AJARI AKU HIJRAH

AJARI AKU HIJRAH
season 2#episode 10


__ADS_3

beberapa bulan kemudian


alyara tidak bisa berhenti tersenyum hari ini ,berkat usahanya juga Nathan nilai nilai nya benar benar memuaskan ,bahkan matematika pun dia lulus saat hampir satu kelas harus melakukan ujian ulang .Nathan tanpa dia bayar dengan sabar mengajarkan berbagai rumus yang memang sulit untuk dia mengerti , setiap pulang sekolah pria itu selalu menyibukkan diri untuk menjadi guru lesnya .


" bau bau dapat traktiran nih " katanya sukses mengubah senyuman tipis alyara menjadi tawaan kecil " lu mau apa ? tanya alyara ,jajan kantin tidak begitu mahal ,Nathan juga bukan tipe cowok yang senang makan banyak meskipun dapat traktiran ,jadi bisa di prediksi tabungannya tetap aman " mau nya elu aja gimana ? "


" buaya lu ,buru pesen ,mumpung gue baik "


" siap dehhh ,btw makasih tau aja gue gak bawa uang saku " sejurus kemudian alyara kembali tersenyum , memperhatikan Nathan dari tempat dia duduk ,entah apa saja yang dia bicarakan dengan bude kantin " lu makan mie mulu deh tan"


" gue suka "


" gue masih boleh ke rumah lu kan , meskipun ujiannya uda selesai" alyara nampak berpikir sekejap ,lalu mengangguk angguk ,toh di rumah ada Akhtar juga " boleh boleh aja ,apalagi kalau bawa makanan ,beuhh boleh banget malah "


" Kalau gue bawa mahar jangan kaget lu "


kenapa harus dengan candaan gini sih tan ,apa lu gak pikir efek sampingnya kemana ?? alyara menunduk ,tatapannya kali ini berubah sendu ,berharap kepada manusia itu benar benar kecewa yang di sengaja dan anehnya kenapa semakin hari harapan nya semakin besar bukannya menyusut


" kenapa ?" tanya Nathan menyadari perubahan ekspresi Alyara ,gadis itu menutupi segala hal dengan senyuman ,namun tidak dengan perasaanya , alyara harap Nathan bukan tipe orang yang peka " enggak kok " .


" eh besok Minggu kan ,ke taman yuk Al ,lama gak ke sana "


"sipp ,ntar gue izin sama Abi sama umi dulu " Nathan mengacungkan jempol nya " Gue tinggal tunggu kabar baik " .


***


matahari mulai muncul dari timur bersamaan dengan awan awan berwarna jingga ,sejuk ,itu yang alyara rasakan ,namun baru beberapa saat ia kembali ke realita ,wajah Nathan melintas , Menginggat kan alyara pada janjinya kemarin .


" Ya Allah ... " pekiknya membayangkan ,apa tidak jamuran Nathan jika dia sudah sampai di taman sementara dia saja baru bangun ,maklum efek dapet ,selain itu hari Minggu ,jadi alyara semalam sengaja bergadang " aduhhh "


alyara buru buru ke kamar mandi ,menyambar khimarnya dan langsung melecit menuruni puluhan anak tangga " Al " FELYSIA yang melihat anaknya buru buru itu jadi heran sendiri " kamu Inget kan kalau hari ini hari Minggu "


" Inget mi inget " katanya mengambil sandal japit di rak " tapi Alya lupa kalau hari ini ada janji sama Nathan di taman ,pasti dia uda jamuran nungguin alyara "

__ADS_1


FELYSIA terbahak " orang Nathan ada di ruang tamu sama Abi"


" ha ??? "


" lhaa kok umi gak banguni Al " todong alyara .lagi lagi FELYSIA tersenyum " kata Nathan tunggu sampe bangun aja ,Yaudah umi gak bangunin kamu "


" Astagfirullah .. " alyara beristighfar ,berapa lama Nathan menunggunya tidur ,bersamaan dengan FELYSIA , keduanya melangkah ke ruang tamu ,sampai di sana alyara menyengir malu ,sangat malu " sorry ya tan,gue lupa "


"santai aja kali " Nathan bahkan tidak marah ,dia benar benar baik " om ,boleh saya ajak alyara keluar " Angga menepuk pundaknya pelan " asal di jaga "


" siap om "


" mi ,bi,alyara jalan jalan dulu ya ke taman ,jam 9 nanti in sya Allah uda pulang " keduanya sama sama mengangguk "assalamualaikum "


