Abyss

Abyss
#29


__ADS_3

Setelah Nine dan Alya keluar dari Scarlet Boran, terlihat beberapa pengawal pribadi sudah menunggu.


"Apakah Alya bisa bertemu dengan kakak lagi? " Alya bertanya, tampak di wajahnya rasa kantuk.


"Entahlah, masa depan adalah misteri, " Nine kemudian menurunkan Alya dari punggungnya.


"Padahal aku masih ingin bersama dengan kakak, " Bagi Alya, perpisahan ini terasa berat.


"Sebentar lagi malam, pulanglah." Pada akhirnya perpisahan tidak bisa dihindarkan, Nine pergi meninggalkan Alya bersama dengan para pengawalnya.



Sore telah usai diganti dengan malam yang sunyi, terlihat Seya dan Qeela menunggu Nine di halaman depan kediamannya.


"Kami sudah menunggumu sejak lama, kenapa kau begitu lama pulangnya, " Qeela menyapa Nine yang baru saja kembali.


"Aku tidak menyangka kamu begitu berani melakukan Prysal, apalagi lawanmu adalah seorang yang memiliki Level ☆☆," lanjutnya, sedangkan Seya hanya terdiam.


"Apakah kalian menungguku hanya untuk mengatakan demikian? " Nine tidak terlalu memikirkannya.


"Tentu saja tidak, seharusnya kamu berterima kasih, ada beberapa hal yang sudah kami dapatkan tentang musuh yang akan kamu lawan dan seperti apa Prysal yang sesungguhnya, " Qeela menjelaskan tujuannya.


"Tapi sebelum itu, bukankah kita harus makan terlebih dahulu, " ajaknya pergi menuju rumah tempat Nine berada.


---


Di tempat yang lain, terlihat Ren dengan beberapa petinggi Guild Lexa sedang melakukan rapat, rapat dalam pembahasan meningkatkan eksistensi dari guild.


Setelah proses rapat yang begitu panjang, salah seorang perempuan dari mereka bertanya, "Ren, apakah kamu ingin agar semua orang menganggap rendah guild kita, kenapa kamu mau melakukan Prysal dengan pelajar tahun pertama, ditambah dengan level 9 yang dimilikinya? "


“Nama Lucifer Guild akan dipertaruhkan,” lanjutnya.


"Aku pikir aku telah melakukan kesalahan. Aku tidak merasakan apapun darinya hingga anak kecil bersamanya mampu menerjemahkan Bahasa Kuno Alanta, dia pastinya seorang Azada. Jika sekiranya aku mundur, Lucifer Guild akan hilang kehormatannya, " Ren menjelaskan.


Azada, sebutan bagi mereka yang tidak memperdulikan level. Mereka tidak menyukai popularitas, mereka adalah kelompok orang yang keluar dari sistem agar kecerdasan mereka tidak diketahui, mereka sangat mengerikan.


“...” Yura hanya terdiam mendengarkan, namun terlihat jelas wajah penasaran di raut wajahnya, tidak terkecuali anggota lainnya.


"Bahasa Kuno Alanta adalah bahasa mitologi yang sangat sedikit mengetahuinya. Jika bukan karena kita bagian dari Lucifer Guild, mustahil bisa mempelajarinya." Ren melanjutkan.


“Hanya orang-orang terpilihlah yang diizinkan untuk mempelajarinya. "


"Yura, aku ingin bertanya kepadamu. Apakah kamu percaya jika ada anak kecil yang sudah mampu membaca Bahasa Alanta? "


"Apa maksudmu. " Yura terlihat ragu atas apa yang didengarnya.


"Anak kecil yang sudah bisa Bahasa Alanta, pastinya dia adalah seorang genius. Namun bukan itu yang terpenting, tapi siapa sosok di belakangnya?" ucap Ren menjelaskan.


"Dan adik kecil itu bilang dengan menggunakan Bahasa Alanta, kita adalah kumpulan semut bagi mereka."


“Menurut kalian apakah itu hanya gertakan atau memang sebegitu kuatnya mereka?”


Setelah Ren menjelaskan semuanya. Tampak ekspresi serius terlihat di wajah-wajah mereka. Ada yang mengatakan itu hanyalah gertakan, namun ada juga di antara mereka menyuruh Ren harus berhati-hati.


Pertarungan esok tidak ada yang mengetahui endingnya.


---

__ADS_1


Di wisma Nine, terlihat Qeela sudah selesai memasak dan mulai menghidangkan makanan, sedangkan Seya hanya sibuk membaca buku.


Sedari awal Seya hanya terdiam, tidak seperti hari-hari sebelumnya. Bahkan sampai berakhirnya mereka makan malam, Seya hanya terdiam.


"Apakah ada yang kamu pikirkan, kamu tidak seperti biasanya, " tanya Qeela penasaran.


"Nggak ada, hanya saja aku merasa pengetahuanku sangat-sangat sedikit? " jawab Seya.


"Kamu itu hebat, sebagaimana filosofi padi, kamu mirip sepertinya." Qeela memberikan sedikit motivasi. Filosofi padi, semakin berisi seseorang, maka ia akan semakin merunduk.


