepat sasaran, dan itu membuatnya marah.


Setelah mengeluarkan raungan marahnya, dia mulai berlari menuju ke kami. Para Goblin yang berada di depannya segera menyingkir untuk memberinya jalan.


Sepertinya dia akan melompati parit dan menghancurkan tembok benteng jika aku membiarkannya seperti ini.


"Fitri kamu harus membuat Goblin Wizard dan Goblin Elite Knight tetap sibuk. Kamu tidak harus membunuh mereka"


"Aku akan turun untuk menghadapi Goblin General, jadi kamu harus menghemat Mana mu dan membuat mereka sibuk"


"Ochid—" Fitri mencoba mengatakan sesuatu padaku tapi aku segera melompat turun.


"Tenang saja! Aku akan segera melarikan diri jika aku merasa tidak memiliki kesempatan untuk membunuhnya!" Aku berteriak padanya saat berada di udara.


Tembok ini memiliki ketinggian yang cukup untuk membuat manusia biasa patah tulang jika jatuh darinya.


Tapi karena sekarang aku memiliki statistik dasar yang cukup tinggi, aku tidak akan terluka parah dengan hanya ketinggian ini. Meskipun akan berbahaya jika kakiku terluka ringan setelah melompat dan segera menghadapi Goblin General. Tapi aku tidak akan melompat tanpa memikirkan hal tersebut.


3 jam waktu latihan di siang hari sebelumnya, aku tidak hanya menaikkan skill yang sudah kumiliki, tapi aku juga mendapatkan beberapa skill baru.


Menggunakan Mana di dalam tubuhku untuk memperkuat seluruh tubuhku aku mendapatkan Skill Penguatan Tubuh Lv.1 Mungkin lebih tepatnya adalah Sihir Penguatan Tubuh.


Aku berhasil mendarat dengan aman, dan langsung membidik Goblin General dengan Magic Slingshot lalu menembaknya. Tapi dia dapat menghindarinya karena melihatku membidiknya.


Dia cukup cepat meskipun memiliki tubuh yang besar.


'Tch, sepertinya aku tidak akan bisa mengenainya dengan serangan jarak jauh untuk saat ini.'


Jadi aku memutuskan untuk menghadapinya secara langsung. Menyimpan Magic Slingshot, aku berlari dan melompati parit untuk menghadapinya dan mencegahnya melompati parit.


Setelah mendarat aku segera mengeluarkan dua pedang dari Inventory dan berlari ke arahnya.


Saat jarak kami semakin dekat, Goblin General mengangkat kapaknya ke atas kepala dan melakukan tebasan Vertikal.


Aku menghindar ke kanan. Tebasan tersebut hanya memotong udara kosong, kapak menancap tanah dan membuat debu tanah berterbangan.


Aku segera mengambil jarak untuk menghindari visibilitas ku terhalang.


'Megumin lakukan Analyst padanya'


{Baik Master}


Goblin General Lv.10


•STR. : 45


Atk : 180


•VIT. : 50


Hp : 500±/500±


Stp : 500±/500±


Def : 95↑(\+20\+10)


•INT. : 10

__ADS_1


Mp : 100/100


Ma : 50


Mr : 50↑(\+10\+15\+10)


•AGI. : 33↓(-2-5)


•LUK. : 10


• Skill+ : Brute Force Lv.4 Axe Mastery Lv.3 Battle Sense Lv.3


Sprint Lv.2


•Title : {Leader} {Brutal Monster}



Equipment :


Kapak Perang Rank C


Armor Baja Rank C\+



Dia memiliki statistik fisik yang lebih tinggi dari ku dan pertahanannya yang tinggi mungkin berkat Armornya, meskipun itu juga menurunkan Agility nya. Walaupun begitu kecepatan masih lebih tinggi 1 poin dariku.



Hmm... Karena aku sepertinya masih memiliki 12 BSP yang belum aku alokasikan, aku segera mengalokasikannya dengan hanya berpikir untuk mengalokasikan 10 poin pada Agility dan 2 poin pada Strength.



Sementara aku sedang sibuk membandingkan kekuatan kami, dia sudah berada beberapa meter dihadapanku.



Dia mengayunkan kapaknya secara diagonal dari sebelah kanan. Aku terlambat untuk menghindarinya jadi aku menahannya dengan kedua pedang di tanganku.



Trang!



Aku terlempar cukup jauh karena dampaknya, aku membuang pedang yang kugunakan karena sepertinya akan segera patah dan mengeluarkan yang lain dari Inventory.



