
Ketika Kau mencintai seseorang Tanpa Sebab
pastikan Bahwa Tidak Ada Seribu alasan
yang Dapat menghapuskan Dia Dari Hatimu
**FELYSIA MALVINA AL GANI **
Sudah 3 Hari FE Tinggal Di Pesantren ,,Dia Sudah. Mulai Rajin Untuk Sholat ,,Apalagi Sholat Subuh Biasanya Sholat Ini Yang Jarang Di kerjakan FE Karna Matanya Susah Di Ajak Kompromi .
Hisyam Dengan Sabar Menuntun FE Untuk terus
melaksanakan Kewajibannya Sebagai Umat Islam .
Terkadang FE sampai Ingin menangis Mendengar Cerita Sahabatnya ,,Ia bingung Apa Yang Akan di Bawa Ketika Mati Nanti .
" Syam ,,gw Mau Nanya Sama Lo ,,Dalam Keadaan Apa Kita Tidak Boleh Melakukan Sholat ??Tanya FE di sela sela Perjalanan Dari Masjid .
" Kalau Perempuan Itu tidak Boleh Melakukan Sholat Ketika dia Menstruasi ,,dan Nifas kalau Laki Laki Yah Gak ada Diskonan Kayak Kita FE !! Jawab Hisyam ,,FE berpikir Sejenak Untuk Menanyakan sesuatu Lagi Yang dia Tidak Tau .
" Mm kalau ada Orang Sakit Parah ..Gimana Apa orang Itu Juga dosa kalau ninggalin sholat "
" Gini FE apapun Keadaanya Sholat Itu Wajib ,,Kalau Gak bisa Kita Lakuin Tepat Waktu Contohnya Kita bepergian Jarak Jauh ,,nah Kita Wajib mengqhodo ,
Kalaupun ada Orang Yang sakit Parah Itu tetep wajib Sholat ,,Kalau Dia Gak bisa Berdiri Dengan Cara Duduk ,,kalau Gak bisa Duduk Dengan Cara Berbaring ,,kalau Gak Bisa berbaring , inalillahi berarti dia Untuk Pulang Ke Rahmatullah " jawab Hisyam Yang Di Akhiri Kekehan Kecil FE Mengangguk ngangguk .
" Ohh Gitu Yah ,,,Ya Allah Syam ,,Dosa gw Uda Berapa Banyak Ya!! gw Dulu Gak pernah sholat ,,Apa Iya Tobat Gw Bakal di terima !!
" Allah Itu Maha Pengampun FE Jangan Pernah Putus asa Untuk menjadi Orang Yang lebih baik ,,
Apapun Keadaanya Mau Kita ini orang Kotor sekalipun Sholat Jangan pernah Di Tinggal "
Hidup Itu Pilihan FE Kita Harus Bisa memilih mana jalan Untuk menuju Hal Hal Yang Baik Dan Mana Jalan Untuk menuju Hal Hal Yang Buruk "
" Thanks Syam ,,perlahan Dengan Ucapan Ucapan Lo ,,gw ngerasa Hidup Gw Jauh Lebih tenang Dari Yang dulu ,,Gw Butuh Sahabat Kayak Lo ,,Jangan Pernah Jauh Dari Gw !! Ujar FE Merangkul Bahu hisyam .
FE Belum memiliki seragam Seperti santriwati Lainya ,namun Bagi FE Tidak Masalah Itu tidak menjadi Hambatan Untuk niatnya Yang ingin memperdalam Ilmu Agama .
Hisyam Yang Tadinya Duduk di Bangku depan ,,Pindah Ke Bangku FE ,,mulai saat Ini dia Duduk di bersebelahan Dengan FE ,,Biar FE Makin semangat ,,Kalau dia Sendirian Di Pojok Hisyam Yakin Dia Bakalan Tidur .
" Syam ,,Pelajaran pertama Kan Fiqih ,,BTW yang Ngajar Fiqih siapa ?? tanya FE Malas Menyenderkan Kepalanya Di Bangku .
" Ustad Farhan !! jawab hisyam dengan Masih Membolak Mbalikkan buku Fiqihnya ,,Mata FE langsung Melebar ,,Dia Yang Tadi Malas Jadi Sangat semangat Tidak Sabar Menunggu Ustadz Idolanya Masuk ke kelas .
" Kenapa FE ,,kOk Gak Nyandar di Bangku Lagi " Hiysam Tertawa Renyah Melihat sahabatnya Yang diam diam Juga Mengeluarkan Buku Fiqih Dan Nyingak Nyinguk .
" Ustad Farhan Yang Ganteng Itu Maksut Lo !!
__ADS_1
" Hahahaha ...Ternyata Fans Nya Ustadz Farhan Juga ,,,Kita Satu Fandom Donk FE ,,Aku Pikir Yang ngefans sama Ustadz Farhan di Kelas ini Cuma aku ,,ehh Ternyata sahabat aku Juga Secara Yang Lain Kan Pada ngefans sama Ustad Angga .