"Bukan, aku merasa sangat bodoh, mengatakan seperti itu di hadapan Nine membuatku terlihat begitu malu, " Seya yang terlihat agak sedih.


"Kata hebat seharusnya ditujukan kepadanya," Seya melanjutkan seraya mengarahkan pandangannya ke arah jendela melihat langit malam, sedangkan Nine berada di luar menikmati angin malam.


Qeela hanya terdiam mendengar jawaban dari Seya, tidak tahu harus mengatakan apa, karena dirinya juga tidak mengetahui tentang siapa Nine sebenarnya.


"Di ujian kedua, tatakala menjawab soal-soal dari sistem. " Seya membahas kembali tentang ujian masuk Guild Revitalize.


"Ketika aku bertemu dengan Xeon, dia mengatakan, semua soal hanya dijadikan sebagai lelucon saja. "


"Dari 1000 soal yang disediakan, Nine sengaja salah 300 soal dan menjawab 700 soal untuk mendapatkan 100 poin dan berhasil lulus dari ujian kedua."


"Apakah Xeon mengatakan hal demikian, bahkan aku saja hampir saja tidak lulus. " Qeela, dia seolah-olah tidak percaya, soal seperti itu hanya dijadikan sebuah lelucon.


"Apakah dia benar-benar manusia dengan menjadikan semua itu hanya lelucon?”


“Tapi kenapa dia masih level 9, dengan kemampuan seperti itu seharusnya dia sudah mendapatkan Title Onpion, 100 orang pertama yang mencapai level 100."


Qeela dan Seya mulai sedikit memahami. Nine memiliki kecerdasan yang sangat tinggi. Bagi mereka, Nine berada di tingkat yang berbeda.


“Namun seorang Arfha sangatlah kuat, Ren berada di Level ☆☆, level yang berada di tingkatan yang berbeda.”


“...”


---


Guild Lexa pernah melakukan ekspedisi menjelajahi lantai 2 di dalam Abyssal Tower, tidak kurang dari 10 Guild tergabung dalam penjelajahan tersebut dan ratusan anggota telah diutus.


Semuanya menjadi misteri yang dirahasiakan, dari ratusan mereka yang pergi melakukan ekspedisi, hanya 1 orang yang berhasil selamat, dia adalah Ren, sedangkan yang lainnya, semuanya tewas dengan kondisi sangat mengerikan, tubuh-tubuh mereka tercerai berai.


Informasi yang tersebar, mereka pergi untuk mengungkap salah satu misteri di tempat terlarang, namun pada akhirnya mereka semua terjebak dalam artifak puzzle yang sangat rumit. Ren, hanya dia berhasil selamat, tapi kebenaran sejati di balik cerita tersebut misteri, tidak pernah dipublikasikan.


Ren bukanlah manusia biasa, dia memiliki kecerdasan yang tinggi. semua Prysal yang telah dimainkan sebelumnya dimenangkan dengan mudah. Dia memang masih berada di Level ☆☆, tapi banyak yang mengatakan, dia sengaja melakukannya. Jika dia benar-benar serius, seharusnya dia sekarang sudah mencapai Level ☆☆☆.


"..." Nine hanya terdiam setelah mendengar semua penjelasan dari Qeela, terlihat mereka bertiga sedang duduk menikmati angin malam.


"Kamu itu gila, bahkan hal ini menjadi berita yang cukup menggemparkan di daratan Altera."


"Apakah kamu yakin bisa mengalahkannya, Nine? " Qeela bertanya, cukup penasaran dengan jawaban Nine.


"Entahlah." Nine terlihat tidak terlalu memikirkannya, seolah-olah semuanya tidak terlalu penting.


"Aku benar-benar tidak mengerti tentang apa yang kamu pikirkan.” Qeela terlihat kesal, “Bagaimanapun, karena kita berada di guild yang sama, kami sangat berharap kamu bisa menang, " lanjutnya.


"Jika kau berhasil menang, mungkin guild akan mengadakan pesta besar-besaran sebagai perayaan, " Qeela tersenyum seraya memandang langit malam, sedangkan di sisi lain Seya hanya terdiam memperhatikan.


---

__ADS_1


*\~ Deskripsi Karakter \~*


Nama : Nine (Laki-laki)


Umur : 16 Tahun


Warna Rambut : Hitam


Wajah : Dingin datar tanpa ekspresi


Nilai ketampanan : 9 dari 10


Tinggi : 170


Berat : 63


Keluarga : Belum dikonfirmasi


Warna mata : Merah darah layaknya vampir


Tanggal lahir : Belum dikonfirmasi


Hobi : Tidak ada.


*\~.\~*



*\~ Deskripsi Karakter \~*


Nama : Ren Areity Gerad (Laki-laki)


Umur : 19 Tahun


Warna Rambut : Hitam


Wajah : Biasa


Nilai ketampanan : 8 dari 10


Tinggi : 175 cm


Berat : 65 Kg


Keluarga : Areity ( Info lanjut belum dikonfirmasi)


Warna mata : Hitam


Tanggal lahir : 19 Juni 2002


Hobi : Berkaitan dengan Arkeologi


*\~.\~*


---


Catatan Kaki

__ADS_1


Arhfa : Sebutan bagi pelajar senior yang telah mendapatkan Level ☆ ke atas.


__ADS_2