AJARI AKU HIJRAH

AJARI AKU HIJRAH
season 2#episode 34


__ADS_3

masing masing insan akan di uji dengan ujian yang berbeda, begitupun cara penyelesaiannya


sejatinya gelombang kecil dominan besar sudah menanti kita di depan


jangan pesimis, toh Allah sudah menjelaskan di dalam firmannya, jika ia tak akan membebani seorang hamba di luar batas kemampuan


jalan keluar itu ada, pasti ada


"jadi kamu tinggal di sini ? " alyara menelan ludahnya paksa, sejak kapan ada aku kamu di antara dia dan nathan, lembut sekali cara pria di sampingnya berbicara,dan itu sukses membuat jantung alyara berdegup dua kali lebih cepat


alyara keluh menjawab, ia hanya mengangguk ragu ragu


begitu kaki nya sudah berjarak 5 centi dengan pintu, ia bingung harus mengakhiri pertemuan sore ini dengan kalimat apa


"kalau gitu aku pulang dulu ya al"


"gak mau mampir? "


"uda jam 3 , belum sholat ashar juga "


"Mmm tan... "


"Ya " Jawab nathan, alisnya hampir bertaut melihat kegugupan alyara


"bilang aja al, gausah di tahan gitu "


"soal yang tadii.... " Ucapan alyara masih menggantung, keadaan seperti ini seperti membunuhnya perlahan, untuk mengambil nafas saja susah "kamu.. kasih waktu aku buat mikir berapa hari "


"sampai kamu siap "terang nathan


" kalau aku enggak mau "


"kayaknya itu gak mungkin " kata nathan di akhiri kekehan kecilnya " Secara aku tau, gimana perasaan kamu ke aku "


"GR "


"3 tahun itu gak lama Al" jawab nathan tenang


"aku bakalan nunggu kamu, kalau dalam waktu dekat ini kamu emang belum siap, aku gak bakalan nyerah kok, aku yakin , aku hampir sampai ... "


please deh tan, berhenti buat jantung gue lompat lompatan ginii!!!


"masuk gih, mandi setelah itu sholat! "


"ya lu ,eh kamu..."


"pake lo gue aja kalau kamu kaku gini, nanti setelah kita nikah juga pasti terlatih dengan sendirinya "


"ih , apa sih tan"


menyudahi tawanya , kali nathan benar benar berniat pulang " uda sana masuk "


"kalau pulang hati hati " setelah mengatakan itu alyara masuk, buru buru dia menutup pintunya.Sedang nathan yang masih berdiri di luar, di buat tersenyum keheranan.


nathan senang, senang bisa menjelaskan semuanya pada alyara, juga mengembalikan senyuman gadis itu, walau rasa bersalah belum sepenuhnya hilang "semoga perjuangan gue emang hampir sampai al.. gue mohon jangan cepetin langkah lu, apalagi lari.. tunggu gue sampai gue bisa gapai lu "

__ADS_1


alyara mendengar itu, ia ikut tersenyum di balik pintu , hatinya diam diam mengamini ucapan nathan. tapi satu sisi ,alyara juga dilema


apa tidak ada hati yang hancur ,saat mereka di persatukan


"maafin gue tan, tapi gue gak bisa nerima lu secepat ini, setelah lu jauh dari gue, setelah apa yang lu alamin 3 tahun ini, izinin gue buat yakinin hati gue lebih dulu "


\*\*\*


JOGJA


belum genap satu tahun alyara menempat di sini ,tapi suguhan rasa yang tempat ini suguhkan hampir komplit.


Alyara sudah pernah bahagia di sini


Pernah sakit ,kecewa ,bahkan merasa begitu jatuh


"serius deh Al ,lu serem banget kemarin kemarin tuh ,mana pas di ajak ngomong diem aja lagi ,berasa gak guna gue jadi temen lu "


"tapi sekarang uda kelar kan ,gue emang gatau si apa yang terjadi di antara lu ,mbak naswa sama cowok yang namanya Nathan itu ,cuma ya dapat gue definisikan ,kalau masalah kalian emang rumit " tambah Hanum. Alyara menatap keduanya, sedotan yang semula aman di dalam gelas kini terangkat lurus ,gadis dengan sweater pink polos itu terkekeh mendengar curhatan kedua temannya


"sebleng nih anak ! "


"btw thanks karna uda khawatir sama gue "


"hmm .." Jeje menganggukkan kepalanya


"tapi lain kali tuh cerita kek apa kek ,biar kita tau ,lha lu diem diem Bae kita nya jadi bingung ,mau kasih solusi apa sementara kita gak tau masalah lu "


"iya iya " kejar alyara ,"lain kali gue cerita "


"tuhh kan "Jeje lagi lagi menangkap senyum tidak jelas dari bibir alyara ,"gue kok khawatir nih anak kena gangguan jiwa ya ,sedari tadi dia begini lo Han " adunya pada Hanum


"yang lagi kasmaran je .." peringat Hanum


"ya gak begitu juga ,dari lorong ke lorong dia senyum terus massa!!"