" yehh Ngapain sih Lo Bawa Bawa ustad Killer Itu ,,,
pengen Muntah Gw Liat Tu orang !!!
" Jangan Terlalu Benci ,,,benci sama Cinta Itu Beda Tipis paling Bedanya Cuma Seujung Kuku Hahahaha ,,,kalau terlalu Benci nanti Jadi Cinta Loh FE "
" Dihh Amit Amittt "
""ceklekkkkk"" Suara Pintu Di Buka Membuat para santriwati diam .
FE Sudah Tidak sabar Melihat Wajah Ustadz Farhan Yang diam diam Dia Kagumi Hingga Akhirnya Dia memejamkan Mata ,menunggu Ustad Farhan Mengucap salam Baru dia Akan membuka ,,,
"Assalamualaikum Anak anak " Indra Pendengaran FE Menangkap Suara Itu ,,,Sepertinya FE sangat Kenal dengan suara Itu dan Itu Bukan Suara Ustadz Farhan ,perlahan FE Membuka Matanya Berharap Jika Orang Yang di depan adalah Orang Yang dia Tunggu Tunggu .
" Baiklah Karna Ustadz Farhan Berhalangan Untuk Hadir ,,,beliau Menyuruh Saya Untuk Mengantikan dia mengajar ,,Silahkan Di Buka Buku nya !!Dan Benar Dugaan FE ,, Ustadz Angga Yang Berdiri Disana Bukan Ustadz Farhan ,,Semangat FE Perlahan Luntur ,,Dan Mulai Menyenderkan Kepalanya Lagi di Bangku Malas .
" dia lagiiii ...dia Lagii ..." gerutu FE Hisyam Yang melihat FE Frustasi Hanya Bisa terkekeh .
" Uda FE ,,,Belajar Yang bener ,,lagi Pula Ustad Farhan Kalau jelasin Juga Mudah Di pahami Kok Bahasanya ."
"iya Iyah .." FE Bangkit dan Mencoba Mendengarkan penjelasan Ustadz Angga .
" Baik saya Akan Menjelaskan Sedikit Tentang berhias bagi perempuan " ujar Ustadz Angga Dan duduk di Bangku
Saudariku muslimah yang dirahmati Allah, sesungguhnya Allah ta‘ala berfirman
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) masjid. Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).
Dari ayat di atas, tampaklah bahwa kebolehan untuk berhias ada pada laki-laki dan wanita. Namun ketahuilah saudariku, ada sisi perbedaan pada hukum sesuatu yang digunakan untuk berhias dan keadaan berhias antara kedua kaum tersebut. Dalam bahasan ini, kita hanya mendiskusikan tentang kaidah berhias bagi wanita.
Adapun kaidah pertama yang harus diperhatikan bagi wanita yang hendak berhias adalah hendaknya ia menghindari perbuatan tabarruj. Tabarruj secara bahasa diambil dari kata al-burj (bintang, sesuatu yang terang, dan tampak). Di antara maknanya adalah berlebihan dalam menampakkan perhiasan dan kecantikan, seperti: kepala, wajah, leher, dada, lengan, betis, dan anggota tubuh lainnya, atau menampakkan perhiasan tambahan. Imam asy-Syaukani berkata, “At-Tabarruj adalah dengan seorang wanita menampakkan sebagian dari perhiasan dan kecantikannya yang (seharusnya) wajib untuk ditutupinya, yang mana dapat memancing syahwat (hasrat) laki-laki” (Fathul Qadiir karya asy- Syaukani).
Allah ta‘ala berfirman (yang artinya),
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu …” (QS. Al-Ahzaab, 33: 33).
Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa‘di ketika menafsirkan ayat di atas, beliau berkata, “Arti ayat ini: janganlah kalian (wahai para wanita) sering keluar rumah dengan berhias atau memakai wewangian, sebagaimana kebiasaan wanita-wanita jahiliyah yang dahulu, mereka tidak memiliki pengetahuan (agama) dan iman. Semua ini dalam rangka mencegah keburukan (bagi kaum wanita) dan sebab-sebabnya” (Taisiirul Kariimir Rahmaan karya Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa‘di.
" Kita Menyamping Perihal Aurat "
Memperhatikan Masalah Aurat
__ADS_1
Kaidah kedua yang hendaknya engkau perhatikan wahai saudariku, seorang wanita yang berhias hendaknya ia paham mana anggota tubuhnya yang termasuk aurat dan mana yang bukan. Aurat sendiri adalah celah dan cela pada sesuatu, atau setiap hal yang butuh ditutup, atau setiap apa yang dirasa memalukan apabila nampak, atau apa yang ditutupi oleh manusia karena malu, atau ia juga berarti ******** itu sendiri (al-Mu‘jamul Wasith).
Lalu, mana saja anggota tubuh wanita yang termasuk aurat? Pada asalnya secara umum wanita itu adalah aurat, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits yang artinya,
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ، فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ
“Wanita itu aurat, apabila ia keluar (dari rumahnya) setan senantiasa mengintainya” (HR Tirmidzi, dinilai shahih oleh al-Albani).
