
"Nathan " pekik FELYSIA mengulang nama yang barusan Alya ucapkan , begitupun Angga " Nathan siapa ?? "
" santai Al ,Abi sama umi gak bakalan makan lu kok " gadis itu memberikan cengiranya ,berusaha menyembunyikan rasa gugup yang sudah dia alami tadi pagi saat ingin menyentuh tangan Nathan " gak kok mi ,bi ,Nathan tuh anuu.. adalah pokoknya " kalang kabut alya menjawab .
" jangan bilang kalau kamu pacaran "
" sama Diaa " heboh Alya tidak terima " hueeek ogah Bangett "
" mas ini Nathan siapa si ?? " jangan bilang kamu jodohin Alya diem diem " introgasi FELYSIA kepada Angga ,sedang Angga saja juga tidak tau anak siapa Nathan yang di maksud Alya .
" aaiiihh emang Abi kenal sama si tengil Nathan "
" Nathan siapa si Al "
" Abi kenal di mana Bi "
" Abi pusing mau tidur " katanya beranjak dari tempat duduk .
" mass ... "panggil FE sedikit berteriak ,tidak mendapat jawaban FELYSIA mencebik kan bibirnya kesal " Nathan siapa sih " gumamnya menyusul angga . meninggalkan Alya yang ikut pusing
" Nathan siapa si " kata Alya menghela nafasnya panjang .
***
" nathaann ,kok kamu cuek gini sihhh kan mami nyuruh kamu nemenin aku .. " gadis dengan baju pink polos itu menghentakkan kakinya ke ubin mini market ,tidak peduli Nathan masih sibuk mencari barang belanjaannya yang dia sendiri juga tidak tau mau belanja apa " taaann ,kamu sebenernya seneng gak sih anterin aku "
" menurut lu "
" temenin akuuu .." ia berusaha menyelipkan tangannya ke lengan Nathan ,belum sempat meraih Nathan lagi lagi berjalan lebih dulu ." jangan jangan kamu uda punya pacar ya ,makanya aku pegang gak mau "
" Alya ... "tak sengaja mata Nathan melihat sosok Alya dengan beberapa coklat di tangannya , nampaknya gadis itu sedang kebingungan hanya untuk memilih coklat ."cantikan juga aku " Dengus Vanya mengerti pandangan Nathan mengarah ke satu titik dan itu gadis dengan kerudung syar'i panjang berwarna hitam yang tak lain adalah alya.
Nathan mengambil satu coklat dari rak di sampingnya ,lagi lagi ia berjalan sampai ada di depan Alya di buntuti Vanya pastinya
" yang ini enak Al ,gue jamin "
__ADS_1
" eluu ... " Alya membeo ,menoleh ke kanan kiri Seperti mencari seseorang "lu ke sini sama siapa ? "
" ada gue cuyyyy lu gak liat gue " omel Vanya segera menarik tangan Nathan ,hatinya benar benar panas gara gara Nathan memberi gadis di depannya coklat .dia saja yang sudah bertahun tahun mengejar Nathan tidak pernah di beri apa apa .
" eh sorry "
" ambil " titah Nathan seenak Jidadnya pada Alya ,coklat itu masih mengambang di udara Karna Alya tak kunjung merespon .
" hehh ,lu pikir gue gak ada duit gitu buat beli coklat ginian " Alya buru buru memasukkan coklatnya ke dalam keranjang ,baru saja dia pergi namun Nathan langsung mencekal tangannya
" apa apa an si lu " amarah Alya benar benar meledak kali ini .
" berani banget lu pegang gue ,lu pikir gue apaan hah "
" salah gue apa ??
" salah lu kenapa lu nyentuh gue ,lu tau kan gue sama lu itu 2 insan yang belum makrom ,lu tau dosa kan ??? " setelah mengatakan itu Alya langsung pergi .
" cewek anehh .. " gumam Vanya merapatkan genggamannya pada nathan .." alyaaaa ... "
" lepas gak " Vanya menggeleng lemah sembari memejamkan matanya takut " gue bilang lepas "
" lepas atau gue .. " Vanya akhirnya melepaskan Nathan ,dia benar benar takut sekarang .
flashback on °°
" kak alyaaaa kok coklat Elly di makaaann .." protes early setelah dia sadar coklat yang di makan Alya adalah coklatnya
" enak Er" kata Alya Menyengir ,ia masih sibuk menjilati jari jarinya " ada lagi gak Er "
" huaaaaa papaaaa ... coklat elliyyy ..."
" Al ...."
"ehh mbak " gadis itu menegakkan posisi duduknya ,jangan bilang kakak iparnya ini akan memarahinya karna mencomot coklat early " Al pikir ini tadi coklat nya Akhtar mbak ,serius Al gak tau "
__ADS_1
Fika yang tak lain adalah istri Dirga segera memangku early ,menenangkan early yang terus menangis " kak Al beliin lagi ya ,jangan nangis donk Er ,nanti kak Al di marahin sama papa kamu... "
" uda uda biar early mbak urus ,mending kamu cari gantinya Al ,keburu umi kamu pulang loh .."
" mampuss " kaget Alya melirik jam dinding yang terpampang nyata ,palingan 25 menit lagi umi dan abinya pulang , seandainya mereka tau sudah pasti Alya akan mendapatkan ceramah gratis dengan tema yang sama seperti sebelum sebelumnya .
" pokoknya jangan di aduin ya mbak " Alya memohon
" beres ,uda gihh mending kamu beliin early coklat baru " Alya mengangguk ,ia sudah memesan ojek online dan tinggal berangkat ke mini market terdekat .
***
BRUUUUKKK
" sorry sorry " Alya segera merapikan buku bukunya ,di bantu orang yang baru saja dia tabrak .sampai tinggal satu buku dia baru menyadari siapa lelaki itu.
" aduhh maaf ya ,setiap ketemu gue lu selalu sial "
" santai aja kali " katanya segera mengambil buku yang tidak kunjung Alya ambil ,Alya mengeja nama lelaki itu " Asraf Anendra"
" panggil Asraf aja "
Alya mengangguk angguk menanggapi " mau gue bantu "
" gak usa ,makasih "
" gue duluan " setelah mengatakan itu Asraf pergi ke arah lain , sepertinya menuju kelas ,sedang Alyara harus ke arah perpustakaan .sialnya lagi kenapa harus ada Nathan di sana ,sedang apa juga dia berdiri layaknya patung ,jujur Alya masih malas meskipun hanya sekedar memandang .
" minggir " Nathan langsung minggir agar badan Alyara bisa masuk " lu masih marah ?"
" lu pikir yang kemaren itu hal sepele ,enggak tan menurut gue lu bener bener kelewatan "
" Al gue... " lagi lagi dan lagi respon Alya sama ,tidak menghiraukan Nathan dan bersikap layaknya dari sekian banyak orang yang hidup di bumi hanya dia yang sibuk " Al .. "
" gue sama lu uda gak ada urusan lagi kan ,tim yang di bentuk kemarin tuh masa aktifnya cuma 60 menit ,so ,lu gak usa ganggu ganggu gue lagi "
__ADS_1
bukankah benar ,Nathan kali ini diam ,memilih berhenti ketimbang terus mengejar Alya , bahkan kebersamaan mereka tidak lebih dari teman satu tim .
- jangan lupa like ,komen ,dan vote