
Keesokan harinya setelah menerima Quest Gerbang Quantum, Melalui Abyss Sistem Nine mendapati 2 sub judul soal yang harus dijawab, 1000 soal fisika dan 500 soal matematika.
Materi Fisika terdiri dari, Fisika Klasik, Radiasi Benda Hitam, Teori Planck, Persamaan Schrodinger, Representasi Matrik, Hamiltonian Klassik, Efek Star I, Korespodensi, Cahaya Partikel, Pertubrasi, Korelasi Elektron dan banyak materi-materi lainnya. Sedangkan matematika terdiri dari, Aljabar Vektor, Garis dan Bidang, Deret Konvergen dan Divergen, Bilangan Komplek, Differensial, Determinan, Aljabar Matrik, Matrik Ortogonal, Kalkulus dan masih banyak lagi.
Semua soal memiliki tingkat yang sulit, kesulitan layaknya seorang diri mendorong batu yang sangat besar sejauh 70 KM, sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh genius sejati.
*~ Daftar Soal ~*
Fisika - Buktikan Pengetahuanmu
Suatu gas ideal tengah menjalani suatu proses dimana hubungan antara suhu T dan volume V gas tersebut memenuhi persamaan T \= T0 + aV2, dengan T0 dan a merupakan dua konstanta dan V volume satu mole gas. Hitung besar tekanan minimum yang dapat dicapai gas ideal dalam proses tersebut, dinyatakan dalam a, To dan konstanta gas universal R.
Sebuah termometer X akan dikalibrasi dengan termometer Fahrenheit (oF). Pada suhu 10 °F, termometer X menunjukkan angka 40 °X. Sedangkan pada suhu 55 °F, termometer X menunjukkan angka 70 °X. Jika diasumsikan bahwa hubungan antara kedua suhu pada termometer tersebut bersifat linear, tentukan berapa suhu pada saat kedua termometer tersebut akan menunjukkan angka yang sama
.
.
.
Dikatakan molekul-molekul suatu gas ideal memiliki tingkat-tingkat energi internal yang berjarak sama satu sama lain, yaitu E ne n \= , dengan n \= 0, 1, 2, ... dan e adalah lebar dua tingkat energi yang paling berdekatan. Degenerasi tingkat energi ke-n adalah n + 1. Tentukan energi sistem gas di atas yang terdiri dari N molekul pada suhu T
---
Matematika - Buktikan Pengetahuanmu
Dari 400 bilangan bulat 1, 2, ..., 400 dipilih 201 bilangan. Buktikan bahwa di antara 201 bilangan bulat terpilih terdapat 2 bilangan sehingga satu dari bilangan tersebut akan membagi bilangan yang lain.
Tentukan banyaknya bilangan bulat 7 digit yang disusun dari angka 2, 2, 3, 4, 4, 4, 0.
__ADS_1
.
.
.
Pada suatu kelas terdapat 40 pelajar terdiri atas laki-laki dan perempuan yang sama banyak. Jika di kelas tersebut terdapat 22 pelajar berkacamata dan 9 di antaranya adalah laki laki, tentukan peluang dipilih seorang pelajar perempuan berkacamata!
*~ Selesai ~*
Tertulis sebuah informasi batas waktu dalam menyelesaikan Quest selama 168 jam atau 7 hari. 1500 soal, jika dirata-ratakan, setidaknya, setiap 1 soal harus bisa diselesaikan dalam waktu 4 menit.
Jika setiap satu soal terjawab dalam waktu 4 menit, maka 1500 soal akan terjawab pada hari ke empat, tapi itu mustahil karena manusia butuh waktu untuk tidur. 7 hari adalah waktu yang sangat singkat untuk menjawab semua ini. Selain menguji kemampuan dalam bidang matematika dan fisika, ujian ini juga menguji daya konsentrasi dan daya tahan.
Nine mulai menyinkronkan antara Abyss Sistem dengan komputer yang ada di kamarnya dan kemudian menjawab satu persatu soal – soal yang tersedia.
Di tempat yang bernama Ageva, terlihat beberapa pelajar menggunakan cape hitam dengan Emblem Guild Genesis pada kerahnya, mereka berada di dalam sebuah bangunan yang sangat besar.
Tepat di hadapan mereka, seseorang duduk di atas singgasana menggunakan mahkota, sedangkan di sampingnya beberapa pelajar yang memiliki pengaruh besar atas guild.
Terlihat Exasos dan seorang yang bersamanya, mereka bertujuan untuk memberikan sebuah laporan, "Operasi Qiara berjalan dengan lancar, hanya saja keadaannya masih dalam keadaan kritis, seperti berada antara hidup dan mati, " Exasos menjelaskan.
"Aku mendengar Qiara melukai dirinya, benarkah itu? " jawab seorang yang berada di atas singgasana tersebut.
