AJARI AKU HIJRAH

AJARI AKU HIJRAH
season 2#episode 40


__ADS_3

kehidupan setelah menikah itu bagaimana ya ?


I don't know ,pasti ada enaknya ada juga saat saat pusingnya. gak terus terusan uwh uwhan ya kan yang Uda pada menikah ??😂😂


eh tapi tolong ya kalau mau nanya jangan yang tentang nikah nikah gitu ,aku juga enggak begitu paham😂😂


yang lain aja hahahaha


boleh langsung di komentar ,boleh juga DM ,dan ini pertanyaan beberapa orang , kehidupan setelah menikah ?? 😂😂


yang tau boleh juga bantu jawab😂😂


-


kalau lah kepala shiren mampu mengeluarkan asap ,pasti rasa panas yang ia rasakan sedikit berkurang.


berkutik dengan buku buku biologi berhasil membuat mahasiswa itu pusing dan ingin mengeluarkan otaknya sebentar ,mencuci lalu mengembalikan lagi agar fress


"mata gue uda mulai suram nih buat liat ,jangan jangan gegara kebanyakan baca"


"emang lu baca je "


"bolak balik aja " jelas Jeje .tapi ia pun ikut pusing seperti kedua temannya . nyatanya jajanan kantin tidak mengobati rasa nyeri pada kepala mereka masing masing


"gue butuh liburan "keluh Hanum


"pantai oke gak tuhh "usul Jeje ,Hanum menatapnya sumringah " enak woiii ,kangen ombak"


"kangen Diaa"


"Kumat "


"kuylahh pantaiii"


"Sekarang ,yakin ,beneran ,seriusss aelahh bohong pasti "


"diem elaaahhh " racau alyara. ocehan Jeje dan Hanum malah menambah beban pikirannya .di tengah tengah kegiatan mereka yang super padat mana sempat mereka ke pantai untuk menyaksikan gulungan ombak dengan alasan pasir untuk di duduki


Hanya membayangkan pun tidak melahirkan rasa puas .yang ada alyara tidak akan konsen dengan makalahnya Karna terbayang bayang suasana pantai


"eh Al ,lu kapan punya anak"


"yang bener aja lu nanya begitu" damprat alyara


"gak jelas emang nih bocah" tambah Hanum , pertanyaan apa itu. Memang yang menentukan kapan alyara mempunyai anak itu alyara sendiri ,enggak kan ?


Jeje berdecih. gadis itu merotasi bola matanya lantaran tidak puas dengan reaksi Hanum. bukannya membantunya demo agar Alyara segera mempunyai anak ,malah ikut menyalahkan pertanyaannya


"ya kalau mau apa apa harus usaha dulu say. lu uda usaha belum buat dapat anak ?"


uhuuukkk


"Astagfirullah jejeee!!"


"Why ! Salah sama pertanyaan gue?? "


"ya lu saring dulu lahh ,untung gak mati gue gara gara keselek " sewot alyara .Jeje kembali mengaduk minumannya. Diam lebih baik. dari pada membuat anak orang kehilangan nyawa


"Gue yang awalnya polos jadi banyak tau gara gara temenan sama lu je "


"Dihh "


***


Alyara melepaskan tangan Akhtar setelah melihat kedatangan suaminya."Bye Akhtar!! "


"Hussss "

__ADS_1


"jahat lu "


"Uda sanaaaa "


"sini aku pakaiin helmnya Al " panggil Nathan. hari ini ia sengaja menjemput alyara dengan motor matic. Nathan punya firasat alyara lebih nyaman dengan kendaraan terbuka seperti ini ketimbang mobil


"gue pulang ya tar ,lu hati hati " alyara melambaikan tangannya pada Akhtar.


lantas Akhtar tersenyum ,adiknya sudah dewasa ,sudah bukan anak kecil yang senantiasa harus ia jaga ,bahkan saat ini sudah ada yang menggantikan posisinya


"ke warung dulu ya tan, laper nih istri kamu"


Nathan mengacak Khimar alyara dengan gemas.


sekilas ia menyempatkan untuk mencium kening gadis itu


"Kebiasaan nihh "


"apa " goda Nathan seolah tidak terjadi apa apa. Seakan tidak tau jika mereka baru saja menjadi tatapan para mahasiswi


"jangan manyun gitu donk ,masa di depan suami sendiri mukanya di setting begitu"


"malu akutuhhh ,ngapain main cium aja di depan umum"


"Uda saah " jawabnya sambil memakaikan helm di kepala alyara. " Setelah makan kemana ? Jalan jalan dulu atau langsung pulang?"


