
tangan alyara meraba coretan tinta pada buku IPA nya sewaktu ia masih kelas 10 , itu bukan tulisannya ,melainkan tulisan Nathan
kakak kelas yang rajin sekali membantunya dalam mengerjakan tugas ,tidak hanya itu ,Nathan juga kerap mengambil alih tugasnya ,seolah dia tidak punya kesibukkan lain selain berkutik dengan buku buku alyara
di sisi kanan alyara ,ada buku tulis rangkumannya sewaktu kelas delapan ,wajah Asraf kembali tergiang memenuhi pikiran alyara
"gue kangen sama kalian .. "
"gue kangen sama lu Nathan .. " alyara meraba bukunya di sini kiri ,dan berganti menatap bukunya di sisi kanan " gue juga kangen sama lu sraf "
tak jauh dari ranjang alyara ,Akhtar sudah berdiri di ambang pintu ,niatnya untuk masuk ia urungkan.
Akhtar jadi menimbang nimbang ,di saat saat seperti ini , sebenarnya alyara butuh dirinya atau waktu untuk sendiri
"masuk aja tar .. "kata alyara seolah mengunci pergerakan tangan Akhtar ,membuat Akhtar tidak jadi menutup pintunya ,dan membukanya terang terangan ..lalu masuk dan duduk di samping alyara
"apa lu yakin kalau Nathan bakalan balik ? "
pertanyaan di atas seperti menampar alyara untuk segera sadar ! ,mungkin dalam hatinya masih menyala akan nama Nathan ,tapi apa mungkin jika Nathan pun masih mencintainya ,selama lebih dari dua tahun mereka tidak bertemu ....
ataukah Nathan sudah menemukan pengganti alyara ..
"di mana seseorang masih memikirkan mu ,di situlah seseorang itu masih bisa di sebut rumah .. apa itu bener tar ?"
"itu cuma kata Al .. "
"jadi ,gimana dengan gue yang masih sering mikirin Nathan ,bahkan selalu berharap ke dia ,apa rumah dia enggak di gue ...apa tempat dia kembali bukan gue ... " mata Alyara mulai berkaca kaca ,menyadari itu ,Akhtar secepat mungkin menarik alyara ke dekapannya
"gak ada yang bisa ambil Nathan dari lu Al ..selagi dia emang tercipta buat lu ,begitu pun sebaliknya .."
"adik gue gak boleh nangis .. "kata Akhtar ,ia mengusap pelan ujung kepala alyara ,dan perlakuan sehalus itu berhasil menyesakkan hatinya ,alyara semakin terisak
Jika Nathan memang tidak kembali ,alyara mohon cukup Nathan saja yang meninggalkan dia ,Alya meminta agar perpisahan seperti itu tidak terjadi lagi ...
" Al .."
"gue takut semua orang bakalan ninggalin
gue tar "
" gue kakak lu ..gue gak mungkin biarin lu sendiri"
"kehidupan lu gak selamanya berporos ke gue ,suatu saat lu bakalan punya seseorang untuk lu pimpin ,istri lu tar ...,dunia lu gak cuma gue ..!!"
Akhtar tersenyum tipis ,di balik sikapnya yang tengil ,Akhtar tidak menyangka ,jika alyara pun takut kehilangannya
Akhtar melepaskan pelukannya ,menegakkan posisi alyara dan menatap lurus ke bola mata Alyara
"lu takut gue nikah terus nelantarin lu gitu ! "
Alyara mengangguk ragu ragu
"kan tanggung jawab lu ke istri lu nanti besar "
"apapun status gue ,lu tetep adik gue Al ,gue tetep kakak lu .. dan gue ...gue masih lama nikahnya .."imbuh Akhtar tidak jadi hanyut ,ia malah terkekeh sekarang .."ada ada aja lu "
"gue serius kali .."
__ADS_1
"udah jangan nangis lagi ,gue di sini .."
"kalau Uda nikah gue masih bisa meluk lu .. ?? " tanya alyara begitu polos . Gemas , Akhtar pun menjitak kepalanya pelan
"istri gue juga gak bakalan cemburu "
"ya kan .."
"udaa ,"cegah Akhtar " mending belajar ,dari pada lu ngelatur ke mana mana ngomongnya "
***
Ospek menjengkelkan itu sudah berlalu seminggu yang lalu ,saat ini alyara sudah resmi menjadi mahasiswa biologi , rasanya masih tidak percaya ia bisa masuk ke fakultas itu ,selain ia suka ,ini juga berkat Asraf ,lagi lagi Asraf berjasa dalam hidupnya
"Al .." Langkah alyara tercegat oleh Hanum dan jeje ,keduanya memandangi alyara aneh ,sama sama tersenyum ,membuat Alyara ingin menggeplak mereka ,maksut dari senyuman tidak jelas tersebut apa coba ??
