AJARI AKU HIJRAH

AJARI AKU HIJRAH
season 2#episode 27


__ADS_3

kadang kita butuh Jedah ,meski sekedar menarik nafas dan membuangnya dengan hembusan lembut ,lalu dengan percaya-nya hati kita berucap


semua akan baik baik saja.


Hidup ini netral


ada yang memilih berjalan ,ada juga yang buru buru berlari


ada yang fokus mengejar satu target ,ada juga yang ingin mencapai banyak target dalam waktu bersamaan


ada yang ingin selalu dititik bahagia ,dan bila perlu meng-uninstall rasa sedih ,maupun rasa yang membuahkan sakit.


ada juga yang memilih menikmati hari hari beratnya , bersyukur atas apa yang menimpanya ,karna sadar mungkin ,jika dewasa bukan tercipta dari sesuatu yang menyenangkan ,tapi malah sebaliknya


" Kalau capek istirahat ,jangan malah liatin laptop tapi otak kluyuran ke mana mana "


Alyara tersenyum kikuk ,tumbenan tumbenan dia bisa kalem ,batin Akhtar


tidak berselang lama ,alyara menutup laptopnya


lalu berposisi menyamping untuk tidur


"lu capek banget Al ?? "


"Gak juga "


"tumben jam segini tidur "


"hati gue yang butuh istirahat " Ujar alyara .tidak tau kenapa alyara tiba tiba begini ,Akhtar hanya bergumam tidak jelas " jalan jalan yuk ,biar lu tau Jogja "


"gak pengen "


"kalau uda jalan lu pasti seneng ! "


"Janji deh kapan kapan gue ajak ke Malioboro" tambah Akhtar ,mendengar kata Malioboro alyara langsung bangkit mengubah posisinya menjadi duduk ,ia sudah penasaran dengan tempat yang terkenal sebagai surga berbelanja itu ,dan kenapa sampai Jogja alyara malah melupakannya


"malam Minggu gimana ? " tawar alyara


"kalau gue enggak sibuk "


"hidup itu butuh Jedah tar ,lu boleh lari ,tapi jangan terus terusan lari ,sekali kali lu juga harus berjalan"


"jangan keseringan sibuk sampe lupa nyantai "


" bisa aja ! "Kata akhtara ,alyara tersenyum menampakkan mimik tengilnya "keseringan jalan juga gak baik sih ,nanti ketinggalan"


"So ..."


"Yaudah iya " pasrah Akhtar. Semoga saja weekend nanti dia bisa merasakan yang sebenar benarnya weekend ,apa yang di katakan Alyara tidak salah ,manusia memang butuh yang namanya jeda dalam hidup


"gue siap siap dulu "


"jangan lama lama "


"Cuci muka doank !! "


***


"ini alun alun kidul tar " binar alyara sambil memandangi pemandangan asing namun indah dari segala sisi ,Akhtar mengangguk ,ia mengandeng tangan alyara agar mereka tidak pisah ,maklum ,memang hari ini bukan hari Sabtu malam Minggu ,tapi keadaannya begitu ramai


"Gue bukan Bocil " Dengus alyara ,Akhtar tidak peduli ,alyara tanggung jawabnya selama dia di sini


"lu pernah ke sini sebelumnya"


"Iya "


"Sendiri ? "


"sama temen se-fakultas "


"cewek "


"iya "


Alyara bersorak heboh " paraahh ,Giliran jauh dari umi sama Abi aja main gandeng cewek lu "


"sama cowok juga " jelas Akhtar "kan teman se-fakultas gue banyak ,lu pikir anak teknik gak ada ceweknya "


"oh berame rame gitu ! "


Akhtar mengangguki ucapannya , "kita di sini cuma gini doank nihh ,gak makan atau apa gitu "


"lupa gue ,besok kita belanja bulanan ya Al ,bahan bahan uda pada habis , keseringan makan makanan instan juga enggak baik "


" besok ,ya besok tar ,sekarang gue laper ,kita cari makan dulu yuk ,kalau gue pingsan lu mau gendong gue " Dumel alyara ,Akhtar pun membawa gadis itu ke sisi jalan ,sampai mereka berhenti di sebuah warung "pecel lele nya dua mbak "kata Akhtar memesan

__ADS_1


"gue gak suka lele"


"Karna lu belum coba "


"Minumnya mas "


"teh hangat " kali ini alyara yang angkat bicara ,suasana agak dingin ,ia butuh sesuatu yang sekiranya bisa menghangatkan.