Goblin General mendatangi ku, tapi karena aku sudah siap aku dapat menghindari serangannya dan menyerangnya balik.



Aku menghindari menyerang tubuhnya karena armor yang dikenakannya dan hanya menargetkan tangan dan kakinya.


Aku tidak bisa menyerang leher atau kepalanya karena terlalu tinggi, mungkin aku bisa mencapainya jika melompat tapi aku tidak akan bisa menghindari serangannya saat berada di udara.



Setelah beberapa saat pertarungan menghindar dan menyerang, skill Battle Sense ku naik ke Lv.3 dan pertarungan menjadi lebih mudah. Kali ini aku dapat menghindari semua serangannya sementara sebelumnya aku harus menangkis beberapa serangannya.



Gerakan Goblin General semakin melambat, karena aku kebanyakan menyerang kakinya.



(...chid!. Ochid! kamu bisa mendengarku?) Aku mendengar suara Fitri dikepalaku. Apakah ini telepati? Sebaiknya kupikirkan nanti saja.



'Ya, ada apa Fit?' Aku mencoba berbicara balik di dalam pikiranku sambil berpikir bahwa aku berbicara padanya.




(Baiklah, aku akan segera membunuh Goblin General)



Sepertinya aku harus segera mengakhiri ini karena Fitri akan kehabisan Mana dan Stamina ku juga semakin berkurang.



Aku menghindari serangan diagonal Goblin General lalu berlari mendekatinya ke samping kanannya, kemudian aku menancapkan pedangku di kaki kanannya.



Mengambil jarak sedikit kebelakang nya, aku mengeluarkan Magic Slingshot ku dan menembak ke arah kepalanya.



Slap!



Saat dia berbalik kearah ku, kepalanya memiliki lubang kecil yang menembus melewatinya. Dia berjalan beberapa langkah dan jatuh seperti boneka yang talinya dipotong.



~tring~


\[Level Up\]


\[Mendapatkan 1 BSP, 1 SP, \+1All stat\]


~tring~


\[Level Up\]


\[Mendapatkan 1 BSP, 1 SP, \+1All stat\]



"Ha... ha... ha... " Aku bernafas berat tapi aku tersenyum mengetahui bahwa aku naik 2 level.



Melihat sekeliling, aku melihat bahwa Fitri masih menahan Goblin Wizard dan Goblin Elite Knight sementara hampir semua Goblin biasa terbunuh dan beberapa Goblin Archer mencoba menaiki tembok.



Aku menembak para goblin Archer terlebih dulu. Tapi sebelum aku dapat menghabisi semua Goblin Archer, beberapa Goblin dan Goblin Knight mendatangi ku.



Aku segera berlari dan melompati parit untuk kembali ke tembok. Saat berada di bawah tembok aku berbicara kepada Fitri menggunakan telepati.



'Fitri, lihat kebawah tembok sebelah kananmu fit!' Fitri segera melihat ke arahku.



(Kamu sudah membunuhnya!. Jadi apakah kita akan melarikan diri sekarang?)



'Tidak, kita akan membersihkan para Goblin yang ada di sini...'


__ADS_1


'Aku akan melemparkan senjataku padamu, jadi kamu harus menangkapnya dengan benar.... Ini dia!' Aku melemparkan Magic Slingshot ku ke atas kearahnya dan dia menangkapnya dengan sempurna.



'Ini satu lagi!' Aku melemparkan kantung berisi \*\*\*\*\* dan dia menangkapnya dengan mudah.



(Ketapel?)



'Aku akan menjelaskannya sekali saja. Ketapel itu memiliki tiga sihir aktif padanya, jadi jika kamu masih memiliki Mana kamu bisa mengaktifkan sihirnya dengan menyalurkan Mana padanya. Saat kamu akan menembaknya kamu harus membayangkan bentuk pelurunya, yang paling mudah kamu hanya perlu membayangkan bentuk peluru silinder dengan ujung lancip dan tajam'



'Kamu menembakkannya dari sana saja, tembak sebanyak mungkin Goblin yang kamu bisa dan tidak perlu menembak Goblin yang berada di dekatku'



(O-oke...)



'Baiklah, aku akan pergi kesebrang parit lagi... Ah! Sebaiknya kamu membeli Skill Shooting Lv.1 jika kamu masih memiliki Skill Point'



Setelah mengatakan semua yang kuperlukan padanya, aku segera berlari dan melompati parit.



