
FE Menelan Ludahnya Dalam dalam ,mengatur Nafas ,, Memposisikan Diri Se anggun Mungkin , Rasa Gugupnya Semakin menjadi , Gerbang putih perak Di Depannya Perlahan Terbuka , Seorang satpam Bertagname Budi Itu Tersenyum ramah pada FE Dan Angga ,dia Juga Menundukan kepalanya mengayunkan Tangan ,menginstruksi agar FE Dan Angga segera Masuk .
" Gak usa Takut , Umi sama Abi Gak Bakalan
Gigit kamu " Ujar Angga Menatap Mata FE
dalam dalam , Menyalurkan Rasa Tenang Lewat Genggaman tangannya ,
" Assalamualaikum " Fe masih mengatur Nafas ,,. Membuang rasa Groginya Berharap Pintu Jangan Terbuka Dulu , demi Allah dia Belum siap .
" Wa alaikum salam...." Tuk ..Tuk ..Tuk. .. Langkah Kaki Semakin Dekat , Pintu Berwarna Putih Itu Terbuka , wanita Paruh Baya Mengunakan Gamis Coklat dengan Khimar Senada Tersenyum ke Arah FE , Angga Menarik Tangan Wanita Itu lembut Mengecup Punggung Tangannya , FE Pun demikian Dia Yakin Jika Ini adalah Ibu Mertuanya .
" Silahkan Masuk sayang ...Gak Usa Grogi gitu .. Ayoo !!! ujar umi Fidya Merangkul Bahu FE , FE begitu Nyaman Dengan Ibu mertuanya , kehangatan Yang di berikan Umi fidyah Seperti Ibu Pada Anaknya sendiri .
" Abi Mana Umi ?? Tanya Angga ,Mereka Sudah Duduk Manis Di Ruang keluarga ,Umi fidyah Masih setia Merangkul Bahu FE .
" Lagi Mandi Habis Ini Juga Keluar Kok ... "
" Mulai sekarang Jangan Malu Malu Yah Sama Umi , Umi Ini Ibu Kamu Juga ..Maafin anak Umi Kalau dia Belum Bisa Bikin Kamu Bahagia " FE Merangkul Tubuh Umi fidyah Kuat Kuat , Dia Begitu Lembut , Fe Tidak Tau Kenapa Allah Sebaik Itu Pada Pendosa Seperti nya ,hingga Memberikan Mertua Sebaik Umi fidyah .
__ADS_1
" Makasih Umii ,, FE sayang Umi , Justru FE Yang Minta Maaf , Karna FE Gak Bisa jadi Istri Yang Baik Buat Anak Umii "
" Lohh Kalian sudah sampai " Pelukan Umi Fidyah Dan FE Merenggang , FE Melepaskan Pelukannya Di dapati wajah Kyai Hanan Yang tersenyum Tulus Ke arahnya ,
" Apa kabar Bi " Tanya Angga Meraih Tangan Abi dan Mencium punggung Tangannya FE Pun Ikut berdiri Dan Mencium Tangan Abi Hanan .
Andai Papa FE Masih ada Pasti dia Sangat Bahagia Melihat anaknya Sebahagia ini , Dia Memang Belum Bisa Mencintai Ustadz Angga Tapi pertama Kali bertemu dengan Umi Fidyah Dia Langsung Yakin Jika Dia Bersama Orang Yang tepat Saat Ini.
" Alhamdulillah Abi Baik ngga ,, Nak FE apa Kabar ?? tanya Kyai Kanan Mengelus Pucuk kepala FE Yang tertutup dengan Khimar , Sentuhan Ini begitu Menginggat Tentang Papanya ,, Biasanya Sebandel apapun FE , Pak Gani selalu saja seperti Ini.
" Alhamdulillah Abi, FE Juga Baik " Jawab FE , Tersenyum manis Ke Kyai Hanan ,, mereka kembali duduk , Dan Bercengkrama , Senyum terus Terukir Dari Bibir mereka Masing Masing , Terlebih FE Yang Merasa Paling beruntung Karena bisa Berada Di tengah Tengah Keluarga Hanan .