" Asraf pernah kasih kabar ke lu "


alyara menatapnya keheranan ,kenapa obrolan mereka malah nyamping jauh


"nomornya uda gak aktif kayaknya "


"lu gak khawatir sama dia Al ..lu yakin lu gapapa ,kalau dia uda alihin hatinya ke cewek


lain"


"gue malah berharap itu tar ,dia laki laki baik ,semoga ada seseorang yang bisa mencintai Asraf tanpa tapi ,dan semoga seseorang itu bisa buat Asraf lupa sama gue "


"cinta tu rumit "


"alasannya "


"giliran kita mencintai ada yang harus di korbankan ,giliran perasaan kita gak terbalas kita juga harus mengorbankan , mengikhlaskan ,bahkan mengubur "


"maksutnya ? "


"saat lu suka sama seseorang, lu harus berkoban kan buat orang itu ,minimal supaya dia tau,kalau lu punya rasa ke dia ,dan di saat cinta lu cuma bertepuk sebelah tangan ,lu juga harus berkorban lagi ,lu harus ngobanin perasaan lu sendiri ,lu harus ikhlasin dia sama yang lain ,dan mau gak mau lu harus ngubur segala tentang dia "


Akhtar menutupnya dengan senyuman miring ,saat pesanan sudah siap ,ia langsung menyantapnya dengan fokus .


***


"nanti kalau kelas lu selesai chat gue ya tar ! "


Akhtar mengangkat 1 jempolnya dengan masih berjalan membelakangi alyara . pandangan pandangan tidak suka mulai memojokkan alyara ,apa yang dia perbuat ??


"Gilaaa Sihh !! "


"Astagfirullah ,untung gak gue geplak lu berdua " Kaget alyara menyadari kedua sahabatnya ,sejak kapan mereka datang ,alyara juga tidak tau


"Kok lu bisa kenal sama kak Akhtar si Al "


"tau nihh ,kemarin di gendong kak gema ,sekarang bisa sedekat itu sama kak Akhtar " Protes Jeje


" kak Akhtar tuh anak teknik Al ,dia terkenal ,agak dingin si ,tapi keren ,terus keliatannya dewasa banget .. pokonya idaman "


demi apa alyara ingin muntah mendengar pujian Hanum untuk Akhtar


" apalagi rumor yang beredar dia belum punya cewek ,kan kita yang maba jadi ikut ikutan pengen deketin dia ,kali aja takdir berpihak " tambah Jeje


"tadi malam gue jalan sama dia asal lu tau " kompor alyara ,ia menahan tawanya mati matian


Jeje dan Hanum saling melempar pandang ,keduanya pun tertawa tak percaya


"Mana mungkin ,dia tuh dingin banget Al .."


"Nahh kayak nya selera kak Akhtar bener bener tinggi ,mana mau dia jalan sama lu "


"di bilangin juga ,bahkan gue sekontrakan sama dia "


"Alya alya ,ngimpi mulu dari tadi "


"Bener tuh .. "


"Gue serius " geram alyara , " dia tuh Abang gue "


"sebentar sebentar " Jeje berusaha menghilangkan syok yang tengah melanda ,begitupun Hanum


"Sejak kapan?? "


"sejak dia lahir dari rahim umi ,setahun kemudian gue nyusul ke dunia ini "


" lu gak Bo'ong kan Al .."


" Akhtar Radeef Wijaya dan gue alyara syakil wijaya ,nama umi gue FELYSIA Malvina Al -ghani ,sedangkan Abi gue Akhtar Angga Wijaya ,tadinya Akhtar mau pake marga dari umi, Karna nama depannya Uda di pakein nama Abi ,tapi umi gak setuju ,jadilah Radeef Wijaya " jelas alyara panjang kali lebar .antara percaya atau tidak keduanya manggut manggut


" berarti dia Kakak lu "


"Kak Akhtar juga donk yang makan telur kita "


Alyara mengangguk ,detik berikutnya lengannya di remas kuat oleh Hanum " AAAAAAA gue seneng Bangeeett .. kalau dari awal gue tau kak Akhtar yang makan telur gue ,dengan suka rela gue jalanin konsekuensinya "


"segitunya " beo Alya

__ADS_1


apa juga yang membuat gadis di sini menyukai Akhtar ,mereka memandang Akhtar dari segi mana ?


"makin ke sini ,zaman makin gak baik baik aja"


"Eh al ,gue minta nomor WhatsApp nya kak Akhtar donk !! "Jeje to the point


"DM aja di IG "


"Udaah "greget Hanum "tapi gak di bales "


"miris " ledek alyara ,ia juga belum pernah melihat Akhtar berdekat dekatan dengan wanita ,pernah berpikir juga kalau Akhtar itu itu tidak bisa mencintai lawan jenis ,tapi tidak mungkin, mana ada manusia yang tercipta sampai seperti itu


"mana Al .."