"lu kalau ngomong saring dulu donk " greget alyara " kalau gue gila beneran gimana "


"becandaa "


ketiganya membelokkan kaki ke kiri ,tepatnya di fakultas biologi


"nanti kalau jam kuliah selesai ,kalian ke kantin aja gak papa,gue mau ketemu sama mbak naswa "pesan alyara


"gue gak ada cita cita jadi gendut Al "jawab Jeje ,bagi Jeje sehari cukup sekali ke kantin ,kalau pagi sudah berarti siangnya tidak usa ,hemat uang ,lumayan bisa di tabung buat beli alat make up "eh Al ,ngomong ngomong cowok lu ganteng juga "


"Nathan " beo alyara ,gadis itu mengangguk semangat "tatapannya aja ,beeuhhh ,membekukan cuyyy"


"emang lu pernah di tatap? "tanya Hanum ,Jeje tersenyum lebar ,menggeleng dengan gaya dramatis nya " padahal gue berharap bangett "


"berharap apa Nihhh ??"


"berharap di tatap balik Al .. seenggaknya biar dia tau ,kalau lu punya temen secantik gue"


"gayaaa lu "

__ADS_1


"selangitt " tambah alyara


***


Alyara mondar mandir di depan toilet wanita ,berdiri di sini di temani rasa bimbangnya jelas beralasan ,ada gadis yang alyara tunggu di dalam ,Yap ,dia naswa


alyara bingung harus memulai dari mana , hubungannya dengan naswa ,apa bisa sehangat dulu ??


apalagi sikap alyara yang kelewat dingin tempo hari


"loh Alya "


alyara tersentak ,ia membalik badannya ,matanya langsung bertemu dengan manik teduh naswa


"kenapa berdiri di sini ?"


hening


keadaan benar benar berbanding dari sebelumnya


Keakrabannya dengan naswa kini sudah di ganti oleh ke-asingan


"Al .."


"mbak " alyara memberanikan diri ,ia memaksa bibirnya agar berucap , tenggorokan seakan berkerja sama untuk mengunci setiap kalimat yang sudah alyara rangkai


Alyara menarik nafasnya dalam ,lalu menghembuskanya perlahan.


"boleh saya bicara sama mbak "


"silahkan ,mau di mana ? "


"di taman belakang kampus mbak "


"Ayo " ajak naswa ,ia tersenyum sebelum melangkah lebih dulu, di ikuti alyara ,sampai langkah mereka bersampingan.


"ada apa Al " tanya naswa begitu keduanya sudah duduk


"saya mau minta maaf sama mbak ,atas sikap saya tempo hari ,harusnya saya emang dengerin mbak dulu ,bukan malah bersikap kayak anak kecil seperti itu "


"kamu juga enggak salah kok Al ,lagian mbak marah sama kamu "


"terus sekarang gimana ,Uda ada titik terang untuk hubungan kalian ,kalau Uda siap jangan lama lama ,takutnya malah nimbun dosa "ujar naswa sambil terkekeh "lagi pula nathan itu laki laki yang baik Al "


"terus mbak naswa gimana " ujar alyara ,pandangan yang semula lurus ke depan ia turunkan " apa mbak gak ada rasa sedikit pun sama Nathan "


"Kata orang cinta bisa ada Karna terbiasa mbak"


"selama mas Alif pergi ,alyara yakin ,Nathan pasti gantiin tugas mas Alif ,Nathan pasti isi hari hari mbak kan "


naswa membenarkan itu ,tapi nyatanya ,rasa itu tidak hilang ,apalagi berganti untuk Nathan


"itu kata orang Al ,beda sama yang mbak ,Nathan dan kamu alamin ,mungkin benar ,setelah Alif pergi ,Nathan seolah jadi pelangi baru untuk mbak ,tapi di hati mbak masih ada Alif ,begitu pun hati Nathan ,di dalamnya tetap tertulis nama kamu"


"membahagiakan mbak yang Alif maksut bukan berarti menikahi mbak juga ,membuat mbak tersenyum itu lebih dari cukup alyara "

__ADS_1


"Alif juga tidak pernah berwasiat jika harus Nathan yang menikahi mbak ,jadii .."naswa menjeda ucapannya ,ia menatap mata Alyara intens ,tangannya ikut bertumpu di atas tangan kanan alyara " mbak mau menikah dengan orang lain ,mbak mau kasih hati mbak waktu ,mbak yakin mbak bisa jatuh cinta lagi ,tanpa mengantikan posisi Alif di hati mbak "


__ADS_2