" Ngga ,,, " Kyai Hanan Menepuk Pelan Bahu Angga ,, " ,, Abi sama Umi Akan terus Mendoakan Yang terbaik Buat Kalian ,,jadi semua Itu terserah Kalian saja ,, Yang penting Kalian Bahagia ,,Itu Sudah lebih Dari Cukup Buat Abi sama Umi " jelas kyai Hanan , Angga Bangga dengan Abinya,, Bahkan Saat Acara Pernikahannya ,, Abi Tidak marah dengan Angga Yang mengambil Keputusan Dengan Cepat Itu .
"bener Kata Abi ,, Pesen Umi Cuma 1 ,, kalian Harus Mulai Bersikap Dewasa Yahh ,,Jangan terlalu Egois , Dalam Rumah Tangga Itu pasti ada Ujian ,, Gak Mungkin selalu berjalan Lurus ,, !! sambung Umi Fidyah Menggenggam Jemari FE ,,
FE Tersenyum , Merapatkan Genggaman Umi Fidya Yang Membuatnya Hanyut dalam kenyamanan .
" Makasih Umii ,,Abii ,, Angga sama FE ke Atas Dulu Yah ,, mau Ganti Baju sekalian bersih Bersih " Kyai Hanan Dan Umi fidyah Pun , Mempersilahkan anak dan Mantu kesayangannya Untuk Istirahat ,
__ADS_1
" Capek ,, Mau saya Gendong !!! tawar Angga ,, Fe menggeleng Cepat , Bisa berabe Kalau ada Yang liat Pikir FE ,, Melihat Tingkah Gugup FE ,, Ustadz Angga Melebarkan Bibirnya Ternyata Istrinya Lucu Juga Kalau kecapekan kayak Gini.
" Ustadz kenapa Nyengir Mulu Sihh ,, !!! " Cibir FE , Jantungnya Uda Mulai kumat Setiap ,Melihat Angga Tersenyum ke Arahnya ,,
" Saya Lagi jemur Gigi ,Gigi saya Basah soalnya " jawab Angga asal ,
" Sekalian Nohhh di Genteng ustad Biar Cepet Kering ,,, " Celetuk FE ,Angga Menarik Tangan FE ,, membuat FE Terkejut ,, Pikirannya Sudah Kacau balau ,, Dia Memejamkan Matanya Takut .
" Kenapa Merem klilipan " Hening ,, FE Membuka Matanya Perlahan , ternyata Angga Hanya ingin Mengandeng Tangganya Gak lebih ,, " Semprull Otak Gw ,,, " Batin FE Menahan Malu Sendiri .
" Engak Papa Ustadz ,, Anuu ,, saya Capekk Jadi Pengen Cepat Cepat Tidur Hehe !!! Angga Mengerutkan Dahinya ,, Mengangkat 1 alis ,, Berpikir Sejenak ,, Sebenarnya Dia Tau Kalau FE Uda Berpikir Yang engak engak , Lucu Juga Istri Nya Ini .
" Apa Sihh Ustadz liatnya Gitu bangett !!
" Kamu Cantik " Deg ,, Rasanya FE Uda Terbang sama Ribuan Kupu Kupu ,, Banyak Orang Yang Bilang Dia cantik Tapi Rasanya Tidak pernah seperti Ini ... " Kenapa Gw Jadi Lebay Ginii Yahhh , orang dia Cuma Bilang Gw Cantik,,, Apalagi Kalau ntar dia Bilang FE Saya Cinta sama Kamu Lhaa bisa Bisa Serangan Jantung Gw "
" Dari dulu Ustadz ,, Uda Yahh ,,,,Kamar Ustadz Dimana Saya Capek Mau Tidur !! Rengek FE , Ustadz Angga Terkekeh Kecil ,, Dulu dia Ingin Allah Menghapus Rasa Ini Untuk FE tapi Takdirnya Berkata Lain ,, dan Sekarang Rasanya semakin Besar Pada FE ,, Angga Sangat mencintai Gadis Yang Di sampingnya saat Ini
" Ini kamar Saya ,, saya Tinggal ke Bawa Sebentar Yahh ,, mau ambil Minum "
__ADS_1
" Iyh "