A Man Mumy

A Man Mumy
2. Hari Pertama


__ADS_3

Hay semua Mumu Update lagi ya,


Jangan lupa untuk Vote dan Komen


Typo bertebaran


Karya ini adalah karya colab seandainya kalian menemukan cerita ini selain akun ini. Karena aku colap sama adetiwi6690


*****


Hari ini adalah hari pertama Zeline berkumpul sama rekan-rekannya. Zeline sudah memperkenalkan dirinya kepada rekan-rekannya itu. Ternyata dalam rombongan Zeline beranggotakan empat orang. Setiap rombongan terdiri dari dua laki-laki dan dua perrmpuan dari kampus yang berbeda. Zeline sudah tahu nama mereka yaitu, Serly, Bima, dan Riku.


Rombongan Zelin mendapat bagian menrliti Mumy Aaron. Mumy Aaron dulunya adalah orang terkaya di negeri itu. Dengan kekayaan yang melimpah, Aaron memiliki banyak istri. Sifat Aaran dimassa itu sangat terkenal dengan kearoganannya dan ambisius. Anehnya samapai sekarang ini Mumy Aaron tidak termakan usia. Masudnya, tubuh Mumy Aaron masih utuh seperti manusia biasa. Banyak ilmuan yang melakukan penelitian, tapi semua miteri itu belum terpecahkan.


Menurut rombongan Zeline mereka sangat beruntung nisa melakukan penelitian pada Mumy Aaron.


"Beruntung sekali kita bisa melakukan penelitian pada Mumy Aaron," ungkap Serly l, saat mereka menuju di mana Mumy Aaron berada.


"Iya, aku juga merasakan itu. Karena bisa melakukan penelitian pada Mumy Aaron," timpal Bima.


"Kita memang sangat beruntung," Riku juga ikut menimpali perkataan rekan-rekannya tersebut. Sedangkan Zeline hanya menganggukan kepalanya tanda setuju.


Zelin merasakan hawa-hawa yang dingin saat pertama kali masuk ke ruangan dimana Mumy Aaron berada. Zeline merasakan bulu romanya merinding semua.


"Ser, apa kamu merasakan hawa dingin di sini?" tanya Zeline kepada Serly yang berada di sampingnya saat ini.


"Tidak. Aku tidak merasakannya," jawab Serly.


"Masa iya," Serly kurang percaya apa yang dikatakan Serly barusan, karena Zeline merasakan hawa-hawa dingin.


"Memang kenapa?"


"Oh, tidak apa-apa, aku hanya bertanya saja."


"Ada apa ini. Kenapa hanya aku saja yang merasakan hawa dingin," keluh Zeline dalam hati.


"Kamu kenapa, Zel?" Bisik Riku saat melihat Zeline melamun.


"Eh, gak apa-apa kok!" Zeline sempat terkejut dengan bisikan Riku.


"Jangan melamun di sini, bisik Riku lagi.

__ADS_1


"Eh, tidak kok."


"Nanti kesambet Mumy, kalau melamun di sini," Riku mencoba mencairkan Suasana.


"Masa? Kamu bisa saja," Zeline menjawab dengan nada terkejut.


"Gak kok. Aku hanya bercanda. Just kidding!" Zeline hanya tersenyum melihat tingkah Riku.


*****


Merasakan lelah setelah memantau lokasi, Zeline melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Entah kenapa Zeline merasakan ada yang aneh sama ruangan di mana Mumy Aaron berada. Memikirkan itu membuat Zeline terasa panas saja, maka dari itu cepat-cepat pergi ke kamar mandi untuk mendinginkan otak dan fikirannya.


Zeline sudah selesai mandi, sekarang dia berencana mencari makan malam di luar. Tiba-tiba ada orang membunyikan bel. Zeline langsung bergegas melihat siapa yang datang kekl kamarnya.


Hai, Zeline," Riku melambaikan tangannya dan tersenyum ke arah Zeline.


"Hai juga, Riku," sambil membalas senyum Riku.