Saat di udara aku mengeluarkan dua pedang lainnya dari Inventory ku, lalu menebas Goblin yang berada di tempat di mana aku akan mendarat. Setelah aku mendarat, Goblin yang berada di sebelah kiriku mengayunkan clubnya secara vertikal dan Goblin yang berada di sebelah kananku menusukkan tombaknya ke arahku, aku dengan mudah menghindari keduanya dan menebas keduanya secara bersamaan.



Kemudian aku berlari menuju ke tempat para Goblin Wizard yang di lindungi oleh para Goblin Elite Knight. Di perjalanan aku menghabisi para Goblin dan Goblin Knight dengan mudah.



Menghindar, menebas, menusuk dan melemparkan pedang yang kugunakan jika kurasa pedang tersebut akan patah atau terlalu tumpul untuk digunakan.



Kemudian aku sampai di hadapan para Goblin Elite Knight yang melindungi para Goblin Wizard. Aku dapat melihat 7 Goblin Wizard dan 15 Goblin Elite Knight. Sepertinya beberapa sudah terbunuh oleh Fitri. Sementara itu Fitri sedang sibuk menghadapi para Goblin, Goblin Archer dan Goblin Knight yang mendekati tembok.



Sepertinya Goblin Wizard telah berhasil membuat jembatan. Aku harus segera menghabisi Goblin Elite Knight dan Goblin Wizard, karena aku akan segera kehabisan Mana setelah sekian lama menggunakan Sihir Penguatan Tubuh. Tidak hanya itu. Staminaku juga akan segera habis jadi aku harus menyelesaikan pertempuran ini secepatnya.



Memompa semangatku, aku melemparkan kedua pedang di tanganku pada Goblin Elite Knight yang berada di depan Goblin Wizard. Mengeluarkan pedang lainnya, aku berlari ke arah mereka sambil menghindari para Goblin Elite Knight yang datang menyerangku.



Tujuanku adalah untuk menghabisi para Goblin Wizard terlebih dahulu karena sepertinya mereka akan mudah dihadapi dalam pertarungan jarak dekat dan akan merepotkan jika mereka menggunakan Sihir untuk menyerangku saat aku bertarung dengan para Goblin Elite Knight.



Karena Agility ku lebih tinggi dari Goblin General, aku dapat dengan mudah menghindari para Goblin Elite Knight dan segera berada di tempat para Goblin Wizard berada.



Dalam sekejap aku menebas dua kepala Goblin Wizard, dan segera menuju Goblin Wizard lainnya.



Setelah menghabisi semua Goblin Wizard aku mulai membunuh para Goblin Elite Knight yang mendatangiku.



Menghindar, menebas, menusuk, dan melempar.



Kemudian tidak ada Goblin yang masih hidup di sekitarku. Tapi masih ada beberapa Goblin dan Goblin Knight di dekat tembok yang dihadapi Fitri.



Aku membantunya dengan melemparkan tombak pada para Goblin sambil tetap berada di tempatku berdiri. Karena aku sudah terlalu lelah untuk berlari dan aku juga kehabisan Mana untuk menggunakan Sihir Penguatan Tubuh untuk melompati parit.



Tidak lama kemudian tidak ada lagi Goblin yang tersisa yang masih hidup di tempat ini. Meskipun beberapa melarikan diri, dan aku tidak mengejarnya karena terlalu melelahkan.



Fiuh....



Aku menjatuhkan tubuhku dan duduk di tanah setelah melihat bahwa tidak ada musuh yang tersisa.



(Ochid! Apa kamu baik-baik saja?) Sepertinya Fitri khawatir setelah melihatku menjatuhkan tubuhku.



'Ya, aku baik-baik saja. Hanya duduk dan beristirahat sebentar'



Hmm... Sebaiknya aku bermeditasi untuk mempercepat pemulihan Stamina dan Manaku.



'Fitri, bisakah kau mengawasi ku dari sana. Aku ingin bermeditasi sebentar untuk memulihkan sebagian Stamina dan Manaku'



(Ya, serahkan saja padaku)



Mendengar itu, aku segera fokus bermeditasi.



To be continued........»



\*\*\*\*



Ya, No Face disini.



Bab kali ini lebih panjang dari bab.21 dan aku tidak memiliki sesuatu untuk dikatakan kali ini juga.



Terimakasih telah membaca bab ini juga. Like dan komen, juga tambahkan ke favorit kalian atau mungkin kalian bisa memberikan Vote Mingguan kalian, bahkan kalian bisa share jika memiliki waktu luang.



Salam saya.


__ADS_1


No Face


__ADS_2