"Belanja dulu ya ,abisin uang suami"


"apa sih yang enggak buat my wife"


"seriusss"


"iya ,asal jangan minta macan sama kandangnya aja"


"Ayo naik "


"makasih"


"sama sama alyaranya Nathan"


***


"Kembaliin gak "


"gamaaauu "


"Kebanyakan itu Al ,gak baik makan coklat sebanyak itu "


"kan kamu bilang aku boleh minta apa aja. Asal enggak macan sama kandangnya" Tuhh kan. perempuan itu ingatannya tajam. Sangat tajam.


jangankan ucapan yang masih hangat ,yang ribuan tahun lalu pun mereka masih ingat ,RAM di kepalanya tak terhingga


Nathan meringis. sedikit menyesal dengan ucapannya yang sok sok an tadi


"taruh ya Al ..nanti kalau kamu ompong jadi jelek lohh kebanyakan makan coklat"


"ini gak banyak tan ,cuma 78 bungkuss "


Gak sekalian 100 bungkus. Batin Nathan


"Beli 3 aja ,selain coklat boleh deehh "


"gamaaauu gasuka yang lainnn ,maunya cuma coklatt titik gak pake koma apalagi tanya seru ,apalagi buka kurung tutup kurung"


"Al .."


"gamaaauu "

__ADS_1


"Sayang .."


"gamauu Nathan ,3 Mahh sedetik uda abis ,maunya seginii" rengek alyara


"Apa aku pas in aja jadi 100 bungkus " ancamnya


Nathan menahan ranjang yang di bawa istrinya. Senyum nya lebar di sertai gelengan kecil


"kita ke kasir "


"gitu Donkk ,baru nathannya alyara "


Nye Nye nyeee ..


"Tan "


"Hmm "


"Kurang 2 jadi delapan puluh loh ,aku ambil lagi ya"


"cari istri baru enak kali yaaahh !!"


"aduhh ..."


"Tau akhhh ,ambil semuanya "ketus alyara menaruh keranjang di Sembarang tempat. lalu mencari pintu keluar untuk pergi


"ya Allah ya Karim ,gue becanda doank padahal"


"Makanya mas ,perempuan itu sensitif ,jadi kalau ngomong jangan ngasal " sahut ibu ibu di sampingnya


"tauu ,kalau uda ngambek di ajak damainya susah ,jadi jangan main main sama bangsa kamii "sahut yang satunya lagi


"sayaangg !!! " teriak Nathan ,ngeri juga dengan pemasukkan ibu ibu tadi " mbak ini tambahin lagi ya ,jumlahnya masih 78 ,mbak tambahin coklat apa aja terserah ,pokoknya harus 100 bungkus coklat " kata Nathan pada penjaga kasir tersebut


"baik mas "


***


Nathan kelibekan mencari kebenaran alyara.di sekitar parkir tidak ada gadis itu ,jadi istrinya ini kemana ??


"Ya Allah Al ,jangan bikin aku cemas."


"legaaa .." alyara tersenyum lebar sambil mengusap usap perut ratanya "pulang yuk "


"are you okay? " tanya Nathan membeo


"I am okay "


"ya Allah Al ,dari tadi aku nyariin kamu, kenapa gak ngabarin dulu ,se engaknya bales chat aku "


"kebelet Tan ,perut ku mules banget tadi"


"Jadi kamu tadi enggak ngambek" alyara menggeleng.jawabannya sama sekali tidak ,ia hanya tidak tahan dengan mules di bagian perutnya


"terus coklat seratus bungkus buat apa?? "


"Wihhhh seriusss 100 Bungkus " binar alyara


"makan tuh coklatt "


"tengkyuu very much sayang ...makin uwhh dehh sama kamu"


"makan tuh uwhhh "


"uwhhh"


"gajelas Al gajelass "

__ADS_1


__ADS_2