"Kita makan malam bareng yuk!" ajak Riku kepada Zeline dan memasang wajah memohon.


"Kamu masuk dulu, aku mau siap-siap."


"Oke!" Zeline mempersilakan Riku masuk ke dalam dan duduk di ruang tamu untuk menunggu Zeline siap-siap.


Zeline dan Riku menikmati makanan yang mereka pesan, mereka kelihatannya sangat akrab. Padahal mereka baru tadi siang ketemu dan juga sifat mereka juga bertolak belakang. Tapi Zeline sufat Riku yang humoris.


Saat mereka selesai makan, Riku mengaja Zeline untuk jalan-jalan. Namun, perasaan Zeline ada sepasang mata yangbterus memperhatikannya, tapi dia tidak tahu siapa yang memperhatikannya itu.


"Zel, apa kamu menyukai tempat ini?" pertanyan Riku sontak mengejutkan Zeline.


"Apa?" tanya Zeline bingung.


"Kamu melamun lagi?"


"Gak kok! Hanya saja tiba- tiba aku merasakan kurang enak badan," alasan Zeline.


"Ya, sudah kita balik ke hotel saja lagi. Sepertinya kamu memang kurang enak badan atau kamu sudah kangen Indinesia? Masa iya, baru dua hari sudah kangen saja, Riku menggenggam tangan Zeline dan mereka berjalan beriringan.


"Makasih Riku," ucap Zeline ketika mereka sudah di depan pintu kamar Zeline.


"Iya, kalau kamu ada sesuatu kamu bisa menghubungi aku saja."

__ADS_1


"Iya, makasih Riku."


"Sama-sama," Riku berlalu meninggalkan Zeline menuju kamarnaya. Zeline melangkah ke kamar mandi untuk mencuci mukanya dan bersiap untuk tidur. Selesai dengan ritual sebelum tidur, Zeline mulai merebahkan badannya dan menjemput mimpinya.


"Siapa pria yang bersama kamu tadi?"


"Siapa kamu?" tanpa menghiraukan pertanyaan orang itu.


"Kamu masih bertanya siapa aku sayang?" dengan menekankan kata sayang.


"Siapa kamu aku tidak mengenali siapa kamu!"


"Aku saja mengenalimu, masa kamu tidak mengenali suamimu sendiri."


"Suami?" Zeline sangat terkejut dengan apa yang diungkapkan pria itu.


"Iya, aku adalah suamimu dan kamu adalah istri aku. Kamu sendiri yang memilihku.l seandainya Zeline jelas melihat wajah pria itu. Mungkin, Zelin bisa melihat pria itu tersenyum tipis.


"Aku yang memilih?" Zeline makin bingung dengan situasi saat ini.


"Tentunya, kamu yang milih aku jadi suami kamu. Kalau bukan karena mu aku tidak akan berada di sini."


"Tidak! Aku tidak pernah memilih kamu! Aku saja tidak kenal sama kamu!" Zeline mulai frustasi.


"Aku tidak akan membiarkan pria manapun mendekatimu. Karena kamu adalah milikku dan akan selalu jadi milikku selamanya," pria itu semakin mendekat ke arah Zeline membuat Zeline ketakutan.


"Jangan mendekat!" pria itu tidak menghiraukan teriakan Zeline. Dia terus mendekat ke arah Zeline. Sedangkan Zeline terus mudur menjauhi pria itu sehingga Zeline tidak menyadari kalau sekarang punggungnya sudah terbentur dinding.


Pria itu semakin mendekat ke arah Zeline, tangannyapun telah memegang pundak Zeline dan wajahnyapun semakin mendekat ke arah Zeline, tapi anehnya Zeline masih tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas.


"Jangan!" teriak Zeline dan langsung terbangun dari tidurnya.


*****


"Apa cinta setakut ini,


Kenapa harus aku jadi pilihanmu."


-Zheline-


ajaitiara dilla909 Musafir_Cinta1209 EchaFajri Bipbip86 adetiwi6690 niqiaaa

__ADS_1


I


tsitafianda Evelyne_Alleta26


__ADS_2