"nanti gue kasih ,gue ke mbak naswa dulu " tak sengaja matanya melihat naswa ,ia pun melambaikan tangan kepada Hanum dan jeje.


membiarkan dua sejoli itu temenung menatap punggungnya


"Pagi mbak ! "sapa alyara saat sampai di depan naswa


"pagi juga Al "jawab naswa tak kalah ramah . Melihat beberapa tumpukan buku di tangan naswa ,alyara menatapnya miris "buku anak farmasi tebel tebel ya mbak "


"sejak jaman SMK ,gak pernah tipis memang" katanya tertawa , "kamu kok belum kumpul"


"Masih pagi mbak ,anak BEM masih pada tidur kali , Karna kakak saya tadi datangannya buru buru ,jadilah saya kepagian ke sininya ,untung Uda ada orang "


"ini juga buku jurusan mbak " alyara berlanjut tanya ,pas bagian atas ia bisa membaca jelas judul bukunya Asiyah ,dan dari sampulnya Seperti buku bergenre spiritual


"bukan " naswa menjawab cepat ,"sengaja Al ,kalau lagi nunggu jam selanjutnya ,saya biasanya baca buku kisah kisah wanita mulia yang namanya tercatat sejarah , Asiyah ini contohnya ,biar tidak hanya belajar pemahaman umum "


Alyara manggut manggut " Jadi buku ini berisi kisah asiyah istrinya Fir'aun "


"Iya "


"lingkungan itu gak menjadi faktor apa seseorang bisa Istiqomah atau enggak ya mbak ,dari asiyah saya tau ,menjadi baik tidak harus di tempat yang baik ,bahkan di lingkungan Fir'aun ,manusia yang mengaku menjadi tuhan ,Asiyah tetap istiqamah dan beriman kepada Allah .."


"Betul sekali Al , banyak sekali wanita wanita terdahulu yang membuat saya kagum, salah satunya ya beliau, Asiyah Binti Muzahim"


"saya ke kelas dulu ya Al ,ada kelas pagi ,10 menit lagi kelasnya sudah di mulai "


"iya mbak ,saya juga ke lapangan dulu "


Mereka berpisah di perbatasan fakultas ekonomi dan fakultas management.


"assalamualaikum mbak " alyara tak lupa mengucapkan salam ,sebelum membalik badan naswa sempat tersenyum tipis ,lalu menjawab salam alyara " wa'alaikumsalam "


***


"Gilaaa ,gaje banget tugasnya ! "


"anak BEM emang pada gak jelas " kata alyara santai ,yaiyalah dia tidak protes ,bahkan kaget saja tidak ,Karna dia sudah di beri tahu Akhtar tentang tugas tugas menumpuk yang tidak jelas selama ospek ,mau bagaimana lagi ,protes sampai bibirnya jatuh tugas tugas itu tidak akan selesai dengan sendirinya kan ?


" respon lu selow banget ! emang siap ngerjain tugas sebanyak itu "


"mereka kasih tugas tanpa nanya kita siap apa enggak ! ,dan mau gak mau kita juga harus siap"


"serius deh Al ,lu kesambet apaan ,tumben omongan lu bener " tanya Hanum ,biasanya bocah itu akan protes lebih dulu ketimbang yang lain ,tapi sekarang ... ia malah diam dan langsung menerima


"Uda si ,mumpung alyara lagi bener " sahut Jeje


"di kira selama ini gue gak bener "


"ya bukan gitu juga "


"eh btw kita ngerjain di kontrakan lu aja "imbuh Jeje "biar gue bisa ketemu sama kak Akhtar ,modus dikit gapapa kan ! "


"Yehhh ganjen lu " damprat Hanum ,melepas tatapan tidak menyenangkan ke arah Jeje ,ia ganti menatap alyara dengan senyuman lebar " Boleh tuh Al ,gue sekalian biar gue tau alamat kontrakan lu "


"cacing triak cacing gini nihh "


"gimana Al "


"Yaudah ,nanti kita langsung ke rumah gue ,tapi sebentar aja ya ,abis itu gue mau belanja bulanan sama Akhtar "


" Yahh kok bentar " protes Jeje tak trima ,Hanum kembali meliriknya " Dari pada gak sama sekali "


-


-


jngn lupa like dan sampaikan apresiasi kalian


hahahaha komen maksut saya


Sejauh ini terimakasih sudah membaca ,buat kemarin kemarin mungkin kalian kesel Karna up nya sebulan paling sekali ,skrang enggak kok ,hampir tiap hari malah ..

__ADS_1


jadi terimakasih sekali sudah sabar nunggu cerita ini 🖤


__ADS_2