"Qiara adalah harta karun yang harus kita dapatkan. Exasos, apakah kamu mengerti apa maksudku? "
"Tentu, saya mengerti."
Kamar tempat Nine berada.
Menjawab 1500 soal dalam waktu sehari adalah hal yang mustahil, tingkat level kerumitannya benar-benar tinggi, terkadang memiliki jawaban 2 hingga 3 halaman.
420 soal hari ini sudah berhasil terjawab, dan waktu susah menunjukkan pukul 8 malam. Mengingat waktu yang masih banyak dalam menyelesaikan Quest, Nine memilih untuk beristirahat seraya melihat Abyss Sistem miliknya, tidak terkecuali melihat daftar pertemanan.
Baru saja Nine ingin berjalan santai menikmati hembusan angin malam, terlihat Neta, Seya dan Qeela berada di depan pintu. Mereka bertiga adalah anggota dari Guild Revitalize.
"Hai, " Sapa Neta dengan senyuman seraya menunjukkan 2 bingkisan plastik berwarna putih.
"..."
"Apakah kau hanya membiarkan kami di luar?" Xeon menunggu Nine mempersilahkannya masuk.
"Kalian datang? " Bukan menjawab, Nine justru bertanya seraya membuka pintunya sedikit lebih terbuka.
"Apa apaan pertanyaan itu, ayolah, bukankah kita teman. Mari kita nikmati malam ini dengan pesta kecil. Bukankah ini hari pertamamu datang ke Altera setelah dari Ever Lens," Xeon kemudian menerobos masuk dan mulai membuka bingkisan yang dibawanya.
"Apakah boleh kami masuk?" Ucap Seya yang terlihat sungkan.
__ADS_1
"Iya, boleh."
"Kau masih ingat dengan nama kami kan?" Qeela bertanya dengan wajah yang tampak biasa.
"Seya dan Qeela, aku mengenal kalian." Nine menjawab.
"Bagus-bagus, kalau begitu kami akan masuk. Ayok Yha " Ajaknya kepada Seya, Yha adalah nama panggilan dari Qeela untuk Seya
"Hei, sampai kapan kalian berdiri di luar saja," Neta memanggil mereka dari dalam.
Susana ketika mereka semua sudah berada di dalam.
"Kamarmu terlihat sederhana. Apakah tidak ada yang menarik bagimu?" Qeela bertanya seraya melihat setiap detail tempat tinggal Nine berada.
"Entahlah, semuanya terasa sama," Nine menjawab, sedangkan ekspresinya tidak berubah sama sekali, senantiasa memperlihatkan wajahnya yang tampak datar.
"Apakah kami tidak mengganggumu datang ke sini?" Seya bertanya, di antara mereka, hanya Seya yang tampak sungkan.
"Seya, kau tidak perlu mengatakan demikian, lihatlah wajahnya itu. Dia begitu senang kita bisa kesini," ucap Qeela.
"..." Daripada berbicara, Nine memilih untuk diam.
"Baiklah cukup basa-basinya, waktunya kita makan," ajak Neta seraya membuka bingkisan – bingkisan makan yang dibawa.
Tertawa, bercanda dan membicarakan banyak hal, seperti itulah yang terjadi. Hanya membutuhkan waktu satu bulan, Mereka bertiga terlihat begitu akrab.
"Wahh, kenyangnya. Sepertinya kita harus sering-sering buat acara seperti ini," ucap Neta.
"Emm, iya." Seya tersenyum.
"Lain kali kita akan ajak Ezair," ucap Neta.
"Terakhir kali dia terlihat begitu kesal karena tidak mendapatkan Titel Onpion, sekarang mungkin dia sedang menyelesaikan Quest," Qeela memprediksi seraya menopang dagunya dengan tangan kanan.
"Dia hanya berpikir tentang level saja" lanjut Qeela.
"Tidak seperti seseorang yang masih level 9, ha ha ha" ucap Neta dengan tawa candanya.
Hanya sebuah candaan, Neta menyindir Nine.
"Ayolah, ini hanya candaan. Ha ha ha ha, Level 9," Neta menyindirku lagi.
"... " Levelku di gembok, tapi Nine lebih memilih diam.
"Kalau Enma di sini dia pasti bakalan bilang, Sampah tidak berguna." Neta mencoba menirukan gaya betapa dinginnya Enma.
"Ha ha ha ha, " tawa Neta. Sedangkan, Seya dan Qeela hanya tertawa kecil.
"Enggak seru, seharusnya kamu ikut tertawa," ucap Neta kepada Nine yang sedari awal hanya sedikit berbicara.
"Aku tidak mengerti di mana letak lucunya, " Nine tampak biasa.
“Lucu kok, " ucap Seya tersenyum.
__ADS_1
Setelah usainya canda dan tawa, malam yang panjang akhirnya telah berakhir. Neta, Seya dan Qeela, mereka bertiga pun pergi dan mengembalikan ketenangan yang sebelumnya hilang.