Namun terdapat perincian terkait aurat wanita ketika ia di hadapan laki-laki yang bukan mahramnya, di hadapan wanita lain, atau di hadapan mahramnya.
Adapun aurat wanita di hadapan laki-laki yang bukan mahram adalah seluruh tubuhnya. Hal ini sudah merupakan ijma‘ (kesepakatan) para ulama. Hanya saja terdapat perbedaan pendapat diantara ulama terkait apakah wajah dan kedua telapak tangan termasuk aurat jika di hadapan laki-laki non mahram.
Sedangkan aurat wanita di hadapan wanita lain adalah anggota-anggota tubuh yang biasa diberi perhiasan. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
لاَ يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ وَلاَ الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ
“Tidak boleh seorang pria melihat aurat pria lainnya, dan tidak boleh seorang wanita melihat aurat wanita lainnya” (Hadits shahih Riwayat Muslim, dari Abu Sa‘id al-Khudriy radhiyallaahu ‘anhu).
Syaikh al-Albani mengatakan, “Sedangkan perempuan muslimah di hadapan sesama perempuan muslimah maka perempuan adalah aurat kecuali bagian tubuhnya yang biasa diberi perhiasan. Yaitu kepala, telinga, leher, bagian atas dada yang biasa diberi kalung, hasta dengan sedikit lengan atas yang biasa diberi hiasan lengan, telapak kaki, dan bagian bawah betis yang biasa diberi gelang kaki. Sedangkan bagian tubuh yang lain adalah aurat, tidak boleh bagi seorang muslimah demikian pula mahram dari seorang perempuan untuk melihat bagian-bagian tubuh di atas dan tidak boleh bagi perempuan tersebut untuk menampakkannya.”
Adapun tentang batasan aurat seorang wanita di hadapan mahramnya, secara garis besar ada dua pendapat ulama yang masyhur (populer) tentang batasan ini. Pertama, pendapat yang mengatakan bahwa aurat wanita di hadapan laki-laki mahramnya adalah antara pusar hingga lutut. Sedangkan pendapat kedua mengatakan, bahwa aurat wanita di hadapan laki-laki mahramnya adalah sama dengan aurat wanita di hadapan wanita lain, yakni semua bagian tubuh kecuali yang biasa diberi perhiasan.
" Baik Dari sini ada Yang di Tanyakan ?? Tanya Ustadz Angga ,,FE Yang Dari Tadi serius Mendengarkan Mempunyai Banyak Pertanyaan di Kepalanya ,,FE langsung mengangkat Tangannya Ke Atas .
" Saya Ustadz " Suara FE Lantang .
" Silahkan ,,"
" kalau di depan suami ,,Batas Nya Sampai Mana ??
" kenapa Nanya Gitu !!
" Yaelahh ..Nih orang tadi di suruh Nanya Gesrek banget sih ,,," Lirih FE ." Gini Loh ustad Angga Yang bijaksana ,,Saya Kan Gatau Batas Batas wanita Di depan suaminya ,,makanya Saya Nanya Biar saya Besok Kalau Punya Suami Uda Tau batas batas aurat saya di depan suami saya ?? Seketika Keadaan Kelas Menjadi Riuh Penuh tawa Ustadz Angga Yang Mendengar Pertanyaan FE Menepuk Jidatnya Pelan Bagaimana Bisa Orang seperti FE Sepolos ini ..
" jadi Gini aurat wanita (istri) di hadapan suaminya, para ulama sepakat bahwa tidak ada aurat antara seorang istri dan suami,
seorang suami juga dihalalkan untuk melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar memandangi perhiasan istrinya, yaitu menyentuh dan mendatangi istrinya. Jika seorang suami dihalalkan untuk menikmati perhiasan dan keindahan istrinya, maka apalagi hanya sekedar melihat dan menyentuh tubuh istrinya. Paham ??? Tanya Ustadz Angga Mengarah Pada FE .
" Berarti bebas Ya Ustadz Mau Ngelakuin apa Aja "
" Iya FELYSIA MALVINA AL GHANI ,,, Bebas Buat Kamu sama Suami kamu Nanti Buat Lakuin apa Aja ..Yang Penting Kalian Bahagia ..." Geram Ustadz Angga, FE Mengaruk telunguknya Yang di Rasa Tidak Gatal dan Tidak Lupa Cengiran Manisnya .
" Syam ,,Lo Gak Nanya Emang Uda Paham Bener !!!
"gak ada Pertanyaan Hehe ..Lain kali aja Aku Nanya " Bibir FE Membentuk Huruf O Mendengar jawaban Hisyam .
" Baik saya Rasa Cukup ,,Oh Iyah Nanti setelah Sholat Isya ,,kita Kumpul di Masjid Seperti Biasa ,,Saya Harap semua Datang ,,!!!
__ADS_1
" Baik Ustadz ,,jawab mereka Kompak .