" dada om tante "


" hati hati .. "


***


" gue sering banget kecewa sama yang namanya ketetapan " alyara mengubah arah pandangnya ,menoleh ke samping mendapati wajah Nathan seolah sedang memikirkan hal yang begitu berat " gue gak tau ,gimana takdir gue di tulis ,tapi gue selalu berharap ,gue bisa nerima apapun itu yang jelas jelas enggak gue suka "


" lu bisa bagi apapun itu ke gue tan,termasuk masalah yang lu hadapi ,gue tau kok mungkin lu berpikir ,percuma Karna banyak orang itu pada dasarnya cuma pengen tau dan mereka pura pura peduli ,tapi gak menutup kemungkinan kalau ada orang yang bener bener peduli sama kita "


" kalau lu percaya sama gue ,lu boleh cerita ke gue tan,gue siap jadi pendengar lu "


" makasih ya Al ,dari lu gue jadi tau ,kalau tersenyum itu gak harus nunggu bahagia " alyara ikut menyunggingkan senyumnya " dari lu gue juga tau banyak hal tan,termasuk .. " .


lagi lagi alyara tersenyum " lupain aja " .


" ngomong ngomong ,lu pake kalung sekarang " Nathan mengangguk ,dia ikut melirik kalung nya yang hanya nampak seperti benang berwarna hitam .


" kata papa biar gue selalu Inget sama tuhan " bersamaan dengan ucapannya kalung itu Nathan keluarkan ,dan bersamaan dengan itu juga mata Alyara benar benar serasa tidak bisa berkedip .

__ADS_1


rasanya alyara di tampar keras oleh kenyataan ,apa ini juga termasuk ketetapan ,kenapa ???


kenapa dia baru sadar ..


kenapa dia baru sadar jika dia dan Nathan ..


bagaimana bisa ini di mulai


bagaimana bisa alyara membiarkan orang yang bahkan tidak mengenal Allah masuk dalam hatinya .


" Nathan lu .. " kosa kata yang dia hafal ,tiba tiba hilang entah kemana ,alyara benar benar tidak mengerti dengan semua ini .


" kenapa lu gak bilang dari awal .. " suaranya melirih ,ia masih tidak percaya dengan semuanya termasuk Rosario yang menghiasi leher Nathan .


" setelah semua ini terjadi dan lu baru nunjukin ke gue hari ini ,siapa lu "


" tan ,apa lu gak mikir gimana perasaan gue " .


" apa lu juga gak bisa nerima gue dengan perbedaan ini " suara Nathan ikut parau ,tatapannya masih melekat ke arah alyara ,di mana gadis itu tengah menangis hebat ,haruskah ia mengalami apa yang telah di alami oleh orang tuanya dulu ,haruskah semua ini hancur bersamaan dengan lunturnya harapan yang sudah Nathan bangun .


"apa lu gak sadar ,apa lu gak sadar gimana perasaan gue selama ini ke lu "


" gue bener bener berharap tan " alyara tersenyum sinis , menertawai dirinya sendiri Karna bisa bisanya masuk ke dalam lingkaran menyakitkan seperti ini " gue berharap lu orang yang bakalan dateng ke rumah gue ,yang yakini hati Abi gue buat gue bahagia ,gue berharap orang itu elu nathaan .. " alyara hanya bisa meneruskan semua itu dalam hati ,mungkin hanya dia ,tapi tidak dengan Nathan .ia kembali menangis , menangisi sesuatu yang seharusnya tidak dia mulai " lu salah Al "ujar nathan membuat Alyara mengurungkan niatnya ,bahkan langkahnya ikut terhenti .


" selama ini gue juga cinta sama lu Al "


" katanya cewek itu peka ,tapi elu enggak !! "


" keseriusan gue selalu lu anggep candaan ,dan gue berpikir mungkin cinta ini cuma hadir di gue "


" gue sayang sama lu alyara ,bukan sebagai temen sahabat atau apalah itu ,tapi sebagai Nathan "


alyara ingin sekali mendengar ungkapan barusan ,namun tidak dengan kenyataan ini , kenyataan kalung Rosario di leher Nathan .kenyataan yang menyatakan perbedaan antara dirinya dengan Nathan ,alyara benar benar terluka dengan semuanya , kenapa harus dia dengan Nathan ..

__ADS_1


" mungkin gue terlalu bego , sampe sampe gue gatau siapa lu sebenernya ,gue benci sama lu tan .. "


__ADS_2