"apaan si ,lu berdua mau apa ? " tanya alyara tak santai
keduanya saling melempar pandang ,hingga Jeje berdehem terpaksa
"oke biar gue yang ngomong "
"nanti aja ,5 menit lagi kelas di mulai ,gue gak mau telat ! " katanya buru buru ,alyara pun berlari ke kelas biologi
"lu sihh " Hanum melirik Jeje kesal
"lu juga ngab ,nyali kecil banget ! "balas Jeje menghardik ..gagal lagi untuk mereka mendapatkan nomor anak teknik yang tak lain dan tak bukan adalah Akhtar .
***
Mata Alyara mengedar menatap ke segala penjuru ,langkah kakinya berhenti di depan fakultas farmasi ,kelasnya sudah sepi ,orang yang sedari tadi dia cari sepertinya sudah pulang
Alyara menoleh cepat ,ia menghela nafas jengah ,alyara pikir setelah ospek berakhir dia tidak akan bertemu dengan anak BEM lagi ,nyatanya hari ini alyara malah di pertemukan dengan ketua BEM
"bukan urusan lu "
"lagian lu juga ngapain di depan fakultas farmasi ,gak bener nih pasti ! "
"bener atau enggak bukan urusan lu juga " balas gema sengit ,alyara mencebik ,lalu pergi begitu saja ,mod nya dengan cepat di anjlokan oleh gema
"ketua BEM sialaann ,...gue doain jadi mahasiswa abadi lu .. "
" Alyara ..."
"mbak naswa .. "
"habis dari mana ? "
"mbak belum pulang ? " Alyara malah balik bertanya, dan di jawab gelengan kecil oleh naswa
"kebetulan tadi habis ngisi perut di kantin ,jadi belum pulang .."
"OHH .. saya tadi iseng ke sini .." alyara Tercengir ,"sengaja juga sih ,pengen ketemu mbak"
"ada yang mau di tanyakan ?? "
"gak ,kangen aja " naswa ikut tertawa
__ADS_1
"Berarti saya ngangenin ya Al .."
"bisa di bilang gitu .."jawab alyara dengan jujur ,sudah beberapa hari dia tidak bertemu dengan naswa ,mungkin karna keduanya sibuk dan jam mulai kuliah dengan pulangnya tidak Sama ,alyara juga tiba tiba merindukan obrolan ringannya dengan naswa
"mbak kalau ke sini naik apa .."
"di anter Al .."
"sama pacar mbak "
"bukan .." jawab naswa tersenyum ,"sebelum menikah ,belum boleh pacaran "imbuhnya
"calon pacar berarti, pacar halal .. "
Mereka kembali tertawa
"makasih buat waktunya mbak ,kalau ada waktu kita ketemu lagi ,,aku pulang ya mbak " pamit alyara ,di depan sudah ada Akhtar yang berkacak pinggang sambil memperhatikan nya
"bodyguard saya kayaknya uda mau marah tuh "
"Yaudah gih ,kasian " ujar naswa dengan tawa renyahnya "hati hati ya Al .."
"mbak juga ,salam buat calon pacar halal mbak ! "
"Assalamualaikum mbak " kebiasaan alyara adalah mengucap salam dengan sedikit berteriak ,naswa tak heran akan hal itu
"wa'alaikum salam .."
***
wanita itu mudah tersenyum ,mudah marah ,mudah memaafkan ,mudah Menginggat ,namun sulit melupakan
"ya iyahlah, gue dari TK di ajarin buat ngehafalin banyak hal ,bukan malah ngelupain "Dengus alyara setelah membaca untaian kata singkat itu di mobil seseorang
tidak peduli mobil siapa ,yang jelas alyara ingin menghadirk yang punya mobil
"Uda si ,orang cuma caption "
"Nyatanya juga gitu kan ! "imbuh Akhtar
"gak " tolak alyara , sejujurnya memang iya kalau alyara pikir pikir ,ada teori yang mengatakan otak wanita itu berjuta juta RAM , kesalahan yang kalian perbuat beberapa tahun lalu ,pasti dia ingat ,lengkap dengan tanggal ,bulan ,dan di mana kejadian itu
"mau nebeng ? " seseorang menyadarkan alyara
mata Alyara melotot tidak percaya , "ketua BEM sialan .. "
"gini gini gue senior lu " kata gema ,ia menggerakkan tangannya seolah meminta celah untuk jalan ,alyara pun minggir ,dengan tidak sukanya ia menonjok udara di belakang gema
"lu kenal ? "bisik Akhtar
"ketua BEM "
"kalau mau mati ,jangan jadiin gue tersangka "
Untuk kedua kalinya alyara minggir ,sabaar Al ,tahan ,tahan ,pokoknya tahan ,jangan emosi ,jangan ngomong kasaar ..
"gue doain kempes tuh bannya " dampratnya melihat mobil gema sudah menjauh "gedek banget gue "
__ADS_1
diam diam wajah jengkel alyara di perhatikan oleh seseorang ,ia sangat menikmati wajah itu
"lu baik baik aja ternyata .."Gumamnya pelan